![]() |
| Foto: Pixels |
www.lpmalkalam.com-
Bulan menggantung di cakrawala sunyi
Menjadi mata yang mengintip diam
Menjadi saksi bagaimana jarak memendek
Dalam percakapan yang enggan usai
Malam menadah sisa langkah
Langit merapikan gugusan cahaya
Ada tawa yang sengaja kutinggalkan
Bersemayam pada palung yang tak terjamah
Jalan menjelma sungai yang mengalir landai
Menghanyutkan hangat di muara tanpa nama
Angin menyimpan riwayat tanpa bunyi
Di balik daun yang menolak gugur
Semesta bekerja dalam diam
Menanam debar tanpa perlu tumbuh
Di ambang pintu aku merasa ganjil
Bukan sandang bukan pula aksara
Jiwa tertinggal di kedalaman matamu
Sejak itu langit tak lagi serupa
Bintang tetap menyala di kejauhan
Menjadi saksi doa yang pernah ada
Perjumpaan hanyalah musim yang singgah
Luruh bersama embun di pucuk waktu
Menyisakan aroma pada lembar ingatan
Sebagai jejak yang tak perlu dicari
Bila nanti kau kembali bertandang
Jangan mencari senyum yang lama
Ia telah menjadi bahasa langit
Yang hanya dikenang tanpa dipanggil
Penulis: Amanda Zuhra
Editor: Chalisa Najla Safira
