Portal Berita Al-Kalam

10 Bulan Menanti, Jembatan Kuta Blang Akhirnya Dibuka

Sumber gambar: detiksumut www.lpmalkalam.com- Jembatan baru Kuta Blang, atau yang dikenal sebagai Jembatan Krueng Tingkeum, di Kabupaten Bi...

HEADLINE

Latest Post

21 September 2026

10 Bulan Menanti, Jembatan Kuta Blang Akhirnya Dibuka

Sumber gambar: detiksumut
www.lpmalkalam.com- Jembatan baru Kuta Blang, atau yang dikenal sebagai Jembatan Krueng Tingkeum, di Kabupaten Bireuen, Aceh, resmi dibuka untuk lalu lintas pada Minggu (20/09/2026).

Pembukaan jembatan dilakukan oleh Direktur Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Gatot Sukmara, didampingi Bupati Bireuen Ir. Mukhlis bersama unsur Forkopimda Bireuen dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Ir. Zulkarnaini.

Jembatan Kuta Blang merupakan bagian dari Jalan Nasional Lintas Sumatera, khususnya jalur lintas timur yang menghubungkan Aceh dengan Sumatera Utara. Ruas ini menjadi salah satu jalur utama transportasi dan distribusi logistik karena menghubungkan pergerakan kendaraan dari Banda Aceh menuju Medan maupun sebaliknya.

Sebelumnya, jalur tersebut mengalami gangguan akibat banjir bandang yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera pada November 2025. Kerusakan pada jembatan membuat arus lalu lintas harus dialihkan melalui jalur alternatif yang lebih jauh.

Selama hampir 10 bulan, masyarakat dan pengguna jalan harus beradaptasi dengan kondisi tersebut. Jembatan darurat atau Bailey Bridge sempat digunakan sebagai solusi sementara. Namun, kepadatan lalu lintas kerap terjadi hingga antrean kendaraan menjadi sangat panjang.

Kondisi tersebut bahkan membuat masyarakat menjuluki kawasan itu sebagai “Selat Hormuz”, merujuk pada kemacetan dan antrean kendaraan yang kerap mengular di sekitar jembatan.

Menurut keterangan yang dilansir detikSumut, pengoperasian Jembatan Kuta Blang diawali dengan uji coba (open traffic) dan prosesi peusijuek. Gatot Sukmara mengatakan jembatan baru tersebut telah memenuhi persyaratan teknis dan dinyatakan siap digunakan oleh masyarakat. “Jembatan Kutablang yang baru telah memenuhi kaidah teknis dari segi desain, konstruksi, mutu, serta telah lulus uji beban. Oleh karena itu, jembatan sudah siap dilakukan open traffic, yaitu uji coba pembukaan jalur bagi lalu lintas umum secara langsung,” ucap Gatot dalam keterangannya.

Sementara itu, peninjauan terhadap jembatan juga dilakukan untuk memastikan seluruh bagian konstruksi, fasilitas pendukung, serta aspek keselamatan telah siap sebelum digunakan secara penuh oleh masyarakat.

Sejumlah bagian yang diperiksa meliputi hasil pengaspalan pada segmen tengah jembatan, pemasangan marka jalan, lampu penerangan, hingga fasilitas keselamatan bagi pengguna jalan. “Kami ingin memastikan jembatan ini benar-benar siap dan aman untuk dilalui masyarakat mulai besok. Ini merupakan infrastruktur vital yang dinantikan masyarakat Aceh maupun pengguna jalan lintas Sumatra,” ujar HRD.

Dibukanya kembali Jembatan Kuta Blang disambut lega oleh masyarakat, termasuk mahasiswa yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Mira, salah seorang mahasiswa yang menggunakan jalur Kuta Blang untuk menuju kampus, mengaku senang karena akses yang selama hampir 10 bulan dipenuhi antrean kendaraan kini kembali normal. “Pastinya lega banget, karena jembatan Kutablang harus dilewati setiap hari untuk menuju kampus. Akhirnya setelah 10 bulan, jembatan baru sudah rampung dan dibuka. Rasanya lega dan senang karena yang dulunya macet sudah jadi makanan sehari-hari,” ujar Mira.

Menurut Mira, kondisi lalu lintas sebelumnya semakin menyulitkan ketika jembatan harus ditutup beberapa kali dalam sepekan. Pengguna jalan terpaksa mencari jalur alternatif melalui kawasan Awe Geutah maupun Jembatan Hiu. “Belum lagi dalam seminggu jembatannya bisa ditutup dua sampai tiga kali, yang bikin mau tidak mau harus putar balik lewat Awe Geutah atau Jembatan Hiu. Sekarang akses sudah lancar dan normal lagi. Jujur, bahkan aku sudah lupa bagaimana rasanya jalanan di Kutablang lancar dan bebas macet karena sudah terbiasa dengan kemacetan dan antrean yang luar biasa panjang,” lanjutnya.

Dengan kembali beroperasinya Jembatan Kuta Blang, arus transportasi di jalur nasional lintas timur Aceh diharapkan kembali berjalan normal. Selain memudahkan mobilitas masyarakat, keberadaan jembatan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan konektivitas antara Aceh dan Sumatera Utara.


Penulis: Zahratul 

Editor: Chalisa Najla Safira
banner
Latest
Next Post
Comments
0 Comments

0 comments:

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.