![]() |
| Foto: IST |
www.lpmalkalam.com- Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiah (SUNA) Lhokseumawe, Fauzan Lazima mendesak Pemerintah Kota Lhokseumawe segera menindaklanjuti persoalan infrastruktur berupa jalan rusak dan minimnya penerangan jalan yang dinilai membahayakan warga. Hal itu disampaikan dalam wawancara via WhatsApp yang dilakukan pada Minggu (15/05/2026).
Desakan itu disampaikan setelah sebelumnya perwakilan mahasiswa melakukan audiensi di Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Aksi tersebut dipicu oleh banyaknya laporan dari mahasiswa dan warga terkait jalan berlubang, minimnya penerangan, serta meningkatnya kasus kecelakaan di malam hari di beberapa titik kota.
Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan bahwa kondisi sejumlah ruas jalan sudah sangat memprihatinkan. Kerusakan jalan dan minimnya lampu penerangan dinilai menimbulkan keresahan dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari. Menurutnya, persoalan ini bukan lagi sekadar infrastruktur, melainkan menyangkut keselamatan publik. Keluhan yang terus masuk dari warga menjadi dasar mereka membawa isu tersebut langsung ke pemerintah kota.
Pihaknya menyatakan aspirasi yang disampaikan sudah diterima pemerintah kota. Namun, mahasiswa menekankan masyarakat membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar janji dan pertemuan. Saat ini dibutuhkan percepatan perbaikan jalan serta penambahan penerangan di titik-titik rawan. Mahasiswa meminta pemerintah menetapkan jadwal perbaikan yang jelas di lapangan. Pemantauan berkala dinilai penting agar pengerjaan tidak berhenti di tengah jalan.
Ia juga menyoroti dampak terbesar dari kondisi tersebut, yakni meningkatnya risiko kecelakaan dan rasa tidak aman di masyarakat. Jalan rusak dan gelap dinilai rawan menyebabkan pengendara terjatuh, sekaligus memicu tindak kriminalitas dan mengganggu aktivitas ekonomi pada malam hari.
Mereka menegaskan pemerintah tidak boleh menunggu hingga persoalan semakin parah setelah adanya korban kecelakaan dan keresahan publik yang terus meningkat. “Saya berharap Pemerintah Kota Lhokseumawe segera hadir dengan tindakan konkret berupa percepatan perbaikan jalan dan pemerataan penerangan. Masyarakat juga perlu terus mengawal isu ini supaya tidak berhenti jadi wacana saja,” ujarnya.
Penulis: Intan Sarifah
Editor: Putri Ruqaiyah
