![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
www.lpmalkalam.com- Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe resmi dibuka pada Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu 1–3 September 2026, dengan mengusung tema “Dari Nahrasiyah untuk Peradaban: Membangun Mahasiswa Berilmu, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global.”
Kegiatan dibuka oleh Munawar Khalil selaku Ketua Senat UIN SUNA. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Lutfi, menyanyikan Mars UIN SUNA oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gesbika, serta laporan panitia oleh Darmadi selaku Wakil Rektor (Warek) III UIN SUNA.
Dalam laporannya, Darmadi menyampaikan, “Selamat datang Nahrasiyah muda di kampus peradaban.” Ia juga menyebutkan bahwa mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai pengetahuan tambahan, terutama mengenai pengembangan ekoteologi, Kurikulum Cinta, serta berbagai program Kementerian Agama (Kemenag) yang berdampak.
Selanjutnya, Danial selaku Rektor UIN SUNA memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa tidak hanya sekadar datang ke kampus, tetapi juga membawa semangat untuk melakukan perubahan bagi dunia.
Dalam wawancara, Danial menyampaikan bahwa PBAK bertujuan agar mahasiswa mampu berpikir kritis. Selain itu, PBAK menjadi awal pembentukan karakter serta wadah bagi mahasiswa untuk berdiskusi. “Mahasiswa terlihat sangat antusias dalam PBAK. Diharapkan kalian, kakak, bisa membantu menjaga semangat mereka agar menjadi manusia yang berdampak,” ujarnya.
![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi peusijuk (tepung tawar) dan pemasangan badge kepada mahasiswa baru oleh Rektor dan Warek III, yang disertai lantunan selawat Nabi.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah pemateri. Iskandar menyampaikan materi bertema “Menuju Kampus Peradaban: Berbasis Pendidikan, Inklusif, dan Berdaya Saing Global”. Materi selanjutnya mengenai pencegahan kekerasan seksual disampaikan oleh Malahayati selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN SUNA.
Dalam pemaparannya, Malahayati menyampaikan, “Di sini kita bisa saling menjaga agar tindakan kekerasan seksual tidak pernah terjadi, terutama di lingkungan kampus kita.” Ia juga menyarankan mahasiswa yang merasa tidak aman dan tidak nyaman untuk melapor kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan serta mengarahkan mereka ke jalan yang tepat.
Tidak hanya itu, hari pertama PBAK juga menghadirkan materi “Moderasi Beragama dalam Kehidupan Mahasiswa” yang disampaikan oleh Munawar Rizki Jailani. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ISHOMA.
Rangkaian kegiatan berikutnya diisi oleh pemateri dari Kepala Kejaksaan Tinggi Lhokseumawe dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lhokseumawe. Rangkaian kegiatan hari pertama PBAK UIN SUNA Lhokseumawe selesai pada pukul 17.00 WIB.
Penulis: Annisa Maulianda
Editor: Zahratul

