![]() |
| Foto: Sumber indozone.id |
Dilansir dari ANTARA Bengkulu, jenazah Sukarman tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekitar pukul 07.35 WIB setelah diterbangkan dari Bengkulu menggunakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID6817.
Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah dijemput oleh Bupati Pandeglang Dewi Setiani. Jenazah kemudian dibawa ke fasilitas Human Remains Transit Lounge untuk menjalani proses serah terima dari pihak Polda Bengkulu.
Setelah proses tersebut selesai, jenazah langsung dibawa ke kediaman keluarga di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Suasana duka menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kidemang, Kampung Pagedongan, tempat jenazah Sukarman dimakamkan.
Menurut RRI, Sukarman merupakan ABK KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026. Kapal tersebut saat itu membawa rombongan lima jurnalis yang tengah melakukan perjalanan untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sukarman kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah jasadnya terdampar di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu. Setelah melalui proses identifikasi, jenazah dipastikan merupakan Sukarman, salah satu ABK KM Arupadhatu 1 yang sebelumnya dinyatakan hilang.
Pemulangan hingga pemakaman jenazah menjadi akhir dari proses pencarian terhadap Sukarman yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah kapal yang membawa rombongan jurnalis tersebut kehilangan kontak di perairan Selat Sunda.
Penulis: Zahratul
Editor: Chalisa Najla Safira
