![]() |
| Foto: Muhammad Alif Maulana |
www.lpmalkalam.com- Sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar kegiatan pembekalan On Job Training (OJT) pada Kamis–Jumat (16–17/07/2026).
Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dengan mengusung tema "Smart Internship: Membangun Mental Profesional, Digital Skill, dan Etika Kerja Mahasiswa." Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta sambutan Ketua Panitia yang menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.
Pembekalan ini dibuka langsung oleh Darmadi selaku Wakil Rektor III UIN SUNA. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga sikap, disiplin, serta tanggung jawab selama menjalani OJT sebagai bekal memasuki dunia kerja. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, penyematan tanda peserta OJT, serta foto bersama dengan para tamu undangan yang kemudian ditutup dengan doa.
Memasuki sesi seminar, peserta memperoleh materi pertama dari Yoserinaldi, perwakilan Bank Central Asia (BCA) Syariah, yang membahas pembangunan mental profesional melalui pembentukan karakter dan sikap kerja. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan penyerahan sertifikat kepada narasumber. Peserta juga disuguhkan video dokumentasi FEBI UIN SUNA Lhokseumawe.
Materi kedua disampaikan oleh Muhammad Ilham, selaku Kepala Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN SUNA. Ia memberikan pelatihan mengenai peningkatan digital skill yang dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia kerja. Sesi ini juga diakhiri dengan tanya jawab dan penyerahan sertifikat.
Sebelum memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (ISOMA), panitia membagikan makan siang kepada seluruh peserta. Pada pukul 14.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan materi ketiga yang disampaikan oleh Indra dari Bank Indonesia. Materi yang dibawakan berfokus pada pembangunan mental profesional melalui penguatan kemampuan komunikasi dan inovasi di dunia kerja. Setelah sesi diskusi, panitia menyerahkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada narasumber.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan perlombaan yel-yel antartim yang diikuti delapan kelompok peserta. Penampilan masing-masing tim dinilai langsung oleh dewan juri, disertai sesi foto bersama setiap unit usai tampil. Kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta dan dewan juri.
Sementara itu, pembekalan hari kedua akan menghadirkan materi keempat bertajuk Smart Internship: Zero Sexual Harassment yang disampaikan oleh Nurul Hikmah, Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN SUNA. Selain itu, peserta juga akan menerima arahan dari Wakil Dekan II mengenai disiplin dan integritas, Wakil Dekan III mengenai karakter, etika, dan soft skill, serta pengarahan dari Ketua dan Sekretaris Panitia OJT terkait teknis pelaksanaan dan lokasi penempatan. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan penayangan video kreativitas, pengumuman pemenang lomba, serta diakhiri dengan penyerahan peserta OJT dari panitia kepada para supervisor.
Penulis: Intan Sarifah
Editor: Chalisa Najla Safira
