Portal Berita Al-Kalam

Ketika Harapan Menjadi Nyata

Foto: Pixels www.lpmalkalam.com- Ketika Harapan Menjadi Nyata Dulu aku hanya mampu bermimpi Menatap jauh ke arah langit Membayangkan sebuah ...

HEADLINE

Latest Post

07 September 2026

KPI Aceh Sosialisasikan P3SPS kepada Mahasiswa PPKn USK

 

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) melaksanakan sosialisasi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK), pada Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) USK. Sosialisasi menghadirkan dua pemateri dari KPI Aceh, yaitu Samsul Bahri selaku Wakil Ketua KPI Aceh dan Ahyar selaku Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan Sistem Penyiaran KPI Aceh. Dalam kegiatan tersebut, KPI Aceh menyampaikan materi mengenai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) kepada peserta.

Selain mahasiswa PPKn USK, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe yang sedang melaksanakan On the Job Training (OJT) di kantor KPI Aceh.

Mahasiswa KPI UIN SUNA turut membersamai pelaksanaan kegiatan sosialisasi P3SPS yang diselenggarakan oleh KPI Aceh di FKIP USK tersebut.


Penulis: Abdul Aziz Perangin Angin 

Editor: Redaksi

05 September 2026

Presma UIN SUNA Lhokseumawe Bantu UKT Empat Mahasiswa Yatim Piatu

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe, Fauzan Azima, membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi empat mahasiswa baru yang berstatus yatim piatu pada hari terakhir pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 pada Kamis (3/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa baru yang mengalami keterbatasan dalam memenuhi biaya pendidikan. Aksi tersebut dilakukan di tengah rangkaian PBAK yang berlangsung di Gedung Serbaguna UIN SUNA Lhokseumawe.

Bantuan tersebut berawal dari renungan Fauzan mengenai perjuangan orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Dari renungan tersebut, ia kemudian mengetahui adanya mahasiswa baru yang telah kehilangan kedua orang tuanya dan menghadapi keterbatasan dalam memenuhi biaya pendidikan.

“Awalnya saya memang sedang merenungkan bagaimana perjuangan orang tua dalam membiayai dan mendukung pendidikan. Dari situ saya terpanggil ketika saya mengetahui ada mahasiswa baru yang yatim piatu,” ujar Fauzan.

Menurut Fauzan, mahasiswa yang tidak memiliki orang tua harus menghadapi berbagai keterbatasan seorang diri, termasuk dalam memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikan. “Mereka adalah mahasiswa yatim piatu yang tidak memiliki support dana untuk kehidupan mereka, apalagi untuk membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal). Karena itu, saya merasa harus membantu,” katanya.

Fauzan juga menyampaikan bahwa untuk saat ini dirinya memprioritaskan mahasiswa baru yang membutuhkan bantuan. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk terus membantu mahasiswa lain yang mengalami masalah serupa pada masa mendatang “Saya fokus membantu mahasiswa baru dulu. Untuk ke depannya, jika ada mahasiswa lain yang menyampaikan keluhan dan kesulitan, silakan dilaporkan. Insyaallah akan kita usahakan untuk membantu,” ujar Fauzan.

Fauzan menjelaskan bahwa sumber dana untuk pembayaran UKT empat mahasiswa baru tersebut berasal dari dana pribadinya. Ia juga membuka peluang bagi pihak lain yang ingin turut berkontribusi dalam membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam membiayai pendidikan.


Penulis: Intan Sarifah

Editor: Zahratul


976 Maba UIN SUNA Laksanakan Pagelaran Mozaik dengan 16 Formasi

Foto: Muhammad Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Sebanyak 976 mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mengikuti pagelaran mozaik dengan 16 formasi yang telah disusun oleh panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Lapangan Bola Ma’had Al-Jami’ah UIN SUNA pada Jumat (4/9/2026).

Jauh sebelum pelaksanaan, panitia telah mempersiapkan berbagai keperluan serta merancang 16 formasi yang akan ditampilkan dalam pagelaran mozaik. Formasi tersebut memuat sejumlah simbol, di antaranya logo UIN SUNA, logo PBAK 2026, bendera Indonesia, serta bendera dan peta Provinsi Aceh. Selain itu, panitia juga mengangkat beberapa narasi yang berkaitan dengan Nahrasiyah muda.

Koordinator Mozaik sekaligus Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Muhammad Irfan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang telah dirancang dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Menurutnya, tidak terdapat kendala yang berarti selama pelaksanaan kegiatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, terdapat mahasiswa baru yang sempat pingsan. Irfan mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan tim kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama kepada mahasiswa yang membutuhkan penanganan. Apabila diperlukan, mahasiswa tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pagelaran mozaik kemudian ditutup dengan pelemparan papermob yang telah digunakan oleh mahasiswa baru. Momen tersebut turut diabadikan menggunakan drone, mulai dari saat pertunjukan berlangsung hingga sesi foto bersama mahasiswa baru, panitia, dan mentor kelompok.

Irfan berharap kegiatan pagelaran mozaik dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan UIN SUNA kepada masyarakat, terlebih kampus tersebut baru bertransformasi dari IAIN menjadi UIN. “Harapan saya agar seluruh masyarakat Provinsi Aceh lebih mengenal UIN SUNA. Jadi, bukan hanya dikenal sebagai IAIN, tetapi sekarang harus dikenal sebagai UIN Sultanah Nahrasiyah,” ujarnya.

Setelah pagelaran mozaik, kegiatan hari terakhir PBAK ditutup dengan gerakan penanaman pohon oleh masing-masing kelompok. Gerakan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak mahasiswa baru untuk turut menjaga lingkungan di sekitar kampus.


Penulis: Chalisa Najla Safira

Editor: Redaksi 

03 September 2026

Mahasiswa Baru UIN SUNA Kenali Layanan Akademik dan Organisasi Kampus

Foto: Muhammad Rahul Qonzales
www.lpmalkalam.com- Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe memasuki hari ketiga pada Kamis (03/09/2026). 

Rangkaian kegiatan berfokus pada pengenalan layanan akademik, organisasi kemahasiswaan, beasiswa, serta penutupan PBAK 2026. Kegiatan diawali dengan materi “Mahasiswa Mandiri: Memahami Layanan Akademik dan Kemahasiswaan” yang disampaikan Yusnidar selaku Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik. Materi tersebut membahas berbagai layanan akademik dan kemahasiswaan, termasuk informasi terkait pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa.

Selanjutnya, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai organisasi mahasiswa (ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) yang ada di UIN SUNA Lhokseumawe. Organisasi dan unit kegiatan yang diperkenalkan meliputi UKK Pramuka, UKM Lembaga Keislaman Mahasiswa (Lekisma) Al-Furqan, UKM Jipala, UKM Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam, UKK Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 109/WSU, UKK Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit 08, UKM Olahraga Silat, dan UKM Gema Insan Kampus (Gesbika).

Mahasiswa baru juga mendapatkan informasi mengenai program beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI) dari Bank Indonesia (BI) dan Beasiswa Bank Syariah Indonesia (BSI). Selain itu, diperkenalkan pula Senat Mahasiswa Universitas (SEMA U) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA U).

Setelah istirahat, salat, dan makan (ISOMA), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Senat Terbuka sebagai agenda penutupan PBAK 2026 pada pukul 14.00. Acara diawali dengan memasuki ruangan oleh anggota senat bersama Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh.

Pembacaan ayat suci Al-Quran disampaikan oleh Khairatun Hisan dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT). Selanjutnya, pesan dan kesan mahasiswa baru disampaikan oleh Raisa Madina Tanjung dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Program Studi Ekonomi Syariah. Komitmen mahasiswa baru kemudian dibacakan oleh Atha Ihsanul Fathin dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Program Studi Tadris Matematika (TMA).

Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Danial, kemudian menyampaikan sambutan dan arahan kepada mahasiswa baru sekaligus menandai berakhirnya rangkaian PBAK 2026. Prosesi dilanjutkan dengan pelepasan tanda pengenal dan pemakaian almamater mahasiswa baru oleh Rektor yang didampingi Wakil Rektor III UIN SUNA Lhokseumawe.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Muhammad Lutfi dari FUAD, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Suasana haru mewarnai penghujung acara setelah penayangan video berjudul “Perjuangan Ayah.” Momen tersebut menjadi penutup seremonial sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian PBAK 2026.


Reporter: Rozatun Navais

Editor: Redaksi

01 September 2026

Dari Peusijuek hingga Pesan Rektor: Potret Hari Pertama PBAK UIN SUNA

Foto: Putri Ruqaiyah
www.lpmalkalam.com- Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe resmi dibuka pada Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu 1–3 September 2026, dengan mengusung tema “Dari Nahrasiyah untuk Peradaban: Membangun Mahasiswa Berilmu, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global.”

Kegiatan dibuka oleh Munawar Khalil selaku Ketua Senat UIN SUNA. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Lutfi, menyanyikan Mars UIN SUNA oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gesbika, serta laporan panitia oleh Darmadi selaku Wakil Rektor (Warek) III UIN SUNA.

Dalam laporannya, Darmadi menyampaikan, “Selamat datang Nahrasiyah muda di kampus peradaban.” Ia juga menyebutkan bahwa mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai pengetahuan tambahan, terutama mengenai pengembangan ekoteologi, Kurikulum Cinta, serta berbagai program Kementerian Agama (Kemenag) yang berdampak.

Selanjutnya, Danial selaku Rektor UIN SUNA memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa tidak hanya sekadar datang ke kampus, tetapi juga membawa semangat untuk melakukan perubahan bagi dunia.

Dalam wawancara, Danial menyampaikan bahwa PBAK bertujuan agar mahasiswa mampu berpikir kritis. Selain itu, PBAK menjadi awal pembentukan karakter serta wadah bagi mahasiswa untuk berdiskusi. “Mahasiswa terlihat sangat antusias dalam PBAK. Diharapkan kalian, kakak, bisa membantu menjaga semangat mereka agar menjadi manusia yang berdampak,” ujarnya.
Foto: Putri Ruqaiyah
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi peusijuk (tepung tawar) dan pemasangan badge kepada mahasiswa baru oleh Rektor dan Warek III, yang disertai lantunan selawat Nabi.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah pemateri. Iskandar menyampaikan materi bertema “Menuju Kampus Peradaban: Berbasis Pendidikan, Inklusif, dan Berdaya Saing Global”. Materi selanjutnya mengenai pencegahan kekerasan seksual disampaikan oleh Malahayati selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN SUNA.

Dalam pemaparannya, Malahayati menyampaikan, “Di sini kita bisa saling menjaga agar tindakan kekerasan seksual tidak pernah terjadi, terutama di lingkungan kampus kita.” Ia juga menyarankan mahasiswa yang merasa tidak aman dan tidak nyaman untuk melapor kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan serta mengarahkan mereka ke jalan yang tepat.

Tidak hanya itu, hari pertama PBAK juga menghadirkan materi “Moderasi Beragama dalam Kehidupan Mahasiswa” yang disampaikan oleh Munawar Rizki Jailani. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ISHOMA.

Rangkaian kegiatan berikutnya diisi oleh pemateri dari Kepala Kejaksaan Tinggi Lhokseumawe dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lhokseumawe. Rangkaian kegiatan hari pertama PBAK UIN SUNA Lhokseumawe selesai pada pukul 17.00 WIB.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Zahratul

26 Agustus 2026

FTIK UIN SUNA Lhokseumawe Bekali 372 Mahasiswa Jelang PPL dan PLP

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Coaching Peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Program Latihan Profesi (PLP) Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Serbaguna kampus setempat pada Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026, tersebut mengusung tema “Transformasi Pedagogi Digital: Menyiapkan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Responsif Artificial Intelligence (AI) yang Adaptif dan Inovatif.”

Sebanyak 372 mahasiswa dari tujuh program studi di lingkungan FTIK mengikuti kegiatan coaching sebagai bagian dari persiapan sebelum melaksanakan PPL dan PLP di lapangan. Peserta terdiri atas 86 mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI), 24 mahasiswa Tadris Matematika (TMA), 45 mahasiswa Tadris Bahasa Inggris (TBI), 38 mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), 67 mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), 54 mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan 34 mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBIN).

Pelaksanaan PPL dan PLP dijadwalkan berlangsung selama dua bulan dengan didampingi oleh 37 dosen pembimbing lapangan (DPL). Para dosen pembimbing bertugas memberikan pendampingan, arahan, serta evaluasi kepada mahasiswa selama melaksanakan praktik di lapangan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony, Ririn Dayanti Harahap dari Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIn), kemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Quran oleh Ulfia Desna dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Rangkaian acara berikutnya adalah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Iskandar, beserta jajaran, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jumat Barus, beserta jajaran, serta seluruh mahasiswa peserta PPL dan PLP.

Selanjutnya, Ketua Panitia, Susi Yusrianti, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jumat Barus.
Agenda berikutnya berupa bimbingan dan arahan sekaligus pembukaan kegiatan Coaching PPL dan PLP Tahun Akademik 2026/2027 FTIK UIN SUNA Lhokseumawe oleh Wakil Rektor I, Iskandar.

Coaching selama tiga hari tersebut membahas persiapan mahasiswa dalam melaksanakan PPL dan PLP, termasuk tugas dan tanggung jawab selama berada di lokasi praktik serta pelaksanaan kegiatan di bawah pendampingan dosen pembimbing lapangan.

Tema “Transformasi Pedagogi Digital” menjadi fokus dalam pelaksanaan kegiatan dengan pembahasan mengenai perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran yang adaptif dan inovatif.

Setelah mengikuti coaching, sebanyak 372 mahasiswa akan melaksanakan praktik lapangan selama dua bulan dengan pendampingan dari 37 dosen pembimbing lapangan. Pelaksanaan PPL dan PLP tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman langsung di lingkungan pendidikan.

Rangkaian seremonial pembukaan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Abu Bakar Sidiq dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Pada Pukul 10.00—12.00 WIB acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Jon Darmawan selaku Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Lhokseumawe dengan judul materinya "Transformasi Pembelajaran di Era AI: Model-model Pembelajaran Terkini untuk Guru Masa Depan."

Kegiatan kembali dilanjutkan pada pukul 13.40 dengan penyampaian materi "Digital Leadership and Digital Administration dalam Praktik Manajemen di Sekolah dan Madrasah" oleh Sofyan Arianto selaku Ketua Prodi (Kaprodi) Manajemen Pendidikan Islam kampus setempat. Materi terakhir disampaikan  oleh Susi Yusrianti selaku Wakil Dekan (wadek) 1 FTIK kampus setempat dengan yang membahas mengenai "Sistem Pelaksanaan dan Penilaian PPL/PLP."


Reporter: Ririn Dayanti Harahap 

Penulis: Putri Ruqaiyah

Editor: Redaksi



19 Agustus 2026

FUAD UIN SUNA Bekali 158 Mahasiswa dengan Pengalaman Dunia Kerja melalui OJT

Foto: Zahira Putri Meola
www.lpmalkalam.com- Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan Coaching On The Job Training (OJT) Tahun Akademik 2026/2027 di Aula FUAD pada Rabu (19/08/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Darmadi selaku Wakil Rektor (Warek) II UIN SUNA dan diikuti oleh seluruh mahasiswa semester tujuh dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Kegiatan yang mengusung tema “Belajar di Dunia Kerja: Aktualisasi Nilai Keislaman dan Transformasi Digital Profesional Menuju Lulusan FUAD yang Unggul dan Adaptif” tersebut mengirimkan sebanyak 158 mahasiswa untuk mengikuti OJT di sejumlah instansi mitra yang berada di Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Besar, Aceh Tengah, dan Medan. Kegiatan ini juga melibatkan 15 dosen FUAD sebagai supervisor. Pelaksanaan OJT berlangsung selama dua hari, yaitu pada 19 dan 20 Agustus 2026.

Rizky Wahyudi selaku Ketua Pelaksana menegaskan bahwa setiap tantangan harus dijadikan sebagai kesempatan dan setiap karya sebagai kontribusi nyata.
“Belajar di dunia kerja, berkarya untuk peradaban, dan berkontribusi untuk negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Darmadi selaku Wakil Rektor II UIN SUNA sekaligus pemateri pertama dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya mahasiswa mengembangkan keahlian selama mengikuti OJT.“Jangan berharap pada nilai, tetapi kembangkan keahlian. Tunjukkan eksistensi diri sebagai mahasiswa yang beradab,” ujar Darmadi.

Mahdi selaku Dekan FUAD UIN SUNA sekaligus pemateri kedua dalam kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa kedisiplinan menunjukkan keseriusan dan kesungguhan mahasiswa dalam menjalankan program kerja. Ia mengimbau mahasiswa untuk memanfaatkan setiap momen dan pengalaman selama pelaksanaan OJT sebagai kesempatan untuk menunjukkan potensi, kemampuan, serta profesionalisme yang dimiliki. Menurutnya, pengalaman tersebut juga dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk direkrut atau memperoleh kesempatan bekerja di instansi tempat mereka melaksanakan OJT.


Reporter: Luthfiatil Syaqirah dan Luthfiah Iklima Panggabean

Editor: Zahratul

17 Agustus 2026

Civitas Akademika UIN SUNA Lhokseumawe Gelar Upacara HUT Ke-81 RI

Foto: Luthfiatil Syaqirah
www.lpmalkalam.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Rektorat Biro Kampus setempat pada Senin (17/8/2026) pukul 08.00 WIB - selesai.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN SUNA Lhokseumawe serta sepuluh mahasiswa dari setiap fakultas. Para ASN mengenakan pakaian adat atau pakaian tradisional sederhana dari berbagai daerah, sedangkan mahasiswa diwajibkan mengenakan baju almamater.

Danial selaku Rektor UIN SUNA dalam amanatnya menegaskan bahwa tugas generasi saat ini bukan lagi berperang, melainkan menuntut ilmu dengan bersungguh-sungguh. Menurutnya, meskipun teknologi terus berkembang, akhlak harus tetap dijaga. Hari Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk disyukuri.

“Dengan adanya upacara ini, kami menjadi makin semangat belajar untuk menjadi mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki semangat juang untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” ujar Muqfi Al-Qasim, salah satu mahasiswa yang mengikuti upacara.


Reporter: Luthfiatil Syaqirah

Editor: Redaksi

08 Agustus 2026

Suarakan Aspirasi Kampus, DEMA UIN Sultanah Nahrasiyah Ikuti Munas BEM SI di Jambi

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan di Universitas Jambi (UNJA) pada Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNIFAC UNJA tersebut dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir. Agenda tahunan ini dihadiri oleh Gubernur Jambi, Rektor UNJA, serta 150 delegasi yang mewakili BEM dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Dalam Musyawarah Nasional tersebut, Presiden Mahasiswa Fauzan Azima hadir langsung untuk mewakili DEMA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Fauzan mengikuti seluruh rangkaian sidang pleno dan sidang komisi untuk menyampaikan pandangan serta isu-isu strategis mahasiswa. Selain itu, ia juga membangun jaringan kerja sama dengan BEM dari berbagai perguruan tinggi sebagai upaya memperkuat kolaborasi antarmahasiswa.

Munas kali ini difokuskan pada evaluasi kepengurusan nasional BEM SI periode sebelumnya, pemilihan kepengurusan baru, serta perumusan arah dan strategi gerakan mahasiswa ke depan. Beberapa isu strategis yang dibahas dalam sidang meliputi tantangan pendidikan, demokrasi, peran pemuda, hingga jaminan kesejahteraan masyarakat.

Melalui rangkaian sidang Munas tersebut, para delegasi menyepakati beberapa keputusan penting. Di antaranya adalah penyusunan rekomendasi sikap BEM SI terhadap berbagai isu nasional. Selain menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan inovasi, momentum ini juga berfungsi untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan mahasiswa serta memperkuat komitmen kolaborasi antar-BEM dalam mengawal kebijakan publik dan kepentingan masyarakat.

Keikutsertaan dalam kegiatan ini turut memperkuat persatuan dan konsolidasi gerakan mahasiswa secara nasional. Dalam wawancara, Fauzan mengatakan, “Munas BEM SI XIX memiliki dampak yang sangat positif karena dapat mendorong BEM kampus agar lebih aktif dalam mengawal kebijakan publik, menyuarakan aspirasi mahasiswa, serta menghadirkan program yang bermanfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat.”


Reporter: Cut Saputri & Intan Sarifah

Editor: Redaksi

07 Agustus 2026

22 Mahasiswa MPI UIN Sultanah Nahrasiyah Lulus Jalur Non-Skripsi, Publikasi Tembus Jurnal Sinta 2, 3, dan 4

 

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Sebanyak 22 mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe berhasil menyelesaikan studi melalui jalur non-skripsi setelah artikel ilmiah mereka diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi Science and Technology Index (Sinta) 2, Sinta 3, dan Sinta 4.

Proses penyelesaian studi melalui jalur non-skripsi diawali dengan penyusunan artikel ilmiah yang dibimbing oleh satu dosen pembimbing untuk setiap mahasiswa. Artikel yang telah dinyatakan layak dan berhasil diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi kemudian menjadi syarat utama untuk mengikuti sidang non-skripsi. Selain melengkapi seluruh persyaratan akademik, mahasiswa juga diwajibkan memperoleh surat keterangan kelayakan artikel dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe sebagai bukti bahwa artikel telah memenuhi ketentuan akademik.

Sidang non-skripsi dilaksanakan secara bertahap, mulai 24 Juni, 15 Juli, dan 28 Juli 2026, menyesuaikan kesiapan masing-masing mahasiswa dalam menyelesaikan seluruh tahapan administrasi dan akademik.

Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Sofyan Arianto, mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas keberhasilan mahasiswa MPI yang menyelesaikan studi melalui jalur publikasi ilmiah sebagai pengganti skripsi. "Tentu ini menjadi rasa syukur sekaligus kebanggaan karena 22 mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) berhasil menyelesaikan studi melalui jalur publikasi ilmiah sebagai pengganti skripsi. Capaian ini menunjukkan kemampuan mereka dalam menghasilkan penelitian yang memenuhi standar publikasi ilmiah. Prosesnya pun tidak mudah, mulai dari penyusunan penelitian, revisi, hingga pendampingan dosen pembimbing sampai artikel tersebut berhasil diterbitkan," ujarnya.

Sofyan berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa lain pada tahun-tahun berikutnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik melalui penelitian dan publikasi ilmiah. "Jalur publikasi tidak hanya menjadi alternatif penyelesaian studi, tetapi juga memperluas manfaat hasil penelitian mahasiswa. Kami juga mengapresiasi kepada seluruh dosen pembimbing atas dedikasinya dalam mendampingi mahasiswa hingga tahap publikasi," tutupnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Muhammad Anggung Manumanoso Prasetyo, juga mengapresiasi capaian 22 mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam yang telah berhasil menyelesaikan studi melalui jalur non-skripsi dengan publikasi pada jurnal terakreditasi. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menunjukkan keberhasilan dari sisi jumlah mahasiswa yang lulus, tetapi juga kualitas publikasi yang dihasilkan. "Alhamdulillah, prestasi yang dicapai mahasiswa MPI bukan sekadar kuantitas melainkan kualitas, karena beberapa terbit di Sinta 2 dan 3. Pencapaian ini tentu tidak terlepas dari kerja kolektif dosen pembimbing dan dosen prodi yang sejak mereka semester awal ditanamkan kesadaran akademik. Nilai-nilai yang tumbuh membentuk kompetensi kemudian menumbuhkan kepercayaan diri untuk mengambil jalur artikel," ujarnya. 

Anggung menambahkan, budaya akademik yang dibangun secara berkelanjutan telah membentuk kompetensi mahasiswa sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri untuk memilih jalur publikasi ilmiah sebagai alternatif penyelesaian studi. “Harapan kami prestasi ini dipertahankan bahwa menulis adalah sarana dakwah yang efektif untuk menyebarkan kebaikan karena tidak terbatas tempat dan waktu. Sekali lagi selamat kepada mahasiswa yang telah berani mengambil tantangan selamat berkompetisi dan semoga sukses," tutupnya.

Dari 22 mahasiswa yang dinyatakan lulus melalui jalur non-skripsi, satu mahasiswa berhasil menerbitkan artikel pada jurnal Sinta 2, dua mahasiswa pada jurnal Sinta 3, dan 17 mahasiswa pada jurnal Sinta 4.

Mahasiswa yang menerbitkan artikel pada jurnal Sinta 2 ialah Muhammad Syahru. Sementara itu, mahasiswa yang berhasil mempublikasikan artikel pada jurnal Sinta 3 yaitu, Amila Shaliha dan M. Syukri Rizki Hamdalah. Adapun mahasiswa yang artikelnya terbit pada jurnal Sinta 4 yaitu, Cut Maulinda Juniar, Dini Tri Cahyati, Dinnisa Naurah Yasmine, Eliza Yanti, Ika Juliana Panjaitan, Intan Humairah, Jumaizatul Zuhra, M. Aditya Prayoga, M. Dhuha Masyhuri, Maulida Annisa Lubis, Nakasiani, Nur Amalia, Nurfitah Zahara, Nurul Azkiani, Rauzatul Aqsha, Revi Safitri, Tanty Rizky Soripada, Putri Syawalina, dan Gita Prameswari.

Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Selain menjadi salah satu syarat penyelesaian studi, publikasi pada jurnal terakreditasi juga menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta mendukung peningkatan reputasi akademik UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe di tingkat nasional.


Penulis: Ririn Dayanti Harahap 

Editor: Chalisa Najla Safira

02 Agustus 2026

Kolaborasi KPM Mandiri Kelompok 05 UIN SUNA dan Duta Baca UIN SUNA Gerakkan Literasi di Dayah Tauthiatul Muttaqin

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 05 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe dan Duta Baca UIN SUNA Lhokseumawe menyelenggarakan gerakan literasi dengan tema "Membangun Kegiatan Membaca Masyarakat"  yang bertempat di Dayah Tauthiatul Muttaqin, Gampong Ulee Pulo pada Sabtu (01/08/2026).

Kegiatan tersebut dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai dengan pembukaan oleh Duta baca yaitu Falsya Marchanda, Rafa Ananda, dan Zahratul. Selanjutnya, dilakukan pengenalan anggota KPM Mandiri Kelompok 05 UIN SUNA. Setelah sesi pengenalan, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking untuk mencairkan suasana serta membangun keakraban antara anggota KPM dan anak-anak di Dayah Tauthiatul Muttaqin.

Pada sesi kedua, kegiatan diawali dengan pembagian kelompok beserta mentor yang akan memandu masing-masing kelompok. Selanjutnya, Duta Baca membagikan buku bacaan kepada setiap kelompok. Kegiatan membaca berlangsung selama beberapa menit, kemudian dilanjutkan dengan sesi storytelling mengenai hasil bacaan yang telah dibaca sebelumnya. Anak-anak yang berani tampil dan menceritakan kembali isi bacaan diberikan reward sebagai bentuk apresiasi.

Sesi berikutnya dilaksanakan setelah salat Asar. Pada sesi ini, setiap anak ditanyakan mengenai cita-cita mereka. Selanjutnya, tangan anak-anak diberi warna menggunakan cat air, kemudian dicetak pada kain dan dilengkapi dengan tanda tangan masing-masing. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara KPM Mandiri Kelompok 05 UIN SUNA dan Duta Baca UIN SUNA.

Kegiatan gerakan literasi ini turut didukung oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cahaya Surga Meunasah Alue, Kota Lhokseumawe, melalui penyediaan beragam koleksi buku bacaan yang diperuntukkan bagi anak-anak.

Tyzhar Akmaluddin, selaku ketua KPM Mandiri Kelompok 05 UIN Sultanah Nahrasiyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan masyarakat melalui penguatan budaya literasi. "Kegiatan ini bukan hanya sekadar membaca buku. Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan, penuh permainan, cerita, dan interaksi sehingga anak-anak merasa bahwa membaca adalah aktivitas yang mengasyikkan. Harapannya, setelah kegiatan ini mereka akan semakin akrab dengan buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang dilakukan setiap hari," ujar Tyzhar.


Reporter: Zahratul 

Editor: Chalisa Najla Safira

28 Juli 2026

ICE 2026 Hadirkan Akademisi Internasional dan Bank Indonesia Bahas Inovasi Pendidikan di Era AI

Foto: Rozatun Navais
www.lpmalkalam.com- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe berkolaborasi dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar The 2nd International Conference on Education (ICE) 2026 di Aula Biro Lantai 3 kampus setempat pada Selasa (28/7/2026).

Konferensi yang mengusung tema Human-Centered Innovation for Education and Society in the Era of Artificial Intelligence ini diawali dengan pembukaan oleh Darmadi selaku Wakil Rektor III. Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri yang dibagi ke dalam dua sesi, yaitu pagi dan siang. Pada sesi pertama, panitia menghadirkan Ainol Mardhiah dari International Islamic University Malaysia sebagai pemateri pertama dengan moderator Rafika Nuzula.

Kegiatan berlangsung melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab serta diakhiri dengan praktik speaking menggunakan AI speaker. Setelah penyampaian materi selesai, panitia memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemateri atas kontribusinya dalam kegiatan tersebut.

Selain menghadirkan pemateri utama, kegiatan ini juga mengundang Irmansyah selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah (IPUR) Bank Indonesia. Dalam pemaparannya, Irmansyah menekankan pentingnya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan rupiah. Ia menjelaskan cara penyimpanan uang rupiah yang baik, peran Bank Indonesia dalam pengelolaan mata uang, serta proses distribusi uang hingga sampai kepada masyarakat. 

"Melalui The 2nd International Conference on Education 2026, FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe bersama FKIP UMSU berharap kegiatan ini mampu memperkuat kolaborasi akademik, memperluas jaringan kerja internasional, serta menjadi wadah lahirnya gagasan inovatif untuk mengembangkan pendidikan di era globalisasi dan teknologi kecerdasan buatan," ungkap Darmadi.

Pemateri kedua, Tariq Khan dari University of Malakand, Pakistan, dan pemateri ketiga, Khalsiah, hadir setelah Istirahat, Salat, dan Makan (ISOMA).

Reporter: Rozatun Navais

Editor: Zahratul

27 Juli 2026

Polemik Masa Keanggotaan Pengurus Sema UIN SUNA, AD/ART Jadi Sorotan

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Polemik mengenai dugaan pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Senat Mahasiswa (Sema) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe tengah menjadi sorotan mahasiswa. Sorotan tersebut mengarah pada dugaan pelanggaran masa keanggotaan oleh Ketua Sema, Bendahara, Ketua Komisi III, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sema U yang telah mengikuti sidang tugas akhir.

Dalam AD/ART Sema U tertulis bahwa masa keanggotaan berakhir apabila salah satu ketentuan di dalamnya terpenuhi, salah satunya pada poin d yang menyatakan, “Telah lulus, kecuali sisa masa kepengurusan kurang dari enam bulan.” Berdasarkan ketentuan tersebut, dipahami bahwa pengurus yang telah lulus masih dapat melanjutkan masa keanggotaannya apabila sisa masa kepengurusannya kurang dari enam bulan.

Meskipun terdapat laporan mengenai empat pengurus yang telah melaksanakan sidang, pihak LPM Al-Kalam hanya memperoleh informasi kontak Rafika selaku Ketua Sema. Oleh karena itu, pada Selasa (12/07/2026) pukul 18.49 WIB, wawancara dilakukan melalui WhatsApp. Dalam wawancara tersebut, Rafika membenarkan bahwa dirinya telah melaksanakan sidang pada Rabu (15/07/2026). Rafika juga menegaskan bahwa pelaksanaan sidang tersebut tidak memengaruhi masa jabatannya sebagai Ketua Sema.

“Mengenai masa jabatan Sema dan Dema UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, sesuai dengan konsideran/berita acara Musyawarah Mahasiswa, berakhir pada awal Februari 2027. Masa jabatan terhitung sejak Agustus hingga Musma yang akan datang pada Januari 2027, sehingga sisa masa jabatan kurang dari enam bulan. Musma diselenggarakan pada Januari 2027 karena mempertimbangkan bahwa pada 8 Februari 2027 sudah memasuki bulan Ramadan,” tegasnya.

Selain itu, Rafika juga menyatakan bahwa secara administratif dirinya belum dinyatakan lulus oleh pihak kampus. Berdasarkan bukti yang diterima LPM Al-Kalam, percakapan dengan Jamil selaku staf Akademik Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menjelaskan bahwa penetapan kelulusan pada PDDikti dan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) harus memenuhi beberapa ketentuan sebagai berikut:
  • Kelulusan pada SIAKAD dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Yudisium.
  • Kelulusan pada SIAKAD dilakukan berdasarkan Nomor Ijazah Nasional (NINA).
  • SK Yudisium diajukan secara kolektif untuk satu angkatan pada masa sidang yang sama.
  • NINA diajukan ke PDDikti melalui biro rektorat secara kolektif untuk seluruh fakultas berdasarkan masa sidang pada tahun akademik yang bersangkutan.
Meskipun penetapan kelulusan pada PDDikti dan SIAKAD harus memenuhi persyaratan tersebut, berdasarkan hasil konfirmasi yang disampaikan Siddik selaku Kepala Akademik Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), mahasiswa dinyatakan sah lulus sejak kelulusan dibacakan oleh ketua sidang pada saat pelaksanaan sidang.

Selain itu, informasi yang diperoleh LPM Al-Kalam mengarah pada penghitungan masa jabatan kepengurusan yang dimulai setelah pelantikan pengurus. Pelantikan tersebut dilaksanakan pada Selasa (31/03/2026). Dengan demikian, apabila dihitung sejak tanggal pelantikan hingga Rafika melaksanakan sidang, masa kepengurusan baru berjalan selama 107 hari atau sekitar 3 bulan 17 hari. Berdasarkan perhitungan tersebut, apabila masa jabatan dihitung sejak pelantikan, maka para pengurus yang telah disebutkan dan telah melaksanakan sidang berpotensi dinyatakan melanggar AD/ART Sema Universitas.


Reporter: Ririn Dayanti Harahap

Editor: Redaksi


25 Juli 2026

Tiga Mahasiswa UIN SUNA Torehkan Prestasi pada Ajang CBP Rupiah 2026

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe berhasil masuk Top 10 Besar dan menjuarai Duta Muda pada ajang perlombaan Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe. Kegiatan berlangsung di KPwBI Lhokseumawe pada Sabtu (11/7/2026)

Jihan Fanyra berhasil meraih juara II, sementara Muhammad Khalilullah dan Andika Bayu Kurnia menduduki Top 10 Besar pada ajang tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN SUNA memiliki potensi besar dalam mengedukasi masyarakat terkait pejuang rupiah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencari para pemuda Lhokseumawe sebagai fasilitator dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi rupiah dan sebagai agen edukasi dalam menjelaskan simbol identitas bangsa.

Jihan menyampaikan bahwa ia merasa bangga atas diri sendiri karena sudah melawan keraguan saat pertama kali memulai. Jihan juga berkata di balik kejuaraannya, sangat banyak tantangan yang dihadapi mulai dari padatnya jadwal kuliah dan tugas pada ajang perlombaan, tetapi itu tidak menjadi alasan agar ia mundur. Sejak awal memulai, Jihan tidak merasa kalah, karena berani memulai sudah menjadi kemenangan baginya.

Menurutnya, kunci dari kejuaraan tersebut adalah belajar. Karena banyak perbedaan ajang Duta CBP Rupiah dengan Duta lainnya. Duta CBP Rupiah mutlak difokuskan pada uang rupiah mulai dari filosofis, metode melihat keaslian uang rupiah, dan hal-hal yang ada didalamnya.  

Jihan menyampaikan bahwa sekecil apapun langkah yang kita ambil jangan pernah lupakan rida dan doa orang tua serta guru. Ia juga berpesan kepada para mahasiswa agar percaya pada potensi yang dimiliki, melakukan apa yang mampu dilakukan, jangan pernah merasa minder atau takut gagal, serta selalu bersyukur jika dikelilingi oleh orang-orang hebat.

"Kampus sangat support, baik itu dosen, pimpinan fakultas serta pimpinan kampus yang selalu memberikan dukungan mulai dari awal sampai saya akhirnya alhamdulillah mendapatkan juara 2 pada ajang Duta Muda CBP Rupiah," tambahnya.

Setelah pencapaian pada ajang ini, Jihan memiliki target agar terus menjadi fasilitator terbaik dalam agen paham rupiah sebagai penyampai edukasi kepada anak muda supaya bisa memandang rupiah bukan sekadar bernilai transaksi tetapi juga sebagai kedaulatan negara.


Reporter: Annisa Maulianda

Editor: Chalisa Najla Safira

23 Juli 2026

188 Mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe Resmi Dilepas dalam Program KPM Mandiri Tematik Ekoteologi

Foto: Putri Ruqaiyah
www.lpmalkalam.com- Pelepasan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe Tahun 2026 melalui Program KPM Mandiri Tematik Ekoteologi berlangsung di halaman Biro UIN SUNA Lhokseumawe pada Kamis (23/7/2026) pukul 08.45–10.00 WIB.

Sebanyak 188 mahasiswa dinyatakan lulus setelah mengikuti proses wawancara yang mencakup penilaian program kerja, koordinasi dengan geuchik, serta kekompakan tim. Para peserta selanjutnya dibagi ke dalam 19 kelompok untuk melaksanakan pengabdian di lokasi yang telah ditentukan.

Taufiq selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyampaikan bahwa Program KPM Mandiri Tematik Ekoteologi merupakan program Kementerian Agama yang berfokus pada penguatan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.

“Mahasiswa ditugaskan untuk memetakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan ekoteologi, seperti pengelolaan sampah agar dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai guna. Hal inilah yang ingin digaungkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Taufiq pelaksanaan KPM Mandiri tahun ini diharapkan mampu mengidentifikasi hasil observasi di lapangan, menemukan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, serta menawarkan program kerja yang tepat dan dapat diimplementasikan dengan baik.

Ia juga berharap KPM Mandiri dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sebagai sarana mengubah kehidupan, serta menunjukkan bahwa Islam memiliki konsep yang relevan dan berkelanjutan dalam menjawab isu-isu lingkungan, khususnya di wilayah minoritas Muslim.


Reporter: Rizky Ramadhani

Editor: Redaksi

19 Juli 2026

Komitmen UIN SUNA Membangun Nilai Pelayanan Profetik sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama menggelar kegiatan Pembinaan Penguatan Kualitas Layanan Akademik dan Kelembagaan Berwawasan Masa Depan di Aula Biro Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe pada Jumat (17/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dimuat pada laman resmi UIN SUNA (uinsuna.ac.id), Sahiron selaku Diktis Kementerian Agama memaparkan pentingnya penerapan nilai pelayanan profetik di lingkungan perguruan tinggi. Ia menyebutkan sembilan prinsip yang perlu diterapkan dalam pelayanan kampus, yaitu meniatkan pekerjaan sebagai ibadah, mematuhi peraturan yang berlaku, memberikan kemudahan dalam pelayanan, menjalankan fungsi pembimbingan, cepat dalam mencari solusi, mengedepankan keadilan, menumbuhkan empati dan simpati, memiliki visi ke depan, serta terus mendorong inovasi.

Menurut Sahiron, pelayanan profetik berawal dari perbaikan hati sebagai esensi utama dalam memberikan pelayanan. Dengan menjadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk ibadah kepada Allah Swt., seluruh aktivitas akademik diharapkan memiliki nilai pengabdian dan kemanfaatan.

Sementara itu, Rektor UIN SUNA, Danial, menyampaikan bahwa kesembilan prinsip tersebut sejalan dengan komitmen kampus dalam meningkatkan mutu akademik dan kelembagaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program, seperti penerapan kurikulum berbasis cinta, program ma'had, serta pembiasaan membaca Al-Qur'an sebelum perkuliahan dimulai.

Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan harapan agar kegiatan pembinaan ini dapat memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjaga dan meningkatkan kualitas akademik serta kelembagaan secara berkesinambungan.


Reporter: Annisa Maulianda

Editor: Chalisa Najla Safira

16 Juli 2026

Sivitas Akademika FEBI UIN SUNA Gelar Pembekalan OJT 2026

Foto: Muhammad Alif Maulana 

www.lpmalkalam.com- Sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar kegiatan pembekalan On Job Training (OJT) pada Kamis–Jumat (16–17/07/2026).

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dengan mengusung tema "Smart Internship: Membangun Mental Profesional, Digital Skill, dan Etika Kerja Mahasiswa." Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta sambutan Ketua Panitia yang menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

Pembekalan ini dibuka langsung oleh Darmadi selaku Wakil Rektor III UIN SUNA. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga sikap, disiplin, serta tanggung jawab selama menjalani OJT sebagai bekal memasuki dunia kerja. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, penyematan tanda peserta OJT, serta foto bersama dengan para tamu undangan yang kemudian ditutup dengan doa.

Memasuki sesi seminar, peserta memperoleh materi pertama dari Yoserinaldi, perwakilan Bank Central Asia (BCA) Syariah, yang membahas pembangunan mental profesional melalui pembentukan karakter dan sikap kerja. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan penyerahan sertifikat kepada narasumber. Peserta juga disuguhkan video dokumentasi FEBI UIN SUNA Lhokseumawe.

Materi kedua disampaikan oleh Muhammad Ilham, selaku Kepala Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN SUNA. Ia memberikan pelatihan mengenai peningkatan digital skill yang dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia kerja. Sesi ini juga diakhiri dengan tanya jawab dan penyerahan sertifikat.

Sebelum memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (ISOMA), panitia membagikan makan siang kepada seluruh peserta. Pada pukul 14.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan materi ketiga yang disampaikan oleh Indra dari Bank Indonesia. Materi yang dibawakan berfokus pada pembangunan mental profesional melalui penguatan kemampuan komunikasi dan inovasi di dunia kerja. Setelah sesi diskusi, panitia menyerahkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada narasumber.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan perlombaan yel-yel antartim yang diikuti delapan kelompok peserta. Penampilan masing-masing tim dinilai langsung oleh dewan juri, disertai sesi foto bersama setiap unit usai tampil. Kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta dan dewan juri.

Sementara itu, pembekalan hari kedua akan menghadirkan materi keempat bertajuk Smart Internship: Zero Sexual Harassment yang disampaikan oleh Nurul Hikmah, Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN SUNA. Selain itu, peserta juga akan menerima arahan dari Wakil Dekan II mengenai disiplin dan integritas, Wakil Dekan III mengenai karakter, etika, dan soft skill, serta pengarahan dari Ketua dan Sekretaris Panitia OJT terkait teknis pelaksanaan dan lokasi penempatan. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan penayangan video kreativitas, pengumuman pemenang lomba, serta diakhiri dengan penyerahan peserta OJT dari panitia kepada para supervisor.


Reporter: Intan Sarifah 

Editor: Chalisa Najla Safira

13 Juli 2026

UIN SUNA Bagikan Almamater Edisi Terbaru, FTIK Catat Antrean Terpanjang

Foto: Muhammad Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan pembagian almamater edisi terbaru kepada mahasiswa di depan Ruang Akademik, Gedung Rektorat pada Senin (13/7/2026).

Pembagian almamater tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa angkatan 2025. Dalam proses pengambilan, mahasiswa diwajibkan mengantre sesuai dengan fakultas masing-masing serta menunjukkan Kartu Hasil Studi (KHS) kepada petugas sebagai syarat pengambilan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) tampak lebih panjang dibandingkan dengan antrean mahasiswa dari fakultas lainnya.

Rahainu Saputri, selaku staf administrasi, mengatakan bahwa kegiatan pembagian almamater berlangsung lancar. Hingga saat ini, sekitar 500 almamater telah dibagikan. “Mahasiswa yang mengalami kendala terkait ukuran almamater dapat melaporkannya kepada petugas,” katanya.

Salah seorang mahasiswa, Muhammad Munawar Rajeb, mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik dan antrean juga sangat teratur. “Harapan saya, ke depannya pembagian almamater ini dapat dilakukan secara merata untuk setiap angkatan,” ujarnya.


Reporter: Muhammad Rahul Gonzales

Editor: Zahratul


Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.