Portal Berita Al-Kalam

Pasar Pekan Kamis Simpang Elak: Tradisi Lokal yang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Foto: Annisa Maulianda www.lpmalkalam.com-   Simpang Elak kembali diramaikan oleh masyarakat yang berbelanja di pasar pekan yang digelar set...

HEADLINE

Latest Post

20 Juli 2026

Pasar Pekan Kamis Simpang Elak: Tradisi Lokal yang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Foto: Annisa Maulianda
www.lpmalkalam.com- Simpang Elak kembali diramaikan oleh masyarakat yang berbelanja di pasar pekan yang digelar setiap hari Kamis, termasuk pada Kamis (16/07/2026). Sejak pagi, jalanan telah dipenuhi lapak para pedagang kaki lima, sementara masyarakat berdatangan dari berbagai desa untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Berbagai jenis dagangan tersedia di pasar ini, mulai dari pakaian, kebutuhan pokok, makanan khas Aceh, hingga perlengkapan rumah tangga. Ciri khas pasar pekan ini tidak hanya terletak pada aktivitas jual beli, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat solidaritas serta menjalin ukhuwah antarsesama warga.

Keberadaan pasar pekan menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih mampu bertahan di tengah perkembangan zaman. Selain menjadi aktivitas rutin masyarakat, pasar ini juga berperan penting dalam menjaga dan menggerakkan perekonomian warga setempat.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Chalisa Najla Safira

Fomo: Takut Tertinggal Menjadi Standar Kehidupan Remaja

Foto: Pixabay
www.lpmalkalam.com- Media sosial awalnya dirancang untuk mempermudah komunikasi dan akses informasi bagi manusia. Akan tetapi, di era digital saat ini, media sosial sering kali dijadikan patokan kebahagiaan, terutama di kalangan remaja. Saat seseorang membagikan lokasi wisata, momen berkesan, atau barang yang digunakan, banyak orang yang melihatnya merasa tertarik untuk merasakan pengalaman serupa. Dari situlah muncul fenomena Fear of Missing Out (FOMO), yaitu ketakutan akan kehilangan kesempatan yang sedang dialami atau dimiliki orang lain.

Fenomena FOMO sering terjadi pada remaja yang mencari pengakuan atau validasi melalui media sosial. Saat suatu tren menjadi viral, timbul anggapan bahwa seseorang belum dianggap "modern" jika belum mencoba hal tersebut. Sebagai hasilnya, mengikuti tren kini bukan sekadar pilihan, tetapi seolah menjadi keharusan untuk tetap diterima dalam masyarakat. Situasi ini secara bertahap menjadi sesuatu yang dianggap normal di antara para remaja.

Di saat teknologi berkembang pesat, kehidupan di dunia digital tampak lebih menarik dibandingkan dengan kehidupan nyata. Apa yang terlihat di media sosial sering kali adalah representasi yang telah dipilih dan diatur sedemikian rupa agar tampak ideal. Sayangnya, banyak remaja mengambil gambaran itu sebagai tolok ukur kehidupan yang harus diraih, tanpa menyadari bahwa tidak semua yang tampil di media sosial mencerminkan kebenaran.

Fenomena FOMO juga memberikan konsekuensi negatif, baik untuk remaja maupun untuk orang dewasa. Banyak remaja yang mengikuti tren viral menggunakan uang orang tua untuk membeli barang atau merasakan pengalaman yang sebenarnya bukanlah kebutuhan. Kebiasaan ini bisa menimbulkan tekanan untuk selalu memenuhi standar kehidupan yang tinggi. Namun, keadaan ekonomi setiap keluarga bervariasi dan tidak semua individu memiliki kemampuan untuk menjalani gaya hidup yang dipamerkan di media sosial.

Saatnya remaja tidak lagi menjadikan media sosial sebagai patokan kebahagiaan. Mengikuti tren bukan suatu keharusan, apalagi jika dapat merugikan kesehatan mental, stabilitas keuangan, dan rasa percaya diri. Menjadi diri sendiri, menghargai apa yang dimiliki, dan berkonsentrasi pada proses pengembangan diri jauh lebih berharga dibandingkan mengejar pengakuan yang hanya berlangsung beberapa detik di layar perangkat. Remaja harus menyadari bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya tidak bergantung pada seberapa terkenal kehidupan mereka, tetapi pada kemampuan untuk menghargai diri sendiri dan menjalani hidup sesuai nilai dan potensi yang dimiliki.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Chalisa Najla Safira

19 Juli 2026

Antrean Panjang Akibat Langkanya Pertalite di Bireuen

Foto: Daffa Alkausar
www.lpmalkalam.com- Masyarakat di Kabupaten Bireuen mengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) akibat pasokan Pertalite belum tersedia di beberapa SPBU di Aceh pada Rabu (15/7/2026). 

Antrean kendaraan roda dua, roda tiga, hingga roda empat memadati area SPBU, bahkan meluas hingga sebagian badan jalan. Sementara itu, tingginya harga Pertamax membuat sebagian masyarakat memilih membeli BBM eceran dalam jumlah terbatas sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar.


Penulis: Daffa Alkausar

Editor: Zahratul

Hujan yang Tak Pernah Kusesali

Foto: Pixels
www.lpmalkalam.com-

Langit kembali memeluk mendung

Sebelum sore sempat menjadi jingga

Sementara aku memeluk kenangan yang diam-diam bertumbuh

Di tempat yang tak pernah lagi kau singgahi


Gerimis jatuh begitu pelan

Seolah takut membangunkan rindu yang rapuh

Yang telah lama terlelap di dalam dada

Namun selalu terjaga setiap kali kau terlintas


Aku pernah percaya

Hujan selalu membawa kabar yang baik

Nyatanya, ia hanya membawa ingatan

Tentang seseorang yang dahulu pernah kupanggil rumah


Tak ada yang benar-benar berubah

Selain langkah kita yang memilih arah berbeda

Langit masih setia menaungi bumi

Sedang kita tak lagi berjalan di bawah doa yang sama


Barangkali menitipkan harap memang demikian

Tak selalu berakhir dengan saling memiliki

Kadang cukup dengan mengenang dalam diam

Tanpa menyalahkan waktu yang terus berlalu


Maka, bila hujan datang lagi

Biarlah ia jatuh setenang biasanya

Aku akan belajar melepaskanmu tanpa banyak kata

Sebab pada akhirnya, setiap hujan selalu tahu jalan pulangnya.


Penulis: Chalisa Najla Safira

Editor: Zahratul

Komitmen UIN SUNA Membangun Nilai Pelayanan Profetik sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama menggelar kegiatan Pembinaan Penguatan Kualitas Layanan Akademik dan Kelembagaan Berwawasan Masa Depan di Aula Biro Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe pada Jumat (17/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dimuat pada laman resmi UIN SUNA (uinsuna.ac.id), Sahiron selaku Diktis Kementerian Agama memaparkan pentingnya penerapan nilai pelayanan profetik di lingkungan perguruan tinggi. Ia menyebutkan sembilan prinsip yang perlu diterapkan dalam pelayanan kampus, yaitu meniatkan pekerjaan sebagai ibadah, mematuhi peraturan yang berlaku, memberikan kemudahan dalam pelayanan, menjalankan fungsi pembimbingan, cepat dalam mencari solusi, mengedepankan keadilan, menumbuhkan empati dan simpati, memiliki visi ke depan, serta terus mendorong inovasi.

Menurut Sahiron, pelayanan profetik berawal dari perbaikan hati sebagai esensi utama dalam memberikan pelayanan. Dengan menjadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk ibadah kepada Allah Swt., seluruh aktivitas akademik diharapkan memiliki nilai pengabdian dan kemanfaatan.

Sementara itu, Rektor UIN SUNA, Danial, menyampaikan bahwa kesembilan prinsip tersebut sejalan dengan komitmen kampus dalam meningkatkan mutu akademik dan kelembagaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program, seperti penerapan kurikulum berbasis cinta, program ma'had, serta pembiasaan membaca Al-Qur'an sebelum perkuliahan dimulai.

Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan harapan agar kegiatan pembinaan ini dapat memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjaga dan meningkatkan kualitas akademik serta kelembagaan secara berkesinambungan.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Chalisa Najla Safira

18 Juli 2026

Dunia: Satu Bola, Satu Dunia

Foto: Pixabay
www.lpmalkalam.com-

Dari Ujung Utara hingga Selatan

Suara sorak bergema di setiap benua

Satu bola membelah lapangan hijau

Menyatukan hati yang berbeda warna


Keringat menetes di bawah terik

Langkah kencang mengejar mimpi

Kaki yang lincah, mata yang tajam

Mengejar gawang, mengejar nama


Di atas rumput tak ada beda

Antara raja dan rakyat biasa

Hanya keberanian, kerja keras, dan doa

Yang menentukan siapa yang bertahan


Bola melayang seperti harapan

Menembus benteng, menembus waktu

Satu tendangan, satu jeritan

Dunia berhenti sejenak menyaksikan


Penulis: Muhamad Iftal Ghifari

Editor: Redaksi

Sisa Hangat yang Membeku

Foto: Pixabay
www.lpmalkalam.com-

Tadi pagi

aku menyeduh dua gelas susu

Yang satu kuminum sampai habis

Yang satunya kubiarkan dingin sendiri


Kau tahu

ada uap yang perlahan menghilang

ada suhu yang kian menurun

tetapi kenangan tak kunjung lekang


Gelas itu kini terdiam kaku

seperti janji yang belajar sunyi

seperti luka yang ditinggal pergi

tergeletak bisu di atas meja


Tanpa perlu lagi aku bertanya

ke mana pemiliknya melangkah pergi

Hanya sepi yang kini menemani

merayap pelan di sudut hati


Susu dingin yang tak tersentuh

menjadi saksi perpisahan yang senyap

Kini waktu terus berjalan

meninggalkan cerita kita yang layu


Penulis: Amanda Zuhra

Editor: Redaksi

17 Juli 2026

Aku dan Harapanku

Foto: Pixabay
www.lpmalkalam.com- Langit sore berwarna jingga, seolah-olah ikut memahami isi hatiku yang tak menentu. Aku duduk di bangku taman, memandangi orang-orang yang berlalu lalang dengan langkah yang pasti. Namun, berbeda denganku, yang masih sibuk bertanya tentang arah, tentang tujuan, dan tentang masa depan. 

Namaku sederhana, begitu pula hidupku, tidak ada yang istimewa, kecuali satu hal: harapan. Harapan yang selalu kupeluk meski sering terasa rapuh.
 
"Apa aku bisa?" Pertanyaan itu terus terulang di kepalaku. 

Sejak kecil aku diajarkan untuk bermimpi tinggi, tapi semakin dewasa aku semakin ragu dengan dunia yang tidak sesederhana kata-kata motivasi yang dulu sering aku dengar. Ada kegagalan, ada penolakan, dan ada rasa lelah yang tak bisa kujelaskan.
 
Suatu hari, aku pernah jatuh begitu dalam. Aku kehilangan arah, bahkan untuk melangkah pun terasa berat. Namun, di tengah semua itu, harapanku terus bertahan.

Dan aku pun mencoba untuk bangkit.
 
Pelan-pelan, aku mulai berdiri, bukan karena aku sudah kuat, tapi karena aku tidak ingin menyerah. Aku mulai belajar menerima bahwa hidup tidak selalu tentang keberhasilan, tapi tentang terus melangkah meskipun takut. 

Karena mungkin, di ujung jalan sana ada versi diriku yang sedang menunggu, yang berhasil bertahan, yang tidak menyerah, dan yang akhirnya tersenyum bangga. Bahwa setiap harapan yang kita punya adalah kekuatan untuk terus bangkit dan melangkah meski menghadapi kesulitan.


Penulis: Zilfira

Editor: Chalisa Najla Safira

Tangan yang Bekerja dalam Diam

Foto: Chalisa Najla Safira

www.lpmalkalam.com – Seorang petugas kebersihan terlihat mencabuti rumput liar di sela-sela paving block Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe pada Minggu (12/07/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Di balik ramainya aktivitas yang kemudian memenuhi lapangan, tidak banyak yang menyadari bahwa kenyamanan tersebut berawal dari sepasang tangan yang bekerja dalam diam. Tanpa mengharapkan pujian atau pengakuan, ia hanya menjalankan tugasnya dengan tulus agar lapangan tetap bersih dan nyaman bagi semua.


Penulis: Chalisa Najla Safira

Editor: Zahratul

16 Juli 2026

Sivitas Akademika FEBI UIN SUNA Gelar Pembekalan OJT 2026

Foto: Muhammad Alif Maulana 

www.lpmalkalam.com- Sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar kegiatan pembekalan On Job Training (OJT) pada Kamis–Jumat (16–17/07/2026).

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dengan mengusung tema "Smart Internship: Membangun Mental Profesional, Digital Skill, dan Etika Kerja Mahasiswa." Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta sambutan Ketua Panitia yang menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

Pembekalan ini dibuka langsung oleh Darmadi selaku Wakil Rektor III UIN SUNA. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga sikap, disiplin, serta tanggung jawab selama menjalani OJT sebagai bekal memasuki dunia kerja. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, penyematan tanda peserta OJT, serta foto bersama dengan para tamu undangan yang kemudian ditutup dengan doa.

Memasuki sesi seminar, peserta memperoleh materi pertama dari Yoserinaldi, perwakilan Bank Central Asia (BCA) Syariah, yang membahas pembangunan mental profesional melalui pembentukan karakter dan sikap kerja. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan penyerahan sertifikat kepada narasumber. Peserta juga disuguhkan video dokumentasi FEBI UIN SUNA Lhokseumawe.

Materi kedua disampaikan oleh Muhammad Ilham, selaku Kepala Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN SUNA. Ia memberikan pelatihan mengenai peningkatan digital skill yang dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia kerja. Sesi ini juga diakhiri dengan tanya jawab dan penyerahan sertifikat.

Sebelum memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (ISOMA), panitia membagikan makan siang kepada seluruh peserta. Pada pukul 14.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan materi ketiga yang disampaikan oleh Indra dari Bank Indonesia. Materi yang dibawakan berfokus pada pembangunan mental profesional melalui penguatan kemampuan komunikasi dan inovasi di dunia kerja. Setelah sesi diskusi, panitia menyerahkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada narasumber.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan perlombaan yel-yel antartim yang diikuti delapan kelompok peserta. Penampilan masing-masing tim dinilai langsung oleh dewan juri, disertai sesi foto bersama setiap unit usai tampil. Kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta dan dewan juri.

Sementara itu, pembekalan hari kedua akan menghadirkan materi keempat bertajuk Smart Internship: Zero Sexual Harassment yang disampaikan oleh Nurul Hikmah, Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN SUNA. Selain itu, peserta juga akan menerima arahan dari Wakil Dekan II mengenai disiplin dan integritas, Wakil Dekan III mengenai karakter, etika, dan soft skill, serta pengarahan dari Ketua dan Sekretaris Panitia OJT terkait teknis pelaksanaan dan lokasi penempatan. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan penayangan video kreativitas, pengumuman pemenang lomba, serta diakhiri dengan penyerahan peserta OJT dari panitia kepada para supervisor.


Penulis: Intan Sarifah 

Editor: Chalisa Najla Safira

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.