www.lpmalkalam.com-
Matahari menggantung terik di atas kepala
Menumpahkan bara dari langit yang membiru
Tak ada awan yang cukup tebal untuk bersembunyi
Tak ada angin yang cukup dingin untuk menenangkan
Jalanan memantulkan cahaya
Tanah menyimpan panas yang panjang
Dan keringat menjadi saksi betapa teriknya hari ini
Daun-daun bergoyang mencari kesejukan
Manusia berlindung di bawah bayang-bayang
Sementara matahari tetap menyala
Seolah ia tak pernah tahu
Betapa lelahnya bumi menerima panas
Mungkin, matahari tidak sedang menyiksa
Ia hanya sedang mengajarkan
Bahwa kehidupan tak selalu menghadirkan teduh
Ada hari ketika langkah terasa berat
Ada waktu ketika hati ingin menyerah
tetapi semuanya tetap harus dilalui
Sebab setelah terik yang panjang
Senja selalu menemukan jalannya
Dan setelah panas yang melelahkan
Akan selalu ada waktu
Untuk kembali merasa tenang
Penulis: Bellivia Al-Kamariana
Editor: Zahratul
