![]() |
| Foto: Cut Saputri |
Kegiatan ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” yang diikuti oleh para santri dari berbagai pesantren di Kota Lhokseumawe, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, perwakilan perbankan, serta jajaran kepala kantor di lingkungan Kota Lhokseumawe.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan Himne Aceh, dan mengheningkan cipta. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Ikrar Santri Indonesia, dan Resolusi Jihad, serta menyanyikan Mars Hari Santri. Upacara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian amanat oleh pembina upacara dan diakhiri dengan pembacaan doa.
Upacara tersebut bertujuan untuk mengenang dan menghormati perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mengingatkan para santri akan pentingnya ilmu pengetahuan, teknologi, dan akhlak mulia dalam kehidupan.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional ini, Sufri selaku penanggung jawab kegiatan tersebut dan Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe berharap agar para santri dapat meneladani semangat perjuangan para ulama dan santri terdahulu.
“Santri juga diharapkan menjadi generasi yang rajin belajar, memiliki akhlak yang baik, mampu mengikuti perkembangan teknologi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara. Dengan demikian, santri dapat ikut berperan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Reporter: Taupik Temasmiko (Magang)
Editor: Zahratul
