![]() |
| Foto: IST |
www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 19 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menghadiri sekaligus menyaksikan pelaksanaan tradisi tepung tawar yang diselenggarakan di Desa Penampen, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo pada Jumat (31/7/2026).
Tradisi tepung tawar merupakan salah satu rangkaian upacara adat yang masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Penampen, khususnya dalam prosesi pernikahan adat. Tradisi ini dilaksanakan sebagai bentuk doa dan harapan agar pihak yang menerima tepung tawar senantiasa memperoleh keselamatan, keberkahan, kesehatan, serta kehidupan yang harmonis.
Dalam pelaksanaannya, tokoh adat dan anggota keluarga secara bergantian memberikan tepung tawar kepada pihak yang menjadi tujuan prosesi. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan disaksikan oleh keluarga besar, tokoh masyarakat, serta warga Desa Penampen yang turut menghadiri kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 19 memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung nilai-nilai budaya masyarakat Karo. Tradisi tepung tawar tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian upacara adat, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai syukur, penghormatan, kebersamaan, dan kekeluargaan yang diwariskan secara turun-temurun.
Kehadiran mahasiswa KPM Mandiri dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap pelestarian budaya lokal. Masyarakat Desa Penampen juga berharap tradisi tepung tawar tetap dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya Karo serta diwariskan kepada generasi muda agar tetap terjaga keberlangsungannya.
Penulis: Rilis
Editor: Redaksi
