HEADLINE
15 Juni 2026
Selamat Milad, Kampusku
![]() |
| Foto: Rizki Ramadhani |
Editor: Chalisa Najla Safira
14 Juni 2026
Memperingati Hari Donor Darah Sedunia, KSR PMI Unit 08 Gelar Aksi Donor Darah
![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
Puncak MILAD ke-57 UIN SUNA Selenggarakan Jalan Santai: 461 Orang Ikut Berpartisipasi
13 Juni 2026
Langkah di Balik Mimpi
Rizki berasal dari keluarga sederhana di sebuah desa. Sejak diterima di perguruan tinggi, ia bertekad untuk belajar dengan sungguh-sungguh agar dapat membanggakan kedua orang tuanya. Namun, kehidupan mahasiswa ternyata tidak semudah yang ia bayangkan.
Suatu hari, dosen memberikan tugas kelompok yang harus dikumpulkan dalam waktu satu minggu. Di saat yang sama, organisasi kampus tempat Rizki aktif sedang mempersiapkan sebuah acara besar. Belum lagi, ia harus bekerja paruh waktu pada malam hari untuk menambah uang saku.
“Bagaimana aku bisa menyelesaikan semuanya?” gumam Rizki sambil menatap daftar tugas di layar laptopnya.
Meski merasa lelah, Rizki tidak menyerah. Ia mulai menyusun jadwal harian dengan lebih teratur. Pagi hingga siang digunakan untuk kuliah, sore untuk rapat organisasi, dan malam hari untuk bekerja serta menyelesaikan tugas.
Hari demi hari berlalu. Rasa lelah sering datang, tetapi dukungan teman-teman membuatnya tetap semangat. Mereka saling membantu mengerjakan tugas dan mengingatkan satu sama lain ketika ada yang mulai kehilangan motivasi.
Akhirnya, hari presentasi tiba. Kelompok Rizki berhasil mempresentasikan tugas dengan baik dan mendapat apresiasi dari dosen. Acara organisasi yang mereka persiapkan juga berjalan lancar.
Sepulang dari kampus, Rizki duduk di taman sambil tersenyum. Ia menyadari bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan nilai yang tinggi, tetapi juga belajar mengatur waktu, bekerja sama, dan bertanggung jawab.
Saat melihat pesan dari ibunya yang berbunyi, “Tetap semangat belajar, Nak. Kami bangga padamu,” mata Rizki berkaca-kaca. Semua rasa lelah yang ia rasakan seakan terbayar.
Sejak hari itu, Rizki semakin yakin bahwa setiap perjuangan, sekecil apa pun, adalah langkah menuju mimpi yang ingin ia capai. Dan sebagai mahasiswa, ia percaya bahwa masa kuliah adalah tempat terbaik untuk belajar menjadi pribadi yang lebih kuat dan dewasa.
Penulis: Razwa Syuib
Editor: Chalisa Najla Safira
12 Juni 2026
Meneguhkan Peran UIN SUNA di Usia 57 Tahun
![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
Perjalanan tersebut tentu tidak ditempuh dalam waktu yang singkat. Sejak berdiri pada 12 Juni 1969, kampus ini tumbuh bersama perubahan zaman, menjawab berbagai tantangan, dan terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Berbagai capaian yang diraih hingga saat ini, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan sarana dan prasarana, hingga lahirnya ribuan alumni yang berkiprah di berbagai bidang, menjadi bukti bahwa cita-cita besar yang dirintis para pendiri terus berkembang dan memberikan manfaat nyata.
Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, peran perguruan tinggi tidak lagi sebatas menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik. Dunia membutuhkan generasi yang mampu memadukan kecerdasan intelektual dengan kekuatan moral dan spiritual. Dalam konteks tersebut, UIN Sultanah Nahrasiyah memiliki posisi yang strategis sebagai institusi yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kehadiran kampus ini menjadi penting karena mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter. Mahasiswa didorong untuk menjadi pribadi yang kritis, inovatif, dan profesional tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan tanggung jawab sosial yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.
Sebagai bagian dari keluarga besar UIN Sultanah Nahrasiyah, rasa syukur patut dipanjatkan atas perjalanan panjang yang telah dilalui. Penghargaan yang setinggi-tingginya layak diberikan kepada para pendiri yang telah meletakkan fondasi kampus ini dengan penuh ketulusan dan pengorbanan. Apresiasi yang sama juga patut disampaikan kepada para dosen, tenaga kependidikan, pimpinan, mahasiswa, serta seluruh sivitas akademika yang terus menjaga semangat pengabdian dan kualitas institusi dari masa ke masa.
Kontribusi mereka mungkin tidak selalu tercatat dalam setiap lembar sejarah, tetapi jejak pengabdiannya dapat dirasakan melalui berbagai kemajuan yang telah dicapai. Berkat kerja keras dan dedikasi yang berkelanjutan, UIN Sultanah Nahrasiyah mampu berkembang menjadi perguruan tinggi Islam yang terus berupaya menjawab kebutuhan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai yang menjadi jati dirinya.
Memasuki usia ke-57 tahun, UIN Sultanah Nahrasiyah tidak hanya merayakan capaian masa lalu, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk melangkah lebih maju pada masa yang akan datang. Tantangan dunia pendidikan akan terus berubah, namun semangat untuk melahirkan generasi unggul, memperkuat tradisi akademik, serta memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan harus tetap menjadi arah perjuangan bersama.
Pada akhirnya, kampus ini bukan sekadar tempat menuntut ilmu. UIN Sultanah Nahrasiyah adalah ruang tumbuhnya harapan, lahirnya gagasan, dan terbangunnya masa depan yang lebih baik. Di usia emas ke-57 tahun, rasa syukur dan kebanggaan atas perjalanan yang telah ditempuh menjadi energi untuk terus merawat keunggulan dan menyalakan peradaban bagi generasi yang akan datang.
Penulis: Cut Saputri
Editor: Zahratul
UIN SUNA Lhokseumawe Gelar Sidang Senat Terbuka pada Puncak Peringatan Milad Ke-57
![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
Mengusung tema “Merawat Keunggulan, Menyalakan Peradaban," acara dihadiri ASN, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan kampus. Kegiatan dibuka pukul 08.00 WIB dengan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh oleh Paduan Suara UIN SUNA. Pembukaan resmi disampaikan Ketua Senat yaitu Munawar Khalil, dilanjutkan pembacaan qari, sari tilawah, selawat, serta Mars UIN SUNA. Rangkaian awal ditutup dengan doa bersama.
Ja'far selaku ketua panitia melaporkan jalannya acara sekaligus mengundang seluruh civitas untuk mengikuti kegiatan Jalan Santai dan Donor Darah yang digelar Minggu mendatang. Acara dilanjutkan dengan pemutaran video profil UIN SUNA yang mengulas makna “SUNA”, video ucapan selamat Milad ke-57, juga pemotongan tumpeng oleh Rektor dan Ketua Senat.
Danial selaku rektor UIN SUNA memaparkan perjalanan UIN SUNA dari awal berdiri hingga status sekarang. Ia menyebut tanggal 22- 23 November 2025 kampus meraih akreditasi tertinggi. “Saya tidak bisa menggantikan pemimpin sebelumnya, tetapi saya hanya melanjutkan, karena di setiap pemimpin akan berbeda,” ujarnya.
Danial juga menjelaskan filosofi nama “Sultanah Nahrasiyah” dan mengajak seluruh civitas mencintai kampus. “Cinta adalah bintang yang bersinar,” tuturnya. Danial menambahkan, saat ini UIN SUNA berada di urutan ke-16 dari 59 PTKIN dan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah kampus luar negeri. Danial berharap pencapaian ini dapat menambah perkembangan UIN SUNA kedepannya.
Acara berlanjut dengan penyerahan piagam kepada prodi dan unit terunggul. Penghargaan juga diberikan untuk dosen dengan buku, artikel, dan karya terbanyak, serta purnabakti. Ketua Senat menutup acara dengan pesan, “Semoga acara ini membawa kesan untuk kita.” Lalu dilanjutkan foto bersama dan makan bersama seluruh hadirin.
Penulis: Intan Sarifah
Editor: Chalisa Najla Safira
11 Juni 2026
Di Balik Senja yang Kupandangi
Editor: Chalisa Najla Safira
Lipstick Effect: Gaya Hidup di Tengah Tekanan Ekonomi
![]() |
| Foto: Pixels |
Sekilas, tingginya konsumsi ini dianggap sebagai tanda bahwa kondisi ekonomi masyarakat sedang baik-baik saja. Namun, anggapan tersebut belum tentu benar. Dalam banyak kasus, lipstick effect justru muncul ketika masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Karena sulit membeli aset besar atau mencapai tujuan finansial jangka panjang, mereka mencari kepuasan melalui konsumsi yang lebih terjangkau, seperti nongkrong, membeli pakaian baru, atau produk kecantikan.
Media sosial turut memperkuat fenomena ini. Banyak orang terdorong untuk menjaga citra dan gengsi agar terlihat mengikuti tren yang sedang berkembang. Akibatnya, keputusan membeli sering kali didasarkan pada keinginan, bukan kebutuhan.
Oleh karena itu, maraknya budaya nongkrong dan belanja bukan selalu pertanda ekonomi yang sehat. Ekonomi yang baik seharusnya ditandai dengan meningkatnya kesejahteraan, kemampuan menabung, dan stabilitas keuangan masyarakat. Jika gaya hidup lebih diprioritaskan daripada kebutuhan pokok dan perencanaan masa depan, maka fenomena tersebut justru menjadi cerminan adanya masalah dalam pola konsumsi masyarakat saat ini.
Penulis: Daffa Alkausar
Editor: Chalisa Najla Safira
10 Juni 2026
UIN SUNA Lhokseumawe Gelar UM-PTKIN 2026 untuk 489 Peserta
![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
Sebanyak 489 peserta terdaftar mengikuti seleksi melalui jalur UM-PTKIN tahun ini. Pelaksanaan ujian berlangsung pada 8–14 Juni 2026. Seluruh peserta mengikuti ujian berbasis komputer melalui sistem Seleksi Elektronik (SSE) sesuai jadwal dan sesi yang telah ditentukan sehingga proses pelaksanaan dapat berjalan secara efektif dan teratur. Program studi dari rumpun pendidikan, ekonomi dan bisnis Islam, serta beberapa program studi yang memiliki prospek kerja yang baik masih menjadi pilihan utama peserta.
Yusnidar, selaku Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik (Kabag ULA), mengatakan bahwa selama pelaksanaan ujian terdapat beberapa kendala teknis yang lazim dijumpai dalam ujian berbasis komputer, seperti penyesuaian perangkat, kestabilan jaringan, dan kedisiplinan waktu kehadiran peserta. Namun, berkat koordinasi yang baik antara panitia lokal, tim teknologi informasi, pengawas, dan seluruh unsur pendukung, berbagai kendala tersebut dapat ditangani dengan cepat sehingga tidak mengganggu jalannya ujian.
Menurut Yusnidar, secara umum pelaksanaan UM-PTKIN tahun ini berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. “Alhamdulillah, pelaksanaan UM-PTKIN di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia nasional. Kami berharap seluruh peserta memperoleh hasil terbaik sesuai dengan usaha yang telah dilakukan,” ujar Yusnidar.
Yusnidar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengawas, tim teknologi informasi, serta peserta yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN SUNA Lhokseumawe.
Reporter: Putri Ruqaiyah
Editor: Zahratul
Mengenai Saya
- LPM AL-KALAM
- Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.









