![]() |
| Foto: IST |
Banjir yang melanda Desa Keude Krueng, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, pada akhir November ini menyebabkan sekitar 150 warga harus mengungsi demi keselamatan. Dua titik pengungsian, meunasah desa dan gedung SD menjadi tempat perlindungan sementara bagi masyarakat yang terdampak banjir dengan kondisi air yang cukup tinggi.
Mahasiswa KPM UIN SUNA dari Gampong Babah Lueng dan Cot Rheue turun langsung menyalurkan bantuan kepada para pengungsi. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa bertemu dengan Ibu Geuchik Desa Keude Krueng. Beliau menjelaskan bahwa banjir kali ini memberikan dampak sangat berat bagi masyarakat. Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan gagal panen padi di seluruh lahan persawahan desa.
Lebih memprihatinkan lagi, Ibu Geuchik mengungkapkan, "Ternak warga seperti sapi, kambing, dan ayam hanyut terbawa arus, sehingga masyarakat kehilangan sumber ekonomi penting yang selama ini menjadi penopang kebutuhan hidup." Ia juga menambahkan, tak sedikit keluarga yang kini harus memulai dari nol untuk memulihkan kembali kondisi ekonomi mereka.
![]() |
| Foto: IST |
Bantuan yang diberikan oleh mahasiswa KPM UIN SUNA berupa beras, telur, dan mi instan sebagai kebutuhan pokok yang mendesak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi selama masih berada di lokasi penampungan. Warga menyambut baik kedatangan mahasiswa dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga serta menggerakkan lebih banyak pihak untuk turut membantu pemulihan Desa Keude Krueng. Mereka juga menekankan pentingnya dukungan jangka panjang, khususnya pada sektor pertanian dan peternakan, yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir.
Peristiwa banjir tahun ini menjadi pengingat bahwa wilayah-wilayah rawan di Aceh Utara membutuhkan perhatian serius dan langkah mitigasi yang lebih kuat. Semoga desa segera pulih dan aktivitas warga dapat kembali normal.
Penulis: Dedek Dhea Fitriana, Mahasiswa KPM Kelompok 53 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
Editor: Alya Nadila




























