Portal Berita Al-Kalam

Hujan Deras dan Angin Kencang Hantam Lhokseumawe, Kawasan Waduk Alami Kerusakan

Foto: RMOLACEH www.lpmalkalam.com- Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Jalan Waduk, Kota Lhokseumawe ...

HEADLINE

Latest Post

25 Oktober 2026

My Dream and Deja vu

Foto: Pixels
www.lpmalkalam.com- 

Ini tentang masa depan yang tidak terlihat sebelumnya

Jauh dari keyakinan dan keberanian hatiku

Namun, pada hari yang membuatku seolah terbawa kembali ke masa itu

Masa yang tidak pernah dihapus di dalam memori penuh


Masa yang membuat aku mencari jati diri dengan teguh

Tepat pada hari santri 

Kenangan tentang pesantren kembali menyapaku


Aku terdiam, mengingat mimpi yang pernah kuabai

Tentang negeri jauh yang ingin kuseberangi

Tentang bahasa asing yang ingin kupelajari

Tentang dunia luas yang ingin kupelajari


Kini aku baru menyadari

Mimpi yang kuperjuangkan hari ini

Ternyata telah kurakit sejak di pesantren 

Jauh sebelum aku memahami arti semua ini


Mungkin inilah deja vu yang sesungguhnya 

Bukan sekadar ingat masa lalu

Melainkan menemukan kembali mimpi yang pernah tumbuh

Di tempat yang diam-diam membentuk masa depanku


Penulis: Laura Natasya (Magang)

Editor: Chalisa Najla Safira

21 Oktober 2026

Kami Berbeda

Foto: Pixels
www.lpmalkalam.com- 

Aku memiliki seseorang yang istimewa 

Namun dia pergi begitu saja

Aku merindukan sosoknya

Tapi aku tahu rindu takkan terobati


Aku tak tahu tentangnya

Bagaimana wajahnya, senyumannya, dan sosoknya

Aku merindukannya, tapi takdir berkata lain

Tak terasa, dia sudah begitu lama pergi


Aku selalu berpikir, apakah dia bisa kembali? 

Tapi aku sadar bahwa dia tak akan bisa kembali

Dia orang yang paling kurindukan dan kucintai

Dia adalah sosok yang kuat, tangguh, dan baik


Aku selalu ingin menjadi sosoknya

Aku selalu kagum terhadapnya

Dia memang baik dari segi apa pun

Karena itu, aku selalu menjadikan sosoknya sebagai panutanku


Aku selalu ingin bertemu dengannya

Walaupun hanya sekadar mimpi

Tapi Tuhan begitu baik terhadapnya


Di saat diriku belum terlalu mengenalnya

Dia sabar menghadapi cobaan yang dialaminya

Aku bangga memiliki dia

Dia adalah ibuku tercinta


Penulis: Badratun Nafis (Magang)

Editor: Chalisa Najla Safira 

20 Oktober 2026

Jalan Baru yang Kupilih

Foto: Maghfirah

www.lpmalkalam.com- 

Langkah yang dulu aku ucapkan 

Kini satu per satu telah terjadi

Menjadi anak rantau ternyata 

Tak semudah yang kubayangkan

Aku melangkah di jalan yang baru 


Membawa harapan di dalam kalbu

Kadang aku ingin mengeluh

Tapi aku tahu aku harus terus bertumbuh

Bukan karena aku tak boleh merasa lelah

Tapi aku tak ingin berhenti di tengah langkah


Ibu

Ayah

Aku rindu kalian

Rindu yang tak bisa kuceritakan


Jauh dari rumah bukanlah hal yang mudah

Ada lelah yang kusimpan sendiri

Ada rindu yang tak bisa kuobati


Namun aku tak ingin menyerah begitu saja

Ada cita-cita yang harus kuperjuangkan

Aku ingin belajar

Aku ingin berhasil

Agar suatu hari bisa membuat kalian bangga


Biarkan aku terus berjuang

Meski rindu datang menyerang

Sebab aku percaya

Setiap langkah yang kujalani

Semoga membawa masa depan yang lebih baik


Penulis: Magfirah (Magang)

Editor: Chalisa Najla Safira

Kesepian Bukan Akhir Segalanya

 

Foto: Pexels

www.lpmalkalam.com- 

Terkadang dunia terasa jauh

Langkah terasa berat hati pun mulai rapuh

Namun, jangan menyerah pada keadaan

Sebab setiap kesulitan pasti punya jalan


Sendiri bukan berarti tak mampu

Sepi bukan alasan untuk berhenti melaju

Jadikan kesunyian tempat belajar

Agar hati semakin kuat, dan pikiran semakin tegar


Tak masalah jika harus berjalan sendiri

Asalkan kita tak berhenti memperbaiki diri

Tetaplah berusaha meraih impian

Meski tak semua orang memahami perjuangan


Penulis: Taupik Temasmiko (Magang)

Editor: Zahratul

13 September 2026

Senja Sudut Kota

 

Foto: Pixels

www.lpmalkalam.com-

Senja hanya datang sebentar

Tapi meninggalkan indah

Yang ditunggu banyak orang


Mungkin, ia tahu

Sesuatu yang singgah sesaat 

Justru sering lebih dihargai


Di sudut kota

Langit perlahan berubah warna

Indah untuk memanjakan mata

Sementara orang-orang masih terus berjalan


Tidak semua sempat melihat

Tidak semua peduli

Tapi bagi yang berhenti sebentar

Senja selalu punya cara 

Untuk membuat hati terasa tenang


Ia tidak tinggal lama

Hanya datang

Memberi sedikit warna

Lalu pergi tanpa berpamitan 


Mungkin, hidup juga begitu

Tidak semua yang indah harus menetap lama


Ada yang cukup datang sebentar

Meninggalkan kesan

Lalu menjadi sesuatu 

Yang diam-diam kita tunggu kembali kehadirannya 


Penulis: Chalisa Najla Safira 

Editor: Zahratul

09 September 2026

Ketika Harapan Menjadi Nyata

Foto: Pixels
www.lpmalkalam.com-

Ketika Harapan Menjadi Nyata

Dulu aku hanya mampu bermimpi

Menatap jauh ke arah langit

Membayangkan sebuah hari


Ketika semua harapan dapat kuraih

Namun, jalan menuju mimpi tidak pernah semudah yang kubayangkan

Ada malam-malam panjang tanpa tidur

Ada air mata yang jatuh diam-diam


Ada langkah yang hampir menyerah ketika hasil tak kunjung datang

Aku pernah jatuh ketika kegagalan datang berkali-kali

Pernah bertanya kepada diri sendiri

"Apakah aku masih mampu melanjutkan?"


Namun setiap kali ingin berhenti

Sebuah suara kecil di dalam hati kembali berkata

"Sedikit lagi, jangan menyerah"

Aku terus berjalan meski kaki terasa berat


Mengumpulkan keberanian dari setiap kegagalan

Menyusun kembali harapan

Yang sempat hancur berantakan

Tak jarang aku berjalan sendirian


Sementara yang lain telah sampai di tempat yang mereka impikan

Aku belajar untuk tidak membandingkan langkah

Sebab setiap orang memiliki waktunya sendiri

Hari demi hari kuhabiskan dengan usaha, doa, dan kesabaran


Keringat menjadi saksi

Air mata menjadi penguat

Dan kegagalan menjadi guru yang mengajarkanku untuk lebih kuat

Hingga akhirnya


Hari yang dahulu hanya kubayangkan

datang menghampiri

Aku berdiri di hadapan impian itu dengan hati yang penuh haru

Menyadari bahwa semua luka


ternyata tidak sia-sia

Aku tersenyum dalam diam

Mengingat diriku yang dulu hampir menyerah di tengah perjalanan

Kini aku mengerti


Harapan tidak menjadi nyata hanya karena kita menginginkannya

Tetapi karena kita berani memperjuangkannya

Sebab di balik sebuah keberhasilan

Ada jatuh yang harus diterima


Ada tangis yang harus dilalui

Ada langkah yang harus dipaksakan meski hati ingin berhenti

Kini aku menatap langit dengan senyum penuh syukur

Karena akhirnya aku tahu


Selama masih ada harapan dan keberanian untuk berjuang

Tidak ada mimpi yang terlalu jauh untuk diwujudkan


Penulis: Zilfira
Editor: Chalisa Najla Safira

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.