![]() |
| Foto: IST |
Buku yang diberikan berasal dari sumbangan pribadi mahasiswa kelompok 12 dan masyarakat. Buku yang disalurkan ada berbagai jenis, seperti buku paket pembelajaran, kamus bahasa asing, atlas, juz amma, tuntunan salat, kitab, dan juga mushaf Al-Quran.
Juliani, perwakilan guru SDN 1 Langkahan mengungkapkan rasa syukur atas pemberian donasi buku ke sekolah tersebut dan berharap pendidikan dapat kembali normal seperti sedia kala. "Semoga bisa kembali ke semulanya ya. Semoga setelah lebaran ini anak-anak bisa aktif kembali belajar seperti biasa dan baju-bajunya pun sudah ada semua," ungkapnya.
Juliani juga berharap akan bantuan dari pemerintah atau pihak manapun untuk para murid. "Untuk sekolah, alhamdulillah sudah bersih semua, sudah kembali seperti semula (aktivitas). Rumah anak-anak saja yang belum, anak-anak pun masih ada yang trauma ya. Di sekolahnya juga belum stabil. Ada yang libur, ada yang enggak ada rumah lagi, ada yang masih kotor," terangnya.
Juliani mengungkapkan salah satu kendala lain adalah minimnya perlengkapan tulis ataupun baju sekolah bagi para siswa, sehingga ia berharap jika bantuan sampai, maka jumlahnya harus sesuai dengan jumlah para siswa. "Jadi maunya kalau dikasih baju, kasih tas, kasih apa-apa semua dapat," pintanya. Diketahui untuk bantuan seragam sekolah sampai sekarang belum ada. Namun, untuk sepatu dan tas sudah ada.
"Ayo Nak, kita balik sekolah bagaimanapun keadaannya atau gimana pun. Ibu mohon sama anak-anak semua, biarpun kita keadaannya seperti ini sekolahlah seperti biasa. Biarpun jajannya kurang. Maunya kita hadir semua anak-anak. Walaupun enggak ada lagi sepeda, kita jalan kaki. Kalau murid hadir, kami (guru) pun ceria waktu mengajar," harap Juliani.
Reporter: Zuhra
Editor: Tiara Khalisna
