![]() |
| Foto: Muhammad Fajri |
HEADLINE
09 Juni 2026
09 Mei 2026
Rapat Perdana LPM Al-Kalam Periode 2026-2027
26 April 2026
Hari Kedua MUBES ke-VIII LPM Al-Kalam: Pengesahan Kandidat Baru, Penerus Estafet Kepemimpinan
![]() |
| Foto: Nurul Fadilah |
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari hari pertama yang telah dilaksanakan pada Jumat (24/04). Pada hari kedua, panitia telah menyusun rangkaian kegiatan sejak pukul 07.00 WIB untuk persiapan, dan acara resmi dimulai pada pukul 09.00 WIB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sidang Pleno IV yang memaparkan laporan kegiatan selama masa jabatan oleh ketua dari masing-masing divisi, yaitu Kesekretariatan oleh Yusri, Perusahaan oleh Muhammad Izzat Saputra, Penelitian dan Pengembangan (Litbang) oleh Zahira Putri Meola, Redaksi oleh Indira Ulfa Rizkya, serta Pemimpin Umum beserta Badan Pengurus Harian (BPH) oleh Muhammad Syahru, Fitdaturrahmi, dan Intan Nuraini.
Di penghujung masa jabatannya, Muhammad Syahru menyampaikan, “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kru, pengurus, dewan pengurus, yang telah memaksimalkan tenaga, pikiran, dan waktu untuk mengembangkan diri di LPM Al-Kalam, khususnya kepada Sekretaris Umum dan Bendahara Umum yang telah memberikan kontribusi terbaik. Semoga setelah menjadi alumni dan demisioner tetap dapat berkontribusi untuk LPM Al-Kalam,” ujarnya.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno V yang diisi oleh para calon kandidat BPH. Hasil Sidang Pleno V menetapkan Zahira Putri Meola sebagai Pemimpin Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam periode 2026–2027. Selain itu, Zuhra ditetapkan sebagai Sekretaris Umum, Qonita Sholihat sebagai Bendahara Umum, Ririn Dayanti Harahap sebagai Pemimpin Redaksi, Tiara Khalisna sebagai Pemimpin Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Alif Maulana sebagai Pemimpin Perusahaan, serta Faris sebagai Kepala Kesekretariatan.
Rangkaian kegiatan pada hari kedua ditutup pada Sabtu siang dan akan berlanjut pada hari Minggu sebagai penutup kegiatan MUBES ke-VIII.
Reporter: Annisa Maulianda
Editor: Putri Ruqaiyah
24 April 2026
MUBES VIII LPM Al-Kalam Resmi Digelar, Satukan Gagasan Menuju Masa Depan
![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan ini mengusung tema “Menyatukan Gagasan, Merawat Kebersamaan, Menuju Masa Depan”. Pada hari pertama, panitia telah melakukan persiapan sejak pukul 07.00 WIB, dan acara secara resmi dimulai pada pukul 09.00 WIB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta sambutan dari Ketua Panitia, Pemimpin Umum , alumni serta pembina LPM Al-Kalam.
Acara secara resmi dibuka oleh Pembina LPM Al-Kalam Bapak Ir. Muhammad Ilham, S.T., M.I.T., sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Beliau menyampaikan "Semoga acara Musyawarah Besar ini bisa berjalan dengan khidmat, saya juga berharap untuk kedepannya semoga LPM Al-Kalam dapat terus memberikan kritik dan saran yang membangun bagi kampus kita,” ujarnya.
Pemimpin Umum LPM Al-Kalam, Muhammad Syahru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh divisi atas kontribusi yang telah diberikan selama kepengurusan walaupun dalam periode tersebut terdapat berbagai keluh kesah yang dihadapi, namun seluruh anggota tetap menunjukkan semangat untuk bertahan dan berjuang tanpa ada yang menyerah.
Selain itu, ia menegaskan bahwa LPM Al-Kalam tidak hanya berfokus pada jurnalistik, tetapi juga menjadi wadah pengembangan diri serta pembelajaran dalam berorganisasi yang baik.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang membahas tata tertib sidang dan Sidang Pleno II terkait pemilihan presidium sidang tetap.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA. Usai ISHOMA, kegiatan kembali dilanjutkan dengan Sidang Pleno III, yaitu penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh seluruh kepanitiaan program kerja LPM Al-Kalam periode 2025–2026.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup pada sore hari dan acara MUBES VIII akan berlanjut pada hari berikutnya dengan agenda lanjutan sidang pleno.
Reporter: Chalisa Najla Safira
19 November 2025
Ketua AJI Lhokseumawe, Zikri Maulana Sampaikan Materi Workshop Multimedia Budaya pada Kelas Jurnalistik dan Pekan Kebudayaan Daerah Mahasiswa
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Penyampaian materi multimedia dikupas secara mendalam oleh Zikri Maulana dengan menjelaskan definisi Multimedia hingga tahapan pra produksi dilengkapi dengan contoh-contoh yang relevan sehingga membuat para peserta memahami materi lebih mudah.
Saat ini media adalah salah satu pusat tempat dimana para rakyat mendapatkan dan mengonsumsi informasi. Media juga merupakan tempat yang mudah untuk meningkatkan kemungkinan suatu masalah bisa menjadi viral karena banyak pengguna yang mengakses dan mengonsumsi informasi melalui media. Penyampaian materi tidak hanya dilakukan secara satu arah dari narasumber, tetapi peserta ikut berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Pada sesi tanya jawab, Zikri menjawab salah satu pertanyaan peserta; Bagaimana caranya menghadapi konten-konten berita yang berpotensi memproduksi informasi yang hoaks ditambah data tersebut hanya semata mata melalui AI? Ketika menghadapi masalah seperti itu, ia menjelaskan bahwa dapat ditanggulangi dengan cara tidak langsung menerima informasi yang disajikan melalui video tersebut, kemudian melakukan penulusuran informasi lebih dalam yang bisa diambil dari beberapa sumber terpercaya dan ini bisa menjadi salah satu cara agar tidak terjadinya kesalahpahaman dalam menerima informasi tentang informasi yang berkaitan dengan video tersebut.
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Dalam membuat konten berita, Zikri menekankan bahwa tetap harus memperhatikan etika dan juga kode etik jurnalistik agar tidak terjadinya suatu pelanggaran. Pada akhir sesi, Zikri memberikan sebuah nasihat yang sangat bermanfaat, "Apabila kalian ingin menjadi seorang jurnalis, jadilah jurnalis yang juga bisa bahasa inggris karena ini juga merupakan peluang besar untuk masa depan kalian dan juga menjadi kebanggaan bisa menjadi jurnalis tidak hanya di negara tanah air saja."
Zikri juga turut menceritakan beberapa pengalaman hidupnya yang sangat menarik sehingga membuat para peserta termotivasi.
Reporter: T. Akmal Rizki Phonna
18 November 2025
Hari Kedua Kelas Jurnalistik dan Pekan Kebudayaan Daerah Mahasiswa, Irmansyah Sampaikan Materi Workshop Feature Budaya
| Foto: Qonita Sholihat |
Penyampaian materi feature dikupas secara mendalam oleh Irmansyah dengan menjelaskan definisi feature, perbandingan feature dengan straight news, dilengkapi dengan contoh feature yang telah ditulisnya dan telah dimuat pada laman website Line1News dan PortalSatu.
Meski feature adalah teks faktual, informatif, dan lebih luas yang disampaikan kepada pembaca, Irmansyah menyampaikan bahwa perlu adanya gaya bahasa menarik yang dikemas dalam suatu tulisan. Penyampaian materi tidak hanya dilakukan secara satu arah dari narasumber, tetapi peserta ikut berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.
| Foto: Qonita Sholihat |
Dalam menulis feature, Irmansyah mengatakan bahwa tidak ada batasan minimum dan maksimum kata. Pada akhir sesi, Irmansyah terus menekankan agar peserta dapat terus belajar, mempraktikkan, mengasah, memperbaiki, hingga memiliki kemampuan dan keterampilan dari hari ke hari.
| Foto: Fika Munayya |
"Awalnya Ales sendiri cukup bingung dengan materi yang disampaikan (penjelasan tentang feature) yang menurut saya seperti gabungan antara deep news dan novel. Namun, semakin ke sini dengan detailnya penjelasan dari Pak Irmansyah, perlahan saya mulai paham tentang feature," ungkap Rahul Gonzales, salah satu peserta kegiatan.
Reporter: Alya Nadila
Editor: Zuhra
Ayi Jufridar Bahas Jurnalisme Kultural dalam Kelas Jurnalistik dan Pekan Kebudayaan Daerah Mahasiswa
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Kegiatan ini merupakan wadah untuk memperkuat literasi budaya dan kepenulisan di kalangan mahasiswa yang diikuti oleh berbagai paguyuban serta ikatan mahasiswa di Kota Lhokseumawe. Pada kegiatan ini, LPM Al-Kalam menghadirkan Ayi Jufridar, S.E., M.S.M., Dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) dan anggota Bawaslu Kota Lhokseumawe, sebagai pemateri. Ayi menyampaikan materi mengenai Jurnalisme Kultural, sebuah pendekatan jurnalistik yang menekankan pentingnya memahami budaya dan kehidupan sosial masyarakat dalam setiap liputan.
Dalam pemaparannya, Ayi mengatakan bahwa banyak wartawan di Indonesia sebenarnya tidak berasal dari latar pendidikan komunikasi atau jurnalistik. Tapi hal tersebut tidak menjadi penghalang. “Justru dari latar belakang yang beragam, wartawan bisa membawa sudut pandang baru. Keterampilan menulis bisa diasah seiring pengalaman di lapangan,” ujarnya.
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Ketua Panitia, Ririn Dayanti Harahap, berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ruang pembelajaran yang bermakna bagi seluruh peserta. “Melalui kegiatan Kelas Jurnalistik dan Pekan Kebudayaan Daerah Mahasiswa ini, kami ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya memahami teknik menulis, tetapi juga mampu membaca dan menghargai budaya yang hidup di sekitar mereka,” ujarnya.
Ririn menegaskan bahwa jurnalis yang peka terhadap budaya akan melahirkan tulisan yang lebih berkarakter, berimbang, dan mencerminkan identitas daerah. “Harapan kami, mahasiswa mampu menghasilkan karya yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengangkat nilai dan kekayaan budaya lokal agar tetap dikenal dan dihargai,” tambahnya.
Reporter: Ima Nisa
Editor: Tiara Khalisna
30 Oktober 2025
Kelompok Satu Cakru Magang LPM Al-Kalam Kunjungi Kompleks Makam Putroe Nahrasiyah
![]() |
| Foto: Zahratul (Magang) |
Dalam kunjungan tersebut, para peserta disambut oleh pengurus makam yang menjelaskan sejarah Sultanah Nahrasiyah dan makam-makam lain di area tersebut. Menurut pengurus, makam ini dikenal sebagai salah satu makam terindah di Asia Tenggara karena keutuhan struktur dan keindahan ukirannya.
Pengurus juga mengungkapkan bahwa sebenarnya makam tidak dibuka untuk umum pada hari Sabtu dan Minggu. Namun, ia tetap menerima tamu dengan ramah. Selain memberi penjelasan sejarah, pengurus juga menyampaikan harapan agar pagar makam dapat segera diperbaiki oleh pemerintah.
“Kami berharap pemerintah mau memperbaiki pagar makam, supaya hewan ternak warga tidak lagi masuk dan merusak makam,” ujarnya. Kunjungan ini menjadi bagian dari edukasi untuk memperkuat pemahaman sejarah lokal, sekaligus keterampilan peliputan langsung di lapangan bagi Cakru Magang LPM Al-Kalam.
Reporter: Zahratul (Magang)
26 Oktober 2025
Klasik Goes to SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu Raih Antusias Siswa Pelajari Cara Penulisan Berita
![]() |
| Foto: Nurul Fadilah |
Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu yang aktif di ekstrakurikuler Jurnalistik. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat dunia pers serta praktik langsung cara menulis berita sesuai struktur jurnalistik.
Acara diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh moderator, Fika Munayya, Kru Kamerawan LPM Al-Kalam. Dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Ketua Panitia, Alif Maulana yang juga merupakan Kru Kamerawan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pemimpin Umum (Pimum) yang diwakilkan oleh Fitdaturrahmi selaku Sekretaris Umum LPM Al-Kalam yang sangat mengapresiasi kegiatan jurnalistik ini.
Selanjutnya, Drs. Arlin selaku perwakilan dari SMAN 1 Syamtalira Bayu turut memberikan sambutan dan menerima sertifikat penghargaan dari panitia.
Acara selanjutnya penyampaian materi oleh Zahira Putri Meola, Pemimpin Penelitian dan Pengembangan (Litbang) LPM Al-Kalam. Dalam materinya, Meola menjelaskan cara penulisan dan peliputan berita yang baik dan benar serta cara penggunaan 5W+1H dalam kaidah jurnalistik yang dikemas dalam bentuk nyanyian berirama Apuse. Meola juga menekankan pentingnya etika peliputan dan ketelitian dalam penulisan dan peliputan berita.
![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Para siswa sangat antusias bertanya mengenai teknik penulisan dan peliputan berita.
Sebagai penerapan langsung, peserta kemudian mengikuti pratik cara menulis berita dengan unsur 5W+1H. Kemudian, panitia melakukan cross-check tulisan. Melalui sesi ini, peserta dapat mengasah kemampuan dalam kepenulisan berita sesuai kaidah jurnalistik.
Di penghujung acara, panitia memberikan hadiah kepada peserta dengan penulisan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka selama dalam mengikuti kegiatan berlangsung.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia, perwakilan sekolah, dan peserta yang menjadi momen penutup kegiatan dalam acara Klasik Goes to School ini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, LPM Al-Kalam berharap dapat mencetak generasi jurnalis muda yang kritis, kreatif, dan beretika dalam menulis berita sesuai kaidah jurnalistik di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.
Reporter: Juramaida Ziliwu
Mengenai Saya
- LPM AL-KALAM
- Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.











