![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan dua ruang kelas yang terdampak paling parah. Dengan peralatan seadanya, para mahasiswa bahu-membahu membersihkan tumpukan lumpur di lantai serta menyikat dinding kelas yang masih menyisakan bekas rendaman air yang cukup pekat. Adapun meja dan kursi belajar tidak disusun kembali karena sebelumnya telah dievakuasi oleh pihak sekolah ke area yang lebih aman.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan lancar dan penuh semangat gotong royong. Kehadiran para mahasiswa disambut hangat oleh pihak madrasah yang tengah berupaya mempercepat pemulihan fasilitas belajar agar siswa dapat kembali bersekolah.
Kepala MIN 9 Desa Babo, Muksalamina, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KPM yang hadir di tengah kondisi sulit pascabencana. “Jadi, kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih dan merasa terbantu dengan adanya adik-adik mahasiswa KPM Kelompok 13 ini. Kondisi kelas memang sangat kotor setelah air surut, terutama di bagian dinding dan lantai yang penuh lumpur. Dengan bantuan tenaga dari adik-adik, proses pembersihan menjadi jauh lebih cepat sehingga ruangan ini bisa segera kami persiapkan kembali untuk anak-anak belajar seperti biasa,” ujar Muksalamina di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, beberapa guru yang turut mendampingi juga mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian mahasiswa yang tidak ragu terjun langsung membersihkan lumpur demi kenyamanan siswa.
Melalui program kerja tanggap bencana ini, KPM Kelompok 13 berharap MIN 9 Desa Babo dapat segera pulih sepenuhnya sehingga aktivitas belajar mengajar kembali normal. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan warga Desa Babo serta menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong.
“Semoga aksi kecil ini bisa memberikan kenyamanan kembali bagi para siswa. Kami juga berharap ke depannya fasilitas sekolah di Desa Babo dapat lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem agar proses pendidikan tidak terhambat,” pungkas Fahmil selaku Ketua KPM Kelompok 13.
Reporter: Arahmadan Jaminur Berutu
Editor: Indira Ulfa







