HEADLINE

Latest Post
Loading...

29 May 2024

Dana UMKM Tidak Teralokasikan, ORMAWA FEBI IAIN Lhokseumawe Lakukan Audiensi Bersama DPRK Kota Lhokseumawe

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Lhokseumawe melaksanakan kegiatan audiensi bersama DPRK Lhokseumawe pada Selasa (28/5/2024) yang dilaksanakan di gedung DPRK Lhokseumawe.

Audiensi tersebut dibuka langsung oleh ketua Senat Mahasiswa (SEMA) FEBI IAIN Lhokseumawe yakni Uswatun Hasanah Putri Nasution. Beliau mengatakan bahwa tujuan dari dilakukannya audiensi ini adalah mengetahui bagaimana peran dan fungsi DPRK terhadap masyarakat kota Lhokseumawe terutama dalam bidang legislasi, pengawasan dan bidgetting.

Berbicara mengenai fungsi, tugas dan wewenang lembaga DPRK terutama tentang legislasi pembentukan peraturan daerah/qanun serta peran dalam mengontrol kebijakan pemerintahan daerah dan beberapa kegiatan lainnya.

Mahasiswa FEBI  IAIN Lhokseumawe memilih mendiskusikan isu-isu hangat yang sedang diperbincangkan dan terjadi dalam waktu terakhir ini di seputaran kota Lhokseumawe seperti isu dana UMKM yang banyak tidak teralokasi kan dengan tepat.  

Faisal selaku ketua komisi DPRK Lhokseumawe menyampaikan bahwa “Sebenarnya dana yang dikeluarkan pemerintah untuk UMKM itu nyata akan tetapi banyak masyarakat yang menyalahgunakan bantuan tersebut dikarenakan banyak masyarakat yang tidak mengetahui standar UMKM serta tidak mengetahui tentang penyaluran dana," tuturnya.

 Beliau juga menambahkan bahwa UMKM dan PAD (Pendapatan Asli Daerah) semakin menurun dikarenakan kurangnya pengetahuan dan pengalaman SDM kota Lhokseumawe.

Namun disamping banyaknya permasalahan tersebut Ismail A Manaf selaku ketua DPRK Lhokseumawe kembali menguatkan bahwa “Semua keresahan yang ada di kota Lhokseumawe bisa diselesaikan dengan cara bersama-sama bahu membahu untuk mengubah kota Lhokseumawe menjadi lebih baik lagi," ungkapnya.


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi

21 May 2024

Pengurus UKM LEKISMA Al-Furqan Resmi Dilantik

Foto: Raisa Salsabiila


www.lpmalkalam.com-  Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Keislaman Mahasiswa (LEKISMA) Al-Furqan IAIN Lhokseumawe gelar Pelantikan Pengurus dengan mengusung tema “Memimpin Dengan Integritas, Penerapan Etika dan Retorika Dalam Kepemimpinan Dakwah Kampus” di aula Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Lhokseumawe pada Senin, (20/05/2024).

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Wakil Rektor 3, pembina dan demisioner LEKISMA Al-Furqan tersebut diadakan agar seluruh Pengurus UKM LEKISMA Al-Furqan memiliki rasa tanggung jawab yang besar, serta dapat mempererat tali silaturahmi antar LDK, baik secara internal maupun eksternal kampus.

Acara dibuka langsung oleh Dr. Ja'far, M.A selaku pembina LEKISMA Al-Furqan, beliau mengatakan "Pengurus LEKISMA Al-Furqan periode 2024 perlu melakukan terobosan dan berbagai inovasi dalam merencanakan dan merealisasikan program kerja. Dalam rangka mendukung visi Indonesia emas, program kerja perlu disusun dengan semangat, yaitu dengan revitalisasi, yakni memperkuat keberagamaan dan pemahaman agama yang moderat di kalangan mahasiswa. Kedua, menjadi digitalisasi, dimana program kerja perlu memanfaatkan teknologi digital terutama media sosial. Ketiga, mampu berpikir secara global, bertindak secara lokal. LEKISMA harus menjadi icon gerakan mahasiswa," tuturnya.

Akmal Desmara, selaku ketua panitia acara ini menyampaikan ribuan terima kasih kepada segenap pengurus UKM LEKISMA Al-Furqan dan para kader aktif yang senantiasa mendukung dan ikut menyukseskan acara ini.

Very Ardiansyah, selaku ketua umum LEKISMA Al-Furqan, ikut serta menyampaikan  "Besar harapan saya kepada seluruh pengurus UKM LEKISMA Al-Furqan agar lebih optimis, memiliki rasa tanggung jawab, membuat generasi muda islam memiliki wawasan dan juga mempunyai etika serta integritas yang tinggi. Jadi didalam organisasi inilah dibentuk Karakter dan etika yg lebih bermoral," ungkapnya.


Reporter: Raisa Salsabiila

Editor: Redaksi

18 May 2024

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Lhokseumawe Kembali Mengikuti Kegiatan Silaturahmi Mahasiswa Bahasa Arab Se-Sumatera (SIMBA) ke XI Tahun 2024.

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Kegiatan ini diikuti oleh segenap mahasiswa bahasa Arab se-Indonesia di bawah organisasi mahasiswa ITLAK ( Ittihadu Thalabati Al- Lughah Al-'Arabiyah) di bawah kepengurusan dewan pertimbangan wilayah 1 Sumatera. Acara ini di laksanakan di 2 universitas Jambi yaitu Universitas Jambi dan UIN Sulthan Thoha Saifuddin Jambi. Pada kegiatan event tahunan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, dan Sastra Arab ini, Prodi PBA IAIN Lhokseumawe mengutus 6 orang delegasi untuk mengikuti lomba dalam kegiatan ini dengan cabang perlombaan yang berbeda yaitu Debat Bahasa Arab, Insya' araby dan pidato bahasa arab. 

Pada kegiatan lomba ini, Mahasiswa bahasa Arab IAIN Lhokseumawe Menjuarai 2 cabang perlombaan yaitu juara 2 debat bahasa Arab atas nama Ariffaturrahman, Naufal Zuhdi dan Nasywa Adila dan juara 2 insya' araby atas nama Gladis Safina. 

Asyraf Zaky selaku ketua hmj PBA IAIN Lhokseumawe mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang di raih oleh mahasiswa PBA beliau mengungkapkan bahwa "Alhamdulillah dari 3 perlombaan yang kami ikuti, 2 di antara nya mampu meraih kemenangan, ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua khusus nya bagi kami pba, semoga pada event-event selanjutnya mahasiswa kita terus dapat berpartisipasi dan mampu meraih juara yang lebih besar lagi dari ini", ungkapnya dalam wawancara online dengan kru lpm alkalam. 

Ariffaturrahman salah satu delegasi dalam kegiatan ini juga mengungkapkan rasa bangganya beliau mengatakan bahwa “Saya sangat bersyukur atas apa yg telah kita capai, khususnya di debat bahasa Arab, karena ini bisa jadi event terakhir yang saya ikuti di debat bahasa Arab, sangat besar harapan saya kepada kawan kawan debat Lainnya agar tetap semangat dan tidak menyerah, semoga Tim debat bahasa arab IAIN Lhokseumawe mampu menjadi juara di tingkat internasional suatu hari nanti”, tuturnya. 

Aina Salsabila selaku Ketua jurusan pendidikan bahasa arab IAIN Lhokseumawe juga ikut serta menyampaikan rasa syukurnya beliau mengatakan “Alhamdulillah event simba telah selesai diikuti oleh sejumlah delegasi jurusan pendidikan bahasa arab IAIN Lhokseumawe. Di event ini mahasiswa pba kembali mencetak prestasi di dunia debat bahasa arab dan juga mengarang (insya'). Namun event ini bukanlah semata-mata untuk mengikuti lomba saja, ada ajang silaturahmi dan ukhuwah islamiah yang ikut mereka semarakkan sesama mahasiswa pendidikan bahasa arab se-sumatra", ungkapnya.


Reporter: Annisa Janatul Ula

Editor: Redaksi

15 May 2024

Gelar Wisuda Ke XI, IAIN Lhokseumawe Cetak 420 Wisudawan

Foto: Siti Raihani 

www.lpmalkalam.com- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe kembali selenggarakan wisuda sarjana dan Pasca Sarjana angkatan XI tahun akademik 2023/2024, pada Selasa 14/5/2024 yang berlangsung secara khidmat di gedung serbaguna IAIN Lhokseumawe.

Sebanyak 420 mahasiswa IAIN Lhokseumawe berhasil menyelesaikan studinya dengan 2 orang diantaranya berhasil mendapat gelar predikat cumlaude, 320 wisudawan/i  mendapatkan predikat sangat memuaskan, dan 21 wisudawan/i  mendapatkan predikat memuaskan. Untuk lulusan program Pasca Sarjana sebanyak 28 lulusan, Fakultas Syariah (FASYA) 38 lulusan,  Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 199 lulusan, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) 38 lulusan serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 117 lulusan. 

Prof. Dr. Danial, M.Ag selaku rektor IAIN Lhokseumawe menyampaikan amanatnya mengenai pencapaian dan harapan atas dukungan rancangan program doktoral, dan  peralihan bentuk dari  IAIN Lhokseumawe menjadi UIN Sultanah Nahrasiyah. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini IAIN mempunyai 25 jurusan yang terdiri dari 20 jurusan pada jenjang S1 dan 5 jurusan di jenjang pendidikan Pasca Sarjana. Beliau mengungkapkan bahwa "Jurusan yang baru tahun ini menerima mahasiswa itu ada dua, yang pertama di S1 adalah Bimbingan Konseling Pendidikan yang izin nya baru keluar. Dan yang kedua adalah S2 Ekonomi Syari'ah yang izinnya juga sudah keluar". Tuturnya.

Pada pidatonya, Rektor IAIN Lhokseumawe juga menyampaikan pesan dan ucapan selamat kepada para wisudawan/i yang telah lulus pada angkatan ini. Beliau berpesan agar para lulusan baru ini bisa mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, ia berharap para lulusan tahun ini bisa berani untuk menebar manfaat bagi masyarakat.

Foto: Siti Raihani

Sebagai salah satu lulusan cumlaude dalam pelaksanaan Wisuda kali ini yaitu Yuli Damayanti seorang wisudawati yang berasal dari jurusan Ilmu Falak angkatan 2020, berpesan kepada para mahasiswa-mahasiswi agar tetap semangat menempuh pendidikan karena usaha tidak mungkin mengkhianati hasil.

“wisuda ini sebagai reward buat saya dan sangat membanggakan karena target yang saya harapkan yakni lulus tepat waktu dan cumlaude dari sekian banyak mahasiswa”. Ujarnya.

Dalam  kesempatan kali ini juga, Zanzibar, M.sos selaku MC utama acara ini menanggapi tentang prosedural wisuda yang berjalan dengan baik  berkat kerja sama tim protokoler, sound sistem,tempat dan lain sebagainya, beliau juga berpesan semoga wisuda selanjutnya semakin lebih baik dari wisuda kali ini.


Reporter: Nadiyatul Rahimah Sinaga

Editor: Redaksi 

13 May 2024

Etnoastronomi Aceh dalam Perspektif Ilmu Falak

Foto: Pexels.com


www.lpmalkalam.com- Kembalinya para ulama ke Indonesia dari Mekkah dan Timur Tengah mendorong perkembangan ilmu astronomi. Sejak saat itu, muncul beberapa tokoh astronomi yang karyanya menggunakan berbagai model perhitungan dan terus berkembang hingga saat ini. Sejak lama, masyarakat Aceh telah menggunakan perhitungan. Ulama dapat menyelesaikan berbagai masalah yang ditemukan dalam kitab-kitab hukum.

Pada awal sejarah Islam di nusantara, tradisi keilmuan dan intelektual sangat dinamis, seiring dengan proses islamisasi dan perkembangan entitas sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Hal ini sangat memengaruhi pembentukan dan perkembangan tradisi keilmuan, termasuk pemahaman astronomi. Tradisi ini dikembangkan dan dipelihara secara terus-menerus, sehingga menjadi tradisi intelektual dan keilmuan yang terus berlanjut dari generasi ke generasi. 

Area paling utara dan barat kepulauan Indonesia adalah Aceh. Samudera Hindia terletak di sebelah Barat, dan Selat Malaka terletak di sebelah Utara dan Timur. Lokasi geografis ini sangat strategis karena berfungsi sebagai pintu gerbang barat untuk masuk ke nusantara. Keyakinan dan kebiasaan orang Aceh berubah karena ajaran Islam. Tradisi lokal dipengaruhi oleh agama Islam, yang membuat sulit untuk membedakan antara ajaran agama dan adat istiadat, seperti halnya dengan adat-istiadat Islam yang akhirnya menjadi bagian dari adat atau dianut. Misalnya, dalam perayaan hari besar Islam. 

Dalam sistem penanggalan Aceh, bulan Maulid dibagi menjadi tiga bulan berturut-turut, molod awai (hari lahir awal), molod teungoh (hari lahir tengah), dan molod akhe (hari ulang tahun akhir). Dapat diketahui waktu dan musim terbaik untuk membajak, menanam, dan menuai. Setelah selesai, semua tugas dilakukan dan masuk pada waktu yang tepat. poin utama, yaitu Utara, Selatan, Timur, dan Barat, digunakan dalam kegiatan pertanian dan prakiraan. Dan dapat dipergunakan sebagai petunjuk perjalanan dan penentu arah mata angin.

Terdapat hubungan antara Islam dan budaya petani di Aceh, seperti yang ditunjukkan oleh penggunaan ajaran Islam tertentu untuk mengatur kehidupan ekonomi negara. Mayoritas orang Aceh menghubungkan perubahan musim dengan ritual Islam. Misalnya, orang Aceh percaya bahwa saat menanam padi, garis yang menghubungkan tiga bintang dalam lingkaran lonjong menunjukkan arah Kiblat, atau arah ke Mekkah, ke mana kaum muslimin harus menghadap ketika shalat. Mereka juga percaya bahwa sambil berbicara, orang harus baseumalah dan menghadap ke angin barat, tempat kaum muslimin berdoa. Di Aceh, falak sering disamakan dengan astrologi. 

Dalam masyarakat Aceh, astrologi dianggap sebagai bagian dari astronomi yang terkait dengan ilmu nujum. Mereka mengatakan bahwa astronomi adalah ilmu yang mempelajari tentang alam semesta. Mereka tidak membedakan antara astronomi dalam arti mitos dan sebagai sains. Pada dasarnya, para ilmuwan sebelumnya mendefinisikan astrologi sebagai bagian dari astronomi dalam arti ilmu pengetahuan, tetapi beberapa orang menggunakan istilah ini sebagai astrologi.

Membuat penanggalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat itu adalah tujuan utama ilmu astronomi. Ramalan, hikmah, dan firasat masih menggunakan unsur astronomi. Kajian ilmiah sering mengalami kesalahan akibat pencampuran konsep astronomi seperti ini. Sejarah masyarakat Indonesia menunjukkan bahwa masyarakat umumnya menganggap astronomi sebagai ramalan dan ilmu perbintangan. Astrologi awalnya dipelajari sebagai etnoastronomi, yang berarti hal-hal yang dipelajari tentang budaya suatu tempat. Astronomi meliputi peredaran benda-benda langit, seperti Matahari, Bulan, dan planet-planet lainnya. Astronomi juga mempelajari rasi bintang, jenis gerak dan peredaran benda-benda langit yang berdampak. dipengaruhi oleh kelangsungan hidup di Bumi.

Masyarakat Aceh menafsirkan astronomi sebagai budaya, yang menghasilkan rasi bintang dan langit. Kebudayaan adalah bagian dari kehidupan manusia, dan bidang ilmu pengetahuan astronomi yang terlibat dalam kebudayaan disebut Etno-Astronomi. Etno-Astronomi adalah ilmu pengetahuan alam yang mencakup perspektif yang berbeda dari orang-orang yang tinggal di suatu wilayah terhadap benda langit. Menurut etnoastronomi, fenomena dan gejala alam yang terjadi pada masyarakat Aceh dapat dirasakan secara fisik dan non fisik sebagai akibat dari pergerakan benda langit dan konstelasinya. Pengetahuan tentang pergerakan benda langit dalam etnoastronomi Aceh merupakan kearifan budaya yang harus diketahui oleh masyarakat sekitarnya.


Oleh: Raisa Salsabiila

11 May 2024

Wajah Baru Kepemimpinan GenBI Komisariat IAIN Lhokseumawe 2024/2025

Foto: IST


www.lpmalkalam.com- Generasi Baru Indonesia (GenBI) IAIN Lhokseumawe menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) dalam rangka pemilihan Ketua Umum periode 2024-2025 pada Jum'at, (10/5/2024) di gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 14:00 WIB dan diikuti oleh seluruh anggota GenBI IAIN Lhokseumawe periode 2024-2025 dengan mengusung tema "Solidaritas GenBI Bersinergi dan Menginspirasi Menuju Aksi Nyata untuk Negeri".

Sebelum proses pemilihan, panitia MUBES menuturkan bahwa hanya ada 1 (satu) calon tunggal atas nama Puji Wulandari yang terdaftar melalui form pendaftaran yang telah dibuka dari tanggal 25 - 30 April 2014. Dengan demikian, Puji Wulandari ditetapkan sebagai Ketua Umum GenBI Komisariat IAIN Lhokseumawe untuk periode 2024-2025.

Foto: IST

Salah satu program utama yang ditawarkan oleh Ketua Umum terpilih  adalah pengedukasian QRIS untuk UMKM sekitar dengan sistem UMKM of the Month. Program ini ditujukan demi membangun keahlian dan kesadaran masyarakat UMKM untuk melek teknologi dan lebih memanfaatkan QRIS dalam proses jual beli.

Di sesi akhir Puji Wulandari menuturkan harapannya untuk dapat menjadikan GenBI sebagai Komunitas besar yang terus dapat berdampak positif untuk masyarakat luas dengan berkontribusi secara signifikan untuk masyarakat. 

"Saya percaya dengan adanya kolaborasi dan dedikasi dapat meningkatkan harapan hidup untuk masyarakat sekitar," ujarnya. 

Sesi akhir kegiatan MUBES ini diisi dengan sesi foto bersama untuk membangun kedekatan antar anggota.


Reporter: Ismi Saydina Lubis

Editor: Redaksi

09 May 2024

Kami Generasi Revolusi

Foto: Pexels.com
  

Di hening senja, langit terbuka luas,

Kami, generasi revolusi, menyongsong masa depan yang merona.

Dengan semangat yang berkobar,

Kami menatap dunia, tak gentar, tak lara.


Di jalan-jalan kota, langkah kami berpadu,

Mengetuk pintu mimpi, membuka ruang yang terkunci.

Kami bukan sekadar bayang-bayang masa lalu,

Kami pancaran cahaya, membawa perubahan yang terukir abadi.


Kami teriakkan kebenaran di tengah gemuruh,

Menolak kebodohan, mengejar ilmu yang mendalam.

Dengan pena dan pikiran yang tajam,

Kami membangun jembatan menuju masa depan yang bersinar terang.


Kami generasi revolusi,

Berkarya, berjuang, mengukir sejarah yang hakiki.

Kami adalah harapan, mimpi-mimpi yang terwujud,

Kami, generasi penerus, mengukir legenda kehidupan yang indah.


Oleh: Abbiyu Naufal Al Hakim

Guru Besar Pertama IAIN Lhokseumawe, Rektor Dikukuhkan Langsung Direktur Diktis Kemenag

Foto: IST


www.lpmalkalam.com-  Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe Prof. Dr. Danial, M.Ag., dikukuhkan menjadi guru besar pada bidang Ilmu Hukum Islam, pada Kamis (09/05/2024). Pengukuhan ini merupakan penyematan gelar Guru Besar pertama di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe.

Prosesi pengukuhan yang diselenggarakan di Aula Serbaguna IAIN Lhokseumawe berlangsung khidmat ditandai dengan penyematan tanda guru besar oleh Direktur Diktis Kementerian Agama, Prof. Ahmad Zainul Hamdi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) Prof. Muhammad Ali Ramdhani turut hadir dalam sambutannya menyampaikan bahwa lahirnya profesor rumpun ilmu agama, khususnya yang berusia muda, tentunya menjadi energi baru bagi penguatan aspek riset dan publikasi yang harus kita akui. 

“Prof Danial bukan hanya guru besar pertama IAIN Lhokseumawe, tapi juga pendorong motivasi untuk kita semua,” ujar sekjen.

Berdasarkan pada prinsipnya penajaman-penajaman kehidupan yang disampaikan Prof. Danial di orasinya terletak pada pemahaman dan pengalaman agamanya, yang diperluas pada unsur-unsur kehidupan. “Semoga apa yang disampaikan tidak hanya berakhir pada pikiran saja tapi juga dilaksanakan dengan baik,” lanjutnya.

Sebelumnya, Rektor juga menyampaikan orasi ilmiah pada pidato pengukuhannya yang bertajuk Peta Jalan Pelaksanaan Syari’at Islam Di Aceh (Mendekatkan Idealitas Islam dan Realitas Kehidupan Masyarakat Aceh). 

“Hakikatnya syari'at Islam bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan manusia dunia dan akhirat. Tujuan ini dicapai melalui misi syari'at Islam yang meliputi kemaslahatan agama, jiwa, harta, akal, keturunan, lingkungan, dan kehormatan,” jelasnya.

Foto: IST

Beliau menjelaskan beberapa perkembangan positif dan progresif kehidupan masyarakat Aceh yang perlu diapresiasi, di antaranya adalah disahkannya qanun tentang Pokok-pokok Pelaksanaan Syari'at Islam, Lembaga Keuangan Syari'at, Baitul Mal, menurunnya angka kekerasan atas nama agama dan masih terciptanya stabilitas keamanan yang kondusif, serta beberapa kemajuan lainnya yang telah dicapai oleh pemerintah dan masyarakat Aceh.

“Selain realitas kehidupan masyarakat Aceh di atas, ada beberapa perkembangan positif dan progresif yang perlu diapresiasi” lanjutnya.

Pada akhir pidatonya, rektor mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada keluarga, guru-gurunya, teman sejawat, dan seluruh sivitas akademika IAIN Lhokseumawe, serta tamu undangan yang hadir.

Adapun sambutannya, Sekretaris Daerah Aceh memberikan selamat atas pengukuhan Guru Besar pertama IAIN Lhokseumawe. Pengukuhan Prof. Dr. Danial hari ini sekaligus menjadi momentum bagi kita semua untuk terus mendukung dan memperjuangkan pendidikan yang berkualitas di Aceh, ujarnya.

“Sejalan dengan itu, marilah kita mengapresiasi IAIN Lhokseumawe atas komitmen dan kontribusinya dalam mencetak generasi-generasi yang tidak hanya pandai dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam iman dan akhlak,” lanjutnya.

Dengan dikukuhnya Rektor ini menjadi Guru Besar pertama di IAIN Lhokseumawe. Ini menjadi awal yang baik untuk perkembangan kampus peradaban, termasuk untuk proses perubahan status IAIN ke UIN kedepannya.

Adapun turut berhadir Kanwil Kemenag Aceh, Dansatrad, Kapolres Lhokseumawe diwakili oleh kabap kompol, DPR Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh wakil satu, kepala Kankemenag Lhokseumawe dan Aceh Utara.


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi

08 May 2024

Serah Terima Jabatan Komando MENWA SAT-109/ WSU IAIN Lhokseumawe Periode 2024-2025

Foto: Riska Ramadhani

www.lpmalkalam.com- Upacara serah terima jabatan komando Resimen Mahasiswa (MENWA) satuan 109/WSU IAIN Lhokseumawe periode 2024-2025 digelar di aula FTIK lantai 3 IAIN Lhokseumawe pada Selasa (07/05/2024).

Upacara tersebut turut dihadiri oleh Rektor  IAIN Lhokseumawe dan tamu undangan lainnya. Upacara serah terima jabatan dari M Jamil Sariti kepada Sandri Wisnu berlangsung lancar yang diakhiri dengan doa dan sesi berfoto.

Dalam hal itu, Sandri Wisnu resmi menggantikan posisi M Jamil Sariti sebagai komando MENWA IAIN Lhokseumawe.

Foto: Riska Ramadhani 


Sandiri Wisnu juga menyampaikan harapannya “ semoga kedepan Menwa menjadi lebih baik, aktif dan lebih timbul dalam kampus Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe” ujarnya.

“ Dan bagi yang berminat untuk Menwa  maka harus mempersiapkan karakter yang baik dan disiplin dalam segala hal, baik dalam perkuliahan dan juga dalam organisasi “ sarannya.


Reporter: Nayla Darfila

Editor: Redaksi

07 May 2024

Aku Adalah Rakyat

Foto: IST

Aku adalah rakyat

Rakyat disebuah negeri demokrasi gema ripah loh jinawi 

Rakyat disebuah negeri dengan 5 agama resmi tapi terbiasa mendengar caci maki

Rakyat disebuah negeri yang pejabatnya lumrah masuk jeruji besi


Aku adalah rakyat

Yang selalu jadi konsumsi elit negeri

Yang selalu dimanja tiap lima tahun sekali

Yang jadi tameng atas keegoisan penguasa dan oposisi


Aku adalah rakyat

Yang kadang berpikir mengapa beda warna harus memaki

Yang kadang tersenyum melihat pejabat negara keluar masuk bui

Yang kadang merintih melihat korupsi jadi teman minum kopi


Aku adalah rakyat

Rakyat biasa yang biasa terombang egoisnya penguasa

Rakyat biasa yang selalu menjadi dalil ambisi mereka

Rakyat biasa yang selalu menelan janji manis ambisi mereka 


Aku adalah rakyat

Rakyat yang rindu akan sopan santun warisan budaya

Rakyat yang rindu senyum sapa ala indonesia

Rakyat yang rindu akan pejabat yang sadar dirinya siapa


Aku adalah rakyat

Tapi rakyat siapa?


Oleh: M. Sony

Editor: Redaksi 

06 May 2024

MUBES ke-V LPM Al-Kalam, Pemimpin Umum Baru Resmi Terpilih

Foto: Muhammad Syahru

www.lpmalkalam.com- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam IAIN Lhokseumawe menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) Ke-V, pada Minggu, 05 Mei 2024, di gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe.

MUBES yang dimulai pukul 09:00 WIB ini berlangsung dengan forum diskusi yang sangat aktif dan kritis. Acara ini diikuti oleh kru, pengurus, alumni, beserta pembina LPM Al-kalam.

MUBES dibuka dengan laporan yang disampaikan oleh Maulidiyatul Ukhra, selaku Ketua Panitia. Ia mengatakan, "Acara ini diselenggarakan secara offline dan juga online. Demi terjalinnya efektifitas acara bagi para tamu yang tidak bisa berhadir secara langsung. Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh panitia yang telah mengerahkan seluruh tenaga nya untuk menyukseskan kegiatan hari ini," ucapnya.

MUBES Ke-V LPM Al-Kalam dibuka langsung oleh Pembina LPM Al-Kalam, Dr. Syarifah Rahmah, M.Ag. Ia turut berpesan agar siapapun yang terpilih nantinya dialah yang terbaik dan dapat menjalankan amanah dengan baik.

Setelah itu, pelaksanaan MUBES ke-V LPM Al-Kalam 2024 tersebut dipimpin oleh Yulianata Putri Ramadani, Maulidiyatul Ukhra, Dahlia Suryani Siregar selaku presidium sidang sementara. Kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Syahru, Abdul Aziz Peranginangin dan Wahyu Ramadan sebagai presidium sidang tetap.

Foto: Siti Raihani

Menurut keterangan dari ketua panitia, sampai dengan sidang dilaksanakan, hanya ada satu kandidat tunggal sebagai calon Pemimpin Umum LPM Al-Kalam tahun 2024-2025. Dengan hasil keputusan bersama, ditetapkanlah Putri Azzahra Lubis menjabat sebagai Pemimpin Umum LPM Al-Kalam untuk periode 2024-2025.

Putri Azzahra Lubis berharap dalam periode kepemimpinannya nanti, ia dan para pengurus LPM Al-Kalam selanjutnya dapat membawa Lembaga Pers ini menjadi lebih baik lagi dari periode sebelumnya.

"Target saya, kita akan membangun relasi dengan setiap LPM yang ada di Indonesia, berkolaborasi agar terjalinnya silaturrahmi. Lalu nanti kedepannya akan dapat bermanfaat untuk kita semua, tidak hanya untuk LPM Al-kalam tetapi juga untuk orang banyak," ujarnya.

Dahlia Suryani Siregar,  demisioner Pemimpin Umum periode 2023-2024 berharap agar Pemimpin Umum selanjutnya akan menciptakan kemajuan yang berpengaruh besar kepada LPM Al-Kalam.

Foto: Yulianata Putri Ramadani 

"Semoga kepemimpinan baru harus membawa perubahan dan memberikan kemajuan yang lebih signifikan untuk LPM Al-Kalam. Serta menjadi wadah sebagai penopang skill untuk mahasiswa IAIN Lhokseumawe," ungkapnya.

Ia pun berterima kasih kepada seluruh pengurus dan kru LPM Al-Kalam yang telah bekerjasama untuk membangun LPM Al-Kalam dimasa kepengurusannya.


Reporter: Raisa Salsabiila

Editor: Redaksi

03 May 2024

Mahasiswa Jurusan Tadris Matematika Gelar Seminar Penggunaan Konsep Matematika dalam Fikih Warisan

Foto: IST


www.lpmalkalam.com- Selaras dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5/2024), mahasiswa Tadris Matematika semester 2 bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Matematika (HMJ TMA) mengadakan Seminar Kajian Matematika dalam Islam dengan mengusung tema, "Memahami Fikih Warisan Menggunakan Konsep Matematika dalam Islam" yang bertempat di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FTIK, Wakil Dekan I, Kepala Jurusan TMA, Sekretaris Jurusan TMA, sejumlah dosen Jurusan TMA, serta mahasiswa IAIN Lhokseumawe yang berasal dari berbagai jurusan yang berbeda.

Seminar tersebut merupakan tugas untuk memenuhi mata kuliah Kajian Matematika dalam Islam dengan dosen pengampu Dr. Mahdalena, S.Pd., M.Pd. Dalam penyampaian materi seminar, terdapat ketiga pemakalah yang membahas singkat tentang fikih warisan. Ketiga pemakalah tersebut berasal dari mahasiswa jurusan Tadris Matematika semester 2 diikuti dengan Dr. Safriadi, M.A selaku narasumber yang mengupas lebih jelas terkait fikih warisan.

Foto: IST

"Ini merupakan kegiatan yang sangat bagus yang diadakan oleh mahasiswa terutama menyangkut tema yang dibahas yakni masalah fikih warisan. Hal tersebut karena banyak sekali masyarakat kita yang masih saja salah paham atau kurang mengerti materi tersebut. Sehingga, dengan adanya seminar ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik lagi kepada seluruh peserta tentang fikih warisan," ungkap Dekan FTIK, Dr. Jumat Barus, M.S., dalam penyampaian kata sambutannya.

Rachman Ash-Shiddiq selaku Ketua Panitia mengatakan adanya kendala dalam acara seminar tersebut, salah satunya adalah keterlambatan dalam memulai acara. Namun, kendala tersebut dapat terselesaikan dengan baik karena adanya kerja sama antar panitia untuk mencari solusi.

Dengan adanya seminar ini, panitia pelaksana mengharapkan peserta seminar dapat memahami lebih jelas ilmu fikih warisan dan mengimplementasikan ilmu tersebut di kehidupan sehari-hari.


Reporter: Alya Nadila

Editor: Redaksi 

26 April 2024

IAIN Lhokseumawe dan Kanwil Kemenag Sumatera Utara Teken MoU

Foto: IST


www.lpmalkalam.com- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara sepakat menjalin kerja sama dalam bidang tri dharma perguruan tinggi.

Kesepakatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama (MoU) oleh Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, MAg, bersama Kakanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, Jumat (26/4/2024) di aula Kanwil setempat.

Foto: ITS


Dari IAIN Lhokseumawe hadir langsung Wakil Rektor I Dr. Iskandar, M.Si, Kepala Biro AUAK Dr. H. Tohar Bayoangin, M.Ag, Kabag Layanan Umum dan Akademik Yusnidar, M.H, Kasubbag Umum Kana Risky, M.Kom dan tim humas.

Mengawali rangkaian kegiatan turut di awali dengan pemutaran video profil dalam rangka mengenalkan kampus yang bertajuk “Kampus Peradaban” yang disaksikan oleh seluruh hadirin.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Danial, M.Ag Rektor IAIN Lhokseumawe menyampaikan bahwasanya Kunjungan IAIN Lhokseumawe ini sebagai bagian dari jalinan silaturahmi dengan Kanwil Kemenag Sumatera Utara.

Momentum silaturahmi ini dirangkai dengan MoU, nantinya kita mengharapkan berlanjut kedalam bentuk kerja sama, ungkap Rektor IAIN Lhokseumawe.

Ia mengungkapkan kampus IAIN Lhokseumawe  sebagai kampus nusantara, hal tersebut dikarenakan kampus diisi oleh mahasiswa, hingga dosen yang berasal dari berbagai daerah. Saat ini juga IAIN Lhokseumawe juga sedang menunggu proses dari alih status menjadi UIN, ungkapnya.

“Sampai hari ini, tiga puluh persen mahasiswa IAIN Lhokseumawe berasal dari Sumatera Utara yang berkuliah di IAIN Lhokseumawe,” tambah Rektor.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Biro AUAK IAIN Lhokseumawe, Dr. H. Tohar Bayoangin, M.Ag, sebelumnya IAIN Lhokseumawe telah membuka berbagai kerja sama dengan Pemprov Sumut, Pemkab Langkat dan berbagai instansi lainnya, tuturnya.

Foto: IST

Sementara itu, Kakanwil Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, menyambut baik jalinan MoU ini, ia juga ingin menjadi mitra dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang tridharma Perguruan Tinggi. 

"Terima kasih atas kepercayaan nya menjadikan kami sebagai mitra kerja, semoga kerjasama ini mampu menjadikan kampus IAIN Lhokseumawe sebagai destinasi melanjutkan pendidikan tinggi guna mencetak generasi intelektual muslim,” ujarnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh kedua belah pihak. (AR)


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi 

SEMA dan DEMA IAIN Lhokseumawe Periode 2024-2025 Resmi Dilantik

Foto: IST


www.lpmalkalam.com- Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewat Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe sukses selenggarakan pelantikan pengurus baru periode 2024-2025 pada Kamis, (25/4/2024).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna IAIN Lhokseumawe dengan mengusung tema "Aktualisasi Tridharma Perguruan Tinggi Menuju Organisasi Mahasiswa yang Solidaritas dan Berkualitas".

Pelantikan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera petaka dari pengurus sebelumnya dan diterima oleh pengurus terpilih SEMA-I M. Anil Alwi dan DEMA-I, Allam Thoriq Aku. Pelantikan disaksikan langsung oleh Wakil Rektor III IAIN Lhokseumawe, Dr. Al Husaini M. Daud, M.A.


Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial M.Ag. mengucapkan selamat atas pelantikan SEMA dan DEMA IAIN Lhokseumawe. Ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi dan kompetensi bagi pengurus yang baru saja dilantik. Semua komponen mulai dari mahasiswa, tendik, dan dosen harus saling bersinergi mendukung pengembangan kampus.

Foto: IST


"Gebrakan nantinya dapat mendukung program prioritas IAIN Lhokseumawe, seperti akreditasi institusi menjadi unggul. Output program tri dharma perguruan tinggi yang dihasilkan agar mengarah ke akreditasi menjadi unggul," ungkapnya.

Selain itu, ia juga berharap pengurus ini menanamkan integritas, kapasitas dan kualitas dengan akhlakul karimah yang baik.

Ketua SEMA-I, M. Anil Alwi juga menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa pengurus hebat yang lahir hari ini adalah cerminan dari guru hebat dibelakangnya, dan semoga berkah dukungan dan doa dari senior sebelumnya menjadikan kepengurusan masa satu tahun mendatang membanggakan bagi kampus, mahasiswa, seluruh sivitas akademika kampus maupun orangtua kedepannya.

Foto: IST

Dengan serangkaian acara yang berlangsung, presiden mahasiswa terpilih, Allam Thoriq Aku menaruh harapan besar agar kepengurusan ini menjadi tombak awal untuk terbentuknya kepengurusan yang solid dalam memajukan kabinet dan komisi dalam kepengurusan masing-masing. 

“Saya berharap kepengurusan ini dapat membangun solidaritas antar sesama anggota dan ketua, meningkatkan rasa empati dan simpati demi kesejahteraan ummat manusia. Terlebih lagi kita harus bisa menjadikan kepengurusan ini maju bersama dalam bingkai berdaya bersama, beragama bermakna," ujarnya.

 

Sumber: Rilis

Editor: Redaksi

24 April 2024

Kemelut Pers Mahasiswa Ditengah Krisisnya Pembekuan Suara

Foto: Pexels.com

www.lpmalkalam.com- Pers mahasiswa merupakan sebuah tonggak penggerak penyuaraan masyarakat kampus yang tidak mampu dan takut untuk membuka suaranya. Pers mahasiswa dapat diartikan sebagai sebuah media atau organisasi yang dibentuk untuk dijadikan sebagai sarana penyampaian berita kepada masyarakat kampus maupun luar kampus. Kata pers tidak akan pernah lepas dari istilah jurnalistik yang bertugas untuk mencari, memperoleh, mengolah dan menyampaikan suatu informasi. Kata pers yang disandingkan dengan kata mahasiswa atau pers mahasiswa menjadi kan pergerakan ini sebagai roda penggerak suara mahasiswa yang takut menyuarakan pendapatnya terkait dengan kampus tempatnya menempuh pendidikan. Kegiatan jurnalistik di kampus dapat dikelola oleh dua pihak yaitu kegiatan jurnalistik yang dikelola oleh kampus sendiri yang dikenal dengan istilah pers kampus dan terdapat pula kegiatan jurnalistik yang dikelola oleh mahasiswa yang dikenal dengan Lembaga pers mahasiswa. Pers mahasiswa bukan hanya sebagai roda penggerak suara mahasiswa saja tetapi gerakan ini juga dapat menjadi staff control sosial negara.

Pers mahasiswa juga dijadikan sebagai acuan berdirinya demokrasi dalam suatu negara. Hal ini dibuktikan dengan adanya catatan sejarah terkait pergerakan mahasiswa pada tahun 1998 yang mampu merubah masa depan indonesia dan tentunya dalam hal ini pers mahasiswa bekerja sama dengan para aktivis lainnya ikut andil dalam perannya merubah masa depan bangsa indonesia. Hal ini telah menyimpulkan bahwa pers mahasiswa memiliki suatu bagian dan peranan yang sangat penting dalam mewarnai corak sejarah perjuangan bangsa indonesia. 

Namun hingga saat ini apakah pers mahasiswa dapat bergerak sebebas itu? Apakah pers mahasiswa dapat bersuara dengan bebas tanpa adanya rintangan dan hambatan dari sekitar? Apakah semua masyarakat kampus mendukung penuh segala pergerakan yang dilakukan oleh pers mahasiswa? 

Nyatanya pergerakan pers mahasiswa tidaklah semulus dan sebebas yang diharapkan. Berbagai rintangan dan hambatan akan selalu mewarnai pergerakan pers mahasiswa. Gerakan pers mahasiswa tidaklah sebebas dengan apa yang telah sejarah-sejarah dan berita-berita keluarkan. Banyak pihak yang tidak menyukai gerakan pers mahasiswa bahkan tidak segan-segan pihak tersebut mencoba membekukan suara pers mahasiswa sampai ingin memblokade pergerakannya. Padahal eksistensi pers mahasiswa di tengah masyarakat sangatlah penting dan patut dijaga serta dipertahankan terutama dilingkungan kampus. Pers mahasiswa merupakan suatu wadah untuk para mahasiswa yang memiliki jiwa-jiwa kritis yang dapat membuat mahasiswa memiliki semangat nasionalisme yang kuat serta menjadi generasi intelektual yang hebat bagi masa depan indonesia, tapi sayangnya banyak pihak yang tutup mata dengan hal ini. 

Eksistensi pers mahasiswa dilingkungan kampus terkadang membuat para birokrat kampus merasa terancam karena takut pers mahasiswa akan menerbitkan suatu berita yang menjatuhkan posisinya. Tidak hanya dilingkungan kampus saja gerakan pers mahasiswa ditengah masyarakat juga tak jarang mendapatkan penolakan karena takut menerbitkan beberapa berita yang menyinggung otoritas negara. Jika pers mahasiswa menerbitkan suatu berita yang membuat keadaan birokrat kampus maupun otoritas negara terpojokkan maka pada saat seperti inilah suara dari gerakan pers mahasiswa akan dibekukan. Birokrat kampus akan mencoba mengemas berbagai larangan untuk menghentikan gerakan pers mahasiswa untuk menerbitkan atau menelusuri suatu berita terkait dengan sedang adanya penyelewengan secara mendalam dalam zona internal kampus maupun eksternal. Larangan tersebut akan dibumbui dengan bahasa-bahasa yang normatif, santun dan penuh dengan pengertian seperti memberikan pengertian untuk lebih fokus kepada meningkatkan prestasi nilai akademik dan non akademik mahasiswa. Jika pers mahasiswa tidak menuruti apa yang diperintahkan oleh birokrat kampus maka gerakan pers mahasiswa terancam dihentikan dan di cabut haknya untuk menyampaikan sebuah berita. Tidak sampai disitu saja ancaman yang didapatkan oleh pers mahasiswa juga dapat berupa kekerasan fisik dan penyerangan ruang kesekretariatan tempat para pers mahasiswa menyatukan buah pikirannya. Ancaman ini juga akan disangkut pautkan kepada seluruh anggota pers mahasiswa seperti ancaman skors dan drop out dari kampus. Padahal seharusnya bukankah jika terjadinya suatu kesalahan maka hal itu harus dituntaskan? bukankah kebenaran harus ditegakkan? bukankah sebuah informasi penting yang ditutupi dari mahasiswa oleh birokrat kampus harus disampaikan karena mahasiswa juga memiliki hak untuk mengetahui informasi terkini tentang apa yang terjadi ditempat nya menempuh pendidikan? bukankah masyarakat juga perlu mengetahui apa yang telah terjadi didalam negaranya?.

Jika kampus tempat mahasiswa menempuh pendidikan dan menimba ilmu saja tidak mendukung gerakan pers mahasiswa untuk menyuarakan dan menyampaikan kebenaran lalu bagaimana nasib generasi indonesia kedepannya. Lantas siapa yang akan menegakkan kebenaran jika gerakan seperti pers mahasiswa saja tidak pernah didukung dan malah disalahkan. Pergolakan mahasiswa demi menegakkan kejujuran diatas kemunafikan suatu pihak tertentu haruslah menjadi suatu keharusan yang diteruskan. Menjadi seorang mahasiswa bukan berarti hanya untuk memetik pelajaran di dalam ruang kelas demi mengejar nilai ipk dan mendapatkan gelar saja, tetapi mahasiswa juga perlu bersirkulasi untuk menyampaikan pendapat serta menuntut segala keadilan terhadap suatu hal yang melenceng dari kebenaran. Pers mahasiswa diharapkan mampu menjadi wadah yang tepat untuk menampung para mahasiswa yang akan menyuarakan kebenaran, menjadi sebuah pengamat dan peninjau di tengah-tengah terjadinya gejolak hilangnya kebenaran dan keadilan negara dan kampus. Dari keadaan seperti ini maka, Secara tidak langsung secara terbuka maupun tidak terbuka saat ini birokrat kampus bahkan otoritas negara telah mencerminkan sikap ketidakpeduliannya terhadap adanya demokrasi di indonesia.

Pers mahasiswa sebagai penyalur informasi selayaknya mengabarkan kabar berita dan isu￾isu terkini yang sedang hangat dibicarakan terutama dilingkungan kampus. Sebagai penyalur informasi pers mahasiswa dapat dijadikan sebagai tumpuan yang dapat menampilkan pemberitaan yang logis dari buah pikir mahasiswa yang kritis. Tetapi kegemilangan prediket pers mahasiswa saat ini hampir tenggelam karena adanya rasa ketidakpedulian dari birokrat kampus maupun otoritas negara untuk memvalidasi keberadaan pers mahasiswa. Bukan hanya birokrat atau otoritas negara saja yang tidak peduli terhadap pers mahasiswa tetapi sangat disayangkan bahwa ketidakpedulian tersebut juga berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum sendiri. Sikap malas menanggapi isu dan berita terkini yang sedang ramai diperbincangkan membuat gerakan pers mahasiswa menjadi sangat sulit dikembangkan. Sikap malas dari mahasiswa dan masyarakat tersebut bukan tanpa ada alasan tetapi sikap malas menanggapi berasal dari rasa takut untuk membongkar sebuah permasalahan dari isu yang sedang ramai dibicarakan. 

Rasa takut yang di alami mahasiswa membuat mereka enggan untuk bergabung kedalam gerakan pers mahasiswa dan memilih untuk fokus pada masalah akademik saja jika pun mereka ingin mencari kegiatan non akademik maka tidak jarang mahasiswa untuk menghindari ajakan bergabung dengan pers mahasiswa karena mengetahui bahwa tidak jarang pers mahasiswa akan berurusan dengan birokrat kampus dimana hal itu dapat mengancam kedudukannya sebagai mahasiswa harapan dari orang tuanya. Jika minat para mahasiswa untuk bergabung dengan pers mahasiswa terus berkurang maka eksistensi pers mahasiswa akan tenggelam dan meninggalkan rekaman sejarah saja.

Kebanyakan birokrat kampus menginginkan keberadaan pers mahasiswa seperti bunga mawar yang selalu memberikan keharuman dan menebarkan keindahannya, begitu juga dengan pers mahasiswa yang dituntut untuk membuat berita yang harus membawa harum nama kampus karena menilai pers mahasiswa hanyalah gerakan mahasiswa yang bekerja dibawah naungan birokrat kampus saja. Beda halnya dengan pers mahasiswa yang ingin bekerja secara independen dan menulis berbagai berita sesuai dengan aturan jurnalistik.

Ketiadaannya regulasi hukum yang melindungi pers mahasiswa juga menjadi kendala para pers mahasiswa untuk terus berkembang. Tidak tersedianya undang-undang yang secara spesifik membahas tentang kewenangan, hak dan perlindungan untuk pers mahasiswa merupakan masalah yang sangat genting. Tidak ada tempat berlindung dan tidak ada tempat pengaduan membuat pers mahasiswa resah dengan eksistensinya dilingkungan kampus untuk mengeluarkan suaranya tanpa adanya hak pembekuan suara oleh birokrat kampus dan otoritas negara. pers mahasiswa harus memiliki kebebasan demi menyalurkan informasi yang ditutupi oleh berbagai pihak. Jika Gerakan Pers mahasiswa diberhentikan lalu kemana mahasiswa akan menyuarakan buah pikirannya yang kritis.

Maka dari itu untuk membuat pers mahasiswa kembali terbit dan tetap bertahan sebagai roda penggerak suara mahasiswa, pers mahasiswa harus dapat menguatkan kembali hasil kualitas berita liputannya. Karena sebuah beritalah yang akan membuat banyak pihak merasa tersinggung dan memunculkan konflik antara pers mahasiswa dengan birokrat kampus maupun dengan otoritas negara. memperbaiki kualitas berita maka akan menghasilkan nilai produk mahasiswa yang tinggi dan dapat berdampingan dengan kualitas jurnalistik pada umumnya. Meningkatkan mutu berita juga aka meningkatkan kecerdasan mahasiswa dan masyarakat. Pers mahasiswa diharapkan dapat semakin tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Dimana tercium adanya sebuah berita penyelewengan, maka pers mahasiswa bertugas untuk meninjau dan meneliti kebenaran dari isu tersebut. Begitu juga sepatutnya dengan birokrat kampus yang seharusnya dapat mendukung gerakan pers mahasiswa untuk menyuarakan pikiran kritisnya dan mempertahankan nilai-nilai demokrasi dengan menjunjung kebenaran dan keadilan serta sudah sepatutnya birokrat kampus juga memberikan kebebasan bersuara terhadap pers mahasiswa seperti kegiatan aktivis jurnalistik pada umumnya. 


Oleh: Fitdaturrahmi

Editor: Redaksi

09 April 2024

IMN Sukses Gelar Wisuda Akbar GEMA Ramadan ke-III 2024

 

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Ikatan Mahasiswa Nibong (IMN) sukses gelar Wisuda Akbar Gema Ramadan ke-III 2024 pada Senin malam (7/4/2024) di halaman Masjid Besar Nurul Iman kecamatan Nibong kabupaten Aceh Utara.

Gema Ramadan merupakan salah kegiatan positif Ramadhan yang ketiga kalinya dilakukan sebagai program tahunan Ikatan Mahasiswa Nibong (IMN) bekerja sama dengan Muspika dan Geusyik kecamatan Nibong yang mengusung tema "Menumbuhkan semangat belajar dan Melahirkan generasi Muda Islami pencinta Al-Qur'an".

Wisuda Akbar kali ini turut dihadiri oleh Anggota DPRA Armiyadi, S.P selaku Pembina IMN, Camat Nibong, Danramil Nibong, UPTD Kecamatan Nibong, Imam Besar Masjid Nurul Iman, Mukim dan Geusyik Kecamatan Nibong serta tokoh lainnya.

Foto: IST

Ketua Ikatan Mahasiswa Nibong (IMN) Muhammad Nazar dalam laporannya mengungkapkan bahwa kegiatan Gema Ramadan ke- III dan Wisuda Akbar yang diselenggarakan ini merupakan bentuk memperkuat ukhuwah islamiah, silaturahmi sekaligus mengembangkan bakat dan semangat anak dalam meraih keberkahan di bulan Ramadhan.

"Kegiatan ini diikuti oleh ratusan santri dari dalam dan luar Kecamatan Nibong, yang terdiri dari 15 Halaqah, dengan Iqra' 5 halaqah, Tahsinul Qur'an 7 Halaqah, Ayat Pendek 1 Halaqah dan Tahfidzul Qur'an 2 halaqah. Kegiatan Gema Ramadan kali ini mengadakan beragam perlombaan diakhir pengajian dalam lomba Festival Gema Ramadhan dan lomba antar Halaqah. Festival Gema Ramadhan mulai dari cabang Tahfidzul Qur'an, Hafalan Ayat Pendek, Azan, Doa Sehari-hari Pidato tingkat SD dan pidato tingkat SMP. Sedangkan Lomba antar Halaqah mulai dari lomba Santri Terbaik dari masing-masing cabang, Santri Berprestasi, Santri favorit" tambah Nazar.

Foto: IST


Wisuda Akbar Gema Ramadan 2024 berjalan dengan lancar, mulai dari pembukaan, penutupan sekaligus pengumuman juara lomba. Tahun ini, Lomba antar kelas dipisahkan dengan lomba pada Festival Gema Ramadhan.

Armiyadi selaku Pembina Ikatan Mahasiswa Nibong mengungkapkan harapannya bahwa semoga kegiatan Gema Ramadhan terus dilaksanakan setiap tahunnya, karena kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak untuk menghadapi dunia kedepannya saat dipakai di masyarakat. Oleh karena itu, anak-anak dimulai kita didik dari sekarang.


Reporter: Fathanah 

Editor: Redaksi 

04 April 2024

IAIN Lhokseumawe Gelar "Sapa Pers", Bahas Kolaborasi Bersama Rekan Jurnalis

Foto: IST


www.lpmalkalam.com - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "IAIN Lhokseumawe dan Jurnalis: Kolaborasi Mencerdaskan Anak Negeri" yang diselenggarakan di Sovt Kopi, Lhokseumawe, Rabu (03/04/2024).

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Prof. Dr. Danial, M.Ag (Rektor IAIN Lhokseumawe) didampingi oleh Dr. Iskandar, M.Si (Wakil Rektor I), Dr. Darmadi, M.Si (Wakil Rektor II), Dr. Al Husaini M. Daud, MA (Wakil Rektor III), Kana Rizky, M.Kom (Kasubbag Umum dan Rumah Tangga) dan Tim Humas IAIN Lhokseumawe.

Foto: IST

Rangkaian kegiatan Sapa Pers bersama rekan media tersebut diisi dengan bincang santai bersama sejumlah wartawan media local dan nasional di Kota Lhokseumawe, termasuk Lembaga Pers Mahasiswa Al-Kalam sebagai pers kampus. Para peserta juga saling berbagi pandangan dan diskusi terkait peran aktif media bekerjasama dengan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Kota Lhokseumawe.

Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag saat membuka acara menjelaskan betapa pentingnya kolaborasi antara media dan lembaga pendidikan. Salah satunya melalui dialog terbuka yang dilakukan IAIN Lhokseumawe bersama para wartawan.

“Pers ini merupakan pilar demokrasi dan negara Indonesia, termasuk pilar IAIN Lhokseumawe. Wartawan juga berbagi wawasan tentang isu-isu terkini yang relevan dengan pendidikan dan kondisi sosial saat ini, membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut dalam hal menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Terutama hal tentang pendidikan,” ujarnya.

Pada diskusi kali ini, IAIN Lhokseumawe juga membagikan beberapa informasi tentang pembukaan penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2024 dan beberapa perkembangan yang telah dicapai, seperti pengadakan beberapa prodi baru di IAIN Lhokseumawe dan perubahan status IAIN menjadi UIN yang diperkirakan akan rampung pada Oktober mendatang.

Rektor IAIN Lhokseumawe tersebut juga berharap agar kegiatan Sapa Pers dapat menjadi ruang diskusi berbagi gagasan baru dan sebagai komitmen keberlanjutan kerjasama antar kedua pihak. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan dalam mencerdaskan bangsa dan memperkuat minat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Humas IAIN Lhokseumawe ini ditutup dengan buka puasa bersama tim IAIN Lhokseumawe dan rekan wartawan.


Reporter: Dahlia Suryani Siregar

Editor: Redaksi


Pers Mahasiswa AL-Kalam, IAIN Lhokseumawe Phone. 0852 6017 5841 (Pimpinan Umum). Powered by Blogger.