![]() |
| Foto: Zahira Putri Meola |
www.lpmalkalam.com- World Wide Fund For Nature (WWF) sebagai organisasi independen pada ranah konservasi lingkungan mengunjungi Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah pada Minggu (15/02/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat situasi dan kondisi di Desa Uning Mas pascabencana beberapa waktu silam. Tim WWF juga menjalin mitra kerja sama dengan Act off love foundation yang dibangun oleh Cinta Laura. Melalui kunjungan ini, Cinta juga ikut meninjau secara langsung keadaan wilayah sekitar, dipandu oleh Sekretaris Desa (Sekdes), Masmiko, dan perangkat desa lainnya. Cinta dan tim WWF mendatangi desa dengan titik awal di posko utama yang berada di Dusun Bunge Ara Mudah Mudahan Ada, yang kemudian berlanjut ke dusun kedua yang disebut Pantes Tona, dan kemudian ke dusun ketiga, yakni Tawa Sejuk yang berada di ketinggian 1.600 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL).
Peninjauan fasilitas posko mencakup keberadaan sekolah darurat, mandi cuci kakus (MCK), dapur umum, dan tenda posko. Ketika kunjungan di Dusun Bunge Ara, Masmiko menjelaskan bahwa kesehatan para masyarakat wilayah setempat dapat dikontrol oleh para dokter yang datang setiap hari dalam seminggu atau dua hari sekali setiap Minggu.
Pada ranah pendidikan, perwakilan para guru sekolah darurat menyampaikan bahwa terdapat 11 guru yang mengajar ditingkat Sekolah Dasar (SD), dengan pembagian jadwal mengajar pada saat bencana 3 hari dalam seminggu dengan 4 guru. Tingkatan tersebut juga diajarkan berbagai macam jenis mata pelajaran seperti Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), Matematika, Bahasa Indonesia, Agama, Bahasa Daerah, dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Disampaikan pula bahwa sekolah darurat hanya diperuntukkan bagi siswa tingkat yang sudah disebutkan, sehingga tingkatan lainnya akan melanjutkan pendidikan di kawasan Desa Blang Rakal, Kecamatan Pinto Rime Gayo dengan jarak tempuh 4 kilometer (km).
Cinta Laura menyampaikan bahwa keadaan pascabencana yang dilihatnya pada (15/02) jauh lebih parah dari yang sudah dilihat sebelumnya. Disampaikan juga bahwa sejak bencana terjadi sudah banyak masyarakat yang berdonasi, tetapi melihat kerusakan separah ini memerlukan emergency respon dari seluruh masyarakat. Menutup kunjungannya, Cinta Laura menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat terdampak bencana melalui mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe yang berada di wilayah setempat.
"Walaupun aku sangat mengerti rasa sakit, kecewa, dan takut yang kalian rasakan. Jangan biarkan ini mengdikte masa depan kalian, dari manapun kalian berasal aku yakin kalian bisa bangkit kembali. Belajarlah sekuat-kuatnya, bekerjalah kuat-kuatnya, dan bangunlah masa depan yang cerah dari diri kalian dan keluarga kalian. Jangan nyerah, aku yakin kalian bisa," ujarnya.
Reporter: Ririn Dayanti Harahap
Editor: Tiara Khalisna

