![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri melalui pengembangan kreativitas, imajinasi, serta kepercayaan diri melalui aktivitas seni yang menyenangkan dan edukatif, seperti mewarnai dan menggambar, membuat seni rupa tarikan benang, serta menulis harapan pada lukisan pohon yang dilakukan pada akhir sesi Rumah Belajar Anak (RUMBA).
![]() |
| Foto: IST |
Pada kegiatan mewarnai yang dilaksanakan pada Sabtu (21/02), anak-anak diberikan selembar gambar untuk diwarnai serta kebebasan menggambar di kertas kosong dan mewarnainya sesuai dengan tema yang mereka sukai. Berbagai hasil karya menunjukkan ide dan imajinasi yang beragam, mulai dari pemandangan alam, gambar keluarga dan lingkungan sekitar, hingga pilihan warna favorit mereka.
![]() |
| Foto: IST |
Tidak sedikit dari mereka yang mengulang proses pembuatan karya seni tersebut untuk kemudian dicoba kembali di rumah. “Kak, kami boleh bawa pulang catnya, nggak? Kami mau buat di rumah juga,” tanya Airil polos.
Kegiatan pohon harapan yang dilaksanakan pada Minggu (01/03) dilakukan dengan menuliskan harapan pada kertas berwarna yang kemudian ditempelkan pada lukisan berbentuk pohon. Amel, mahasiswa KPM yang turut mendokumentasikan momen tersebut, mengatakan, “Harapan yang dituliskan anak-anak ini singkat, namun penuh makna, dengan doa agar apa yang ditulis dapat menjadi kenyataan.”
Selama kegiatan berlangsung, suasana belajar terasa menyenangkan dan penuh semangat. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan serta menunjukkan rasa bangga terhadap hasil karya masing-masing. Melalui program Kanvas Ekspresi ini, mahasiswa KPM berharap dapat memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat seni mereka sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang kreatif dan berkesan di desa tersebut.
Reporter: Alya Nadila
Editor: Putri Ruqaiyah




