Portal Berita Al-Kalam

Ketika Kota Berhenti Sekejap

Foto:  Luthfiatil Syaqirah www.lpmalkalam.com- Pagi hari di persimpangan kota sering terasa seperti adegan di mana waktu melambat. Lampu me...

HEADLINE

Latest Post

09 September 2026

Ketika Harapan Menjadi Nyata

Foto: Pixels
www.lpmalkalam.com-

Ketika Harapan Menjadi Nyata

Dulu aku hanya mampu bermimpi

Menatap jauh ke arah langit

Membayangkan sebuah hari


Ketika semua harapan dapat kuraih

Namun, jalan menuju mimpi tidak pernah semudah yang kubayangkan

Ada malam-malam panjang tanpa tidur

Ada air mata yang jatuh diam-diam


Ada langkah yang hampir menyerah ketika hasil tak kunjung datang

Aku pernah jatuh ketika kegagalan datang berkali-kali

Pernah bertanya kepada diri sendiri

"Apakah aku masih mampu melanjutkan?"


Namun setiap kali ingin berhenti

Sebuah suara kecil di dalam hati kembali berkata

"Sedikit lagi, jangan menyerah"

Aku terus berjalan meski kaki terasa berat


Mengumpulkan keberanian dari setiap kegagalan

Menyusun kembali harapan

Yang sempat hancur berantakan

Tak jarang aku berjalan sendirian


Sementara yang lain telah sampai di tempat yang mereka impikan

Aku belajar untuk tidak membandingkan langkah

Sebab setiap orang memiliki waktunya sendiri

Hari demi hari kuhabiskan dengan usaha, doa, dan kesabaran


Keringat menjadi saksi

Air mata menjadi penguat

Dan kegagalan menjadi guru yang mengajarkanku untuk lebih kuat

Hingga akhirnya


Hari yang dahulu hanya kubayangkan

datang menghampiri

Aku berdiri di hadapan impian itu dengan hati yang penuh haru

Menyadari bahwa semua luka


ternyata tidak sia-sia

Aku tersenyum dalam diam

Mengingat diriku yang dulu hampir menyerah di tengah perjalanan

Kini aku mengerti


Harapan tidak menjadi nyata hanya karena kita menginginkannya

Tetapi karena kita berani memperjuangkannya

Sebab di balik sebuah keberhasilan

Ada jatuh yang harus diterima


Ada tangis yang harus dilalui

Ada langkah yang harus dipaksakan meski hati ingin berhenti

Kini aku menatap langit dengan senyum penuh syukur

Karena akhirnya aku tahu


Selama masih ada harapan dan keberanian untuk berjuang

Tidak ada mimpi yang terlalu jauh untuk diwujudkan


Penulis: Zilfira
Editor: Chalisa Najla Safira

29 Agustus 2026

Hasrat akan Kebaruan

Foto: Pixabay

www.lpmalkalam.com-

Hidup tetap berjalan lumrah

Melakukan hal-hal yang sudah kaprah

Sejak fajar menyingsing hingga larut senja

Tetap tak ada yang berbeda


Rasanya hampa

Seperti tidak hidup di dua dunia

Tidak sedih dan tidak juga senang

Hanya kosong yang dirasa secara berulang-ulang


Mungkin karena sudah terlalu lama menetap dalam nestapa

Hingga sukacita terlihat biasa sahaja

Mencoba berontak dari dekapan suasana yang membeku

Agar menjemput hidup yang baharu


Berhasrat akan kebaruan

Agar hidupnya sebuah tujuan

Sudah seyogianya seperti itu

Agar jiwa tak lagi terbelenggu


Penulis: Rizky Ramadhani

Editor: Chalisa Najla Safira

25 Agustus 2026

Matahari yang Tak Mengenal Teduh

Foto: Bellivia Al-Kamariana

www.lpmalkalam.com-

Matahari menggantung terik di atas kepala

Menumpahkan bara dari langit yang membiru

Tak ada awan yang cukup tebal untuk bersembunyi

Tak ada angin yang cukup dingin untuk menenangkan


Jalanan memantulkan cahaya

Tanah menyimpan panas yang panjang 

Dan keringat menjadi saksi betapa teriknya hari ini

Daun-daun bergoyang mencari kesejukan


Manusia berlindung di bawah bayang-bayang

Sementara matahari tetap menyala 

Seolah ia tak pernah tahu 

Betapa lelahnya bumi menerima panas


Mungkin, matahari tidak sedang menyiksa

Ia hanya sedang mengajarkan 

Bahwa kehidupan tak selalu menghadirkan teduh

Ada hari ketika langkah terasa berat


Ada waktu ketika hati ingin menyerah

tetapi semuanya tetap harus dilalui

Sebab setelah terik yang panjang

Senja selalu menemukan jalannya


Dan setelah panas yang melelahkan

Akan selalu ada waktu 

Untuk kembali merasa tenang


Penulis: Bellivia Al-Kamariana

Editor: Zahratul

18 Agustus 2026

Merdeka, Katanya

Foto: Pixabay
www.lpmalkalam.com-
 
Di bumi Indonesia nan luas

Merah masih darah pejuang

Putih telah pucat tergerus

Harapan warga kian memudar


Di tanah Indonesia tercinta

Ada perut yang rela dirobek

Makhluk kehilangan rumahnya

Bertahan hidup demi esok



Di atas mimbar nan megah

Dikumandangkan sangat lantang

"Merdeka", katanya berulang

Menembus langit penuh janji



Sedang di sudut bibir jalanan

Di bawah pajangan bendera

Masih ada memungut sampah

Mencari sesuap nasi hangat


Penulis: Amanda Zuhra

Editor: Redaksi

15 Agustus 2026

Hal yang Tak Pernah Terucap

 

Foto: Pixels

www.lpmalkalam.com- 

Ada banyak hal yang tumbuh di dalam diam

Tentang luka yang memilih menetap

Tentang rindu yang tak pernah 

Menemukan jalan pulang


Kita sering terlihat baik-baik saja

Tertawa seolah tak ada yang hilang

Padahal ada bagian dari diri 

Yang diam-diam sedang belajar menghilang


Barangkali dewasa memang melelahkan

Belajar menerima tanpa banyak pertanyaan

Belajar melepaskan tanpa harus memendam

Dan belajar ikhlas meski hati remuk redam


Ada perpisahan yang tak pernah diucapkan

Namun, terasa dari jarak yang perlahan tumbuh

Ada seseorang yang masih diingat 

Meski namanya tak lagi bisa disebut


Namun, akhirnya

Kita hanya perlu berdamai dengan kenyataan

Karena terkadang

Kehilangan adalah bagian dari perjalanan


Penulis: Julia Sabela

Editor: Chalisa Najla Safira

10 Agustus 2026

Jejak Aksara

Foto: Pixabay
www.lpmalkalam.com- 

Aku tak pandai merangkai kata

Seindah bait Chairil, sang pujangga

Melambung tinggi menembus angkasa

Meninggalkan jejak dalam sukma


Aku pun bukan pujangga cinta

Seliat Sapardi dalam bercerita

Mengukir rindu dalam aksara

Menyentuh hati tiada tara


Namun, jika suatu hari nanti

Kau temukan namamu di sini

Tersemat halus dalam tulisan ini

Itu cara jujur mencintai


Hanya itu yang mampu kuberi

Sederhana tanpa basa-basi

Mengalir dari hati ke hati

Wujud kasih yang hakiki


Penulis: Amanda Zuhra

Editor: Chalisa Najla Safira

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.