![]() |
| Foto: IST |
www.lpmalkalam.com- Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Pemilihan Agam-Inong Aceh Utara 2026 yang berlangsung di Aula Setdakab Aceh Utara pada Senin (27/4/2026).
Panitia pelaksana, Muhammad Hatta, SST.Pa menyampaikan bahwa para finalis yang lolos telah melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari verifikasi administrasi, tes wawancara, hingga uji kecakapan berbahasa Aceh, Indonesia, dan Inggris.
Setelah melalui seluruh rangkaian seleksi, Fahrul Rozi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), berhasil terpilih sebagai Wakil I Agam Aceh Utara 2026. Sementara itu, Shahibul Kautsar, mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syari’ah (Fasya), berhasil meraih gelar Agam Aceh Utara 2026.
Fahrul Rozi mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam ajang tersebut didorong oleh keinginan untuk mengembangkan diri sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan budaya Aceh Utara kepada masyarakat luas. Ia mengaku tantangan terbesar selama proses seleksi ialah membangun rasa percaya diri dan menjaga konsistensi karena peserta tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga kualitas diri, wawasan, serta kesiapan mental. “Saya berharap dapat menjadi representasi pemuda yang aktif, inspiratif, dan mampu berkontribusi dalam memajukan pariwisata serta budaya Aceh Utara,” ujarnya.
Sementara itu, Shahibul Kautsar mengungkapkan bahwa motivasinya mengikuti ajang tersebut ialah untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Aceh Utara serta menjadi penghubung antara sejarah Samudera Pasai dan inovasi generasi muda.
Ia menambahkan bahwa proses seleksi tidak hanya menguji kemampuan fisik dan intelektual, tetapi juga ketahanan mental, kedisiplinan, serta adab peserta selama masa karantina. “Saya berharap dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata berbasis komunitas. Saya ingin melihat produk lokal dikenal lebih luas, baik secara nasional maupun internasional,” ujarnya.
Penulis: Amanda Zuhra
Editor: Putri Ruqaiyah
