![]() |
| Foto: Muhammad Rahul Gonzales |
Pembagian almamater tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa angkatan 2025. Dalam proses pengambilan, mahasiswa diwajibkan mengantre sesuai dengan fakultas masing-masing serta menunjukkan Kartu Hasil Studi (KHS) kepada petugas sebagai syarat pengambilan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) tampak lebih panjang dibandingkan dengan antrean mahasiswa dari fakultas lainnya.
Rahainu Saputri, selaku staf administrasi, mengatakan bahwa kegiatan pembagian almamater berlangsung lancar. Hingga saat ini, sekitar 500 almamater telah dibagikan. “Mahasiswa yang mengalami kendala terkait ukuran almamater dapat melaporkannya kepada petugas,” katanya.
Salah seorang mahasiswa, Muhammad Munawar Rajeb, mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik dan antrean juga sangat teratur. “Harapan saya, ke depannya pembagian almamater ini dapat dilakukan secara merata untuk setiap angkatan,” ujarnya.
