HEADLINE
09 Mei 2026
26 April 2026
Hari Kedua MUBES ke-VIII LPM Al-Kalam: Pengesahan Kandidat Baru, Penerus Estafet Kepemimpinan
![]() |
| Foto: Nurul Fadilah |
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari hari pertama yang telah dilaksanakan pada Jumat (24/04). Pada hari kedua, panitia telah menyusun rangkaian kegiatan sejak pukul 07.00 WIB untuk persiapan, dan acara resmi dimulai pada pukul 09.00 WIB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sidang Pleno IV yang memaparkan laporan kegiatan selama masa jabatan oleh ketua dari masing-masing divisi, yaitu Kesekretariatan oleh Yusri, Perusahaan oleh Muhammad Izzat Saputra, Penelitian dan Pengembangan (Litbang) oleh Zahira Putri Meola, Redaksi oleh Indira Ulfa Rizkya, serta Pemimpin Umum beserta Badan Pengurus Harian (BPH) oleh Muhammad Syahru, Fitdaturrahmi, dan Intan Nuraini.
Di penghujung masa jabatannya, Muhammad Syahru menyampaikan, “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kru, pengurus, dewan pengurus, yang telah memaksimalkan tenaga, pikiran, dan waktu untuk mengembangkan diri di LPM Al-Kalam, khususnya kepada Sekretaris Umum dan Bendahara Umum yang telah memberikan kontribusi terbaik. Semoga setelah menjadi alumni dan demisioner tetap dapat berkontribusi untuk LPM Al-Kalam,” ujarnya.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno V yang diisi oleh para calon kandidat BPH. Hasil Sidang Pleno V menetapkan Zahira Putri Meola sebagai Pemimpin Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam periode 2026–2027. Selain itu, Zuhra ditetapkan sebagai Sekretaris Umum, Qonita Sholihat sebagai Bendahara Umum, Ririn Dayanti Harahap sebagai Pemimpin Redaksi, Tiara Khalisna sebagai Pemimpin Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Alif Maulana sebagai Pemimpin Perusahaan, serta Faris sebagai Kepala Kesekretariatan.
Rangkaian kegiatan pada hari kedua ditutup pada Sabtu siang dan akan berlanjut pada hari Minggu sebagai penutup kegiatan MUBES ke-VIII.
Reporter: Annisa Maulianda
Editor: Putri Ruqaiyah
24 April 2026
MUBES VIII LPM Al-Kalam Resmi Digelar, Satukan Gagasan Menuju Masa Depan
![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan ini mengusung tema “Menyatukan Gagasan, Merawat Kebersamaan, Menuju Masa Depan”. Pada hari pertama, panitia telah melakukan persiapan sejak pukul 07.00 WIB, dan acara secara resmi dimulai pada pukul 09.00 WIB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta sambutan dari Ketua Panitia, Pemimpin Umum , alumni serta pembina LPM Al-Kalam.
Acara secara resmi dibuka oleh Pembina LPM Al-Kalam Bapak Ir. Muhammad Ilham, S.T., M.I.T., sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Beliau menyampaikan "Semoga acara Musyawarah Besar ini bisa berjalan dengan khidmat, saya juga berharap untuk kedepannya semoga LPM Al-Kalam dapat terus memberikan kritik dan saran yang membangun bagi kampus kita,” ujarnya.
Pemimpin Umum LPM Al-Kalam, Muhammad Syahru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh divisi atas kontribusi yang telah diberikan selama kepengurusan walaupun dalam periode tersebut terdapat berbagai keluh kesah yang dihadapi, namun seluruh anggota tetap menunjukkan semangat untuk bertahan dan berjuang tanpa ada yang menyerah.
Selain itu, ia menegaskan bahwa LPM Al-Kalam tidak hanya berfokus pada jurnalistik, tetapi juga menjadi wadah pengembangan diri serta pembelajaran dalam berorganisasi yang baik.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang membahas tata tertib sidang dan Sidang Pleno II terkait pemilihan presidium sidang tetap.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA. Usai ISHOMA, kegiatan kembali dilanjutkan dengan Sidang Pleno III, yaitu penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh seluruh kepanitiaan program kerja LPM Al-Kalam periode 2025–2026.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup pada sore hari dan acara MUBES VIII akan berlanjut pada hari berikutnya dengan agenda lanjutan sidang pleno.
Reporter: Chalisa Najla Safira
19 November 2025
Ketua AJI Lhokseumawe, Zikri Maulana Sampaikan Materi Workshop Multimedia Budaya pada Kelas Jurnalistik dan Pekan Kebudayaan Daerah Mahasiswa
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Penyampaian materi multimedia dikupas secara mendalam oleh Zikri Maulana dengan menjelaskan definisi Multimedia hingga tahapan pra produksi dilengkapi dengan contoh-contoh yang relevan sehingga membuat para peserta memahami materi lebih mudah.
Saat ini media adalah salah satu pusat tempat dimana para rakyat mendapatkan dan mengonsumsi informasi. Media juga merupakan tempat yang mudah untuk meningkatkan kemungkinan suatu masalah bisa menjadi viral karena banyak pengguna yang mengakses dan mengonsumsi informasi melalui media. Penyampaian materi tidak hanya dilakukan secara satu arah dari narasumber, tetapi peserta ikut berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Pada sesi tanya jawab, Zikri menjawab salah satu pertanyaan peserta; Bagaimana caranya menghadapi konten-konten berita yang berpotensi memproduksi informasi yang hoaks ditambah data tersebut hanya semata mata melalui AI? Ketika menghadapi masalah seperti itu, ia menjelaskan bahwa dapat ditanggulangi dengan cara tidak langsung menerima informasi yang disajikan melalui video tersebut, kemudian melakukan penulusuran informasi lebih dalam yang bisa diambil dari beberapa sumber terpercaya dan ini bisa menjadi salah satu cara agar tidak terjadinya kesalahpahaman dalam menerima informasi tentang informasi yang berkaitan dengan video tersebut.
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Dalam membuat konten berita, Zikri menekankan bahwa tetap harus memperhatikan etika dan juga kode etik jurnalistik agar tidak terjadinya suatu pelanggaran. Pada akhir sesi, Zikri memberikan sebuah nasihat yang sangat bermanfaat, "Apabila kalian ingin menjadi seorang jurnalis, jadilah jurnalis yang juga bisa bahasa inggris karena ini juga merupakan peluang besar untuk masa depan kalian dan juga menjadi kebanggaan bisa menjadi jurnalis tidak hanya di negara tanah air saja."
Zikri juga turut menceritakan beberapa pengalaman hidupnya yang sangat menarik sehingga membuat para peserta termotivasi.
Reporter: T. Akmal Rizki Phonna
18 November 2025
Hari Kedua Kelas Jurnalistik dan Pekan Kebudayaan Daerah Mahasiswa, Irmansyah Sampaikan Materi Workshop Feature Budaya
| Foto: Qonita Sholihat |
Penyampaian materi feature dikupas secara mendalam oleh Irmansyah dengan menjelaskan definisi feature, perbandingan feature dengan straight news, dilengkapi dengan contoh feature yang telah ditulisnya dan telah dimuat pada laman website Line1News dan PortalSatu.
Meski feature adalah teks faktual, informatif, dan lebih luas yang disampaikan kepada pembaca, Irmansyah menyampaikan bahwa perlu adanya gaya bahasa menarik yang dikemas dalam suatu tulisan. Penyampaian materi tidak hanya dilakukan secara satu arah dari narasumber, tetapi peserta ikut berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.
| Foto: Qonita Sholihat |
Dalam menulis feature, Irmansyah mengatakan bahwa tidak ada batasan minimum dan maksimum kata. Pada akhir sesi, Irmansyah terus menekankan agar peserta dapat terus belajar, mempraktikkan, mengasah, memperbaiki, hingga memiliki kemampuan dan keterampilan dari hari ke hari.
| Foto: Fika Munayya |
"Awalnya Ales sendiri cukup bingung dengan materi yang disampaikan (penjelasan tentang feature) yang menurut saya seperti gabungan antara deep news dan novel. Namun, semakin ke sini dengan detailnya penjelasan dari Pak Irmansyah, perlahan saya mulai paham tentang feature," ungkap Rahul Gonzales, salah satu peserta kegiatan.
Reporter: Alya Nadila
Editor: Zuhra
Ayi Jufridar Bahas Jurnalisme Kultural dalam Kelas Jurnalistik dan Pekan Kebudayaan Daerah Mahasiswa
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Kegiatan ini merupakan wadah untuk memperkuat literasi budaya dan kepenulisan di kalangan mahasiswa yang diikuti oleh berbagai paguyuban serta ikatan mahasiswa di Kota Lhokseumawe. Pada kegiatan ini, LPM Al-Kalam menghadirkan Ayi Jufridar, S.E., M.S.M., Dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) dan anggota Bawaslu Kota Lhokseumawe, sebagai pemateri. Ayi menyampaikan materi mengenai Jurnalisme Kultural, sebuah pendekatan jurnalistik yang menekankan pentingnya memahami budaya dan kehidupan sosial masyarakat dalam setiap liputan.
Dalam pemaparannya, Ayi mengatakan bahwa banyak wartawan di Indonesia sebenarnya tidak berasal dari latar pendidikan komunikasi atau jurnalistik. Tapi hal tersebut tidak menjadi penghalang. “Justru dari latar belakang yang beragam, wartawan bisa membawa sudut pandang baru. Keterampilan menulis bisa diasah seiring pengalaman di lapangan,” ujarnya.
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Ketua Panitia, Ririn Dayanti Harahap, berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ruang pembelajaran yang bermakna bagi seluruh peserta. “Melalui kegiatan Kelas Jurnalistik dan Pekan Kebudayaan Daerah Mahasiswa ini, kami ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya memahami teknik menulis, tetapi juga mampu membaca dan menghargai budaya yang hidup di sekitar mereka,” ujarnya.
Ririn menegaskan bahwa jurnalis yang peka terhadap budaya akan melahirkan tulisan yang lebih berkarakter, berimbang, dan mencerminkan identitas daerah. “Harapan kami, mahasiswa mampu menghasilkan karya yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengangkat nilai dan kekayaan budaya lokal agar tetap dikenal dan dihargai,” tambahnya.
Reporter: Ima Nisa
Editor: Tiara Khalisna
30 Oktober 2025
Kelompok Satu Cakru Magang LPM Al-Kalam Kunjungi Kompleks Makam Putroe Nahrasiyah
![]() |
| Foto: Zahratul (Magang) |
Dalam kunjungan tersebut, para peserta disambut oleh pengurus makam yang menjelaskan sejarah Sultanah Nahrasiyah dan makam-makam lain di area tersebut. Menurut pengurus, makam ini dikenal sebagai salah satu makam terindah di Asia Tenggara karena keutuhan struktur dan keindahan ukirannya.
Pengurus juga mengungkapkan bahwa sebenarnya makam tidak dibuka untuk umum pada hari Sabtu dan Minggu. Namun, ia tetap menerima tamu dengan ramah. Selain memberi penjelasan sejarah, pengurus juga menyampaikan harapan agar pagar makam dapat segera diperbaiki oleh pemerintah.
“Kami berharap pemerintah mau memperbaiki pagar makam, supaya hewan ternak warga tidak lagi masuk dan merusak makam,” ujarnya. Kunjungan ini menjadi bagian dari edukasi untuk memperkuat pemahaman sejarah lokal, sekaligus keterampilan peliputan langsung di lapangan bagi Cakru Magang LPM Al-Kalam.
Reporter: Zahratul (Magang)
26 Oktober 2025
Klasik Goes to SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu Raih Antusias Siswa Pelajari Cara Penulisan Berita
![]() |
| Foto: Nurul Fadilah |
Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu yang aktif di ekstrakurikuler Jurnalistik. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat dunia pers serta praktik langsung cara menulis berita sesuai struktur jurnalistik.
Acara diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh moderator, Fika Munayya, Kru Kamerawan LPM Al-Kalam. Dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Ketua Panitia, Alif Maulana yang juga merupakan Kru Kamerawan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pemimpin Umum (Pimum) yang diwakilkan oleh Fitdaturrahmi selaku Sekretaris Umum LPM Al-Kalam yang sangat mengapresiasi kegiatan jurnalistik ini.
Selanjutnya, Drs. Arlin selaku perwakilan dari SMAN 1 Syamtalira Bayu turut memberikan sambutan dan menerima sertifikat penghargaan dari panitia.
Acara selanjutnya penyampaian materi oleh Zahira Putri Meola, Pemimpin Penelitian dan Pengembangan (Litbang) LPM Al-Kalam. Dalam materinya, Meola menjelaskan cara penulisan dan peliputan berita yang baik dan benar serta cara penggunaan 5W+1H dalam kaidah jurnalistik yang dikemas dalam bentuk nyanyian berirama Apuse. Meola juga menekankan pentingnya etika peliputan dan ketelitian dalam penulisan dan peliputan berita.
![]() |
| Foto: Putri Ruqaiyah |
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Para siswa sangat antusias bertanya mengenai teknik penulisan dan peliputan berita.
Sebagai penerapan langsung, peserta kemudian mengikuti pratik cara menulis berita dengan unsur 5W+1H. Kemudian, panitia melakukan cross-check tulisan. Melalui sesi ini, peserta dapat mengasah kemampuan dalam kepenulisan berita sesuai kaidah jurnalistik.
Di penghujung acara, panitia memberikan hadiah kepada peserta dengan penulisan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka selama dalam mengikuti kegiatan berlangsung.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia, perwakilan sekolah, dan peserta yang menjadi momen penutup kegiatan dalam acara Klasik Goes to School ini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, LPM Al-Kalam berharap dapat mencetak generasi jurnalis muda yang kritis, kreatif, dan beretika dalam menulis berita sesuai kaidah jurnalistik di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.
Reporter: Juramaida Ziliwu
19 Oktober 2025
Kelompok Tiga Magang Cakru LPM Al-Kalam Kunjungi dan Kenali Sejarah Makam Malikussaleh
![]() |
| Foto: Razwa Syuib (Magang) |
Kunjungan dipandu langsung oleh pemandu Makam Malikussaleh, Marzuki, yang menjelaskan sejumlah aspek penting dari sejarah kawasan tersebut. Kerajaan Samudra Pasai didirikan di wilayah Aceh sekitar abad ke-13 Masehi oleh Sultan Malikussaleh. Kerajaan ini adalah salah satu kerajaan Islam pertama di Nusantara dan sangat penting untuk perdagangan maritim dan menyebarkan Islam.
Silsilah dan keturunan raja-raja Pasai mencakup orang-orang yang terus memerintah dan menyebarkan Islam. Setiap raja bertanggung jawab atas pembangunan pemerintahan Islam di pesisir Aceh dan daerah sekitarnya.
![]() |
| Foto: Razwa Syuib (Magang) |
Marzuki menyampaikan, pemandu tidak digaji oleh pemerintah, makam tersebut dibuka setiap hari hingga malam hari. Jumlah pengunjung pernah mencapai angka empat ribu jiwa dalam satu rombongan yang berasal dari berbagai daerah. Pengunjung tersebut berasal dari kalangan anak sekolah dan pengajian. Saat itu, pemandu yang jumlahnya delapan orang tersebut sampai kalang kabut dikarenakan jumlah pengunjung yang membludak. Ramai dari pengunjung tersebut yang datang untuk menunaikan nazarnya.
“Barangsiapa yang bernazar di sini 99 persen Insya Allah berhasil. Orang yang belum punya keturunan orang yang tidak lewat sekolah, pekerjaan bermacam- macam berdoa disini,” ujarnya.
“Khawatirnya hilang sejarah, jadi karena orang tidak berapa peduli tentang sejarah dan anak-anak sekolah pun gak ada tiga persen yang ingin memedulikan sejarah. Sangat dikhawatirkan, jangankan ke depan, dari sekarang itu sudah sangat kurang yang mengerti tentang sejarah,” khawatirnya.
Setelah mendengarkan penjelasan pemandu, para cakru LPM Al-Kalam memiliki kesempatan berharga untuk mempelajari nilai sejarah dan spiritualitas Makam Malikussaleh secara langsung. Melalui kisah perjuangan para pendahulu, peserta belajar lebih menghargai peran penting Aceh sebagai pusat awal peradaban Islam di Nusantara.
Melalui kunjungan ini, cakru LPM Al-Kalam tidak hanya belajar dalam bidang jurnalistik, tetapi juga dalam menjaga dan mengenalkan kembali warisan sejarah Islam kepada generasi muda. Karena mengenal sejarah berarti menyelidiki identitas asli bangsa.
Reporter: M. Alif Maulana
Editor: Zuhra
18 Oktober 2025
KLASIK Goes to School Hadir di SMAN 2 Lhokseumawe: Bahas Teknik Foto dan Video Jurnalistik
![]() |
| Foto: Nurul Fadilah |
www.lpmalkalam.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mengadakan kegiatan Kelas Jurnalistik (KLASIK) Goes to School bertajuk “Tajam Mengabarkan, Lugas Menyampaikan” di Aula SMAN 2 Lhokseumawe pada hari Sabtu (18/10/2025) pukul 09.00–12.30 WIB.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa yang antusias mempelajari dunia jurnalistik. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal lebih dekat dunia pers mahasiswa serta praktik langsung dalam menulis dan mengambil gambar secara jurnalistik.
Acara diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh moderator, Rusmawati, Kru Reporter LPM Al-Kalam. Setelah itu, Ketua Panitia, Zainal Asri, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya semangat belajar jurnalistik di kalangan pelajar. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pemimpin Umum (Pimum) LPM Al-Kalam, Muhammad Syahru, yang mengapresiasi dukungan dan kerja sama dari pihak sekolah.
Selanjutnya, perwakilan dari SMAN 2 Lhokseumawe turut memberikan sambutan dan menerima sertifikat penghargaan dari panitia sebagai simbol terjalinnya kemitraan antara pihak sekolah dan LPM Al-Kalam.
![]() |
| Foto: Nurul Fadilah |
Acara berlanjut dengan penyampaian materi oleh Ririn Dayanti Harahap, Redaktur Pelaksana LPM Al-Kalam, selaku pemateri utama. Dalam materinya, Ririn menjelaskan cara pengambilan gambar dan video yang baik dan benar, serta teknik penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik. Ririn juga menekankan pentingnya etika peliputan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif antara peserta dan pemateri. Para siswa tampak antusias bertanya mengenai teknik wawancara, penyusunan berita, serta peran media dalam masyarakat modern.
Sebagai bentuk penerapan langsung, peserta kemudian mengikuti praktik foto esai. Kemudian, panitia melakukan cross-check (cek silang) karya. Melalui sesi ini, peserta dapat mengasah kemampuan mereka dalam memproduksi karya jurnalistik yang kreatif dan informatif.
Di penghujung acara, Pimum LPM Al-Kalam memberikan hadiah kepada peserta dengan karya terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan semangat mereka selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia dan peserta yang menjadi momen penutup penuh kebersamaan dan antusiasme dalam acara KLASIK Goes to School ini.
Program KLASIK Goes to School ini merupakan bagian dari agenda LPM Al-Kalam yang bertujuan untuk mengedukasi pelajar mengenai dunia jurnalistik secara teoritis dan praktis, serta menumbuhkan minat menulis dan berkarya di kalangan generasi muda, khususnya di Kota Lhokseumawe.
Reporter: Putri Ruqaiyah
Editor: Tiara Khalisna
Empat Kru LPM Al-Kalam Ikuti PJTLN Pena Persma 2025 di UIN SU
![]() |
| Foto: IST |
www.lpmalkalam.com- Empat kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mengikuti kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) yang diselenggarakan oleh LPM Dinamika UIN Sumatra Utara (SU). Pembukaan kegiatan berlangsung di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumut pada Jumat (17/10/2025).
Dengan mengangkat tema Jurnalisme Media AI, kegiatan PJTLN ini diselenggarakan selama empat hari berturut sejak 17 s.d. 20 Oktober 2025 yang diikuti oleh 21 peserta dari berbagai daerah Indonesia seperti; Aceh, Sumatra Utara (Sumut), Riau, dan Sumatra Barat (Sumbar). Adapun empat kru pengurus yang mewakili LPM Al-Kalam, yaitu: Qonita Sholihat selaku Redaktur Kamerawan; Muhammad Izzat Saputra selaku Pemimpin Perusahaan; Raisa Salsabila selaku anggota Penelitian dan Humas (Penmas); dan Raja Ary Suwandika Zahri yang juga anggota dari Penelitian dan Humas (Penmas).
Pembukaan yang berlangsung pada hari yang sudah disebutkan, dibuka oleh pemimpin umum LPM Dinamika UIN SU, Dicky Pratama. Setelah kata sambutannya, Dicky menyampaikan bahwa dari kegiatan ini masih ada kurang. "Mungkin dari segi pengumuman, dari segi menjemput kawan-kawan ketika sudah sampai di Medan gitu, kurang nyaman dalam transportasi. Kami mohon maaf, karena kami sudah berusaha untuk semaksimal mungkin untuk kawan-kawan semuanya. Karena kita juga memiliki rasa untuk memberikan kesempatan ke teman-teman yang lain, mungkin ada teman-teman yang lain, jadi kita juga berusaha untuk menyinkronkan bagaimana biar sama-sama enak. Jadi mohon maaf atas segala kesalahan dari kami," ungkapnya.
"Kita di sini ada yang namanya Ucok Butet. Jadi, kalau misalnya teman-teman semuanya mau izin atau mau ke mana atau ada hal perlu, itu harus ke Ucok Butet. Jadi kawan-kawan panitia lain ini mungkin bisa gitu, cuma lebih khususnya itu ke Ucok Butet. Karena kita sudah sediakan dua orang tim kita yang bisa disebut dengan Ucok dan Butet, itu khusus untuk kawan-kawan semuanya. Jadi kalau misalnya kawan-kawan ada yang perlu sesuatu, boleh lapor ke mereka, nanti mereka bernyampaikan pada pihak panitia. "Selanjutnya, ia juga meminta maaf, karena yang membuka acara adalah pemimpin umum, dikarenakan rektor atau wakil rektor sedang ada urusan, dan juga lokasi antara UIN dan BPMP Sumut itu sangat jauh. Di akhir pembukaannya, ia juga menyampaikan, "Atau nanti kita bakal main-main, lah, ke UIN di akhir acara, ya, kalau misalnya teman-teman masih ada waktu juga."
Ketua Panitia, Muhammad Daffa juga memberikan harapan dari kegiatan PJTLN ini, "Kita tau bagaimana pers bisa memanfaatkan AI atau malah menjadikan AI sebagai ancaman. semoga para persma bisa memperdalam ilmu yang didapatkan selama kegiatan ini berlangsung."
Setelah kegiatan pembukaan diselenggarakan, para peserta mengikuti pelatihan dengan Fadli atau dikenal dengan Mas Oof yang merupakan Editor Feature tirto.id. Dalam materinya, Mas Oof menyampaikan Jurnalisme Naratif (AI). Kegiatan ini bukan hanya sekadar penyampaian materi, tetapi juga peserta diminta untuk reportase langsung ke Pajak Melati, di mana peserta dibagi menjadi 4 kelompok, di sana mereka melakukan wawancara langsung baik dengan penjual, pembeli dan tukang parkir.
Malamnya, dilakukan kegiatan evaluasi terhadap hasil reportase yang dibuat dalam bentuk feature.
"Feature gak boleh memakai kata sifat, kita sebagai penulis yang harus menggambarkan definisi subjek tersebut," ungkap Fadli. "AI adalah alat instan, sedangkan narasi dibangun dengan landasan pengalaman dan pembacaan," lanjutnya lagi.
Reporter: Qonita Sholihat
Editor: Zuhra
01 Oktober 2025
Reporter LPP RRI Lhokseumawe Turut Menjadi Pemateri Kedua dalam PJTD 2025
![]() |
| Foto: Nurul Fadilah |
Diana membawakan materi berjudul “Teknik Peliputan Reporter.” Ia memberikan penjelasan mengenai apa itu peliputan, jenis-jenis peliputan, hingga teknik menggali bahan liputan.
| Foto: Nurul Fadilah |
Dalam penyampaiannya, Diana mengajak beberapa siswa untuk mempraktikkan secara langsung bagaimana cara melakukan peliputan. Sebagai bentuk apresiasi, ia juga memberikan hadiah kepada siswa yang berani unjuk diri.
Selain menyampaikan materi tentang peliputan, Diana turut menambahkan penjelasan mengenai langkah-langkah dan teknik wawancara. Setelah itu, ia kembali melatih para siswa dengan meminta perwakilan untuk mempraktikkan teknik wawancara yang telah dipelajari.
Kegiatan ini disambut gelak tawa serta tepuk tangan peserta karena tingkah lucu siswa yang sedang melakukan praktik wawancara.
Tak hanya meminta peserta mempraktikkan materinya, Diana juga memberikan masukan dan perbaikan dari hasil praktik tersebut. Komunikasi yang ia bangun bersama para peserta berhasil menciptakan suasana interaktif, meski harus menghadapi mati lampu yang berkepanjangan selama acara.
| Foto: Nurul Fadilah |
“Pemateri kedua juga menarik, ngasih gambaran nyata bagaimana proses liputan di lapangan. Jadi saling melengkapi, dua-duanya menarik banget dan bermanfaat,” ungkap Ilmira, salah satu delegasi dari SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu.
Reporter: Najwa Aulia Putri dan Zuhra
Editor: Putri Ruqaiyah
Fohan Muzakir Sampaikan Materi Teknik Penulisan Berita pada PJTD 2025
![]() |
| Foto: Wahyu Ramadhan |
Tari Pasang Jabet Meriahkan Pembukaan Acara PJTD 2025
![]() |
| Foto: Muhammad Izzat Saputra |
Kegiatan ini menjadi fokus kegiatan tahunan LPM Al-Kalam dalam membentuk jurnalis muda yang berkualitas. Acara kali ini bertema “Menggagas Narasi dengan AI, Menyajikan Visual Lewat Inovasi."
Penampilan Tari Pasang Jabet dibawakan oleh lima kru LPM Al-Kalam, yakni Lutfiah Iklima Panggabean, Zahira Putri Meola, Qonita Sholihat, Ririn Dayanti Harahap, dan Nurul Fadila yang tampil dengan penuh semangat di hadapan tamu undangan. Dengan gerakan yang energik dan penuh makna, Tari Pasang Jabet berhasil memukau peserta serta menghadirkan suasana budaya yang kental pada rangkaian acara pembukaan.
![]() |
| Foto: Muhammad Izzat Saputra |
Tari Pasang Jabet merupakan salah satu tarian kreasi Aceh yang memiliki makna betapa kuatnya pertahanan orang Aceh terhadap budaya asing yang ingin masuk ke tanah rencong. Ibarat budaya negatif yang ingin masuk, maka rakyat Aceh akan menjadi benteng tangguh untuk mempertahankan budayanya. Selain itu, tarian ini menumbuhkan semangat kerjasama dalam membangun negeri.
"Penampilan Tari Pasang Jabet ini sengaja dipilih karena tarian ini punya makna yang dalam banget. Dia nunjukin kalau orang Aceh itu kuat jaga budayanya dari pengaruh luar. Gerakannya juga penuh semangat, jadi pas banget buat menggambarkan kebersamaan dan kekompakan. Jadi bukan cuma tampil, tapi ada semangat yang pengen kami sampaikan juga ke peserta-peserta,“ ujarnya.
Reporter: Amanda Zuhra
Editor: Tiara Khalisna
LPM Al-Kalam Kembali Selenggarakan Kegiatan PJTD 2025: Asah Kemampuan Siswa dalam Jurnalistik
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor (Warek) III UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Darmadi, M.Si., Pembina LPM Al-Kalam, Ir. Muhammad Ilham, S.T., M.I.T., perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa/Unit Kegiatan Khusus (UKM/UKK), serta siswa tingkat SMA dari sekolah di sekitar Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Kegiatan tahun ini berbeda dengan kegiatan tahun sebelumnya yang mana pesertanya berasal dari kru dan siswa yang menjadi delegasi sekolah. Namun pada kesempatan kali ini, keseluruhan peserta berasal dari siswa tingkat SMA di kawasan Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Alya Nadila, selaku Ketua Panitia, dalam laporannya mengungkapkan jumlah siswa yang berhadir berasal dari MAN Kota Lhokseumawe sebanyak 30 siswa, SMA Negeri 2 Lhokseumawe sebanyak 12 siswa, dan SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu sebanyak 20 siswa. Siswa yang berhadir dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari gabungan ketiga sekolah tersebut.
![]() |
| Foto: Fika Munayya |
Dr. Darmadi, M.Si., selaku Warek III mengatakan bahwa setiap orang pasti membutuhkan jurnalistik karena setiap hari kita melakukan kegiatan jurnalistik hanya saja dalam bentuk yang sederhana dan tidak dituangkan dalam wadah yang lebih konkret. Darmadi juga menekankan agar siswa-siswi mengaplikasikan minat menulisnya dalam kehidupan sehari-hari.
"Biarkan anak-anak menulis sesuai keinginannya, untuk memancing minat menulis mereka. Jangan terlalu banyak ditanya, karena anak-anak kalau dipatahkan semangatnya, (nanti) mereka tidak menulis lagi," ujarnya.
![]() |
| Foto: Neza Azharni |
Acara ini didukung oleh Baranews Aceh, Radar Aceh, KBAONE, WASPADA, Durasi TV, Media Nanggroe, Banda Aceh.com, KOALISI.co, Berita Merdeka, Info Aceh Utara, Info Lhokseumawe, BidikIndonesia.com, Nanggroe Media, Acehnews.net, CEO Aceh, Gemar News, Media Literasi, serta Cleo, CPA Al-Kalam, dan Mixue Lhokseumawe.
Reporter: Tiara Khalisna
Editor: Zuhra
21 September 2025
LPM Al-Kalam Gelar Wawancara Calon Kru 2025
![]() |
| Foto: Muhammad Alif Maulana |
Sebanyak 21 cakru hadir mengikuti sesi wawancara yang menjadi salah satu tahapan seleksi penerimaan anggota baru. Seluruh kru LPM Al-Kalam angkatan 2022, 2023, dan 2024 turut membersamai jalannya kegiatan sehingga suasana terasa lebih meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Selama kegiatan, para cakru berinteraksi langsung dengan tim pewawancara untuk menggali minat, motivasi, serta komitmen mereka dalam dunia kepenulisan dan jurnalistik. Kehadiran kru senior juga memberikan dukungan agar cakru dapat merasa lebih percaya diri.
Salah satu pewawancara, Jati Mainah, Sekretaris Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) turut menyampaikan harapan dan pesan bagi cakru. “Harapan saya, calon kru tidak hanya memiliki semangat yang tinggi, tetapi juga mampu bekerja sama dalam tim, berinisiatif untuk selalu belajar hal baru, serta memiliki rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Dengan begitu, mereka bisa memberikan kontribusi positif dan membuat LPM semakin berkembang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pesan agar calon kru terus menjaga komunikasi yang baik, terbuka menerima kritik, serta berani mencoba hal-hal baru. “Jangan pernah takut mencoba, karena proses belajar dan pengalaman adalah kunci utama agar kita bisa bertahan dan terus maju dalam berorganisasi,” tutupnya.
Di sisi lain, motivasi dan harapan calon kru juga beragam, salah satunya disampaikan oleh Muhammad Ali Sarjani. “Motivasi saya ingin bergabung ke LPM Al-Kalam supaya bisa memperdalam tentang foto dan videografi. Harapan saya setelah menjadi bagian dari Al-Kalam, saya ingin menjadi seorang fotografer dan videografer yang andal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir generasi baru LPM Al-Kalam yang siap melanjutkan estafet kepenulisan dan memperkuat eksistensi pers mahasiswa di lingkungan kampus.
Reporter: Putri Ruqaiyah
Editor: Tiara Khalisna
07 Agustus 2025
LPM Al-Kalam Gelar Kegiatan KLASIK di MAN Kota Lhokseumawe: Menumbuhkan Semangat Jurnalisme Sejak Dini
![]() |
| Foto: Jati Mainah |
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi media dan keterampilan menulis di kalangan pelajar, sekaligus membekali siswa dengan kemampuan dasar dalam penulisan berita dan opini. Dengan mengusung tema "Tajam Mengabarkan, Lugas Menyampaikan," kelas ini menjadi wadah pembentukan pola pikir kritis serta ruang ekspresi bagi para siswa yang terlibat dalam dunia jurnalistik pelajar.
Acara dibuka oleh Ketua Panitia KLASIK, Muhammad Alif Maulana, disusul sambutan dari Pemimpin Umum LPM Al-Kalam, Muhammad Syahru, kemudian dilanjutkan pembukaan acara oleh Pembina Jurnalistik MAN Kota Lhokseumawe, Fitria Winanda, S.Pd., M.Pd. Seluruh pihak menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi edukatif antara mahasiswa dan pelajar.
Kegiatan ini diikuti oleh 56 siswa MAN Kota Lhokseumawe yang merupakan anggota ekstrakurikuler Jurnalistik. Para peserta berasal dari berbagai tingkatan kelas dan memiliki ketertarikan dalam dunia kepenulisan serta media. Mereka menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, baik dalam sesi pemaparan materi maupun saat praktik menulis.
![]() |
| Foto: Jati Mainah |
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Alya Nadila, Sekretaris Redaksi LPM Al-Kalam tentang Teknik Penulisan Berita. Ia memaparkan berbagai aspek penting dalam dunia jurnalistik, seperti pengertian dan struktur berita, metode 5W+1H, penggunaan tanda baca yang tepat, hingga kesalahan umum yang kerap terjadi dalam penulisan berita. Setelah pemaparan materi, peserta diarahkan untuk mempraktikkan penulisan berita berdasarkan kegiatan yang mereka ikuti sebagai bentuk latihan dan evaluasi.
![]() |
| Foto: Jati Mainah |
Sebagai bentuk praktik langsung, para peserta diminta menulis naskah berita berdasarkan kegiatan pelatihan. Tulisan mereka kemudian dinilai oleh tim dari LPM Al-Kalam sebagai bagian dari sesi evaluasi.
Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN Kota Lhokseumawe, Fitria Winanda, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi serta harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan ini datang di waktu yang tepat, mengingat para siswa baru saja menyelesaikan proses rekrutmen. Materi yang disampaikan pun dinilai sangat membantu sebagai bekal awal dalam memahami dasar-dasar jurnalistik.
Reporter: Putri Ruqaiyah
Editor: Zuhra
24 Juli 2025
Bekali Mahasiswa dengan Keterampilan Digital, Jurusan Tadris Matematika UIN SUNA Lhokseumawe Adakan Webinar Media Pembelajaran Digital
![]() |
| Foto: Dok. Jurusan Tadris Matematika UIN SUNA Lhokseumawe |
Webinar ini menghadirkan pemateri berpengalaman di bidangnya, yakni Azwar Anas. Beliau merupakan alumni Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh, sekaligus guru Matematika di SMP Swasta Sukma Bangsa Lhokseumawe, Assemblr Certified Educator, serta content creator di bidang pendidikan.
Ketua Jurusan Tadris Matematika, Dr. Mahdalena, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa webinar ini diadakan dengan tujuan memberikan ruang pembelajaran dan diskusi mengenai pentingnya transformasi digital dalam dunia pendidikan. “Mahasiswa matematika dan calon guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan media digital agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif,” katanya.
![]() |
| Foto: Dok. Jurusan Tadris Matematika UIN SUNA Lhokseumawe |
Sesi tanya jawab turut memicu semangat peserta webinar untuk bertanya dan menggali lebih dalam mengenai media pembelajaran digital bersama Azwar. Meski demikian, Azwar menegaskan bahwa teknologi bukanlah pengganti guru, melainkan alat bantu dalam proses pembelajaran.
Melalui webinar ini, Mahdalena mengharapkan agar peserta tidak hanya memahami konsep media digital, tetapi juga termotivasi untuk mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa Jurusan Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe untuk terus berinovasi dan tidak gagap teknologi.
Reportase: Alya Nadila
Editor: Putri Ruqaiyah
19 Juli 2025
Mahasiswi TBIn UIN SUNA Lhokseumawe Terbitkan Novel di Tahun 2025
![]() |
| Foto: IST |
Perjalanan menuju fase membanggakan ini dilalui oleh Anzalika dengan usaha yang keras. Sebelumnya, Anzalika mengalami empat kali penolakan dari berbagai penerbit. Namun, ia tidak menyerah. Ia terus mencoba serta belajar menulis novel. Prosesnya diawali dengan memperbaiki alur cerita, memperdalam karakter, hingga memahami apa yang diinginkan oleh penerbit novel.
“Sebelumnya juga sudah empat kali ditolak oleh penerbit, tapi saya tidak menyerah. Justru dari penolakan-penolakan itu saya juga banyak belajar.”
Akhirnya, usaha-usaha yang telah dilakukan Anzalika membuahkan hasil, ia dihubungi oleh salah satu penerbit asal Cirebon pada 10 Oktober 2024 yang menyatakan ketertarikan untuk menerbitkan naskah novelnya yang berjudul Kala Senja Menyapa. Ia berharap novel pertamanya ini dapat digemari oleh masyarakat serta mampu memberikan inspirasi bagi para pembacanya.
“Saya berharap karya yang saya tulis tidak hanya menjadi hiburan bagi para pembaca, tetapi juga bisa menyentuh hati, membangkitkan semangat, dan membuka sudut pandang baru bagi siapa pun yang membaca novel ini.”
Rilisan
18 Juli 2025
Intip Dunia Penyalahgunaan Narkoba, HMJ BKI Adakan Kunjungan ke BNN Lhokseumawe
![]() |
| Foto: IST |
Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai konseling bagi penyalahgunaan narkoba dan penerapannya di lapangan.
Mahasiswa BKI mendapat kesempatan berdiskusi dan berinteraksi langsung dengan psikolog BNN Lhokseumawe, Maisarah. Maisarah menjelaskan layanan yang tersedia di BNN Lhokseumawe yang saat ini berfokus pada rawat jalan. Untuk layanan rawat inap, Maisarah menyarankan mahasiswa untuk mencari informasi di instansi terkait lainnya seperti Yayasan Permata Atjeh Peduli (YPAP).
Maisarah memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan rasa ingin tahu mahasiswa BKI. "Mahasiswa nya aktif, rasa ingin tahunya tinggi dan mereka memiliki potensi yang besar," ujar Maisarah.
Lebih lanjut, Maisarah berharap kunjungan ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang adiksi narkoba dan mengimplementasikannya di masyarakat. BNN Lhokseumawe selalu terbuka untuk menerima kunjungan dan kerja sama dengan mahasiswa dalam upaya pencegahan dan penanganan adiksi.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah metode pencegahan yaitu dengan menggunakan pendekatan Humanistik, memanusiakan manusia, memandang penyalahguna narkoba sebagai korban yang perlu diselamatkan, bukan sebagai tersangka. Mahasiswa BKI juga diperkenalkan dengan alat Konseling yaitu Addiction Severity Index (ASI).
"Kunjungan ini sangat penting bagi mahasiswa BKI," ujar Ihsan Maulana selaku Ketua HMJ BKI. "Mereka dapat melihat langsung prospek kerja di lapangan dan mengembangkan _skill_ konseling mereka dengan bertemu langsung dengan pakarnya. Harapannya, pengalaman ini akan memperkaya pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menghadapi tantangan nyata di dunia kerja nantinya," sambungnya.
Maisarah berharap agar mahasiswa BKI dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk membantu masyarakat.
Reporter: Nurul Fadhilah
Penulis: Zahira Putri Meola
Editor: Zuhra
Mengenai Saya
- LPM AL-KALAM
- Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.





























.png)

