Portal Berita Al-Kalam

Klasik Goes to SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu Raih Antusias Siswa Pelajari Cara Penulisan Berita

Foto: Nurul Fadilah   www.lpmalkalam.com - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) L...

HEADLINE

Latest Post

13 Februari 2026

Wujudkan Proker sesuai Kebutuhan dan Kegiatan Desa: Mahasiswa KPM Tematik Kelompok 12 Lakukan Diskusi Bersama Kepala Desa

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Tematik Kebencanaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe, Kelompok 12 melakukan diskusi bersama Kepala Desa (Kades) Pante Gaki Bale, Amri Syahfari, di Meunasah Desa Pante Gaki Bale pada Kamis (12/02/2026). 

‎Diskusi ini dilakukan guna menyesuaikan program kerja (proker) dengan kebutuhan atau kegiatan desa 20 hari kedepannya, terhitung sejak tanggal (12/02-03/03). Diskusi dimulai dengan penyampaian proker oleh Ketua Kelompok 12, Said Iqramul Fahrabi. Selanjutnya, Amri, selaku Kepala Desa, menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan warga Desa Pante Gaki Bale kedepannya. Mahasiswa Kelompok 12 pun menyesuaikan kegiatan warga desa dengan proker yang telah disusun. 

‎Ditengah diskusi berlangsung, Amri turut bercerita tentang kondisi pascabencana banjir yang terjadi pada tanggal (26/11) lalu. Menurut informasi yang didapatkan, tercatat sekitar 50 rumah warga hanyut terbawa arus banjir, 5 warga dikabarkan meninggal, dan 1 warga dinyatakan hilang sampai saat ini. Untuk mengenang korban yang tidak ditemukan hingga saat ini, warga mengadakan tahlilan pada Kamis malam (12/02). 

‎Sebagai langkah awal pengabdian mahasiswa Kelompok 12, mereka turut hadir dan membantu kegiatan tahlilan tersebut hingga selesai. "Semoga program yang telah direncanakan saat pengabdian selama 20 hari ke depan tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan warga sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan." ungkap Said. 

Reporter: Zuhra

‎Editor: Tiara Khalisna
 

‎KPM Tematik Kebencanaan: 158 Mahasiswa UIN SUNA Siap Mengabdi di Wilayah Terdampak!

Foto: IST

www.lpmalkalalm.com- Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melepas 158 mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Tematik Kebencanaan ke beberapa wilayah di Aceh yang terdampak bencana pada Rabu (11/02/2026).

‎Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui laman resmi uinsuna.ac.id pengabdian dilakukan di 7 Kabupaten/Kota yang terdampak bencana. KPM Tematik Kebencanaan ini dilaksanakan dari tanggal (11/02-08/03/2026). 

Foto: IST
Dr. M. Anggung, M.Pd.I., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN SUNA Lhokseumawe, mengatakan bahwa KPM ini dirancang untuk program responsif yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat agar mahasiswa tidak hanya hadir menjadi relawan tetapi juga sebagai penguat harapan.

‎"Selain itu beberapa program juga termasuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat dan digitalisasi desa, hal ini merupakan strategi pemulihan jangka panjang. Hingga nantinya mereka mendampingi masyarakat, anak-anak, agar dapat bangkit dan kembali menjalani aktivitas dengan semangat," ujarnya.

‎Program KPM Tematik Kebencanaan menjadi wujud nyata komitmen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe sebagai “Kampus Peradaban” yang tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga mengambil peran strategis di tengah masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.

Reporter: Neiva Zaida Hasanah Saragih

‎Editor: Tiara Khalisna

12 Februari 2026

Mahasiswa UIN SUNA Hadir di MAS Azzanjabil: Sosialisasikan Kampus dan Dunia Perkuliahan

Foto: IST

www.lpmalkalalm.com- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melakukan sosialisasi di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Azzanjabil yang terletak di Jln. Lhok Jambe No. 10, Buket Teukueh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh pada Rabu (11/02/2026).

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi kelas III MAS Azzanjabil, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar dunia kampus. Pertanyaan tersebut meliputi akreditasi, jurusan, kehidupan perkuliahan, biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT), beasiswa yang ditawarkan, hingga kegiatan yang ada di Ma’had Al-Jami’ah UIN SUNA Lhokseumawe.

Selain itu, para siswa juga menanyakan jalur pendaftaran, seperti perbedaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) dan UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri), perbedaan jalur SNBP/SNBT dengan SPAN-PTKIN/UM-PTKIN, serta pengaruhnya terhadap biaya UKT.

Sosialisasi ini dilakukan oleh mahasiswa penerima Beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) yang berasal dari wilayah Kabupaten Bireuen dan terbagi ke dalam beberapa kelompok. Sosialisasi di MAS Azzanjabil dilaksanakan oleh Kelompok 4 yang terdiri atas lima anggota, yaitu Dian Raffa (ketua kelompok) dan Fitria Ulfa dari Jurusan Ekonomi Syariah (ES), Moza Fatma Syafira dan Cut Syifa Zahra Najad dari Jurusan Perbankan Syariah (PBS), serta Tiara Khalisna dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI).

Dian Raffa selaku ketua kelompok mengatakan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman yang luas kepada siswa-siswi kelas III yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi agar memahami informasi, kebijakan, program, dan aturan yang berlaku, serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam mendukung dan menjalankan program yang disampaikan.

“Harapan saya dari sosialisasi ini adalah agar mereka tidak hanya mengetahui informasi yang disampaikan, tetapi juga memahami dunia perkampusan. Semoga kegiatan ini dapat membangkitkan semangat para siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sehingga dapat melahirkan generasi yang berkualitas dan berprestasi,” ujar Dian.


Reporter: Tiara Khalisna

Editor: Putri Ruqaiyah

Mahasiswa KPM kelompok 70 UIN SUNA Gelar Edukasi Anti-Bullying di Sekolah Dasar

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) kelompok 70 Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi anti- bullying di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Lut Tawar pada Selasa (27/01/2026). 

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Program tersebut diikuti oleh siswa-siswi Kelas IV-VI.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KPM menyampaikan materi tentang pengertian bullying, jenis-jenis perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan melaporkan tindakan tersebut. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi ringan dan pemutaran video pembelajaran yang sesuai dengan usia anak sekolah dasar.

‎Salah satu perwakilan kelompok, Tiffani Andriani, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai empati dan sikap saling menghargai.

‎“Kami ingin dari kegiatan ini adik-adik bisa memahami bahwa mengejek, mengucilkan, atau menyakiti teman bukanlah hal yang wajar. Kami juga mendorong mereka agar berani berbicara kepada guru atau orang tua jika mengalami atau menyaksikan tindakan bullying,” ujarnya.

‎Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Salah seorang guru menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan mahasiswa dinilai efektif karena menggunakan metode yang menyenangkan sehingga siswa lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.

‎Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mengadakan sesi refleksi bersama para siswa. Dalam kegiatan ini, siswa dibagikan selembar kertas untuk menuliskan pengalaman perundungan yang pernah mereka rasakan. Tulisan tersebut kemudian dikumpulkan dan ditanggapi oleh mahasiswa dengan memberikan motivasi serta penguatan secara positif dan membangun, agar siswa merasa didengar, dihargai, dan lebih percaya diri dalam menghadapi situasi serupa di kemudian hari.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying semakin meningkat serta tercipta budaya sekolah yang positif. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditanamkan sejak dini dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak baik dan saling menghargai.

Penulis: Tiffani Andriani, Mahasiswa KPM Kelompok 70 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe 

‎Editor: Tiara Khalisna

Kolaborasi Mahasiswa UIN SUNA dan Warga: Laksanakan Gotong Royong Pascabencana di Kampung Hakim Bale Bujang

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe bersama warga melaksanakan gotong royong pascabencana di Dusun Dedalu, Kampung Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah pada Rabu (21/01/2026). 

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan lingkungan setelah bencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Kegiatan gotong royong diikuti oleh tokoh masyarakat, pemuda setempat, serta mahasiswa KPM UIN SUNA yang bergabung secara sukarela. Mereka bekerja sama membersihkan sisa material longsor dan puing yang masih menyumbat akses jalan, memulihkan fasilitas umum, serta membersihkan rumah warga yang terkena tanah longsor dan kayu.

"Kami sangat senang bisa membatu warga dalam mengatasi pemulihan pascabencana ini dan sangat prihatin melihat rumah warga yang terkena longsor. Semoga dengan kedatangan kami bisa memberi sedikit tenaga untuk membantu pemulihan ini," ujar Urwatul Uska, selaku Ketua KPM Kelompok 70.

‎Warga setempat menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam kegiatan gotong royong ini. Mereka berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga, sehingga proses pemulihan pascabencana tidak hanya mengandalkan bantuan dari luar, tetapi juga dari kekuatan internal masyarakat setempat.

‎Gotong royong pascabencana menjadi simbol penting di banyak daerah terdampak di Aceh, khususnya di daerah Aceh Tengah, di mana masyarakat turun tangan langsung untuk membersihkan lingkungan dan memulihkan fasilitas publik yang rusak akibat bencana alam. Nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan melalui kegiatan ini dinilai penting dalam memperkuat kebersamaan di tengah bencana.

Penulis: Tiffani Andriani, Mahasiswa KPM Kelompok 70 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe 

‎Editor: Tiara Khalisna
 

Realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Mahasiswa KPM Uning Mas UIN SUNA Selenggarakan Penggalangan Dana ‎

Foto: Qanita Sholihat

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan yang diikuti oleh mahasiswa semester lima, dengan rentang waktu selama 20 hari yang akan dimulai pada tanggal (11/02-03/2026). 

Terdapat 16 kelompok (terdiri dari 167 orang) KPM yang tersebar di tujuh Kabupaten/Kota. Salah satu kelompok yang akan melaksanakan kegiatan ini berada di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan oleh kelompok tersebut ialah melaksanakan penggalangan dana secara online dan langsung di wilayah Kota Lhokseumawe pada Rabu (11/02/2026). 

‎Donasi yang dikumpulkan secara langsung pada Rabu (11/02) sebesar Rp1.258.000, yang kemudian akan disalurkan dalam bentuk barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti sembako dan beberapa barang yang akan digunakan pada bulan Ramadan. Penggalangan dana dilakukan secara intensif di tiga titik utama di Kota Lhokseumawe yaitu Lampu Merah Taman Riyadhah, Lampu Merah sekitar Masjid Islamic Center, serta mendatangi langsung toko-toko pedagang di sekitar lokasi. Meskipun donasi secara langsung hanya dilakukan sehari, Ketua Kelompok KPM Uning Mas mengatakan bahwa kelompoknya akan membuka donasi secara online hingga Rabu (25/02/2026).

‎Ahmad Ainan Naim selaku Ketua KPM di wilayah Desa Uning Mas menegaskan bahwa kegiatan penggalangan dana ini dilaksanakan guna memenuhi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Melalui langkah awal ini, mahasiswa mampu memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa tugas seorang mahasiswa bukan hanya menuntaskan ranah akademisi saja, tetapi juga menyangkut ranah kepedulian sosial. 

‎Donasi ini juga sebagai bentuk gambaran kepedulian masyarakat khususnya di wilayah Kota Lhokseumawe dalam menunjukkan keterlibatan peduli terhadap lingkungan sekitar. Sehingga, program kerja yang dirancang sebelumnya dan sudah terealisasi akan memberikan dampak yang baik kepada dua belah pihak, baik korban bencana dan juga masyarakat setempat. 

Ainan juga mengatakan bahwa sekecil apapun nilai yang diberikan oleh masyarakat akan membantu para korban wilayah setempat. "Saya yakin dan percaya bahwa banyak sekali masyarakat yang memiliki empati tinggi. Hal ini dibuktikan dari jumlah donasi yang kami dapatkan sebesar Rp.1.258.000, dengan kurung waktu sekitar empat jam," ujarnya.

Reporter: Ririn Dayanti Harahap

‎Editor: Tiara Khalisna

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP UIN SUNA Melaksanakan Sosialisasi Pengenalan Kampus di SMAN 1 Samudera ‎

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar kegiatan sosialisasi di SMAN 1 Samudera, Jl. Pendidikan No 3 Blang Peuria Geudong, Blang Peuria, Kec. Samudera, Kabupaten Aceh Utara untuk memperkenalkan kampus mereka serta memberikan informasi mengenai berbagai peluang beasiswa yang tersedia. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (11/02/2026).

‎Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UIN SUNA memberikan pemaparan mengenai profil kampus, Program Studi (Prodi), fasilitas kampus, organisasi, serta keunggulan akademik yang ditawarkan. Acara ini dihadiri oleh siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. 

Selain itu, mahasiswa UIN SUNA juga menjelaskan berbagai program beasiswa yang tersedia, baik bagi siswa berprestasi maupun mereka yang membutuhkan dukungan finansial agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

‎"Kegiatan ini kami adakan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada siswa SMAN 1 Samudera tentang pilihan melanjutkan pendidikan di UIN SUNA. Harapannya, mereka dapat lebih siap menentukan masa depan sesuai dengan minat dan bakat mereka," ujar Muhammad Ichsan, salah satu mahasiswa UIN SUNA yang menjadi pemateri dalam acara tersebut.

‎Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling menarik perhatian. Para siswa aktif bertanya mengenai kehidupan kampus, perbedaan SPAN-PTKIN dengan SNBP, mengenai beasiswa, serta pengalaman mahasiswa selama berkuliah di sana.

‎Salah satu guru sekaligus pembina OSIS, Fitria Rizka Putri S.Pd., mengungkapkan kesan positifnya terhadap sosialisasi ini. "Saya jadi lebih memahami tentang UIN SUNA dan program beasiswa yang ditawarkan sehingga siswa lebih semangat untuk melanjutkan belajar tingkat perguruan tinggi. Ini sangat membantu dalam perencanaan pendidikan siswa," ujarnya. 

‎Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian brosur serta suvenir sebagai bentuk apresiasi kepada siswa SMAN 1 Samudera. Mahasiswa UIN SUNA berharap sosialisasi ini dapat menjadi jembatan awal bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan, khususnya di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

Reporter: Yusri

‎Editor: Tiara Khalisna
 

10 Februari 2026

DEMA–SEMA UIN Sultanah Nahrasiyah Gelar Musyawarah Mahasiswa 2026

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) bersama Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar kegiatan Musyawarah Mahasiswa (Musma) sebagai forum evaluasi kinerja organisasi mahasiswa dan pembahasan arah kebijakan ke depan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 10 hingga 11 Februari 2026, dan dilaksanakan di Aula Biro pada Selasa (10/02/2026).

Kegiatan Musma tersebut mengusung tema “Merangkul Keberagaman, Meneguhkan Kebersamaan, dan Menumbuhkan Kepemimpinan Berbasis Nilai”. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, S.Sos.I., M.Si., Wakil Dekan III dari setiap fakultas, perwakilan UKM/UKK, serta perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, dalam sambutan menyampaikan bahwa “Kepemimpinan tidak hanya dinilai dari keberanian berbicara, tetapi dari bagaimana seseorang menyampaikan pendapat secara argumentatif, rasional, dan bertanggung jawab di hadapan publik,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa kedisiplinan dalam hal-hal kecil, seperti ketepatan waktu dan kesiapan menjalankan tugas, menjadi indikator penting dalam menilai integritas kepemimpinan.

Ketua SEMA UIN SUNA Lhokseumawe, Cut Asna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Musma bukan hanya kegiatan yang diadakan setiap tahun, tapi Musma ini merupakan tempat di mana belajar apa itu demokrasi kampus, tempat kita belajar mendengarkan opini,” ujar Cut.

Cut juga berharap semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan Musma ini dengan tertib dan terbuka sampai kegiatan ini selesai sehingga terpilihnya pemimpin baru.


Reporter: Indira Ulfa

Editor: Putri Ruqaiyah

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0823-6508-3003 (Pemimpin Redaksi) 0852-6227-8755 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.