![]() |
| Foto: Pexels |
Foto: Pexels www.lpmalkalam.com- Penulis; Naufal El Fany, Muhammad Fahri Husaezi, Haura Lailatul Fitrah, Intan Sohipah, Azifah Azzrah, Na...
![]() |
| Foto: Pexels |
![]() |
| Foto: Pexels |
Wisuda bukan semata-mata agenda seremonial internal lembaga pendidikan. Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki nilai sosial yang luas karena menjadi simbol pencapaian akademik sekaligus kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat. Dalam konteks ini, kehadiran pers menjadi jembatan penting bagi publik yang tidak dapat hadir secara langsung untuk tetap memperoleh informasi yang relevan.
Di sisi lain, pihak penyelenggara tentu memiliki kewenangan dalam mengatur jalannya acara demi menjaga ketertiban dan kekhidmatan. Namun demikian, setiap bentuk pembatasan seharusnya disertai alasan yang jelas, transparan, dan rasional. Tanpa kejelasan tersebut, kebijakan yang diambil justru berpotensi menimbulkan persepsi negatif serta kecurigaan publik.
Sebagai solusi, penyelenggara dapat menerapkan sistem akses terbatas dengan pengaturan yang terukur, seperti pembatasan jumlah jurnalis atau penentuan area peliputan tertentu. Dengan langkah ini, keseimbangan antara kelancaran acara dan fungsi pers sebagai penyampai informasi tetap dapat terjaga.
Pada akhirnya, komitmen sebuah institusi terhadap keterbukaan informasi akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik. Memberikan ruang bagi pers untuk menjalankan tugasnya secara profesional bukanlah ancaman, melainkan bagian dari upaya membangun citra yang kredibel dan akuntabel.
Penulis: Daffa Alkausar
Editor: Putri Ruqayyah
![]() |
| Foto: IST |
![]() |
| Foto: Pexels |
![]() |
| Foto: Pexels |
![]() |
| Foto: Zahira Putri Meola |
www.lpmalkalam.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda Angkatan ke-XII Tahun 2026 di Gedung Serbaguna kampus setempat pada Rabu (29/04/2026).
Menurut Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang dikutip dari laman www.bmkg.go.id, cuaca di Alue Awe hari ini mencapai 26°C. Namun, dibalik panas yang terik itu, terdapat keluarga yang setia menunggu wisudawan/wisudawati keluar dari Gedung tersebut.
Meski harus berpanas-panasan, air keringat bercucuran, bukanlah penghalang untuk menunggu sang wisudawan. Perjuangan orang tua dalam menghadiri wisuda anaknya merupakan suasana haru dan bahagia.
Karena daya tampung gedung terbatas, panitia hanya memberikan satu undangan masuk untuk setiap wisudawan. Akibatnya, banyak orang tua yang akhirnya harus menunggu di luar. Sebagian ada yang menonton melalui layar lebar yang disediakan di samping gedung (dekat musala), sebagian lainnya hanya mengandalkan suara dari pengeras suara.
“Demi mecapai kesuksesan anak, saya otomatis harus memberikan yang terbaik kepada anak saya," ujar Muhammad Yusuf, salah satu orang tua dari wisudawan.
Selain itu, Jamilah, salah satu orang tua dari wisudawan juga sabar menunggu anaknya keluar dari ruangan. Jamilah mengatakan bahwa ia selalu memberikan motivasi kepada anaknya, agar kuliahnya terlaksana dengan baik. "Harapan saya untuk anak saya kedepannya adalah, semoga dia bisa menjadi anak yang bermanfaat, tercapai cita-cita yang selama ini ia impikan," ujarnya.
Banyak orang tua, keluarga, dan sahabat yang tak kuasa menahan air mata haru saat melihat wisudawan keluar dari ruangan, pertanda telah resmi menyelesaikan pendidikannya. Ucapan selamat juga tak luput dari mulut mereka. Tentunya, momen ini merupakan simbol dari berbagai perjuangan dan rintangan yang panjang. Momen tersebut menjadi bukti nyata dari cinta, doa, dan pengorbanan yang akhirnya berbuah kebahagiaan.
Reporter: Luthfiatil Syaqirah
Editor: Tiara Khalisna
![]() |
| Foto: IST |
![]() |
| Foto: IST |
Dr. Danial kembali berpesan agar para lulusan baru ini dapat mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat serta berharap para stakeholder dapat memberdayakan wisudawan agar bermanfaat bagi masyarakat. Dr. Danial juga menegaskan bahwa gelar ini bukan akhir. "Wisuda bukanlah akhir pembelajaran, tapi awal dari belajar tentang kehidupan," tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Dr. Danial mengumumkan bahwa lulusan yang meraih predikat Cumlaude akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih lanjut. Tercatat sebanyak 760 lulusan resmi dikukuhkan, terdiri dari 128 wisudawan program Magister/Pascasarjana (S2) dan 632 wisudawan program Sarjana (S1). Menariknya, dari total tersebut, terdapat 244 lulusan atau sekitar 32% yang meraih predikat Cumlaude.
Dalam laporannya, Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik dan Kelembagaan/Warek I, Dr. Iskandar, M.S.I., menjelaskan bahwa guna menjaga kelancaran dan kekhidmatan di tengah status akreditasi baru yang prestisius ini, prosesi dibagi menjadi dua sesi, yakni Sesi Pagi (07.30—12.00 WIB) yang diikuti oleh 407 wisudawan dan Sesi Siang (13.00—16.30 WIB) yang diikuti oleh 353 wisudawan.
Adapun sidang senat terbuka ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Lhokseumawe, Husaini, S.E., dan Asisten 1 Sekretaris Daerah Aceh Utara, Forkopimda Lhokseumawe dan Aceh Utara serta Stakeholder yang telah menjalin kerjasama dengan UIN SUNA Lhokseumawe.
Momen ini menjadi sangat spesial karena merupakan wisuda perdana sejak bertransformasi dari IAIN menjadi Universitas, sekaligus merayakan pencapaian predikat Akreditasi 'Unggul' dari BAN-PTN.
Penulis: Rozatun Navais
Editor: Tiara Khalisna
![]() |
| Foto: M. Alif Maulana |
Kegiatan hari ketiga diawali dengan persiapan panitia sejak pukul 08.00 WIB, dilanjutkan dengan Sidang Pleno VI yang membahas serta mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai landasan utama organisasi ke depan. Sidang resmi ditutup oleh presidium ditandai dengan ketukan palu sebanyak 3 kali.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan digelarnya Al-Kalam Award oleh Divisi Litbang (Penelitian dan Pengembangan) yang memberikan apresiasi kepada kru terbaik dan teraktif selama satu periode. Penghargaan ini menjadi bentuk motivasi sekaligus penghargaan atas dedikasi anggota.
![]() |
| Foto: M.Alif Maulana |
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video kilas balik perjalanan LPM Al-Kalam selama periode 2025–2026, yang mengingatkan kembali berbagai momen, perjuangan, dan pencapaian organisasi.
Sebagai penutup, perwakilan pengurus demisioner menyampaikan kesan dan pesan selama masa kepengurusan. Suasana haru mulai terasa saat sesi ini. Para anggota saling mengutarakan dan menyampaikan kenangan serta harapan, menciptakan momen emosional yang penuh makna. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, MUBES VIII LPM Al-Kalam resmi ditutup pada pukul 15.30 WIB.
Melalui MUBES ini, diharapkan LPM Al-Kalam dapat terus berkembang, menjaga solidaritas, serta melahirkan generasi penerus yang lebih progresif dan bertanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.
Reporter: Putri Ruqaiyah
Editor: Tiara Khalisna
![]() |
| Foto: Nurul Fadilah |
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari hari pertama yang telah dilaksanakan pada Jumat (24/04). Pada hari kedua, panitia telah menyusun rangkaian kegiatan sejak pukul 07.00 WIB untuk persiapan, dan acara resmi dimulai pada pukul 09.00 WIB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sidang Pleno IV yang memaparkan laporan kegiatan selama masa jabatan oleh ketua dari masing-masing divisi, yaitu Kesekretariatan oleh Yusri, Perusahaan oleh Muhammad Izzat Saputra, Penelitian dan Pengembangan (Litbang) oleh Zahira Putri Meola, Redaksi oleh Indira Ulfa Rizkya, serta Pemimpin Umum beserta Badan Pengurus Harian (BPH) oleh Muhammad Syahru, Fitdaturrahmi, dan Intan Nuraini.
Di penghujung masa jabatannya, Muhammad Syahru menyampaikan, “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kru, pengurus, dewan pengurus, yang telah memaksimalkan tenaga, pikiran, dan waktu untuk mengembangkan diri di LPM Al-Kalam, khususnya kepada Sekretaris Umum dan Bendahara Umum yang telah memberikan kontribusi terbaik. Semoga setelah menjadi alumni dan demisioner tetap dapat berkontribusi untuk LPM Al-Kalam,” ujarnya.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno V yang diisi oleh para calon kandidat BPH. Hasil Sidang Pleno V menetapkan Zahira Putri Meola sebagai Pemimpin Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam periode 2026–2027. Selain itu, Zuhra ditetapkan sebagai Sekretaris Umum, Qonita Sholihat sebagai Bendahara Umum, Ririn Dayanti Harahap sebagai Pemimpin Redaksi, Tiara Khalisna sebagai Pemimpin Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Alif Maulana sebagai Pemimpin Perusahaan, serta Faris sebagai Kepala Kesekretariatan.
Rangkaian kegiatan pada hari kedua ditutup pada Sabtu siang dan akan berlanjut pada hari Minggu sebagai penutup kegiatan MUBES ke-VIII.
Reporter: Annisa Maulianda
Editor: Putri Ruqaiyah
![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan ini mengusung tema “Menyatukan Gagasan, Merawat Kebersamaan, Menuju Masa Depan”. Pada hari pertama, panitia telah melakukan persiapan sejak pukul 07.00 WIB, dan acara secara resmi dimulai pada pukul 09.00 WIB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta sambutan dari Ketua Panitia, Pemimpin Umum , alumni serta pembina LPM Al-Kalam.
Acara secara resmi dibuka oleh Pembina LPM Al-Kalam Bapak Ir. Muhammad Ilham, S.T., M.I.T., sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Beliau menyampaikan "Semoga acara Musyawarah Besar ini bisa berjalan dengan khidmat, saya juga berharap untuk kedepannya semoga LPM Al-Kalam dapat terus memberikan kritik dan saran yang membangun bagi kampus kita,” ujarnya.
Pemimpin Umum LPM Al-Kalam, Muhammad Syahru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh divisi atas kontribusi yang telah diberikan selama kepengurusan walaupun dalam periode tersebut terdapat berbagai keluh kesah yang dihadapi, namun seluruh anggota tetap menunjukkan semangat untuk bertahan dan berjuang tanpa ada yang menyerah.
Selain itu, ia menegaskan bahwa LPM Al-Kalam tidak hanya berfokus pada jurnalistik, tetapi juga menjadi wadah pengembangan diri serta pembelajaran dalam berorganisasi yang baik.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang membahas tata tertib sidang dan Sidang Pleno II terkait pemilihan presidium sidang tetap.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA. Usai ISHOMA, kegiatan kembali dilanjutkan dengan Sidang Pleno III, yaitu penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh seluruh kepanitiaan program kerja LPM Al-Kalam periode 2025–2026.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup pada sore hari dan acara MUBES VIII akan berlanjut pada hari berikutnya dengan agenda lanjutan sidang pleno.
Reporter: Chalisa Najla Safira