![]() |
| Foto: Annisa Maulianda |
Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta sivitas akademika FTIK. Acara diawali dengan pembagian 30 juz Al-Quran kepada 30 kelompok peserta. Panitia tahsin turut memberikan arahan kepada peserta sebelum pelaksanaan khataman dimulai.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pengarahan terkait tata cara membaca Al-Quran yang disampaikan oleh Jufri Yahya. Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Al-Quran secara bersama-sama hingga khatam.
Jumat Barus selaku Dekan FTIK mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membiasakan dosen dan mahasiswa untuk terus membaca Al-Quran dalam kehidupan akademik sehari-hari. Menurutnya, kegiatan khataman merupakan tindak lanjut dari program tahsin yang telah dilaksanakan di FTIK selama kurang lebih dua semester terakhir.
“Setiap masuk kuliah, dosen dan mahasiswa diwajibkan membaca Al-Quran minimal lima menit sebelum pembelajaran dimulai. Khataman ini merupakan tindak lanjut dari program tersebut,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan khataman juga dipilih sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-57 UIN SUNA Lhokseumawe. Melalui kegiatan tersebut, sivitas akademika FTIK tidak hanya menyemarakkan milad universitas, tetapi juga memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi kemajuan kampus.
Jumat Barus menyampaikan bahwa bacaan Al-Quran yang dilantunkan dengan ikhlas diharapkan membawa keberkahan serta menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu membaca Al-Quran, tetapi juga memahami kandungannya sehingga dapat mempermudah mereka dalam menerima dan menggali ilmu yang diberikan oleh dosen,” tutup Jumat Barus.
Penulis: Zahratul
Editor: Redaksi
