Almamater ini menjadi saksi dalam sebuah perjuangan
Dibasuhi keringat, disinari kerasnya kehidupan
Aku meniti masa depan yang penuh dengan ketegangan
Menggapai cita sembari berbagi kasih dalam sebuah ikatan
Sering kali malam tidak cukup panjang untuk menyelesaikan bab
Tugas tertumpuk hingga badan tertunduk dan terkantuk
Tetapi hangat pesan darimu selalu menjadi obat yang paling tajam
Menghilangkan keresahan saat dunia terasa begitu kejam
Sukses takkan datang dengan sendirinya
Ia menuntut waktu, air mata, dan keberanian untuk mencoba
Maka biarlah jarak dan kesibukan menjadi penguji yang utama
Berdoa agar rasa ini cukup kuat agar kita terus bersama
Jangan melepaskan genggam tanganku saat puncak terlihat tinggi
Sebab kau adalah tujuan saat aku kehilangan arah
Cita-cita ini memang tinggi, namun cintamu membuatku tetap teguh
Untuk terus bermimpi, meski langkah kaki harus bersimbah peluh
Penulis: Ilham Dwi Temas Miwa
Editor: Chalisa Najla Safira
