Portal Berita Al-Kalam

Krisis Empati di Tengah Perkembangan Teknologi

Foto: Pixels www.lpmalkalam.com-   Perkembangan teknologi membawa  perubahan yang signifikan dalam kehidupan manusia. Mulai dari informasi y...

HEADLINE

Latest Post

28 Juni 2026

Krisis Empati di Tengah Perkembangan Teknologi

Foto: Pixels
www.lpmalkalam.com- Perkembangan teknologi membawa  perubahan yang signifikan dalam kehidupan manusia. Mulai dari informasi yang dapat tersebar dengan cepat, komunikasi yang berjalan dengan lancar, dan jarak bukan menjadi penghalang untuk saling berinteraksi. Namun di balik itu, perkembangan teknologi memunculkan sebuah persoalan sosial yang nyata, yaitu krisis empati. Ternyata kemajuan teknologi tidak diiringi dengan meningkatnya kepedulian antarsesama. 

Fenomena ini bisa dilihat dari maraknya komentar kasar di media sosial, cyberbullying, hingga banyaknya warganet yang menghakimi seseorang tanpa mencari tahu kebenaran. Bahkan saat ada kecelakaan atau musibah lainnya, kebanyakan orang justru memilih untuk mengabadikan peristiwa tersebut daripada langsung memberikan pertolongan kepada korban. 

Video atau foto tersebut kemudian diunggah ke media sosial demi mendapatkan viewers tanpa memikirkan perasaan korban atau keluarga korban. Ini menunjukkan bahwa empati telah tergeser oleh keinginan untuk menjadi yang pertama mengunggah kejadian dan mendapatkan banyak respon dari warganet. 

Kebiasaan seperti ini sangatlah memprihatinkan. Perkembangan teknologi memang memudahkan seseorang untuk mendapatkan dokumentasi suatu peristiwa, tetapi tidak semua peristiwa layak untuk dijadikan konten. Dalam keadaan darurat, yang seharusnya menjadi prioritas utama adalah keselamatan manusia. Jika tidak mampu memberikan pertolongan secara langsung, setidaknya teknologi bisa digunakan untuk menghubungi pihak berwenang atau orang-orang di sekitar. 

Penggunaan teknologi untuk menyebar kebencian, fitnah, dan cyberbullying juga merupakan hal yang seharusnya tidak dilakukan apalagi dinormalisasikan. Kedua hal ini dapat menjadi bukti nyata penyalahgunaan teknologi yang mengakibatkan hilangnya rasa empati. 

Teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk sarana membantu sesama, bukan malah digunakan untuk mengejar popularitas di atas penderitaan orang lain. Jangan sampai perkembangan teknologi malah mengurangi nilai-nilai kemanusiaan. Karena sebenarnya empati tidak diukur dari jumlah tayangan atau komentar orang-orang, melainkan dari tindakan nyata yang kita lakukan ketika orang lain membutuhkan pertolongan.

 
Penulis: Chalisa Najla Safira

Editor: Zahratul
banner
Latest
Next Post
Comments
0 Comments

0 comments:

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.