Menatap jauh ke arah langit
Membayangkan sebuah hari
Ketika semua harapan dapat kuraih
Namun, jalan menuju mimpi tidak pernah semudah yang kubayangkan
Ada malam-malam panjang tanpa tidur
Ada air mata yang jatuh diam-diam
Ada langkah yang hampir menyerah ketika hasil tak kunjung datang
Aku pernah jatuh ketika kegagalan datang berkali-kali
Pernah bertanya kepada diri sendiri
"Apakah aku masih mampu melanjutkan?"
Namun setiap kali ingin berhenti
Sebuah suara kecil di dalam hati kembali berkata
"Sedikit lagi, jangan menyerah"
Aku terus berjalan meski kaki terasa berat
Mengumpulkan keberanian dari setiap kegagalan
Menyusun kembali harapan
Yang sempat hancur berantakan
Tak jarang aku berjalan sendirian
Sementara yang lain telah sampai di tempat yang mereka impikan
Aku belajar untuk tidak membandingkan langkah
Sebab setiap orang memiliki waktunya sendiri
Hari demi hari kuhabiskan dengan usaha, doa, dan kesabaran
Keringat menjadi saksi
Air mata menjadi penguat
Dan kegagalan menjadi guru yang mengajarkanku untuk lebih kuat
Hingga akhirnya
Hari yang dahulu hanya kubayangkan
datang menghampiri
Aku berdiri di hadapan impian itu dengan hati yang penuh haru
Menyadari bahwa semua luka
ternyata tidak sia-sia
Aku tersenyum dalam diam
Mengingat diriku yang dulu hampir menyerah di tengah perjalanan
Kini aku mengerti
Harapan tidak menjadi nyata hanya karena kita menginginkannya
Tetapi karena kita berani memperjuangkannya
Sebab di balik sebuah keberhasilan
Ada jatuh yang harus diterima
Ada tangis yang harus dilalui
Ada langkah yang harus dipaksakan meski hati ingin berhenti
Kini aku menatap langit dengan senyum penuh syukur
Karena akhirnya aku tahu
Selama masih ada harapan dan keberanian untuk berjuang
Tidak ada mimpi yang terlalu jauh untuk diwujudkan
Penulis: Zilfira
Editor: Chalisa Najla Safira
