www.lpmalkalam.com- Sebanyak 976 mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mengikuti pagelaran mozaik dengan 16 formasi yang telah disusun oleh panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Lapangan Bola Ma’had Al-Jami’ah UIN SUNA pada Jumat (4/9/2026).
Jauh sebelum pelaksanaan, panitia telah mempersiapkan berbagai keperluan serta merancang 16 formasi yang akan ditampilkan dalam pagelaran mozaik. Formasi tersebut memuat sejumlah simbol, di antaranya logo UIN SUNA, logo PBAK 2026, bendera Indonesia, serta bendera dan peta Provinsi Aceh. Selain itu, panitia juga mengangkat beberapa narasi yang berkaitan dengan Nahrasiyah muda.
Koordinator Mozaik sekaligus Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Muhammad Irfan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang telah dirancang dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Menurutnya, tidak terdapat kendala yang berarti selama pelaksanaan kegiatan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, terdapat mahasiswa baru yang sempat pingsan. Irfan mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan tim kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama kepada mahasiswa yang membutuhkan penanganan. Apabila diperlukan, mahasiswa tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Pagelaran mozaik kemudian ditutup dengan pelemparan papermob yang telah digunakan oleh mahasiswa baru. Momen tersebut turut diabadikan menggunakan drone, mulai dari saat pertunjukan berlangsung hingga sesi foto bersama mahasiswa baru, panitia, dan mentor kelompok.
Irfan berharap kegiatan pagelaran mozaik dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan UIN SUNA kepada masyarakat, terlebih kampus tersebut baru bertransformasi dari IAIN menjadi UIN. “Harapan saya agar seluruh masyarakat Provinsi Aceh lebih mengenal UIN SUNA. Jadi, bukan hanya dikenal sebagai IAIN, tetapi sekarang harus dikenal sebagai UIN Sultanah Nahrasiyah,” ujarnya.
Setelah pagelaran mozaik, kegiatan hari terakhir PBAK ditutup dengan gerakan penanaman pohon oleh masing-masing kelompok. Gerakan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak mahasiswa baru untuk turut menjaga lingkungan di sekitar kampus.
Penulis: Chalisa Najla Safira
Editor: Redaksi
