![]() |
| Foto: Pixabay |
Media sosial memang menjadi salah satu hiburan yang paling mudah didapatkan. Saat sedang bosan, lelah setelah kuliah, atau hanya ingin mengisi waktu kosong, kita hanya perlu membuka TikTok, Instagram, YouTube, dan berbagai aplikasi lainnya. Ada banyak hal yang bisa ditemukan, mulai dari hiburan, informasi, sampai konten yang menambah pengetahuan. Karena itu, tidak salah jika media sosial digunakan sebagai hiburan.
Masalahnya muncul ketika “sebentar” berubah menjadi terlalu lama. Niatnya hanya scroll beberapa menit, tetapi akhirnya pekerjaan yang seharusnya dilakukan malah tertunda. Waktu untuk belajar, membaca, beristirahat, bahkan berbicara dengan orang di sekitar bisa ikut berkurang. Yang lebih sering terjadi, kita baru sadar sudah terlalu lama bermain HP setelah melihat waktu.
Kebiasaan scroll tanpa henti bukan sepenuhnya salah media sosial. Kita juga perlu belajar mengatur diri sendiri. Media sosial memang dirancang agar kita terus menemukan konten baru, tetapi keputusan untuk berhenti tetap ada pada diri kita. Jika setiap kali bosan langsung mengambil HP, lama-kelamaan kita bisa terbiasa mencari hiburan dari layar tanpa memikirkan apakah kita benar-benar membutuhkannya.
Bukan berarti kita harus meninggalkan media sosial sepenuhnya. Menggunakannya untuk hiburan tentu boleh, apalagi setelah menyelesaikan aktivitas yang penting. Namun, kita juga perlu tahu kapan waktunya berhenti. Jangan sampai waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat justru habis hanya karena satu video yang dilanjutkan dengan video lainnya.
Pada akhirnya, scroll bukanlah masalah selama kita masih bisa mengendalikannya. Hiburan tetap dibutuhkan, tetapi jangan sampai hiburan berubah menjadi kebiasaan yang menghabiskan waktu tanpa kita sadari. Mungkin mulai sekarang, sebelum membuka media sosial, kita bisa bertanya kepada diri sendiri: “Aku memang lagi butuh hiburan, atau hanya sedang mencari alasan untuk terus scroll?”
Penulis: Bellivia Al-Kamariana
Editor: Chalisa Najla Safira
