![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
Foto: Intan Sarifah www.lpmalkalam.com- Organisasi Mahasantri (Ormasa) bagian bahasa Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sulta...
![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
![]() |
| Foto: IST |
Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, Muhammad Agha A resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum DEMA. Acara ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa yang turut memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru. Suasana penuh semangat dan harapan tampak mengiringi jalannya prosesi pelantikan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar kebanggaan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas.
Ia juga memberikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan serta berharap kontribusi tersebut dapat menjadi landasan kuat bagi kemajuan organisasi ke depan.
Ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari perjalanan panjang yang menuntut kerja keras, kebersamaan, dan komitmen dalam menghadirkan perubahan nyata di lingkungan mahasiswa.
Dalam kutipan sambutannya, ia menyampaikan, “Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum DEMA. Amanah ini bukanlah suatu kebanggaan semata, melainkan tanggung jawab besar yang harus saya jalankan dengan penuh kesungguhan dan integritas. Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan titik awal dari perjalanan baru. Kami menyadari bahwa DEMA bukan hanya sebuah organisasi, tetapi juga wadah pengabdian, ruang pembelajaran, dan tempat kita semua bertumbuh.”
Ia juga mengatakan, “Saya mengajak seluruh pengurus dan mahasiswa untuk berjalan bersama, karena sejatinya organisasi ini tidak akan besar oleh satu orang, tetapi oleh kerja sama dan semangat kolektif kita semua.”
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh mahasiswa untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi nyata melalui semangat:
“Bergerak, berdampak, dan bermakna.”
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan DEMA mampu menjadi motor penggerak perubahan, memperkuat peran mahasiswa, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi kampus dan masyarakat luas.
Hidup mahasiswa!
Hidup rakyat Indonesia!
Hidup perempuan-perempuan Indonesia!
Rilis
Editor: Putri Ruqaiyah
![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan Musma tersebut mengusung tema “Merangkul Keberagaman, Meneguhkan Kebersamaan, dan Menumbuhkan Kepemimpinan Berbasis Nilai”. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, S.Sos.I., M.Si., Wakil Dekan III dari setiap fakultas, perwakilan UKM/UKK, serta perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).
Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, dalam sambutan menyampaikan bahwa “Kepemimpinan tidak hanya dinilai dari keberanian berbicara, tetapi dari bagaimana seseorang menyampaikan pendapat secara argumentatif, rasional, dan bertanggung jawab di hadapan publik,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa kedisiplinan dalam hal-hal kecil, seperti ketepatan waktu dan kesiapan menjalankan tugas, menjadi indikator penting dalam menilai integritas kepemimpinan.
Ketua SEMA UIN SUNA Lhokseumawe, Cut Asna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Musma bukan hanya kegiatan yang diadakan setiap tahun, tapi Musma ini merupakan tempat di mana belajar apa itu demokrasi kampus, tempat kita belajar mendengarkan opini,” ujar Cut.
Cut juga berharap semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan Musma ini dengan tertib dan terbuka sampai kegiatan ini selesai sehingga terpilihnya pemimpin baru.
Reporter: Indira Ulfa
Editor: Putri Ruqaiyah
![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir untuk memberikan pendampingan psikososial, khususnya kepada anak-anak. Pendampingan dilakukan melalui berbagai permainan edukatif, diantaranya membuat kreasi dari origami serta menggambar ekspresi perasaan sebagai media penyaluran emosi anak-anak.
Ketua Tim Volunteer menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka, mengurangi rasa takut dan cemas, serta membangun kembali suasana aman dan menyenangkan melalui aktivitas kreatif dan interaktif.
![]() |
| Foto: IST |
“Kegiatan Trauma Healing ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi psikologis anak-anak pascabanjir. Melalui kegiatan kreatif seperti menggambar dan origami, kami berharap anak-anak dapat mengekspresikan perasaan mereka, mengurangi rasa trauma, serta kembali merasakan suasana yang aman dan menyenangkan,” ujar Viona Oktavia, Bendahara Umum UKM Lekisma Al-Furqan.
Melalui kegiatan ini, UKM Lekisma Al-Furqan berharap dapat memberikan dampak positif bagi pemulihan psikologis anak-anak pascabanjir, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat terdampak bencana alam.
Rilis
![]() |
| Foto: Zuhra |
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari beberapa instansi, antara lain Korem 011/LW, BNN, Denpom IM/1, Kodim 0103/AUT, BPBD, dan Polres Lhokseumawe. Dalam upacara pembukaan tersebut, petugas upacara turut menyanyikan Mars Menwa, membacakan Panca Dharma Satya Resimen Mahasiswa, serta melakukan penyematan tanda satgas dan tanda siswa.
![]() |
| Foto: Zuhra |
Inspektur upacara yang merupakan Pembina Menwa, yaitu Dr. Zulkhairi, S.Pd.I., M.Pd, dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa upacara ini merupakan momen penting bagi Menwa sebagai simbol kedisiplinan mahasiswa di kampus. “Mereka ini masih mahasiswa, jadi walaupun ada sedikit kegagalan harap dimaklumi. Mereka masih belajar menjadi mahasiswa sekaligus belajar sebagai anggota Resimen Mahasiswa,” jelasnya.
Sementara itu, Komandan Menwa UIN SUNA Lhokseumawe, Ilham Darmawan, menjelaskan bahwa pendidikan dasar dan latihan militer ini merupakan kegiatan pelatihan serta pembekalan teori mengenai dasar-dasar militer, kedisiplinan, dan praktik langsung di lapangan. “Mereka akan berada di lapangan, di tenda putra, tenda putri, dan tenda pemateri. Di sana mereka akan belajar manajemen waktu, seperti kapan waktu salat, makan, berganti pakaian, dan melaksanakan kegiatan,” ujar Ilham.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter mahasiswa yang tangguh dan berjiwa nasionalis. “Harapan saya, mereka dapat menjadi mahasiswa yang disiplin, mampu memanajemen waktu dan perencanaan dengan baik, serta memiliki wawasan kebangsaan dan jiwa bela negara yang terbentuk sejak dini,” harapnya.
Reporter: Zuhra
Editor: Putri Ruqaiyah
![]() |
| Foto: IST |
Kunjungan ini bertujuan untuk menambah ilmu dan wawasan mahasiswa mengenai dunia konseling serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa BKI diberi kesempatan langsung untuk berinteraksi dengan siswa dan guru di sekolah tersebut. Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh guru, murid, dan mahasiswa. Selanjutnya, kata sambutan disampaikan oleh Wakil Ketua HMJ BKI, Nanda Alifa. Dalam sambutannya, Nanda menjelaskan bahwa kegiatan ini mengangkat tema edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjaga batasan-batasan dan keamanan diri, agar anak-anak memahami privasi serta keselamatan seksual.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi oleh Naifa Zhafira Azkia, Ketua Divisi Pendidikan HMJ BKI. Edukasi disampaikan dengan mengaplikasikan gerakan-gerakan lagu agar anak-anak merasa tidak bosan dan nyaman. Iringan lagu dan gerakan diikuti bersama oleh mahasiswa, guru, dan anak-anak, sehingga menambah keseruan dan semangat di sekolah tersebut.
Acara ditutup dengan pemberian snack dan hadiah kepada anak-anak, serta sesi foto bersama yang diikuti dengan antusias oleh peserta.
“Kesan kami, mahasiswa ternyata seatraktif dan seramah ini. Mereka memberikan materi bukan dengan slide seperti biasa, melainkan dengan cara kreatif melalui storytelling, sehingga mempermudah anak-anak untuk memahami materi,” jelas Jihan, Kepala Sekolah PAUD Annasya Adreena.
Reporter: Nurul Fadhillah
![]() |
| Foto: IST |
Penampilan Racana Pramuka disambut meriah oleh 1.016 mahasiswa baru (maba) yang hadir. Melalui kolaborasi seni tari yang penuh semangat serta humor cerdas lewat komedi, suasana PBAK terasa lebih hidup, hangat, dan penuh keakraban.
Dewan Ketua Racana Pramuka UIN SUNA Lhokseumawe, Deni Prayogi menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam PBAK bukan hanya sebatas hiburan, tetapi juga sebagai wujud pengenalan nilai-nilai kepramukaan kepada mahasiswa baru.
“Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada seluruh anggota Pramuka Racana UIN Sultanah Nahrasiyah yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini dan kami ingin menunjukkan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan baris-berbaris atau perkemahan, tetapi juga wadah kreativitas, kebersamaan, dan pembentukan karakter. Melalui seni dan komedi, kami berharap mahasiswa baru dapat lebih mudah mengenal budaya akademik kampus dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Pramuka UIN SUNA Lhokseumawe, Aulia Rahmat, M.Ag., dalam arahannya menegaskan pentingnya peran mahasiswa baru untuk terus aktif dan kreatif dalam berkegiatan di kampus.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa baru bisa menjadikan PBAK ini sebagai momentum awal untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus. Racana Pramuka hadir bukan hanya untuk menghibur, tapi juga untuk membimbing dan menjadi wadah pembentukan karakter. Jadilah generasi yang religius, kreatif, dan berintegritas,” harapnya.
Antusiasme mahasiswa baru terlihat dari gelak tawa, tepuk tangan, dan dukungan penuh sepanjang acara berlangsung. Selain menghibur, pertunjukan ini juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya kerja sama, semangat belajar, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan di lingkungan kampus.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Racana Pramuka UIN SUNA Lhokseumawe berharap dapat menjadi bagian penting dalam mendampingi mahasiswa baru beradaptasi, serta terus menumbuhkan rasa persaudaraan, kreativitas, dan semangat positif melalui kegiatan kepramukaan.
Penulis: M. Syukri Rizki Hamdalah (rilisan)
Editor: Zuhra
![]() |
| Foto: Ririn Dayanti Harahap |
Kegiatan ini bertujuan sebagai penyambutan para tamu UIN SUNA, di mana gedung tersebut nantinya akan digunakan sebagai fasilitas penginapan mereka. Yusnidar menjelaskan bahwa tamu tersebut berasal dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Wilayah Aceh. Meskipun kegiatan ini bertujuan untuk menyambut tamu, ia juga berharap agar tempat tersebut tetap bersih.
Kegiatan ini turut dilaksanakan oleh petugas kebersihan (Cleaning Service/CS) kampus setempat serta para santri Ma'had. Di lantai satu, pihak DEMA, SEMA, dan CS dibagi tugas untuk membersihkan halaman kanan dan kiri, serta kamar mandi. Sementara itu, lantai dua dibersihkan oleh para santri yang masih berada di Ma'had tersebut. Meskipun terdapat dua gedung Ma'had di kampus tersebut, Yusnidar menegaskan bahwa kegiatan hanya dilaksanakan di gedung bawah saja.
Yusnidar juga mengucapkan apresiasi luar biasa kepada ketua dan wakil ketua SEMA-U serta ketua DEMA-U yang telah mewakili kegiatan ini. "Hari ini karena sifatnya dadakan, makanya yang saya ajak ini adalah SEMA dan DEMA. Tapi SEMA dan DEMA yang datang itu ketuanya langsung. Berarti luar biasa nih antusias mereka, kan? Ketua sama wakilnya. DEMA satu orang mewakili. Jadi, alhamdulillah, walaupun hanya tiga orang yang hadir membantu kita, saya bersyukur. Berarti ada inisiatif dari pimpinan mahasiswanya yang turun langsung terkait kebersihan ini," ujarnya.
![]() |
| Foto: Ririn Dayanti Harahap |
Ia juga menegaskan bahwa ini adalah awal mula dan belum berakhir, serta sifatnya memang mendadak. Beberapa mahasiswa sibuk dengan sidang dan ada pula yang pulang kampung. Dengan turunnya ketua dan wakil, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi.
Cut Asna selaku Ketua SEMA-U juga menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat 14 anggota dalam organisasi tersebut. Namun, karena kegiatan ini dilaksanakan pada hari libur serta di sela-sela masa sidang dan seminar proposal (sempro), maka hanya dihadiri oleh beberapa anggota saja.
"Ini, Kak, hari ini hari libur, jadi memang banyak anak-anak SEMA itu yang pulang kampung, itu yang pertama. Yang kedua, ini juga dibuat dalam masa senggang sidang dan sempro. Jadi ada beberapa juga yang memang mereka itu lagi persiapan sidang dan sempro, dan itu memang hal yang sangat sakral. Jadi kami enggak bisa maksa mereka untuk datang. Itu makanya kami datang beberapa orang saja untuk ikut andil dalam persiapan penyambutan ini," ungkapnya.
Reporter: Ririn Dayanti Harahap
Editor: Putri Ruqaiyah
![]() |
| Foto: IST |
Dalam wawancara yang dilakukan secara daring melalui aplikasi WhatsApp, Ketua HMJ BKI 2025, Ihsan Maulana menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan terkejut karena video dokumentasi kunjungan kami ke BNN Lhokseumawe bisa masuk 10 besar view konten BNNK,” ujarnya.
Video tersebut merupakan dokumentasi kunjungan HMJ BKI ke kantor BNN Kota Lhokseumawe dalam rangka menimba ilmu seputar layanan konseling yang tersedia di sana. Ihsan menegaskan bahwa kunjungan ini juga bertujuan untuk mengedukasi publik bahwa BNN bukan hanya tempat rehabilitasi bagi pencandu narkoba, tetapi juga bisa menjadi ruang untuk refleksi diri dan solusi atas berbagai permasalahan pribadi.
“Pesan dari video ini, kita jangan berprasangka bahwa datang ke kantor BNN hanya untuk pecandu narkoba. Justru di sana kita bisa belajar mengenal diri dan menemukan solusi terhadap masalah kita,” tambahnya.
Pembuatan konten dilakukan oleh tim internal HMJ BKI dan tetap menjalin kerja sama dengan pihak BNNK. Ihsan menilai salah satu kekuatan dari video tersebut adalah kualitas editing yang mampu menarik perhatian audiens.
Menanggapi keberhasilan ini, HMJ BKI berencana melanjutkan produksi konten-konten edukatif yang lebih kreatif serta memperkuat sinergi dengan BNN dan lembaga lainnya.
“Setiap kegiatan harus didokumentasikan karena dokumentasi itu penting. Kita juga harus berani mengambil langkah dan terus mengasah skill di bidang media digital,” pesan Ihsan kepada mahasiswa lainnya.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu memainkan peran penting dalam kampanye sosial melalui media digital yang kreatif, edukatif, dan berdampak luas.
Reporter: Raja Oktariansyah