Portal Berita Al-Kalam

Klasik Goes to SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu Raih Antusias Siswa Pelajari Cara Penulisan Berita

Foto: Nurul Fadilah   www.lpmalkalam.com - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) L...

HEADLINE

Latest Post

19 Maret 2026

Meningkatkan Semangat Belajar Anak Melalui Kelas Belajar Lanjutan

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 14 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan kelas belajar tambahan serta membimbing anak-anak dalam hal membaca dan berhitung di Desa Matang Baroh, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara pada Sabtu (21/02/2026).

Program ini dirancang untuk membantu meningkatkan kemampuan dasar anak-anak di bidang membaca dan hitung sekaligus membangkitkan kembali semangat mereka dalam belajar. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa anak-anak dari berbagai tingkatan pendidikan dasar yang tampak bersemangat mengikuti setiap sesi belajar. 

Dalam kegiatan itu, para mahasiswa membantu anak-anak yang masih kesulitan memahami huruf atau menyusun kata. Anak-anak juga diajarkan berhitung melalui metode pembelajaran yang sederhana dan menyenangkan. Agar proses belajar menjadi lebih menarik, mahasiswa mengemas kegiatan ini dengan berbagai metode interaktif, seperti permainan edukatif, latihan membaca bersama, serta soal-soal berhitung yang disesuaikan dengan kemampuan anak-anak. Dengan pendekatan yang santai namun tetap edukatif, anak-anak dapat belajar dengan suasana yang nyaman dan penuh semangat.

Geuchik (Kepala Desa) Matang Baroh mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KPM yang telah membawa kegiatan bermanfaat bagi anak-anak di desa tersebut. Geuchik menilai bahwa kegiatan bimbingan belajar seperti ini sangat membantu meningkatkan kemampuan dasar anak-anak, terutama bagi mereka yang masih membutuhkan pendampingan dalam proses belajar. Program ini bagus karena membantu anak-anak lebih bersemangat dalam belajar. "Karena ada bimbingan dari mahasiswa, anak-anak jadi lebih percaya diri saat membaca atau berhitung," ujarnya.

‎Koordinator Kelompok 14 juga menyampaikan bahwa kegiatan kelas belajar lanjutan ini merupakan salah satu program kerja pendidikan yang dirancang untuk memberikan dukungan kepada anak-anak di desa selama masa pengabdian mahasiswa. Selain membantu meningkatkan kemampuan belajar, kegiatan ini juga menjadi cara untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak di Desa Matang Baroh bisa meningkatkan kemampuan membaca dan berhitung secara perlahan serta semakin termotivasi untuk terus belajar dan mencapai prestasi yang lebih baik. Kelas belajar lanjutan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan pendidikan anak-anak di lingkungan desa. Kegiatan ini ditutup dengan membaca doa bersama. 

Penulis: Sofia Iklima, Mahasiswi KPM Kelompok 14 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna

Kegiatan Bersama Masyarakat dan Memperkuat Rasa Persaudaraan Pascabencana ‎

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 14 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melaksanakan kegiatan kebersamaan bersama masyarakat, sekaligus penyaluran bantuan logistik dan sembako kepada warga yang terdampak bencana di Desa Matang Baroh, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara pada Selasa (24/02/2026). 

‎Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat rasa persaudaraan, solidaritas, serta memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah terjadinya bencana. 

‎Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KPM Kelompok 14 menyalurkan berbagai bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, serta beberapa bahan kebutuhan sehari-hari lainnya kepada warga yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan.

‎Selain pembagian bantuan logistik, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kehangatan antara mahasiswa dan masyarakat desa. Mahasiswa bersama warga saling berinteraksi, berbincang, serta memberikan dukungan moral agar masyarakat tetap semangat dalam menghadapi kondisi pascabencana. Suasana kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menunjukkan kuatnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Foto: IST

‎Masyarakat Desa Matang Baroh menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KPM Kelompok 14 ini. Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan serta perhatian yang ditunjukkan oleh para mahasiswa. Bagi mereka, kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru untuk bangkit kembali setelah bencana.

Geuchik (Kepala Desa) Matang Baroh juga menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa KPM Kelompok 14 atas kepedulian mereka terhadap masyarakat desa. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

‎"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KPM Kelompok 14 yang telah membantu masyarakat kami melalui pembagian logistik dan sembako. Kegiatan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak bencana dan menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda terhadap masyarakat," ujarnya.

Geuchik juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya membantu secara langsung kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat hubungan sosial serta rasa persaudaraan di antara warga desa. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, masyarakat diharapkan dapat lebih kuat dan optimis dalam menjalani proses pemulihan pascabencana.

‎Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Kelompok 14 berharap masyarakat dapat merasakan dukungan dan kebersamaan di tengah situasi yang sulit. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam menumbuhkan nilai kemanusiaan, solidaritas, serta semangat gotong royong selama masa pengabdian kepada masyarakat.

‎Diharapkan, semangat kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini dapat terus terjaga sehingga masyarakat Desa Matang Baroh mampu bangkit kembali dengan lebih kuat, saling mendukung, serta bersama-sama membangun kembali kehidupan yang lebih baik setelah bencana.

Penulis: Sofia Iklima, Mahasiswi KPM Kelompok 14 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna

15 Maret 2026

MTQ Anak-Anak sebagai Trauma Healing Pascabanjir, Mahasiswa KPM UIN SUNA Hadirkan Keceriaan di Desa Gunung Suku

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 09 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat anak-anak di Desa Gunung Suku, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah pada hari Jumat (27/02/2026).

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya trauma healing (penyembuhan trauma) pascabanjir yang sempat melanda wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan keceriaan, semangat belajar, serta memberikan ruang positif bagi anak-anak yang terdampak bencana.

‎MTQ tersebut menghadirkan beberapa cabang perlombaan, di antaranya lomba Azan, Tahfiz (Hafalan) Qur’an, Tartil Qur’an, Tilawatil Qur’an, Pidato, Doa Sehari-hari, dan Cerdas Cermat Islami. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara menarik, edukatif, dan menyenangkan agar anak-anak dapat belajar nilai-nilai keislaman sambil bermain dalam suasana yang penuh kegembiraan. 

‎Sejak kegiatan dimulai, puluhan anak tampak antusias mengikuti setiap perlombaan. Mereka dengan penuh percaya diri tampil di hadapan para juri, sementara teman-teman dan masyarakat yang hadir memberikan dukungan sehingga suasana kegiatan menjadi semakin meriah.

Geuchik (Kepala Desa) Gunung Suku, Jumlah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KPM yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak desa. Jumlah menilai kegiatan MTQ ini sangat membantu proses pemulihan mental anak-anak yang sebelumnya terdampak banjir. Berdasarkan penuturannya, MTQ di desa ini terakhir kali diadakan pada tahun 2019, sekitar 6 Tahun yang lalu, dan baru diadakan lagi kini pada tahun 2026.

‎“Setelah bencana banjir kemarin, banyak anak-anak yang mengalami kejenuhan dan kehilangan semangat. Melalui kegiatan MTQ ini, mereka kembali memiliki ruang untuk belajar, bermain, dan merasakan kebahagiaan bersama teman-temannya,” ujarnya.

‎Menurutnya, kegiatan yang menggabungkan unsur pendidikan agama dan permainan seperti ini sangat penting untuk membangkitkan kembali semangat anak-anak, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadan.

‎Koordinator Kelompok 09, Al Maulal Hajri, menjelaskan bahwa kegiatan MTQ ini merupakan bagian dari program kerja sosial dan keagamaan mahasiswa selama masa pengabdian di desa tersebut. Selain sebagai sarana edukasi agama bagi anak-anak, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian mahasiswa dalam membantu pemulihan psikologis masyarakat pascabencana.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak Desa Gunung Suku dapat kembali merasakan keceriaan, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membangun kembali rasa percaya diri dan semangat belajar setelah melewati masa sulit akibat bencana banjir.

Penulis: Wahyuni, Mahasiswi KPM Kelompok 09 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna

Mahasiswa KPM UIN SUNA Laksanakan Gotong Royong bersama Masyarakat Desa Gunung Suku

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 09 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah  Lhokseumawe mengadakan kegiatan Gotong Royong di Desa Gunung Suku, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, pada Jumat (27/02/2026).

‎Kegiatan dengan tujuan untuk memperkuat hubungan antar warga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa ini mendapat sambutan baik dari masyarakatnya.

‎Kelompok 09, yang terdiri dari 10 mahasiswa dari berbagai fakultas melakukan pembersihan di area Mesjid, Mushola utama, jalan setapak, Kantor Desa, dan mencuci ambal mushola.

Foto: IST

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi bersama pemimpin desa untuk mengidentifikasi kebutuhan desa, termasuk peningkatan pelayanan posyandu lokal.

‎Kepala Desa Gunung Suku, Jumlah, memberikan penghargaan terhadap inisiatif mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah. "Kerja sama ini menghidupkan kembali semangat kebersamaan seperti di masa lalu, dan kami berharap kelompok ini tetap ada untuk program yang akan datang," ujarnya. 

‎Koordinator Kelompok 09, Al Maulal Hajri, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi untuk membersihkan lingkungan, namun juga untuk menanamkan nilai-nilai Islam mengenai kepedulian sosial di antara mahasiswa.

‎Penulis: Wahyuni, Mahasiswi KPM Kelompok 09 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna

Ormawa FTIK UIN SUNA Berbagi Ratusan Kotak Takjil kepada Masyarakat

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe berbagi ratusan kotak takjil kepada masyarakat Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini dirangkai dengan agenda iftar bersama seluruh Ormawa FTIK sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial di Bulan Suci Ramadan, pada Jumat (14/03/2026).

‎Program berbagi takjil ini dikoordinatori oleh Muhammad Agha A, selaku Gubernur Mahasiswa FTIK, sekaligus Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FTIK terpilih. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Ormawa yang ada di lingkungan FTIK yang berjumlah 11 lembaga, yaitu Senat Mahasiswa (SEMA) FTIK, DEMA FTIK, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), HMJ Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam(BKPI), HMJ Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), HMJ Tadris Bahasa Inggris (TBI), HMJ Pendidikan Bahasa Arab (PBA), HMJ Tadris Bahasa Indonesia (TBIn), HMJ Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), HMJ Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta HMJ Tadris Matematika (TMA).

‎Seluruh pengurus Ormawa FTIK turun langsung ke beberapa titik di Kota Lhokseumawe untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antar organisasi mahasiswa di lingkungan FTIK.

‎Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Wakil Dekan (Wadek) III FTIK, Dr. Nurul Fadhillah, M.Hum, serta Presiden Mahasiswa (Presma) UIN SUNA Lhokseumawe, Fauzan Azima, yang memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.

‎Selain itu, panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan baik secara moril maupun materil, di antaranya Dekan FTIK: Dr. Jumat Barus, S.S., M.S.; Wadek III FTIK: Dr. Nurul Fadhillah, M.Hum, serta Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIN SUNA Lhokseumawe yang baru terpilih: Muhammad Adam, M.Ed. Dukungan juga datang dari para dosen serta berbagai pihak yang turut membantu menyukseskan kegiatan ini.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan Ormawa FTIK dapat terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan berbagai program sosial ke depannya. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi nilai utama yang ingin terus dijaga oleh seluruh Ormawa FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

Reporter: M. Izzat

‎Editor: Tiara Khalisna 

09 Maret 2026

Melalui Program Ramadhan Berdampak, Awardee BSI Scholarship UIN SUNA Berbagi dengan Anak Yatim di Aceh Utara

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Awardee BSI Scholarship Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan bertajuk "Ramadhan Berdampak by BSI Scholarship" di Ma’had Al-Ihsaniyah Al-Aziziyah, Gampong Langa, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara pada Minggu (08/03/2026).

‎Kegiatan ini diikuti oleh 40 anak yatim-piatu, serta melibatkan 12 panitia dari Awardee BSI Scholarship UIN SUNA. Kegiatan dimulai setelah pelaksanaan salat Asar berjamaah dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC). Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta lantunan selawat yang menambah suasana khidmat di Bulan Suci Ramadan. 

‎Setelah itu, pimpinan Ma’had Al-Ihsaniyah Al-Aziziyah menyampaikan kata sambutan sekaligus menyambut kedatangan tim Bank Syariah Indonesia (BSI) Scholarship. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Koordinator BSI Scholarship UIN SUNA yang menekankan pentingnya mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Foto: IST

‎Memasuki sesi inti kegiatan, para panitia mengajak anak-anak untuk mengikuti berbagai funny games yang menghadirkan suasana ceria dan penuh kebersamaan. Selain itu, panitia juga berbagi cerita inspiratif, motivasi, serta edukasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama sebagai upaya memakmurkan bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah. Menjelang waktu berbuka puasa, panitia memberikan bingkisan kepada anak-anak yatim-piatu sebagai bentuk kepedulian dan kebahagiaan bagi mereka. Setelah pembagian bingkisan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan dari kegiatan tersebut.

‎Sebelum waktu Magrib tiba, rangkaian acara secara resmi ditutup dengan pembacaan doa bersama. Seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah. Setelah pelaksanaan shalat Maghrib, panitia juga menyerahkan bantuan sembako kepada pimpinan Ma’had Al-Ihsaniyah Al-Aziziyah sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim-piatu di lingkungan ma’had tersebut.

Foto: IST

‎Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa program Ramadhan Berdampak merupakan salah satu program dari BSI Scholarship yang dilaksanakan oleh para awardee di berbagai daerah selama Bulan Suci Ramadan, dengan tujuan menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan berbagi kepada masyarakat.

‎Sementara itu, pimpinan Ma’had Al-Ihsaniyah Al-Aziziyah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan serta silaturahmi dari pihak BSI Scholarship UIN SUNA.

‎“Terima kasih atas silaturahmi dan kepedulian dari BSI Scholarship UIN Sultanah Nahrasiyah yang telah hadir dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di tempat kami. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujarnya.

‎Melalui kegiatan Ramadhan Berdampak, diharapkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi di Bulan Suci Ramadan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Reporter: M. Izzat

‎Editor: Tiara Khalisna

08 Maret 2026

Mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 08 Gelar Festival Lomba Keagamaan

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 08 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar Festival Lomba Keagamaan dengan tema “Festival Kreativitas dan Religi Anak” di Meunasah Gampong (Desa) Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara pada Rabu–Kamis (18–19/02/2026).

‎Anak-anak yang berada di Desa Keude Bungkaih turut berpartisipasi dalam kompetisi yang diorganisir oleh mahasiswa KPM dari UIN SUNA Lhokseumawe ini, sebagai bagian dari misi pelayanan kepada masyarakat. Acara ini dihadiri oleh anak-anak, orang tua, serta penduduk lokal. 

‎Festival ini menampilkan berbagai jenis lomba, seperti hafalan surah pendek, mewarnai, dan menggambar. Para peserta datang dengan semangat dan kepercayaan diri yang tinggi di hadapan juri serta penonton. Meskipun awalnya ada terlihat sedikit gugup, mereka tetap berusaha memberikan penampilan terbaik dalam setiap kategori lomba.

‎Salah seorang anak dari Desa Keude Bungkaih, Khusnul, mengungkapkan bahwa ia merasa sangat bahagia dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Saya merasa sangat senang untuk mengikuti lomba ini karena saya dapat belajar, bermain, dan bersosialisasi dengan banyak teman,” kata Khusnul.

‎Mahasiswa KPM telah merancang kegiatan ini dengan persiapan yang cermat, mulai dari merencanakan konsep acara, memilih jenis lomba, hingga menyiapkan sertifikat dan hadiah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangkitkan kreativitas anak-anak sambil menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam suasana yang menyenangkan dan mendidik.

‎Pada Kamis (19/02), dimana puncak acara, yaitu pengumuman pemenang, pembagian hadiah, dan pembagian sertifikat kepada semua peserta. Anak-anak yang berhasil meraih posisi teratas menerima hadiah sebagai bentuk penghargaan atas usaha mereka. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh sukacita, meninggalkan kesan dan momen indah bagi semua peserta dan masyarakat Desa Keude Bungkaih.

Reporter: T. Akmal

‎Editor: Tiara Khalisna
 

Akhiri Pengabdian, Mahasiswa KPM Tematik 02 Gelar Perpisahan di Masjid Darurat Uning Mas ‎

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 02 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe selenggarakan kegiatan perpisahan dengan masyarakat Desa Uning Mas, Kecamatan Pinto Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah di Masjid Darurat setempat pada Senin (02/03/2026).

‎Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk simbolis selesainya kegiatan KPM mahasiswa di Desa Uning Mas. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa KPM mengundang secara resmi lapisan masyarakat melalui undangan yang disebar pada Minggu (01/03). Acara diawali dengan seremonial pembukaan yang dipandu oleh mahasiswa KPM. Pada sesi tersebut turut disampaikan kata sambutan dari Ketua KPM serta aparatur Desa Uning Mas sebagai bentuk apresiasi dan penutup rangkaian kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan di desa tersebut.

‎Pada sesi seremonial juga dilaksanakan pembacaan puisi oleh Kayla sebagai anak penyintas bencana. Kegiatan perpisahan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video dokumenter yang menampilkan momen kebersamaan mahasiswa dan warga selama pelaksanaan program, yang dibalut suasana haru dari masyarakat maupun mahasiswa. Setelah kegiatan tersebut dilaksanakan, dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba Bintang Ramadan (Bina Prestasi dan Akhlak Mulia Generasi Ramadan).

‎Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian sembako kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan mahasiswa kepada warga desa. Pembagian tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta mempererat hubungan antara mahasiswa KPM dan masyarakat.

‎"Maunya ditambahkan 10 hari lagi mahasiswa KPM di Desa Uning Mas. Kami berharap kalian bisa balik lagi kemari, dan kami terus berdoa supaya kalian selamat sampai tujuan," ujar Masmiko selaku Sekretaris Desa wilayah setempat dalam kata sambutannya.

Reporter: Ririn Dayanti Harahap

‎Editor: Tiara Khalisna 

 

06 Maret 2026

‎Mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan UIN SUNA Gelar Sosialisasi Perguruan Tinggi

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 02 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe laksanakan sosialisasi kampus di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pintu Rime Gayo (PRG)  pada Jumat (27/02/2025).

‎Kegiatan ini dilaksanakan guna memperkenalkan Perguruan Tinggi UIN SUNA di wilayah Pintu Rime Gayo. Melalui sosialisasi ini dijelaskan pula sistem pendaftaran bagi calon mahasiswa melalui 3 jalur yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Ujian Masuk (UM-PTKIN), dan Mandiri. Pada sesi ini mahasiswa KPM Kelompok 02 menjelaskan waktu pelaksanaan dari ketiga jalur pendaftaran disertai dengan video pelaksanaan. 

‎Dalam sosialisasi tersebut mahasiswa KPM 02 menjelaskan empat fakultas yang ada di UIN SUNA, disertai dengan prodi serta akreditasi perfakultas. Melalui sosialisasi ini dijelaskan pula beasiswa yang dapat diterima oleh mahasiswa UIN SUNA seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), beasiswa Bank Indonesia (BI), Baitul Mal, beasiswa Bank Syariah Indonesia (BSI), dan beasiswa nelayan dari harbort, dan unit pengelola zakat. 

‎Selain itu, dijelaskan juga prospek kerja dari masing-masing jurusan guna memberikan gambaran calon mahasiswa terhadap jurusan yang dipilih. Mahasiswa KPM juga memaparkan beberapa organisasi yang ada di UIN SUNA seperti Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Khusus (UKK). Di akhir sesi, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian brosur dan sesi dokumentasi bersama.

‎"Kegiatan sosialisasi ini sebagai bentuk memperkenalkan kampus dan juga memberikan gambaran bagi siswa SMA dalam melanjutkan pendidikan untuk memperbaiki masa depannya," ujar Ainan Naim selaku Ketua KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 02.

Reporter: Ririn Dayanti Harahap

‎Editor: Tiara Khalisna

Pendaftaran Google Student Ambassador 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa UIN SUNA Ditantang Jadi Pionir AI

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Kesempatan bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe untuk menjadi bagian dari ekosistem teknologi global kembali hadir. Pendaftaran program Google Student Ambassador (GSA) Indonesia 2026 telah resmi dibuka, menawarkan peluang bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang jurusan untuk menjadi representasi Google di lingkungan kampus.

‎Program GSA tahun ini membawa misi besar untuk memperkuat literasi digital, khususnya dalam pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang etis di kalangan akademisi. Sebagai duta, mahasiswa terpilih akan bertugas mengelola komunitas, menyebarkan informasi teknologi terbaru, serta membangun jejaring profesional bersama pakar dari Google.

Syarat dan Tahapan Pendaftaran

‎Berbeda dengan anggapan umum, program ini tidak hanya terbatas bagi mahasiswa teknik atau IT. Kriteria utama yang dicari adalah mahasiswa aktif (semester 2 hingga tingkat akhir) yang memiliki jiwa kepemimpinan, aktif berorganisasi, serta mampu berkomunikasi dengan baik. 

‎Berdasarkan alur pendaftaran terbaru, terdapat beberapa komponen penting yang harus dipersiapkan oleh calon pendaftar:

1. Pengisian Data Diri:

Melalui platform resmi yang telah disediakan.

2. Challenge Kreatif:

Mengunggah karya atau konten (melalui Instagram/TikTok/LinkedIn) yang menunjukkan kemampuan menggunakan alat AI Google seperti Gemini untuk memberikan dampak positif.

‎3.Motivasi & Pengalaman:

Menjelaskan visi untuk memajukan komunitas kampus melalui teknologi.

‎Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui tautan referal khusus: https://googlestudentambassador.id/?referralCode=GSAID25008 

Dampak Besar: Lebih dari Sekadar Pengalaman

‎Partisipasi dalam GSA 2026 bukan sekadar menambah baris di CV (Curriculum Vitae/Riwayat Hidup). Mahasiswa akan mendapatkan akses eksklusif ke pelatihan soft skill, seperti public speaking, prompt engineering, dan manajemen proyek. Program ini dirancang untuk menciptakan dampak nyata (impact) bagi karier masa depan, memperkuat personal branding, serta membuka pintu kolaborasi nasional maupun internasional.

Batas Akhir Pendaftaran

‎Mahasiswa UIN SUNA diharapkan segera bertindak, karena batas akhir pendaftaran ditetapkan pada Senin (16/03/2026). Panitia menekankan bahwa proses pendaftaran dibuat sesimpel mungkin untuk mendorong sebanyak mungkin mahasiswa "mencoba" dan menggali potensi tersembunyi mereka.

‎"Ini adalah titik awal bagi mahasiswa yang ingin keluar dari zona nyaman. Jangan takut untuk mencoba-coba, karena dampak yang dihasilkan bisa menjadi loncatan besar bagi masa depan profesional Anda," tulis pengumuman resmi program tersebut.

Rilis

‎Editor: Tiara Khalisna

05 Maret 2026

Mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 08 Ciptakan "Kelas Terbuka" untuk Anak-Anak Desa Keude Bungkaih

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 08 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe telah menyelenggarakan program “Kelas Terbuka” untuk anak-anak yang terdampak banjir beberapa bulan yang lalu di Desa Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan yang merupakan upaya membangun sekolah darurat bagi anak-anak pascabencana ini berlangsung selama 6 hari, dimulai pada Senin (23/02/2026). 

‎Inisiatif ini dilakukan oleh mahasiswa KPM sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat tanggap bencana mereka, khususnya di bidang pendidikan. Akibat bencana yang melanda desa, kegiatan sekolah jadi terhambat dan fasilitas pembelajaran pun rusak. Oleh karena itu, mahasiswa KPM berusaha menciptakan ruang belajar terbuka sederhana untuk memastikan anak-anak dapat melanjutkan belajar dalam lingkungan yang aman dan mendukung.

‎Kelas Terbuka dilaksanakan di area terbuka dekat tempat penampungan sementara di Desa Keude Bungkaih. Meskipun fasilitasnya sederhana, mahasiswa KPM menyiapkan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan  anak-anak di desa Keude Bungkaih untuk mendukung kegiatan tersebut. Suasananya dirancang agar santai dan menyenangkan sehingga anak-anak merasa nyaman saat belajar selama kegiatan tersebut.

‎Materi yang diajarkan dalam program ini meliputi pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, praktik salat serta membaca Al-Quran. Mahasiswa KPM  menggabungkan materi pendidikan dengan metode interaktif seperti permainan sederhana, tanya jawab dan sesi bercerita. Pendekatan ini membantu anak-anak tidak hanya meningkatkan kemampuan akademis mereka tetapi juga membangun kembali kepercayaan diri mereka setelah mengalami bencana.

‎Anak-anak juga mengungkapkan betapa bermakna program ini di luar bidang akademis.  “Saat banjir terjadi, saya merasa takut dan sedih. Tapi sekarang saya merasa bahagia karena kami bisa belajar bahasa dan mengaji bersama kakak-kakak KPM,” ujar salah satu anak yang mengikuti program "Kelas Terbuka" tersebut.  

‎Melalui Kelas Terbuka ini, mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan UIN SUNA Lhokseumawe, khususnya Kelompok 08 berharap anak-anak Desa Keude Bungkaih perlahan-lahan mendapatkan kembali kepercayaan diri, kegembiraan, dan motivasi untuk terus belajar meskipun menghadapi berbagai tantangan.

Reporter: T. Akmal

‎Editor: Tiara Khalisna

Mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 08 Hadirkan Edukasi Lingkungan Lewat Kegiatan Daur Ulang Sampah di Desa Keude Bungkaih

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 08 Hadirkan Edukasi Lingkungan Lewat Kegiatan Daur Ulang Sampah di Desa Keude Bungkaih. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 08 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan edukatif “Daur Ulang Sampah” bersama anak-anak Desa Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara di Masjid Nurul Ikhlas pada (28/02/2026). 

‎Kegiatan yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana yang dapat disebabkan oleh penumpukan sampah ini berlangsung dengan suasana ceria dan interaktif. Anak-anak diajak mengenal jenis-jenis sampah, cara memilah sampah organik dan anorganik, serta mempraktikkan langsung pembuatan kerajinan dan kreasi sederhana dari bahan bekas (seperti, botol plastik dan kertas).

Melalui pendekatan bermain sambil belajar, para mahasiswa berhasil menumbuhkan antusiasme dan kreativitas anak-anak dalam memanfaatkan barang yang sebelumnya dianggap tidak berguna. Keceriaan dan kegembiraan juga terpancar dari wajah anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mengaku sangat senang karena mereka bisa belajar sambil bermain bersama kakak-kakak mahasiswa KPM. 

Beberapa anak menyampaikan bahwa sebelumnya mereka tidak mengetahui perbedaan sampah organik dan anorganik, namun setelah kegiatan berlangsung mereka menjadi lebih paham tentang cara mendaur ulang sampah-sampah tersebut. “Ternyata sampah plastik bisa kita jadikan menjadi kreasi dan juga gambar yang cantik dan juga unik,” ujar Fatih, salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dengan sangat antusias. Anak-anak juga merasa bangga karena dapat membuat karya-karya seni dari barang bekas dengan tangan mereka sendiri.

‎Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru yang menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan sejak dini. Salah satu mahasiswa KPM menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kreativitas, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kebencanaan. “Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyumbat saluran air dan juga memicu terjadinya banjir. Karena itu, kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari usia dini,” ujarnya.

‎Masyarakat setempat turut mengapresiasikan kegiatan tersebut karena memberikan manfaat yang nyata bagi anak-anak serta meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan desa. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di lingkungan masyarakat.

Reporter: T. Akmal

‎Editor: Tiara Khalisna 

03 Maret 2026

Mahasiswa KPM Desa Pante Gaki Bale Tutup Pengabdian dengan Bakti Sosial dan Berbagi Takjil

Foto: Zuhra

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Tematik Kebencanaan Kelompok 12 Desa Pante Gaki Bale Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan program kerja (proker) terakhir berupa kegiatan pembersihan Masjid Al-Huda serta pembagian makanan berbuka puasa kepada anak-anak yatim di wilayah Desa Pante Gaki Bale. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat–Sabtu (27–28/02/2026).

Kegiatan berbagi makanan berbuka puasa dilaksanakan pada Jumat (27/02/2026). Program ini diawali dengan pendataan anak-anak yatim yang berada di sekitar Desa Pante Gaki Bale. Setelah data terkumpul, tim mahasiswa mendatangi rumah masing-masing penerima secara langsung untuk menyerahkan paket makanan berbuka puasa. Metode door to door ini dipilih agar bantuan dapat diterima tepat sasaran sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa KPM dan masyarakat setempat.

Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai proses penyaluran makanan berbuka. Anak-anak yatim dan keluarga penerima menyambut dengan antusias serta mengucapkan terima kasih atas kepedulian mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan berbuka puasa sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan Ramadan.

Foto: Zuhra

Pada hari berikutnya, Sabtu (28/02/2026), mahasiswa KPM melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan Masjid Al-Huda. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan halaman masjid yang diketahui belum dibersihkan secara menyeluruh pascabanjir yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.

Untuk memaksimalkan pekerjaan, mahasiswa dibagi menjadi tiga tim yang masing-masing bertanggung jawab pada area berbeda di sekitar halaman masjid. Mereka bergotong royong menyapu, merapikan lingkungan, serta memastikan area masjid kembali bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat untuk beribadah.

Penanggung jawab kegiatan, Alya Dara Daniva, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat. “Semoga makanan berbuka yang kami berikan menjadi berkah bagi semua,” ujarnya.

Melalui proker terakhir ini, mahasiswa KPM Kelompok 12 berharap kehadiran mereka selama masa pengabdian dapat meninggalkan dampak positif, memperkuat kepedulian sosial, serta membantu pemulihan lingkungan pascabencana di Desa Pante Gaki Bale.


Reporter: M. Alif Maulana

Editor: Zuhra
 

02 Maret 2026

Mahasiswa KPM Tematik Bencana Kelompok 07 Kunjungi Huntara Kampung Rigeb, Koordinasi dengan BNPB

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Bencana Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasyiah melaksanakan kunjungan ke hunian sementara (huntara) masyarakat Kampung Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues (14/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait kondisi huntara pascabencana serta mendukung proses penataan hunian sementara. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bertemu dan berkoordinasi langsung dengan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berada di lokasi.

Selain melakukan koordinasi, mahasiswa juga melaksanakan pemasangan stiker penanda pada unit rumah huntara sebagai bagian dari pendataan dan penertiban hunian. Pemasangan stiker ini bertujuan untuk mempermudah identifikasi rumah serta mendukung sistem administrasi dan pengelolaan huntara ke depannya.

Pada saat kegiatan berlangsung, masyarakat belum berada di lokasi huntara. Namun, kegiatan tetap berjalan lancar sesuai dengan arahan dan koordinasi bersama pihak terkait.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Tematik Bencana menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses penanganan dan penataan pascabencana serta memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam upaya membangun desa yang lebih tertata dan tangguh.



Penulis: Sejahtra, Mahasiswi KPM Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Indira Ulfa


 

Mahasiswa KPM Tematik Bencana kelompok 07 Lakukan Sosialisasi ke Dinas Lingkungan Hidup Bahas Program Reboisasi

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Bencana Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasyiah melaksanakan kunjungan dan sosialisasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues dalam rangka membahas rencana pelaksanaan program reboisasi (13/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memaparkan konsep kegiatan reboisasi yang akan dilaksanakan di wilayah rawan longsor dan daerah tangkapan air, sekaligus menjalin koordinasi serta mengajukan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Reboisasi menjadi salah satu program utama KPM Tematik Bencana sebagai upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana melalui penanaman pohon dan pelestarian lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan rencana teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari penentuan lokasi, jenis bibit yang akan ditanam, hingga sistem perawatan pascatanam. Selain itu, mahasiswa juga mengajukan permohonan dukungan berupa bantuan bibit pohon serta pendampingan teknis agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan dan kebencanaan. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung program reboisasi sesuai dengan prosedur dan ketersediaan sumber daya yang ada.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KPM Tematik Bencana berharap terjalin sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan serta membangun masyarakat yang lebih tangguh terhadap risiko bencana di masa mendatang.


Penulis: Sejahtra, Mahasiswi KPM Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Indira Ulfa


Mahasiswa KPM Tematik Bencana kelompok 07 Bantu Panen Padi Warga Kampung Rigeb

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Bencana Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasyiah turut membantu petani dalam kegiatan panen padi di Kampung Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues (22/2/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga desa. Mahasiswa bersama para petani turun langsung ke sawah untuk membantu proses pemanenan padi secara gotong royong.

Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan panen ini bertujuan untuk meringankan beban petani serta mempercepat proses panen agar hasil pertanian dapat segera diproses dan dipasarkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kebersamaan dan solidaritas antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Para petani menyambut baik bantuan tersebut dan merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa di tengah aktivitas panen. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Tematik Bencana menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemulihan ekonomi masyarakat serta komitmen dalam mendukung ketahanan pangan desa.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi Kampung Rigeb ke depan.


Penulis: Sejahtra, Mahasiswi KPM Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Indira Ulfa


 

Mahasiswa KPM kelompok 07 Bantu UMKM Lengkuas di Desa Rigeb

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Bencana Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasyiah melaksanakan kegiatan pendampingan kepada salah satu pelaku UMKM di Kampung Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues (17/2/2026).

Usaha yang didampingi merupakan usaha pengolahan lengkuas, yaitu lengkuas yang dipotong dan dijual dalam bentuk kering. Dalam kegiatan ini, mahasiswa membantu proses penataan produk, memberikan saran terkait pengemasan agar lebih rapi dan menarik, serta membantu promosi agar produk dapat dikenal lebih luas.

Pendampingan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan nilai jual produk serta menambah penghasilan pelaku usaha. Mahasiswa juga berdiskusi langsung dengan pemilik usaha mengenai kendala yang dihadapi, seperti pemasaran dan pengembangan produk.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari pemilik usaha yang merasa terbantu dengan adanya dukungan dan perhatian dari mahasiswa. Diharapkan melalui pendampingan sederhana ini, usaha lengkuas kering tersebut dapat berkembang dan memiliki peluang pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Tematik Bencana menunjukkan kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun desa yang mandiri dan lebih kuat secara ekonomi.


Penulis: Sejahtra, Mahasiswi KPM Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Indira Ulfa

 

Bantu Wujudkan Desa Rigeb Lebih Informatif: Mahasiswa UIN SUNA Pasang Penanda Jalan di Sejumlah Titik Penting ‎

Foto: IST
‎‎www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 07 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Pembuatan dan Pemasangan Penanda Jalan di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat pada Jumat (27/02/2026).

‎Kegiatan ini dilakukan bersama aparat desa dan masyarakat setempat dengan tujuan mempermudah akses dan memberikan petunjuk arah yang jelas bagi warga maupun pendatang. Penanda jalan yang dibuat dan dipasang mengarah ke beberapa lokasi penting, yaitu ke arah sekolah, Masjid Huntara, lorong Dusun Telusung, dan Dusun Pantan. 

‎Program ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta mendukung aspek mitigasi kebencanaan. Dengan adanya penanda jalan, masyarakat dapat lebih mudah menemukan fasilitas umum maupun jalur tertentu, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan akses cepat dan tepat.

‎Proses pelaksanaan dimulai dari perencanaan titik lokasi, pembuatan desain tulisan, pengecatan papan, hingga pemasangan di titik-titik strategis yang telah disepakati bersama pemerintah desa. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

‎Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 07 berharap penanda jalan yang telah dipasang dapat memberikan manfaat jangka panjang serta membantu mewujudkan Desa Rigeb yang lebih tertata, informatif, dan tanggap terhadap situasi darurat.

Penulis: Sejahtra, Mahasiswi KPM Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna 

Aksi Preventif Bencana: Mahasiswa KPM kelompok 07 Lakukan Reboisasi di Desa Rigeb

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 07 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melaksanakan kegiatan reboisasi di wilayah rawan banjir, yakni di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mitigasi bencana pada Kamis (26/02/2026).

‎Kegiatan yang bertujuan mengurangi risiko banjir akibat menurunnya daya serap air tanah ini dilakukan bersama aparat desa dan masyarakat setempat yang turut berpartisipasi aktif dalam proses penanaman. Reboisasi dilaksanakan di beberapa titik lahan yang mengalami pengurangan vegetasi dan kerap terdampak banjir saat musim hujan. Minimnya tutupan pohon di wilayah tersebut menyebabkan meningkatnya potensi genangan air, sehingga penanaman pohon kembali menjadi langkah preventif untuk meningkatkan daya resap tanah, memperkuat struktur tanah, serta menjaga keseimbangan ekosistem.

‎Pelaksanaan kegiatan diawali dengan survei lokasi untuk menentukan titik penanaman yang tepat. Selanjutnya, dilakukan pembersihan area dan penanaman bibit pohon secara gotong royong. Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta merawat tanaman yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

‎Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, khususnya Kelompok 07 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Rigeb terhadap pentingnya menjaga alam sebagai langkah preventif dalam mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Penulis: Sejahtra, Mahasiswi KPM Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna 

Mahasiswa KPM kelompok 07 Semarakkan Desa Rigeb dengan‎ Festival Lomba Ramadhan! ‎

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 07 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan Festival Lomba Ramadhan di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat pada Rabu (28/01/2026).

‎Kegiatan ini dilaksanakan bersama masyarakat dan anak-anak Desa Rigeb. Festival ini bertujuan untuk menyemarakkan kegiatan keagamaan sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan pembentukan karakter generasi muda yang religius.

‎Adapun cabang lomba yang diselenggarakan meliputi lomba mewarnai, azan, selawat, pidato, kaligrafi, serta hafalan ayat pendek. 

‎Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta, serta dukungan dari orang tua dan masyarakat setempat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian tampil di depan umum, serta menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang tangguh secara mental dan spiritual, sejalan dengan semangat tematik kebencanaan yang menekankan kesiapsiagaan dan pembentukan karakter.

‎Pelaksanaan lomba dilakukan sesuai jadwal dan kategori masing-masing peserta. Setiap peserta dinilai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia. Para pemenang diberikan sertifikat dan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi mereka.

‎Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 07 berharap dapat memberikan dampak positif serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Rigeb.

Penulis: Sejahtra, Mahasiswi KPM Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna 

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0823-6508-3003 (Pemimpin Redaksi) 0852-6227-8755 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.