![]() |
| Foto: Intan Sarifah |
Foto: Putri Ruqaiyah www.lpmalkalam.com- Pelepasan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nah...
![]() |
| Foto: Intan Sarifah |
![]() |
| Foto: Dok. Jurusan Tadris Matematika UIN SUNA Lhokseumawe |
Webinar ini menghadirkan pemateri berpengalaman di bidangnya, yakni Azwar Anas. Beliau merupakan alumni Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh, sekaligus guru Matematika di SMP Swasta Sukma Bangsa Lhokseumawe, Assemblr Certified Educator, serta content creator di bidang pendidikan.
Ketua Jurusan Tadris Matematika, Dr. Mahdalena, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa webinar ini diadakan dengan tujuan memberikan ruang pembelajaran dan diskusi mengenai pentingnya transformasi digital dalam dunia pendidikan. “Mahasiswa matematika dan calon guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan media digital agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif,” katanya.
![]() |
| Foto: Dok. Jurusan Tadris Matematika UIN SUNA Lhokseumawe |
Sesi tanya jawab turut memicu semangat peserta webinar untuk bertanya dan menggali lebih dalam mengenai media pembelajaran digital bersama Azwar. Meski demikian, Azwar menegaskan bahwa teknologi bukanlah pengganti guru, melainkan alat bantu dalam proses pembelajaran.
Melalui webinar ini, Mahdalena mengharapkan agar peserta tidak hanya memahami konsep media digital, tetapi juga termotivasi untuk mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa Jurusan Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe untuk terus berinovasi dan tidak gagap teknologi.
Reportase: Alya Nadila
Editor: Putri Ruqaiyah
![]() |
| Foto: IST |
![]() |
| Foto: IST |
www.lpmalkalam.com - Pranata Humas Muda dan Tim Humas Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menyampaikan tengah merancang fasilitas baru bagi mahasiswa. Hal ini disampaikan kepada Kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam saat diwawancarai di Ruang Humas Biro UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe pada Kamis (26/06/2025) pukul 15.20 WIB.
Sebelumnya, Saifuddin, S.Sos., Pranata Humas Muda UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menyampaikan bahwa website resmi iainlhokseumawe.ac.id merupakan web internal yang memuat berita pujian atau kisah keberhasilan. "Kita ini web internal. Jadi memang beritanya berita pujian, berita successtory, bukan berita menjatuhkan. Jadi, kalau berita minus, itu nggak dimuat karena di sini tujuannya successtory," ungkapnya.
Saifuddin mengatakan bahwa akan ada fasilitas yang sedang dirancang untuk mahasiswa memberi masukan terhadap layanan kampus, "Ada satu itu, namanya belum ditetapkan, tapi kalau kami sekarang sebutnya itu UCC, Unit Complaints Centre. Itu kalau temen-temen ada yang mau protes, itu bisa ke sana. Jadi nggak ke web, itu (website) tentang berita."
Saifuddin menyampaikan bahwa fasilitas tersebut sebagai wadah untuk mahasiswa mengungkapkan ketidakpuasannya dalam hal pelayanan. Menurut pengakuannya, pihak Humas telah meneruskan surat tersebut kepada rektor dan rektor telah menindaklanjuti ke Biro. Ia berharap, dalam waktu dekat ini, fasilitas tersebut segera selesai dan dapat digunakan.
"Jadi, kalian nggak harus protes-protes ke pohon lagi. 'Kenapa Bu Dosen pembimbing saya? Capek kali nunggu. Dia ketawa-ketawa aja di dalam itu (ruangan), kita disuruh tunggu di sini.' Nah, itu boleh dimasukkan ke Complaints Centre atau apapun namanya (setelah ditetapkan). Untuk tahap pertama, khusus keluhan pelayanan," sambungnya. Aulia Rahmat, M.Pd., Tim Humas UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menambahkan bahwa fasilitas tersebut secara sederhana disebut layanan curhat.
Saifuddin mengatakan bahwa fasilitas tersebut bekerja melalui sistem, sehingga pelapor mengetahui apakah laporannya ditanggapi atau tidak. Ia juga mengilustrasikan cara kerja fasilitas tersebut, "Sederhananya, kamu ke humas pukul 14.10 tidak ada orang satu pun, karena pukul 14.00 sudah harus masuk misalnya. Jadi, laporan itu diteruskan ke atasan saya. Atasan saya teruskan ke saya, saya tengok (lihat). 'Benar, nih, nggak ada orang.' Saya panggil orang ini semua (Tim Humas). Benar laporannya. Adminnya balas ke pelapor bahwa laporan kalian sudah diteruskan, sudah ditindak. Nanti kalian cek lagi, datang lagi di jam yang sama. Kalau masih kejadian lagi, datang lagi. Jadi, terukur dia." Saifuddin mengatakan bahwa dengan adanya fasilitas ini mendukung adanya alat ukur pelayanan.
Reporter: Alya Nadila dan Ririn Dayanti Harahap
Penulis: Alya Nadila
Editor: Zuhra
![]() |
| Foto: Qurrata A'yuni |
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan I dan III Fakultas Syariah, serta Sekretaris Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasyiah Lhokseumawe.
Pada episode perdana ini, tema yang diangkat difokuskan pada pengenalan astronomi tingkat dasar. Hal ini dimaksudkan sebagai fondasi awal sebelum memasuki topik-topik lanjutan yang lebih mendalam. Ke depannya, kegiatan ini direncanakan akan berlangsung lebih rutin.
Kegiatan ini bersifat terbuka untuk umum dengan tujuan memperkenalkan astronomi kepada masyarakat luas, khususnya yang masih awam, sehingga dapat menumbuhkan minat dan menghilangkan anggapan bahwa astronomi adalah ilmu yang sulit dan membosankan.
Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Ilmu Falak, Hasnatuddar, S.H.I., M.S.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas untuk mengembangkan ide-ide mahasiswa serta membuka ruang diskusi yang produktif.
Wakil Dekan III, Husaini, S.Ag., M.A., juga memberikan sambutan yang memotivasi mahasiswa. Ia menyampaikan, “Daripada membuang waktu untuk hal yang tidak bermanfaat, alangkah baiknya jika kita mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti kajian ilmiah. Harapan saya, kualitas mahasiswa terus meningkat dan waktu yang dimiliki digunakan sebaik-baiknya.”
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat oleh Wakil Dekan III kepada pemateri, dan ditutup dengan sesi foto bersama.
![]() |
| Foto: Qurrata A'yuni |
Senada dengan itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Falak, Muhammad Khalil Mubarraq menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan untuk membangun rasa cinta terhadap astronomi sejak dini. “Harapannya, para peserta tidak berhenti sampai di kegiatan hari ini saja. Dasar-dasar yang diperoleh dari acara ini semoga menjadi fondasi untuk mencintai dan mendalami astronomi ke depannya,” ungkapnya.
Reporter: Aprilia Fira Purnama & Ima Nisa
Editor: Putri Ruqaiyah
![]() |
| Foto: Qurrata A'yuni |
www.lpmalkalam.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Ekonomi Syariah (HES) bekerja sama dengan Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar Market Day Syariah 2025, sebuah ajang pameran kewirausahaan yang menampilkan ragam karya dan produk mahasiswa jurusan HES. Kegiatan ini berlangsung di Fakultas Syariah pada Selasa (17/06/2025).
Secara resmi kegiatan ini dibuka oleh Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, S.Ag., M.Ag. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat entrepreneurship di kalangan mahasiswa, sekaligus menjadi ruang ekspresi kreativitas dalam bingkai nilai-nilai syariah. Berbagai stan bazar hadir dengan menjual produk berupa makanan, minuman, kerajinan tangan, hingga karya seni visual. Market Day Syariah tidak hanya menjadi sarana latihan berbisnis, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang inovatif dan tangguh dalam menghadapi dunia kerja dan industri halal.
![]() |
| Foto: Qurrata A'yuni |
“Selain menjadi peserta bazar, saya juga bisa menyaksikan Halaqah Nahrasiyah yang diumumkan langsung oleh Pak Rektor dan melihat antusiasme luar biasa dari para penerbit buku serta dosen-dosen Fakultas Syariah. Ini pengalaman yang sangat berkesan," ungkap Damayanti selaku salah satu peserta bazar. "Kemudian mengenai konsep tempatnya, difasilitasi dengan stan siap saji yang diadakan di dalam ruangan, sedangkan yang menggunakan kompor di luar. Meskipun tempatnya terpisah, semangat kami untuk menciptakan kreasi kewirausahaan tetap kompak dan solid dari berbagai jurusan," sambungnya.
Tak hanya bazar, kegiatan ini juga disemarakkan dengan sesi bedah buku syariah, yang digelar di lokasi yang sama. Sesi ini menghadirkan diskusi mendalam tentang pentingnya literasi hukum dan ekonomi syariah di era modern, serta mendorong mahasiswa untuk mencintai ilmu pengetahuan sekaligus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berkarya.
Reporter: Ismi Saydina Lubis
Editor: Zuhra