![]() |
| Foto: Fika Munayya |
www.lpmalkalam.com- Memasuki hari terakhir, Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) yang berlangsung di Gedung Balai Diklat Pertanian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan peserta dimulai setelah salat Subuh dengan senam bersama. Selanjutnya, peserta diarahkan untuk kembali ke kamar masing-masing guna bersiap-siap, kemudian makan bersama dan mengikuti pelatihan terakhir.
Pemateri pada sesi tersebut adalah Try Loren Matanari, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Tim Perencana dan Pengendali (KPP) Konten Media Baru. Materi yang disampaikan berjudul “Strategi Konten Digital”. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan evaluasi hasil indepth reporting pada hari pertama yang disampaikan oleh Herman Saleh selaku evaluator. Herman mengatakan bahwa salah satu tantangan dalam indepth reporting terletak pada narasumber.
Memasuki waktu istirahat, peserta diarahkan untuk kembali ke kamar masing-masing. Namun, Manajer Acara, Windari Syntia, mengingatkan peserta agar mempersiapkan penampilan khas daerah masing-masing untuk ditampilkan pada malam kebudayaan.
Kegiatan dilanjutkan dengan focus group discussion (FGD), yaitu forum untuk membahas berbagai permasalahan yang dihadapi pers mahasiswa (persma) sekaligus mendiskusikan solusi atas permasalahan tersebut.
Sebelum meninggalkan ruangan, panitia menyiapkan selembar kertas untuk setiap peserta. Kertas tersebut dimasukkan ke dalam amplop yang bertuliskan nama masing-masing peserta PJTLN. Setiap peserta kemudian diminta menuliskan kesan dan pesan untuk peserta yang namanya tertera pada amplop. Setelah selesai, amplop tersebut diteruskan kepada peserta lain agar setiap peserta mendapat kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan kepada peserta lainnya.
Selanjutnya, peserta diperbolehkan meninggalkan ruangan. Seluruh peserta mulai mempersiapkan penampilan khas daerah masing-masing untuk malam kebudayaan yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 21.00 WIB.
Malam kebudayaan dibuka oleh dua master of ceremonies (MC). Acara diawali dengan sambutan dari Pemimpin Umum LPM Dinamika, Muhammad Daffa, serta perwakilan alumni LPM Dinamika.
Selain itu, panitia menyajikan makanan khas Medan sekaligus menjelaskan ciri khas setiap hidangan. Acara juga diisi dengan pemutaran video peringatan milad ke-33 LPM Dinamika UINSU, dilanjutkan dengan pengumuman dan pembagian hadiah kepada dua kelompok terbaik, satu peserta terbaik, dan satu peserta teraktif. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penampilan dari para peserta.
Penampilan pertama dibawakan oleh peserta dari Aceh dan Sumatera Utara melalui Tari Pasang Jabet yang dipadukan dengan unsur budaya Batak, lengkap dengan pakaian tari khas daerah. Penampilan berikutnya berupa seni bela diri silat dari Lampung, pembacaan puisi dari Riau, serta pantun dan drama Malin Kundang dari Sumatera Barat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan menyanyi solo oleh salah satu peserta asal Aceh. Rangkaian acara ditutup dengan tari Batak yang diawali oleh Ucok dan Butet, kemudian diikuti oleh seluruh peserta dan panitia yang hadir. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.00 WIB.
Reporter: Tiara Khalisna
