Portal Berita Al-Kalam

PSGA UIN SUNA Gelar FUAD Bingkai Gender, Hadirkan Tiga Pemateri dari Unimal

Foto: Muhammad Rahul Gonzales www.lpmalkalam.com- Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (S...

HEADLINE

Latest Post

18 Juni 2026

PSGA UIN SUNA Gelar FUAD Bingkai Gender, Hadirkan Tiga Pemateri dari Unimal

Foto: Muhammad Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan FUAD Bingkai Gender bertema Perlindungan Hukum bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di Aula Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri dari Universitas Malikussaleh (Unimal), yakni Laila M. Rasyid dan Ramziati yang merupakan lulusan Humaniora, serta Sela Azkia yang merupakan lulusan Hukum. Acara tersebut diikuti oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan mahasiswa FUAD dari berbagai program studi dan semester, yaitu Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), serta Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII).

Acara dipandu oleh Najwa Syifa selaku moderator yang juga merupakan Duta PSGA. Kegiatan dibuka oleh Dekan FUAD, Mahdi. Dalam sambutannya, Mahdi berharap peserta dapat mengambil pelajaran dari materi yang disampaikan, terutama terkait cara memperlakukan sesama manusia “Jangan sampai melakukan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal. Karena manusia merupakan makhluk Allah, setiap manusia memiliki hak yang sama,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua PSGA, Nurul Hikmah, menyampaikan sambutan sekaligus menjelaskan tujuan kegiatan sebagai jembatan antara PSGA dan mahasiswa. Sebelum acara berakhir, Nurul juga menjelaskan mekanisme pelaporan kasus kekerasan melalui layanan PSGA. “Ini banner yang telah kami buat. Di bawahnya terdapat barcode. Jika dipindai, barcode tersebut akan mengarahkan ke Google Form yang nantinya diisi oleh pelapor,” ujarnya sambil menunjukkan banner. Nurul berharap korban kekerasan berani untuk speak up dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya. “Jika korban tidak berani speak up, maka kami di PSGA tidak dapat bertindak,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Wakil Dekan I FUAD, Ruhama Wazna. Setelah itu, ketiga pemateri menyampaikan materi secara bergantian. Dalam pemaparannya, Laila mengungkapkan bahwa hasil penelitian pada periode 2019–2023 menunjukkan bahwa satu dari tiga perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan. Selain itu, tercatat sebanyak 12.871 kasus kekerasan terhadap anak dan 376.529 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Sementara itu, Ramziati menjelaskan alur pelaporan dan proses hukum bagi korban kekerasan, yaitu korban melapor, perlindungan sementara, penyidikan dan berita acara pemeriksaan (BAP), penuntutan oleh jaksa, persidangan, hingga putusan dan pemulihan.

Ramziati juga menyampaikan bahwa salah satu langkah preventif yang dapat dilakukan adalah mengubah paradigma berpikir. “Paradigma kita harus berpikir bahwa kita adalah hamba Allah dan suatu saat akan kembali kepada Allah. Harkat manusia adalah menikah agar dapat menekan hawa nafsu dan memanusiakan manusia,” ujarnya.

Pada akhir presentasi, ditampilkan sebuah kalimat motivasi yang berbunyi, “Perlindungan adalah hak, bukan kemurahan hati. Setiap korban kekerasan berhak mendapat keadilan, pemulihan, dan kehidupan yang bermartabat negara wajib hadir.”


Reporter: Tiara Khalisna

Editor: Chalisa Najla Safira
banner
Previous Post
Next Post
Comments
0 Comments

0 comments:

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.