HEADLINE

Latest Post
Loading...

27 November 2022

Sembako Murah Berujung Kekecewaan Masyarakat

Foto: Intan Nuraini (magang)/lpmalkalam.com

www.lpmalkalam.comSinergi Gerakan Pangan Murah yang diadakan di Museum Lhokseumawe pada Minggu, 27 November 2022 membuat masyarakat kecewa. Lantaran bahan pangan yang disediakan oleh panitia kurang.

Warga mengantri sudah sedari jam 8 pagi sampai dengan jam 10. Warga yang mengantri duluan kebagian, namun warga yang di antrian belakang tidak mendapat apa-apa. Panitia Sinergi Gerakan Pangan Murah sudah memperingati setiap warga dapat membeli 5 kilo beras, 2 kilogram gula, 1 papan telur dan minyak goreng 2 liter.

Beras Cap Sendok 5 kilogram seharga 44 ribu rupiah, minyak Fortune 2 liter seharga 34 ribu rupiah, gula 2 kilogram seharga 21 ribu rupiah dan telur satu papan seharga 37 ribu rupiah. Adu mulut sempat terjadi antar sesama warga lantaran ada beberapa warga yang memotong antrian sehingga adu mulut tidak dapat terhindarkan.

Tidak sampai ricuh, warga kembali tertib untuk mengantri. Namun tidak lama mengantri, warga mendapatkan informasi dari panitia bahwa stok bahan pangan habis dan yang tersisa hanya minyak goreng. Warga merasa kecewa lalu berdesak-desakan menghampiri meja panitia, di meja panitia keadaan semakin runyam dengan warga yang merampas minyak goreng dari tangan panitia.

Muliana, warga yang ikut mengantri menyuarakan kekecewaannya. 

"Pertama yang habis telur, terus gula, terus beras. Sisa lah minyak, yaudah serbu semuanya. Ada yang dapat ada yang enggak, lainnya ada yang ambil gak kasih duet. Ambil terus gak bayar udah rebut-rebutan. Itulah antri capek kita antri enggak mencukupi, saya dulu capek mengantri gak ada kek gini dikit kali barang. Pegel kaki-kaki ngantri gak dapat apa-apa, udah gak ada apa-apa lagi semua habis, satu-satu habis. Sebenarnya minyak masih ada karena udah rebut-rebutan jadi dimasukin lagi ke mobil," ujar Muliana menyuarakan kekecewaannya. 

Warga mengaku sangat kecewa karena sudah lelah mengantri namun tidak mendapatkan apa-apa. Bahkan salah seorang warga yang mengantri juga mengatakan dengan tegas. 

"Kami kecewa sudah mengantri lama tidak dapat apa-apa." 


Reporter: Intan Nuraini (magang)


Editor: Redaksi


25 November 2022

Mahasiswa IAIN Lhokseumawe Observasi Sejarah ke Rumah Kediaman Pahlawan Nasional Wanita Cut Meutia

Foto: IST

www.lpmalkalam.comSejumlah mahasiswa IAIN Lhokseumawe mengunjungi cagar budaya rumah kediaman Cut Meutia yang bertempat di Desa Masjid Pirak, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh pada Rabu lalu, (23/11/2022). Kini rumah yang dulunya merupakan tempat tinggal salah seorang pahlawan wanita Aceh tersebut menjadi salah satu situs sejarah.

Dalam hal ini mahasiswa melakukan observasi sekaligus belajar hal-hal terkait sejarah dan perjalanan hidup dari sang pahlawan nasional Cut Meutia, para mahasiswa pun melihat-lihat area sekitar. 

“Di sekitar area sisi luar atau halaman rumahnya, kami melihat ada tempat penyimpanan padi dan balai-balai tempat istirahat, ada juga tugu melambangkan perjuangan sang pahlawan,” ujar Muhammad Rizky Azdillah, mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam semester V yang turut serta dalam kunjungan itu.

Mahasiswa yang kerap disapa Rizky itupun menggambarkan keadaan saat dirinya beserta mahasiswa lainnya berkunjung ke kediaman Cut Meutia. Yang mana mereka diizinkan untuk masuk ke dalam dan di dalamnya juga terdapat banyak foto serta lukisan peningalan dari sang pahlawan dan keluarganya yang terpajang rapi pada dinding.

“Kami menaiki beberapa anak tangga karena rumah tersebut berbentuk seperti rumah adat Aceh dan di dalam rumah tersebut kami menemukan 2 kamar tidur, namun kamar tersebut sudah tidak ada isinya,” lanjut Rizky.
Foto: IST
Pada kunjungan itu, para mahasiswa juga mendapatkan kesempatan makan bersama keluarga dari sang pahlawan nasional, yakni cucu dari Cut Meutia yang merupakan cucu dari saudaranya yang masih dalam hubungan keluarga. 

“Dari penjelasan yang kami dapat bahwasanya cucu kandung dari cut meutia berada di jakarta dan menetap disana,” tambahnya.

Ia juga berharap agar masyarakat lebih tertarik dan memperhatikan peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di Indonesia khususnya, serta menjaga juga turut melestarikan agar tidak punah ditelan zaman.

Dari kunjungan tersebut para mahasiswa mendapatkan banyak informasi tentang Cut Meutia mulai dari sejarah hidup hingga perjuangan-perjuangannya dan kemudian dinobatkan sebagai pahlawan nasional wanita Indonesia.


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi


 

3 Delegasi HMJ Pendidikan Bahasa Arab Ikuti Kegiatan Muktamar Ithla X Yogyakarta 2022

Foto: IST

www.lpmalkalam.com Ketua umum HMJ-PBA (Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab) bersama Komisi Pendidikan SEMA FTIK, Fazlurrahman dan Bagas Nirwana Selian (Ketua Bidang Pendidikan, Kesenian dan Olahraga DEMA FTIK) yang juga merupakan mahasiswa aktif di jurusan Pendidikan Bahasa Arab mengikuti kegiatan Muktamar Ithla X yang diselenggarakan di Yogyakarta mulai tanggal 21 sampai 25 November 2022.

Kegiatan pembukaan Muktamar Ithla ini digelar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan penutupan dilaksanakan di Hotel Eden Yogyakarta, kemudian dilanjutkan pula dengan rihlah ke keraton.

Kunjungan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka Kemah Bahasa Arab Nasional dan Konferensi Bahasa Arab Internasional dengan tema “Transformasi Peran Bahasa Arab di Era Revolusi Digital (Revolusi industri 4.0 & Society 5.0).” 

Muhammad Irfan Rasyid, selaku ketua umum HMJ-PBA mengungkapkan bahwa dirinya sangat terkesan pada kegiatan tersebut karena Muktamar Ithla X merupakan kegiatan paling bergengsi yang diikuti oleh seluruh mahasiswa jurusan Bahasa Arab se-Indonesia.

"Dan Alhamdulillah delegasi dari kita memboyong piala Juara 1 kategori lomba kaligrafi," ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga ada beberapa perlombaan yang mana salah satunya ialah lomba kaligrafi yang diikuti oleh Fazlurrahman selaku delegasi HMJ-PBA yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Ketua HMJ-PBA tersebut juga mengharapkan untuk seluruh mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Lhokseumawe agar terus meningkatkan loyalitas terhadap Ittihadu Thalabah Lughoh Arabiah (Ithla'), baik di tingkat wilayah maupun di tingkat pusat. Karena Ithla' sendiri nantinya akan diteruskan estafet kepengurusan oleh mahasiswa/i Bahasa Arab se-Indonesia.


Reporter: Putri Azzahra Lubis

Editor: Redaksi



 

Kelas Jurnalistik Hari Kedua Pemateri Sampaikan Materi Video Feature, Peserta Siap Mengimplementasikan

Foto: Wilda Putri Raihan/lpmalkalam.com

www.lpmalkalam.com - Kolaborasi LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) Al-Kalam IAIN Lhokseumawe dengan Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN Lhokseumawe bertajuk “Kelas Jurnalistik Road to MAN Lhokseumawe 2022 Cinematography in Journalistic” selama 2 hari berturut-turut diikuti oleh peserta dengan antusias hingga hari penutupan. Kamis (24/11/2022) di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Lhokseumawe.

Hari kedua kegiatan sekaligus penutupan, LPM Al-Kalam kembali mengundang pemateri  sebagai fasilitator selama kegiatan berlangsung. Adapun  materi yang disampaikan pada hari kedua yakni mengenai pokok pembahasan video feature. Hal ini sebagai acuan bagi peserta dalam mengasah skill di bidang jurnalistik visual. Selama kegiatan berlangsung, pemateri menyampaikan pembahasan secara komprehensif. Dalam memproduksi video feature tentunya memiliki kreatifitas tanpa batas dan harus dapat dikemas semenarik mungkin. Hal ini sangat berpengaruh pada topik yang akan diangkat nantinya dalam proses pembuatan video feature. 

Zikri Maulana (Contributor Kompas TV) selaku pemateri dalam paparannya menjelaskan bahwa, “Soft news atau feature yaitu berita yang santai, ringan dan paling kita lebih mikir ide dan tugas kita dalam mengambil gambar, seperti dengan kata lain berita lunak sejarah-sejarah dan informasi yang disampaikan secara mendalam namun tidak bersifat segera.” 

Ia juga menjelaskan dalam paparanya mengenai teknik membuat video feature, “Persiapan rekaman, yang pertama fokus gambar tidak jadul, kemudian iris cerah tampak bagian ukuran pengambilan gambar, komposisi gambar, stabil, dan kesinambungan gambar.”

Tidak hanya teori yang disampaikan oleh pemateri tetapi aksi dari peserta dituntut untuk diimplementasikan sehingga para peserta mudah dalam mengaplikasikanya karena pembahasan materi sudah mereka dapatkan. Aksi yang mereka lakukan berdasarkan kerjasama tim dalam artian setiap anggota mempunyai tugas masing-masing membuat video feature berdasarkan arahan pemateri. 

Adapun dalam proses pembuatan video, para peserta Kelas Jurnalistik kembali dibimbing oleh para mentor yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni terdiri dari 2 orang kru aktif dan magang LPM Al-Kalam. Setiap kelompok akan diarahkan oleh para mentor dalam mengerjakan tugas video di sekitar lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Lhokseumawe.

Setiap anggota kelompok ditekankan untuk dapat saling bekerjasama sehingga membentuk sebuah tim yang bersinergi. Selain itu, karya video yang dihasilkan pun harus memiliki beberapa unsur seperti pengenalan alur dan wawancara narasumber.

Foto: Yulianata Putri Ramadhani/lpmalkalam.com

Setelah sesi praktek lapangan, seluruh karya peserta dievaluasi langsung oleh pemateri sekaligus pemilihan karya terbaik dari setiap kategori video. Karya video reportase terbaik diperoleh oleh kelompok IV dan karya video feature terbaik diperoleh oleh kelompok III. 

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada MAN Lhokseumawe, Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN Lhokseumawe, pemateri sekaligus memberikan hadiah kepada kelompok pemenang karya video terbaik.


Reporter: Najimah Munira

Editor: Redaksi

 

23 November 2022

Perdana, LPM Al-Kalam Wujudkan Kelas Jurnalistik Bersama MAN Lhokseumawe

Foto: Yulianata Putri Ramadhani/lpmalkalam.com

www.lpmalkalam.com – LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) Al-Kalam adakan kelas jurnalistik pada Rabu- Kamis, 23-24 November 2022 di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Lhokseumawe. Kelas Jurnalistik Road to MAN Lhokseumawe  2022  Cinematography in Journalistic terpilih menjadi nama kegiatan jurnalistik yang diikuti oleh para siswa MAN Lhokseumawe.

Mengusung tema “Build Up Your Cinematografi, Get Up Your Creativity” menjadikan kelas jurnalistik diminati oleh jurnalis-jurnalis muda siswa MAN Lhokseumawe. Kelas jurnalistik sendiri merupakan kegiatan pembekalan materi terkait jurnalistik bidang sinematografi atau teknik perfilman sebagai bukti kontribusi LPM Al-kalam guna menunjang bakat dan kapasitas jurnalis muda  di Lhokseumawe.

Kelas jurnalistik Road to MAN Lhokseumawe  2022  Cinematography in Journalistic diadakan selama dua hari berturut-turut, mulai Rabu- Kamis, 23-24 November 2022. Pihak Al-Kalam sendiri mengundang dua pemateri dengan latar belakang profesi yang berbeda, yaitu Deni Muktahadi (Pimpinan Umum Puja TV Aceh) sebagai pemateri video reportase dan Zikri Maulana (Contributor Kompas TV sebagai pemateri video feature.

Foto: Maulidyatul Ukhra/lpmalkalam.com
Pembekalan jurnalistik terkait sinematografi diberikan pemateri lewat teori dan praktik lapangan langsung terkait materi tersebut. Mengenai hal ini, pihak Al-Kalam mengutus beberapa orang kru sebagai mentor kelompok kelas jurnalistik untuk mengarahkan sekaligus mengawasi siswa saat praktek lapangan berlangsung.

Alasan pemilihan MAN Lhokseumawe sebagai peserta kelas jurnalistik dikarenakan MAN Lhokseumawe adalah satu-satunya sekolah dengan ekskul jurnalistik di tingkat sekolah menengah atas. Hal ini diungkapkan langsung oleh M. Akbar, Pimpinan Umum LPM Al-Kalam dalam sambutannya. 

Kelas Jurnalistik Road to MAN Lhokseumawe  2022  Cinematography in Journalistic dimulai dengan beragam agenda pembuka, mulai dari laporan ketua panitia acara; kata sambutan dari Pimpinan Umum Al-Kalam, Kepala Sekolah MAN Lhokseumawe, dan Pembina LPM Al-Kalam; dan pembukaan acara oleh Wakil Rektor II IAIN Lhokseumawe, Dr. Darmadi, M.Si; serta pemberian materi sinematografi kepada peserta.

“Kelas Jurnalistik Road to MAN Lhokseumawe 2022 Cinematography in Journalistic ini bertujuan untuk mewadahi bakat dan kapasitas jurnalis, khususnya jurnalis muda tingkat sekolah menengah dalam hal jurnalistik,” ujar Alya Maulida Nabila selaku ketua panitia acara.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta siswa MAN Lhokseumawe dari berbagai tingkatan kelas yang tergabung dalam ekskul jurnalistik MAN Lhokseumawe. 

“Semoga dengan adanya kelas jurnalistik ini dapat membantu mewadahi minat dan kapasitas jurnalis muda di Kota Lhokseumawe mengingat keterbatasan kuantitas jurnalis saat ini,” tutup Alya dalam sambutannya.


Reporter: Rayhanun Jannah

Editor: Redaksi

 

19 November 2022

Pantai Ujong Blang Kembali Bersih, Mahasiswa IAIN Lhokseumawe Ikut Berkontribusi

Foto: Intan Nuraini (magang)

www.lpmalkalam.com - Sejumlah Mahasiswa IAIN Lhokseumawe mengikuti aksi pembersihan Pantai Ujong Blang Lhokseumawe dengan mengutip sampah yang berserakan di area tersebut pada Sabtu, (19/11/2022).

Dalam hal ini, kotornya laut dengan banyaknya sampah berserakan yang dibuang sembarangan disebabkan karena tidak adanya penyediaan tong sampah di area pantai tersebut. Maka sampah-sampah yang setelah dikutip itu dibuang ke tong sampah yang ada di pasar Inpres Lhokseumawe.

Nuri Nabila (mahasiswi jurusan Ekonomi Syariah) selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan, "Lingkungan kami banyak sampah, jadi kami membersihkan sampah-sampah di lingkungan kami termasuk di pinggir Laut ini."
Foto: Intan Nuraini (magang)
Ia juga menambahkan bahwa ada banyak manfaat dari membersihkan laut, yakni membuat lingkungan menjadi bersih dan indah dipandang, selain itu juga mencegah sampah-sampah tersebut terbawa ke laut hingga dapat mencemari ekosistem laut.   

"Terinspirasi dari video Instagram, kami merencanakan adakan bersih-bersih ini di lingkungan kami sendiri, jadi kami mengingat di pinggir laut ini banyak sampah, kami rencananya rame-rame untuk mengadakan bersih-bersih," sambungnya.

Tidak hanya Nuri, Asyifa Humaira (mahasiswi jurusan Ekonomi Syariah) juga turut memberi tanggapan, "Bersih-bersih laut ini agar lingkungannya bersih dan kalau dilihat sama orang sekitar itu indah, terus kalau ada orang yang datang ke laut untuk piknik atau duduk-duduk, makan-makan di tempat tersebut tidak ada sampah jadi bersih dan orang duduk itu nyaman." 

Ia juga menambahkan tentang alasannya ikut andil dalam bersih-bersih laut ini. Karena menurutnya pemandangan yang bersih dari sampah tentu lebih indah dipandang. Dirinya juga sering mengunjungi tempat tersebut sehingga merasa perlu ikut menjaga kebersihannya.

“Biar bersih aja gitu, pemandangannya indah, kita sering ke sini atau sering mengunjungi laut itu, jadi kita ikut berpartisipasi juga terhadap laut yang kita kunjungi," tutupnya.


Reporter: Fathanah (magang)

Editor: Redaksi


 

05 November 2022

DEMA FASYA IAIN Lhokseumawe Lakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Syari'ah dan Hukum Beberapa Universitas di Pulau Jawa

Foto: IST

www.lpmalkalam.comDewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syari'ah (DEMA-FASYA) IAIN Lhokseumawe melakukan kerja sama dengan beberapa universitas di Pulau Jawa dalam Event Nasional di Bidang Organisasi Mahasiswa tingkat Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH). Kegiatan perjanjian kerja sama ini berlangsung di 3 lokasi, yakni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Selasa lalu, (1/11/2022). 

Tiga Mahasiswa dari DEMA FASYA IAIN Lhokseumawe yang berangkat ke pulau Jawa untuk melakukan perjanjian Kerja sama (MOU) tersebut diantaranya Muhammad Nazar (Ketua Umum DEMA FASYA), Munawir dan Fazlullah selaku pengurus DEMA FASYA.

Perjanjian kerja sama DEMA FASYA IAIN Lhokseumawe dengan DEMA Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ditandatangani oleh Muhammad Nazar dan Nahzat Azadi Al Ghifary berjalan dengan lancar. Pelaksanaan perjanjian tersebut didampingi oleh Dekan Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Prof. H. Dr. Drs. Makhrus, S.H., M.Hum dan Wakil Dekan III Dr. Sri Wahyuni, S.Ag., M.Ag., M.Hum.

"Setelah penandatanganan perjanjian tersebut, kami juga membandingkan perbedaan beberapa bidang dalam organisasi di Fakultas Syari'ah dan Hukum, serta diperlihatkan bagaimana kampus UIN Sunan Kalijaga. Di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga disana ada diskusi dengan 20 peserta dan 7 BPH DEMA Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta," ujar Muhammad Nazar, Ketua Umum DEMA FASYA IAIN Lhokseumawe.
Foto: IST
Selanjutnya, dilakukan pula perjanjian kerjasama dengan DEMA Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang diwakili oleh Usamah, didampingi Dekan Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Fauzan Ali Rasyid, M.Si. 

Adapun perjanjian kerja sama terakhir yakni dengan DEMA Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang diwakili oleh Nurul Hasanah. Perjanjian ini didampingi oleh Dekan Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. H. Ahmad Tholibi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A. 

"Seperti halnya kedua kampus sebelumnya, di kampus ini kami juga membandingkan perbedaan beberapa bidang dalam organisasi di Fakultas Syari'ah dan Hukum, serta diperlihatkan bagaimana kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta," tutup Nazar. 


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi


04 November 2022

Ikut Kolaborasi Pengamatan Gerhana Bulan Nasional, Jurusan Ilmu Falak Siapkan 4 Teleskop

Foto: IST

www.lpmalkalam.comJurusan Ilmu Falak IAIN Lhokseumawe akan mengikuti kolaborasi pengamatan gerhana bulan total yang akan terjadi pada 8 November 2022 mendatang.

Peristiwa gerhana bulan total tanggal 8 November 2022 merupakan satu-satunya gerhana di tahun 2022 yang dapat disaksikan di daratan Indonesia. Hal ini yang melatarbelakangi lahirnya ide untuk melakukan kolaborasi pengamatan bersama secara nasional.

Kolaborasi pengamatan gerhana bulan total ini difasilitasi oleh Planetarium Jakarta yang diikuti oleh 17 titik lokasi pengamatan di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini akan menghasilkan satu saluran informasi pengamatan gerhana bulan yang memudahkan masyarakat Indonesia dalam mengamati gerhana di seluruh Indonesia.

Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe yang mengelola Observatorium Malikussaleh IAIN Lhokseumawe menyiapkan 4 teleskop untuk mengamati gerhana bulan total tersebut. Satu teleskop akan digunakan untuk live streaming yang tergabung dalam acara kolaborasi tersebut, sedangkan 3 teleskop lagi akan diperuntukkan bagi pengunjung.

Adapun titik pengamatan gerhana bulan total secara nasional diantaranya:

1. Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga.

2. Observatorium Malikussaleh IAIN Lhokseumawe.

3. Observatorium Ilmu Falak UMSU Medan.

4. Observatorium Astronomi ITERA Lampung.

5. Planetarium dan Observatorium Jakarta.

6. IMAHNOONG Lembang dan Observatorium Bosscha.

7. Observatorium UAD Yogyakarta.

8. Jogja Astro Club dan Griya Antariksa Jogja.

9. Assalam Observatory Surakarta.

10. Observatorium Yanbu'l Qur'an Kudus.

11. Watoe Dhakon Observatory Ponorogo.

12. Observatorium Astronomi Sunan Ampel Surabaya.

13. Komunitas Arya Wiraraja Astronomi Lumajang.

14. Observatorium Jokotole IAIN Madura.

15. Ikatan Pecinta Langit Malam Lintas Kalimantan.

16. PUDIASTRO IKIP Muhammadiyah Maumere.

17. Tim Observer Observatorium Bosscha di Ambon.

Menurut Ketua Jurusan (Kajur) Ilmu Falak IAIN Lhokseumawe, Dr. Tgk. Ismail, S.Sy., M.A., Observatorium Malikussaleh IAIN Lhokseumawe dapat berpartisipasi dalam pengamatan nasional kali ini karena telah termasuk dalam anggota jejaring Observatorium Indonesia.

“Karena IAIN Lhokseumawe sudah termasuk salah satu anggota jejaring Observatorium Indonesia,” jelasnya.

Kajur Ilmu Falak tersebut juga berharap acara pengamatan gerhana nantinya dapat berjalan lancar dan dapat diikuti oleh seluruh masyarakat baik melalui live streaming maupun ikut dalam pengamatan langsung di lokasi.

“Masyarakat dapat mengikuti pengamatan melalui live streaming juga karena lokasi pengamatan yang kita miliki sangat terbatas untuk dikunjungi,” ujarnya.

Semua titik lokasi pengamatan tersebut akan berkolaborasi dalam media Zoom yang saling memberikan informasi dan observasi gerhana bulan total 8 November 2022. 


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi


02 November 2022

Jurusan Ilmu Falak Bagikan Kalender Hijriah 1444 H Kepada KUA Kota Lhokseumawe

Foto: IST

www.lpmalkalam.com - Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Selasa (1/11/2022) menyerahkan kalender Hijriah 1444 H kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kota Lhokseumawe. Penyerahan tersebut berlangsung di ruang Jurusan Ilmu Falak yang langsung serahkan oleh Ketua Jurusan Ilmu Falak Dr. Tgk. Ismail, S.Sy., M.A dan diterima oleh Muazir M. S.Sy (Staf Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe).

Penyerahan kalender Hijriah tersebut merupakan bahagian dari realisasi kerjasama Jurusan Ilmu Falak dengan Kemenag Kota Lhokseumawe dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

"Sasarannya adalah kepada Kantor Urusan Agama (KUA), mengingat di KUA sangat membutuhkan kalender Hijriah saat melakukan pencatatan pernikahan," ujar Tgk. Ismail selaku Ketua Jurusan Ilmu Falak IAIN Lhokseumawe.

Kalender Hijriah 1444 H tersebut disusun dalam bentuk kriteria imkan rukyat baru yang telah dipedomani oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kriteria baru untuk kalender Hijriah adalah awal bulan dianggap sudah masuk bila saat matahari terbenam setelah terjadi konjungsi memiliki ketinggian hilal minimal 3 derajat dan besar sudut elongasi minimal 6,4 derajat. Berbeda dengan kriteria lama yang mensyaratkan ketinggian hilal minimal 2 derajat, elongasi 3 derajat, dan atau umur hilal lebih 8 jam setelah konjungsi.

Penggunaan kalender Hijriah di Aceh merupakan bahagian dari Syiar Islam sebagaimana tertulis dalam Qanun Aceh No 11 Tahun 2002 tentang pelaksanaan syariat Islam bidang Akidah, Ibadah, dan Syiar Islam. 

Ketua Jurusan Ilmu Falak IAIN Lhokseumawe juga berharap, "Semoga kalender Hijriah ini bermanfaat bagi KUA dan masyarakat umum."


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi



01 November 2022

Gerhana Bulan 8 November Penutup Gerhana di Tahun 2022

Foto: pixabay.com
www.lpmalkalam.com - Gerhana bulan terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus. Gerhana bulan terjadi saat bulan berada pada fase purnama (full moon) namun tidak terjadi disetiap bulan purnama, karena bidang orbit bulan tidak sejajar dengan bidang orbit bumi.

Gerhana bulan ada tiga macam jenisnya. Pertama, gerhana bulan total, gerhana ini terjadi disaat bulan sepenuhnya memasuki dalam bidang bayang inti (umbra) bumi, sehingga bulan terlihat saat puncak gerhana total berwarna hitam kemerah-merahan. Kedua, gerhana sebagian (parsial), dimana saat puncak gerhana terjadi, permukaan bulan hanya sebagian memasuki dalam bayang inti bumi. Ketiga, gerhana bulan penumbra, dimana bulan hanya memasuki dalam kerucut bayang luar bumi saja (bukan bayang inti bumi), tidak sampai ke dalam bayang inti. Pada saat gerhana ini terjadi, secara kasat mata bulan hanya terlihat redup tidak seperti pada saat purnama biasanya. 

Untuk mengetahui proses terjadinya gerhana penumbra harus menggunakan teleskop, karena perubahan cahaya bulan saat masuk dalam bayang kerucut bumi hanya bisa dibedakan melalui pengamatan teleskop. 

Dr. Tgk. Ismail, S.Sy., M.A. ketua jurusan Ilmu Falak IAIN Lhokseumawe menyatakan, untuk tahun 2022 ini gerhana Bulan total yang akan terjadi pada tanggal 8 November 2022 M bertepatan pada malam purnama 14 Rabiul Akhir 1444 H merupakan gerhana terakhir di tahun 2022.

"Gerhana bulan total ini mulai terjadi pukul 09.09.57 UT atau pukul 16.09.57 WIB sampai pukul 12.48.33 UT atau 19.48.33 WIB," jelasnya.

Awal gerhana bulan terjadi ditandai saat piringan bulan mulai memasuki bayang umbra bumi dan berakhirnya gerhana bulan saat piringan bulan mulai terlepas dari bayang umbra. 

Gerhana Bulan total ini bisa disaksikan di seluruh Indonesia saat Bulan terbit di ufuk timur sampai peristiwa gerhana selesai. Untuk wilayah Aceh sendiri, gerhana bulan total ini hanya bisa dilihat setelah fase total, artinya gerhana hanya terlihat diparuh akhir. 

"Shalat gerhana bulan di Aceh baiknya dilakukan langsung setelah salat Magrib, mengingat durasi waktu gerhana bulan untuk wilayah Aceh hanya sekitar satu jam lebih sedikit," tambahnya. 

Untuk daerah Lhokseumawe, bulan mulai terbit di ufuk timur mulai pukul 18.17 WIB. Artinya untuk wilayah Lhokseumawe bila cuaca langit cerah, maka gerhana bulan mulai terlihat pukul 18.17 sampai 19.48 WIB.


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi





24 October 2022

Mahasiswa IAIN Lhokseumawe Sabet Juara dalam International Competition Of Student Academic and Creativity 2022

Foto: IST
www.lpmalkalam.com - Demi meningkatkan prestasi mahasiswa, IAIN Lhokseumawe mengirimkan sejumlah delegasi pada kegiatan International Competition Of Student Academic and Creativity 2022 yang diadakan pada 12 - 14 Oktober 2022.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara kampus-kampus Islam di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan prestasi mahasiswa di kancah internasional yang meliputi bidang akademik dan kreativitas. IAIN Lhokseumawe berhasil memperoleh juara dalam dua cabang perlombaan, yakni juara 3 cabang lomba Business Plan dan juara 2 lomba Karya Tulis Ilmiah.

Pada cabang perlombaan Business Plan yang diikuti oleh 3 orang dalam satu tim, IAIN Lhokseumawe mengirimkan perwakilan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yaitu Ladia Septiandini dari jurusan Perbankan Syariah, Muhammad Hisan dari jurusan Akuntansi Syariah dan Putri Dara Phonna dari jurusan Akuntansi Syariah.

Putri Dara Phonna sebagai salah satu peserta lomba Business Plan menyebutkan, "Tema yang kami angkat pada bisnis plan ini adalah Zoonpoliticon dengan harapan dapat meningkatkan pemberdayaan bagi para petani kopi dan pinang serta dapat melestarikan budaya khas Aceh."

Adapun pada cabang perlombaan karya tulis ilmiah yang diwakili oleh Muhammad Aqsal berhasil meraih juara 2. Ia menyebutkan bahwa lomba karya tulis ilmiah ini dilaksanakan dengan 2 tahap, untuk tahap pertama pendaftaran serta pengiriman karya lewat website dan kedua presentasi karya via zoom.

Aqsal menambahkan, "Dengan adanya event ini dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan serta rasa silaturahmi dan kekeluargaan antar Universitas Islam seluruh Indonesia bahkan sampai ke negara tetangga Malaysia. Harapan saya untuk kedepannya dapat dilakukan secara offline atau tatap muka."


Reporter: Mutia Wardani

Editor: Redaksi


21 October 2022

Dosen FEBI IAIN Lhokseumawe Adakan FGD Peran Lembaga Zakat Lhokseumawe Terhadap Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

Foto: IST

www.lpmalkalam.comSejumlah aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Lhokseumawe mengikuti FGD bertemakan “Pendampingan Peningkatan Pemahaman Baitul Kota Lhokseumawe tentang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak” yang dilaksanakan oleh Tim Dosen FEBI IAIN Lhokseumawe. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, (20 Oktober 2022) di Aula Kantor Camat Banda Sakti. Kegiatan ini merupakan program pengabdian yang salah satu dari rundown kegiatannya adalah Focus Group Discussion (FGD).

Hadir dalam kegiatan tersebut LSM pemerhati dan perlindungan anak, LSM Balai Syura Ureung Inoeng, LBH APIK, LBK Keumala Hayati, LSM Flower Aceh, LSM Forhati juga hadir tokoh masyarakat, mahasiswa dan juga pihak Baitul Mal Kota Lhokseumawe. Menurut ketua tim pengabdian kepada masyarakat yang juga merupakan koordinator FGD Hidayatina, S.HI., MA. (dosen jurusan Ekonomi Syariah FEBI IAIN Lhokseumawe) bahwa tujuan kegiatan tersebut dalam rangka membangun sinergitas dalam penanggulangan persoalan pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan terhadap anak. Selain itu juga ingin menguatkan peran Baitul Mal Kota Lhokseumawe sebagai salah satu institusi filantropi syariah dalam hal pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kota Lhokseumawe.

Acara yang dipandu oleh dosen Jurusan Ekonomi Syariah  Asra, S. Sy. M. Ag. didampingi oleh Nyak Omar Airy, S.E. selaku alumni Perbankan Syariah pada fakultas yang sama, menghadirkan dua pemateri dari akademisi dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lhokseumawe. Dari akademisi diisi oleh Taufiq, S.HI., MA. yang merupakan Wakil Dekan III FEBI IAIN Lhokseumawe Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama dan juga peneliti lembaga zakat. Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa Baitul Mal dapat mengambil peran dalam hal perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak dengan memanfaatkan instrumen zakat, infaq, sedekah maupun wakaf. Dari keempat instrumen tersebut dapat dialokasi sesuai dengan kebutuhan dan sesuai hukum yang melekat dengannya. Bila zakat mengikat pada 8 asnaf, maka ada instrumen infaq dan sedekah dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang bersifat finansial sedangkan wakaf bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur atau sarana bagi kebutuhan anak.

Dari P2TP2A hadir Eliyati, S.Pd. yang mengulas persoalan kekerasan terhadap anak baik kekerasan bersifat fisik maupun non fisik. Dalam penyampaiannya, banyak kasus yang terjadi di Kota Lhokseumawe yang membuat miris semua pihak terutama yang berkaitan dengan kekerasan seksual yang terjadi pada anak. Banyak kasus yang tidak di blow up oleh media karena adanya larangan dari yang bersangkutan atau tokoh-tokoh masyarakat di wilayah kejadian melarang dan menutupi kasus-kasus tersebut. Sehingga tidak tertangani dengan baik dan benar. Bahkan ditakutkan akan menjadi persoalan besar di kemudian hari dengan meningkatnya kasus-kasus kekerasan terhadap anak. Pihak pemerhati dan perlindungan hak anak sangat mengharapkan kepedulian seluruh pihak termasuk akademisi dan institusi Baitul Mal untuk dapat memfasilitasi kebutuhan anak-anak terutama korban kekerasan baik dalam bentuk edukasi masyarakat maupun pendampingan bagi korban.

Dalam kegiatan tersebut pihak Baitul Mal Kota Lhokseumawe yang diwakili oleh para Amil Profesional dan juga mantan Kepala Baitul Mal Kota Lhokseumawe Tgk. Baihaqi, S.Pd., M.Pd. memberikan gambaran arah kebijakan Baitul Mal Kota Lhokseumawe selama ini sangat akomodatif dengan persoalan keumatan meskipun banyak keterbatasan regulasi yang dimiliki oleh Baitul Mal seperti persoalan zakat yang harus dikelola berdasarkan aturan keuangan negara. Dalam artian setiap pemasukan harus dijadikan sumber PAD. Sebagai pengawas Baitul Mal beliau juga berharap agar semua pihak dapat memberikan kepercayaan dan memanfaatkan sebagai institusi penyaluran zakat dan harta agama lainnya. Berkenaan dengan persoalan pemenuhan hak-hak anak, Baitul Mal Kota Lhokseumawe akan berusaha untuk menjadi bagian dalam edukasi program tersebut.

Pada akhir kegiatan FGD tersebut menyepakati 3 (tiga) poin penting yaitu Pihak akademisi harus melakukan peningkatan edukasi berkenaan pemahaman masyarakat tentang Baitul Mal di wilayahnya terutama di tingkat gampong. Penguatan yang dimaksud adalah dengan melakukan edukasi (sosialisasi dan literasi) terutama bagi muzakki dan pendampingan kepada Imum Gampong  sebagai ex-officio ketua Baitul Mal Gampong. Kedua, pihak Baitul Mal akan melakukan upaya untuk membuat program pendayagunaan zakat, infaq, sedekah, wakaf atau bentuk harta agama lainnya yang berorientasikan pada pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak, tentunya dengan mengacu kepada legal standing yang berlaku. Dan ketiga, harus dibangun sinergitas seluruh elemen untuk saling menguatkan agar peran dan fungsi terhadap kepedulian kepada anak menjadi prioritas utama.

Pihak Baitul Mal dan tim P2TP2A memberikan apresiasi kepada tim dosen FEBI IAIN Lhokseumawe yang sudah memfasilitasi FGD tersebut serta diharapkan ada kelanjutan dan follow up dari pertemuan tersebut. Begitu juga harapan yang disampaikan oleh LBH dan LSM yang konsen dengan persoalan anak di Kota Lhokseumawe.


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi


 

19 October 2022

LPM Al-Kalam Kembali Kirimkan 2 Kru Terbaik di PENA PERSMA LPM Dinamika

 
Foto: IST
www.lpmalkalam.com Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam kembali mengirimkan dua kru terbaiknya dalam Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional 2022 yang diadakan oleh LPM Dinamika Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara selama 5 hari pada tanggal 16 - 20 Oktober 2022.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih kurang sebanyak 25 mahasiswa dari seluruh LPM di Indonesia mulai dari Aceh, Medan, Riau, Palembang, Padang, Banten, hingga Makasar. Dari Aceh sendiri terdapat dua LPM yang mengikuti kegiatan PENA PERSMA 2022, yakni LPM Al-Kalam dari IAIN Lhokseumawe dan LPM Dzawiyah News dari IAIN Langsa. 

Adapun pada malam sebelum kegiatan PENA PERSMA dimulai, Ayu Sawitri selaku Manajer Humas sekaligus penanggung jawab peserta menjelaskan bahwa selama peserta berada dalam kegiatan PENA PERSMA dirinyalah yang akan membantu peserta baik dari hal kenyamanan hingga keresahan yang dimiliki oleh peserta. 

Ia juga mengungkapkan bahwa selama proses PJTlN dilakukan peserta akan memanggilnya Butet, karena itu merupakan panggilan khusus dalam pelaksanaan PJTlN. 

"Selama proses PJTlN kalian bisa memberi masukan bahkan keresahan dan lain sebagainya kepada saya dan Ucok,” ucapnya. “Panggilan Ucok sendiri diberikan kepada Abang Naufal,” ujarnya sekali lagi.  

Sehari sebelum kegiatan PENA PERSMA dilaksanakan, LPM Dinamika mengadakan seminar nasional yang menghadirkan pemateri Erisca Febrianti, salah satu penulis buku Dear Nathan. 

Putri Azzahra lubis berhasil mengejutkan forum dengan hadiah reward dari pemateri berupa bingkisan dan hadiah sponsor dari Something karena berhasil menjawab pertanyaan dalam game yang diajukan mentor pada seminar tersebut. 

Kegiatan PENA PERSMA ini diisi dengan beberapa pemateri dari jurnalis data, mengenal indepth reporting, fdt, pelatihan skill voice over, dan video content kreator yang mana mencakup praktik kerja lapangan dan teori berupa tanya jawab. Dalam praktek kerja lapangannya sendiri diadakan di Masjid Raya Medan dan Istana Maimun. 

Acara ini ditutup dengan malam budaya yang mana seluruh LPM dari berbagai daerah menampilkan budaya dari daerahnya masing-masing dan darmawisata ke berbagai tempat di Sumatera Utara.


Reporter: Putri Azzahra Lubis


Editor: Redaksi


13 October 2022

IAIN Lhokseumawe Kembali Mewisudai Ratusan Lulusan S1 dan S2

Foto: IST
www.lpmalkalam.comInstitut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe kembali mewisudai ratusan lulusan dari Pascasarjana dan Sarjana angkatan ke VI Tahun Akademik 2022/2023. Prosesi pelaksanaan wisuda tersebut dilaksanakan dalam 2 sesi dan dilangsungkan secara luring (tatap muka) di Gedung Serbaguna pada hari Rabu, (12/10/22).

Sebanyak 751 wisudawan berhasil menyelesaikan studinya dengan 115 orang diantaranya berhasil meraih predikat cumlaude. Untuk lulusan Program Pascasarjana sebanyak 106 lulusan, Fakultas Syariah (FASYA) 109 lulusan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 298 lulusan, lulusan dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) sebanyak 93 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebanyak 145 lulusan.

Wisuda tersebut juga dihadiri oleh Pj Walikota Lhokseumawe, Dr. Drs. Imran, M.Si,. MA., Pj Bupati Aceh Utara yang diwakili oleh Asisten III, Drs. Adami, M.Pd. serta para undangan mulai dari unsur pimpinan Perguruan Tinggi lingkup Lhokseumawe dan Aceh Utara, unsur Forkopimda serta para stakeholder.

Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Danial, M.Ag.  menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di kampus peradaban IAIN Lhokseumawe.

“Ini bukanlah akhir dari proses pendidikan, ini awal pembuka menuju kesuksesan dan selamat kepada para magister dan sarjana yang telah dengan resmi dikukuhkan sebagai wisudawan pada hari ini,” ujar Rektor IAIN Lhokseumawe tersebut.

Ia juga mengajak para wisudawan untuk tetap menjaga dan membina silaturahmi dengan almamater serta tetap terus mengembangkan dan mendukung kemajuan IAIN Lhokseumawe agar menjadi kampus peradaban yang unggul dalam segala bidang.
Foto: IST
Menurut Muhammad Fauzi, S.H., salah seorang wisudawan dari Jurusan Ilmu Falak, pelaksanaan wisuda tahun ini sangat luar biasa dan semarak serta diadakan dengan meriah, didukung pula oleh keadaan yang sudah lebih membaik dibandingkan tahun sebelumnya yang terhalang oleh pandemi.

Dirinya pun merasa bahwa pelaksanaan Wisuda Angkatan VI sudah cukup terlaksana dengan baik meskipun sebelumnya sempat merasakan kekecewaan karena wisuda mengalami pengunduran.

“Ini berkat kinerja panitia yang sudah berusaha sebaik mungkin. Semoga kedepannya semua dipersiapkan dengan lebih baik dan lebih konsisten,” ujarnya.

Sebagai salah satu lulusan cumlaude dalam pelaksanaan wisuda kali ini, Fauzi berpesan kepada mahasiswa-mahasiswa lainnya bahwa perkuliahan bukanlah ajang mengejar IPK dan predikat cumlaude saja. Namun bagaimana agar ilmu yang telah didapatkan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk membangun daerah dan bermanfaat bagi umat.

“Yang penting adalah memantaskan diri baik ilmu maupun akhlak. Kuncinya adalah belajar kapan saja dan dimana saja,” tambahnya.

Dalam kesempatan wawancara dengan LPM Al-Kalam, dirinya turut mengungkapkan rasa terimakasih kepada para guru-guru yang telah memberikan ilmu dan inspirasi padanya.

"Saya berterimakasih kepada seluruh guru baik di ruang perkuliahan maupun di luar perkuliahan atas segala ilmu dan inspirasinya sehingga membentuk pribadi dan karakter saya seperti sekarang ini," ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya berpesan kepada para mahasiswa, khususnya mahasiswa IAIN Lhokseumawe agar mau berusaha untuk lebih meningkatkan literasi, bukan hanya pandai berbicara namun tidak pandai menulis, maupun pandai berbicara tapi tidak bermutu karena kurangnya referensi dan wawasan yang dimiliki.

Fauzi juga berharap semoga kedepannya IAIN Lhokseumawe menjadi kampus yang layak mendapat predikat peradaban dan melahirkan para intelektual yang berakhlakul karimah. Ia juga menambahkan bahwa menjaga nama IAIN Lhokseumawe agar menjadi lebih baik kedepannya merupakan tanggung jawab bersama, sehingga para alumni yang pernah menempuh pendidikan di kampus ini menjadi lebih bangga.

"Kepada teman-teman alumni agar dapat benar-benar menjadi agen perubahan yang mendukung pembangunan fisik maupun mental generasi penerus bangsa serta dapat menginspirasi sekitarnya," tutupnya.

Bagi pada wisudawan yang berhasil memperoleh predikat cumlaude, Rektor memberikan penghargaan dalam kesempatan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih selama menempuh pendidikan.


Reporter: Yuli Damayanti

Editor: Redaksi

Pers Mahasiswa AL-Kalam, IAIN Lhokseumawe Phone. 0852 6017 5841 (Pimpinan Umum). Powered by Blogger.