Portal Berita Al-Kalam

Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda Dimakamkan di Pandeglang

Foto: Sumber indozone.id www.lpmalkalam.com- Jenazah Sukarman (60), salah satu anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang sempat hilang kon...

HEADLINE

Latest Post

24 September 2026

Insiden Family Gathering FEBI, Panitia Ungkap Kronologi dan Evaluasi Pengawasan


Foto: IST
www.lpmalkalam.com-
Dalam rangka penyambutan Mahasiswa Baru (Maba) tahun 2026, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan Family Gathering yang bertempat di Pioneer Camp, Pantai Rancong, Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Sabtu (19/9/2026) sejak pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di kampus setempat bagi mahasiswa yang berada di sekitar kampus hingga 16.45 WIB. 

Melalui informasi yang beredar di kalangan mahasiswa kampus setempat, telah terjadinya kecelakaan yang dialami oleh tiga orang Maba. Guna mendapatkan informasi yang akurat dan sesuai fakta di lapangan, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam kemudian bergerak memastikan informasi tersebut dengan mewawancarai Alfi Syahri selaku Koordinator Lapangan (Korlap). 

Melalui hasil wawancara bersama Alfi, diketahui bahwa Maba yang mengalami kecelakaan hanya dua orang, sedangkan satu Maba dari total korban yang diisukan tidak mengalami kecelakaan, tetapi sesak napas saat berada di lokasi kegiatan. Mengetahui jarak kampus dengan tempat pelaksanaan kegiatan berjarak 18,4 Kilometer (Km), maka pihak LPM Al-Kalam mengajukan pertanyaan terkait alasan pemilihan tempat tersebut. Alfi kemudian menjelaskan bahwa Pioneer Camp dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki area yang luas, suasananya sejuk, dan dinilai sesuai untuk kegiatan mahasiswa. 

Menanggapi isu yang tersebar, Alfi juga mengatakan bahwa salah satu Maba yang mengalami kecelakaan mengaku sudah melihat seekor lembu yang hendak menyeberang jalan, kemudian Mahasiswa tersebut berusaha mendahului lembu tersebut, tetapi salah memperhitungkan jarak sehingga terjadi kecelakaan. “Dia bilang, ‘Salah saya, Bang. Saya salah perhitungan. Karena lembu itu mau menyeberang, saya sedikit tancap gas untuk mendahului lembu tersebut,’” ujar Alfi. 

Guna memperjelas kondisi yang terjadi, pihak LPM Al-kalam juga melakukan wawancara kepada Indra Fahreza selaku Koordinator Konvoi. Ia menyampaikan bahwa dalam perjalanan pulang, ia berada di depan bus sehingga kabar kecelakaan diterimanya setelah berada di kampus. Ia kemudian mengatakan bahwa panitia yang berada di belakang rombongan langsung menghentikan perjalanan dan membawa kedua mahasiswa tersebut ke Puskesmas Muara Satu. Keduanya kemudian mendapatkan penanganan untuk luka lecet dan obat minum. 

Alfi juga mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena kondisi jalan yang licin dan berlumpur akibat hujan. Ia juga menegaskan bahwa kecelakaan yang dialami oleh dua Maba Febi terjadi saat perjalanan pulang dari lokasi kegiatan ketika rombongan mahasiswa Febi Pioneer Camp sekitar pukul 16.45 WIB. Menurutnya, panitia sebelumnya telah meminta penanggung jawab keamanan yaitu Muhammad Syahril Ramadhan untuk melakukan pengawasan selama perjalanan. “Kami sudah meminta PIC (Person in Charge/Penanggung Jawab) keamanan untuk lebih mengontrol saat pergi dan pulang,” kata Alfi. 

Dalam wawancara tersebut diketahui bahwa pihak panitia sudah membuat Google Form yang dapat diisi oleh Maba FEBI dengan memilih tiga opsi transportasi yang sudah disediakan oleh panitia. Berdasarkan data Google Form yang diisi oleh 145 responden, sebanyak 43,4% memilih menggunakan sepeda motor pribadi, 29,7% menggunakan sepeda motor bersama teman, dan 26,9% memilih bus. Dengan demikian, 73,1% responden memilih menggunakan sepeda motor, baik sendiri maupun bersama teman. 

Pada wawancara juga disampaikan bahwa panitia juga sudah menyiapkan satu transportasi besar (bus kampus) sesuai dengan kebutuhan yaitu muatan barang dan jumlah Maba yang memilih opsi naik bus. Sementara itu, Alfi menyebut sekitar 90% Maba FEBI menggunakan sepeda motor. Ia mengatakan pada awal pendataan terdapat sekitar 30 mahasiswa yang memilih bus, tetapi pada hari pelaksanaan hanya 18 mahasiswa yang menggunakan bus karena sebagian mahasiswa lainnya memilih menggunakan sepeda motor sendiri atau bersama teman. “Tidak ada istilah kapasitas bus tidak cukup, 90% Maba memilih naik Honda masing-masing,” ujar Alfi. 

Melalui pernyataannya, LPM Al-Kalam kemudian mengajukan pertanyaan terkait adanya opsi menggunakan transportasi pribadi. Alfi mengatakan bahwa pilihan tersebut diberikan setelah beberapa mahasiswa baru menyampaikan kendala izin dari orang tua jika tidak diantar, jarak tempat tinggal yang lebih dekat dengan lokasi, serta pertanyaan mengenai transportasi bagi mahasiswa yang tidak menggunakan bus. 

Alfi juga menegaskan bahwa penggunaan kendaraan pribadi tidak diwajibkan kepada mahasiswa baru. Panitia memberikan pilihan tersebut berdasarkan kondisi peserta. Mahasiswa yang menggunakan sepeda motor juga diimbau untuk tidak berkendara sendiri dan dapat berboncengan dengan temannya. Menurutnya, panitia juga telah mengatur perjalanan kendaraan dalam satu rombongan dan menugaskan penanggung jawab keamanan untuk melakukan pengawasan.

Mengenai satu korban yang sesak napas, Alfi juga menyampaikan bahwa Sekretaris kegiatan juga sudah memberikan infromasi kepada para mentor untuk mengantisipasi kejadian serupa dengan meminta para maba membawa obat-obatan jika diperlukan. Hanya saja bukti yang diterima oleh LPM Al-Kalam hanya terusan kepada mentor saja, ia juga mengatakan tidak mengetahui secara pasti apakah para mentor sudah memberikan informasi tersebut kepada para Maba. “Dari sekretaris disampaikan kepada mentor untuk membawa perlengkapan yang diperlukan. Jadi, kami dari panitia menyerahkan kepada mentor untuk menyampaikan kepada maba,” ujar Alfi. 

Namun, Alfi mengatakan pihak panitia tidak memiliki bukti yang memastikan seluruh mahasiswa baru telah menerima informasi tersebut. Penyampaian informasi mengenai perlengkapan dilakukan melalui mentor. 

Menanggapi iuran sebesar Rp30.000 /orang, Alfi juga menjelaskan bahwa uang tersebut digunakan untuk kebutuhan acara. “Rp30.000 itu untuk parkir, tiket masuk, makan siang, dan hadiah perlombaan,” kata Alfi. 

Menutup wawancara yang dilakukan Alfi mengatakan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi panitia dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya. Alfi juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap mahasiswa yang menggunakan kendaraan pribadi perlu ditingkatkan. Ia juga menambahkan bahwa panitia perlu tetap tenang ketika terjadi insiden dan mengutamakan keselamatan peserta. “Kalau terjadi insiden, jangan panik. Kita minimalkan dulu risikonya, kemudian cari solusi dan laksanakan apa yang harus dilakukan,” ujarnya. 

Terkait penggunaan kendaraan pribadi pada kegiatan tahun depan, Alfi mengatakan keputusan akan diserahkan kepada pihak biro. Apabila bus kampus tidak dapat digunakan, panitia akan berupaya menyediakan kendaraan berukuran besar, terutama untuk mengangkut perlengkapan kegiatan.  


Reporter: Putri Ruqaiyah & Ririn Dayanti Harahap 

Editor: Redaksi

20 September 2026

ORMAWA FEBI UIN SUNA Lhokseumawe Gelar Family Gathering Mahasiswa Baru 2026

Foto: Intan Sarifah
www.lpmalkalam.com- Organisasi Mahasiswa (ormawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Family Gathering di Pioneer Camp atau yang dikenal dengan Pantai Rancong, Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Lebih Erat, Melangkah Lebih Cepat” tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa baru (maba) dengan ormawa FEBI, sekaligus memperkenalkan berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan FEBI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia. Selanjutnya, Presiden Mahasiswa (presma) UIN SUNA Lhokseumawe turut memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut, Presma membagikan pengalaman dan perjalanan yang telah dilaluinya hingga mencapai posisi seperti saat ini.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama presma dan para peserta, kemudian senam bersama serta persembahan dari para peserta.

Selanjutnya, peserta melaksanakan istirahat, salat, dan makan (isoma). Setelah isoma, kegiatan kembali dilanjutkan dengan berbagai perlombaan, di antaranya lomba yel-yel dan permainan mengambil bola.

Namun, kondisi cuaca yang mulai hujan menyebabkan tidak seluruh perlombaan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan sesi foto bersama.

Muhammad Alfi Shahri selaku Ketua Panitia menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat menjadi awal yang baik bagi mahasiswa FEBI angkatan 2026 dalam membangun hubungan pertemanan dan menjalani kehidupan perkuliahan.

“Harapan saya bagi mahasiswa FEBI 2026, semoga mereka lebih mempererat ikatan pertemanan. Ini akan menjadi momen yang sangat penting karena merupakan awal perkuliahan. Mereka akan menjalani masa perkuliahan selama empat tahun. Semoga mereka lebih semangat dalam menjalani perkuliahan,” ujar Alfi.


Penulis: Intan Sarifah

Editor: Redaksi

16 September 2026

Dua Penyanyi Aceh Semarakkan Pelantikan IKA dan Bedah Buku di UIN SUNA Lhokseumawe

Foto: M. Rahul Gonzales dan IST
www.lpmalkalam.com- Pelantikan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) dan bedah buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf menghadirkan dua artis Aceh di Gedung Serbaguna Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe pada Rabu (16/9/2026).

Kehadiran dua penyanyi, yaitu Cut Zuhra dan Fahmil Arabi, turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut. Cut Rianda Zuhra atau yang dikenal dengan nama Cut Zuhra merupakan penyanyi asal Bireuen yang telah mendalami karier bernyanyi sejak duduk di bangku SMP. 

Ia juga telah memiliki album lagu. Cut Zuhra mengaku telah menyukai dunia tarik suara sejak berusia lima tahun dan kerap menyanyikan lagu di radio. “Kebetulan orangtua saya sebagai penyiar radio jadi waktu kecil kalau hari minggu itu ada khusus untuk anak-anak dan Cut ada di situ,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut. “Saya kagum atas antusias teman-teman semua pada acara ini, terlihat sangat kompak sekali dan kami sudah lama pantau kekompakan mereka di sosmed,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cut Zuhra membawakan tiga lagu, yaitu Hikayat Prang Sabi, Bungong Aceh, dan Meugoe Sira. Melalui lagu-lagu tersebut, Cut Zuhra berharap mahasiswa dapat menjadikannya sebagai bagian dari pengenalan dan pelestarian budaya Aceh. Di sela-sela penampilannya, ia juga menyampaikan, “Semua orang bisa bernyanyi hanya perlu menemukan tekniknya.”

Selanjutnya, penyanyi kedua, Fahmil Musthafa Arabi atau yang dikenal dengan nama Fahmil Arabi, merupakan vokalis asal Aceh Selatan. Ia telah menjalani karier sebagai penyanyi solo selama dua tahun dan terjun ke dunia tarik suara sekitar lima tahun.

Sebagai penyanyi muda, Fahmil Arabi dikenal melalui lagu-lagu bernuansa romantis dan tradisi budaya Aceh. Lagu-lagunya juga dikenal melalui berbagai media sosial.

Fahmil Arabi membawakan empat lagu sebagai penutup acara, yaitu Nyak Dara Rindu, Syair Rayu Kumbang, Pesona Dek Mala, dan Hikayat Bang Leman. Lagu terakhir dibawakan secara duet bersama Cut Zuhra. “Saya berharap pada acara bedah buku ini dapat memberi manfaat dan inovatif bagi mahasiswa UIN SUNA,” ucapnya.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Redaksi

Strategi Nabi Yusuf Jadi Sorotan dalam Bedah Buku di UIN SUNA Lhokseumawe

Foto: M. Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Setelah rangkaian pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe selesai, sivitas akademika UIN SUNA melanjutkan kegiatan dengan bedah buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf: Pelajaran Abadi untuk Negeri di Gedung Serbaguna kampus setempat pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan bedah buku tersebut menghadirkan Cucun Ahmad Syamsurijal selaku penulis buku dan sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rakyat Indonesia (RI).

Foto: Putri Ruqaiyah

Acara diawali dengan pembukaan oleh Rektor UIN SUNA Lhokseumawe. Sebelum sesi bedah buku dimulai, peserta terlebih dahulu diperkenalkan dengan latar belakang penulis buku.

Dalam kegiatan tersebut, Cucun mempresentasikan rangkuman isi buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf sekaligus membagikan sejumlah inspirasi yang melatarbelakangi penulisan buku tersebut. Setelah pemaparan selesai, penulis memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada peserta yang hadir berupa tugas untuk memberikan koreksi terhadap buku yang telah ditulisnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari UIN SUNA kepada Cucun yang diserahkan langsung oleh Rektor UIN SUNA Lhokseumawe.

Foto: Putri Ruqaiyah
Sesi bedah buku dipandu oleh Trial Nadilla dengan menghadirkan tiga pembedah dari UIN SUNA Lhokseumawe.

Pembedah pertama adalah Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Daniel. Ia menyampaikan bahwa dirinya telah membaca buku tersebut hingga selesai dan memberikan dukungan kepada penulis. “Setelah membaca buku ini saya mengerti bahwa beliau melihat Nabi Yusuf itu bukan sebagai Nabi yang biasa, tetapi beliau melihatnya sebagai orang yang menjadi inspirasi untuk semua orang dan bisa menjadi public,” ujar Daniel.

Pembedah kedua, Wakil Rektor I UIN SUNA Lhokseumawe, Iskandar, turut menyampaikan pandangannya terhadap buku tersebut. Ia mengatakan telah membaca buku itu secara keseluruhan dan menyoroti pembahasan pada bab kelima yang membahas Nabi Yusuf dalam kaitannya dengan kebijakan fiskal dan moneter. “Pada bab 5 saya sempat membaca, yaitu tentang Nabi Yusuf antara kebijakan fiskal dan moneter, dan ini sangat menarik dan buku bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang,” ujar Iskandar.

Sementara itu, pembedah ketiga, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Munawar, juga menyampaikan tanggapannya terhadap buku tersebut. Ia mengaku telah membaca buku tersebut hingga selesai dan menyebut terdapat banyak hal yang dapat dipelajari dari pembahasan di dalamnya. “Buku ini sangat menarik dan mengingatkan saya saat masa muda saya dan banyak sekali hal bisa kita pelajari dari buku ini,” ujar Munawar.

Foto: M. Rahul Gonzales
Setelah sesi bedah buku, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai isi buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf. 

Foto: M. Rahul Gonzales
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari UIN SUNA Lhokseumawe kepada ketiga pembedah serta sesi foto bersama. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan tari dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) GESBIKA UIN SUNA Lhokseumawe.

Peserta juga mendapatkan fasilitas berupa e-sertifikat selama mengikuti kegiatan. Selain itu, panitia menyediakan buku gratis dengan ketentuan bagi 50 pendaftar pertama, 100 peserta yang hadir tepat waktu, serta 50 alumni yang hadir paling awal.

Setelah kegiatan selesai, peserta mendapatkan sejumlah goodie bag yang disediakan panitia, terdiri atas 1.000 tumbler, 1.000 seminar kit, 700 ringkasan buku, dan 300 buku cetak Strategi Fiskal Nabi Yusuf.


Penulis: Intan Sarifah

Editor: Redaksi

Muhammad Adam Resmi Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Periode 2026–2030

Foto: Putri Ruqaiyah

www.lpmalkalam.com- Sivitas Akademika Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar Pelantikan Pengurus IKA periode 2026–2030 di Gedung Serbaguna kampus setempat pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pemutaran video pendek tentang pencegahan narkoba. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Muhammad Lutfi, doa oleh Taufiqurrahmi, serta laporan Ketua Panitia Rizqi Wahyudi.

Dalam laporannya, Rizqi menyampaikan sebanyak 1.623 mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Ada 1.623 mahasiswa yang mendaftar, artinya masih banyak yang ingin mengikuti acara hari ini, membuktikan kita punya energi yang kuat dari mahasiswa,” ujarnya.

Saat acara memasuki pertengahan rangkaian, mahasiswa masih terlihat berdatangan dan memasuki gedung untuk mengikuti kegiatan.

Foto: Putri Ruqaiyah

Prosesi kemudian berlanjut dengan pembacaan surat keputusan pengurus IKA oleh Darmadi selaku Wakil Rektor (Warek) III UIN SUNA. Danial selaku Rektor UIN SUNA melantik Muhammad Adam sebagai Ketua Umum IKA beserta jajaran pengurus periode 2026—2030. Setelah pelantikan, para pengurus mengikuti pembacaan ikrar alumni dan penandatanganan berita acara.

Acara dilanjutkan dengan penayangan profil Muhammad Adam sebagai Ketua IKA. Dalam sambutannya, Adam menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan rektor yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Adam mengatakan organisasi IKA menjadi wadah bagi para alumni untuk tetap menjalin silaturahmi dengan almamater. Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai hubungan alumni dengan perguruan tinggi “Karena kualitas kampus bisa dilihat dari indikator alumni,” ujarnya.

Adam turut mengucapkan terima kasih kepada pengurus alumni sebelumnya yang telah merangkul para alumni serta menyampaikan dukungan yang diterima dalam pelaksanaan kegiatan. “Terima kasih kepada pengurus alumni sebelumnya yang telah merangkul kami dan tak kalah hebatnya. Melaporkan acara hari ini juga sukses karena dukungan dari Wakil Ketua DPR-RI,” tambahnya.

Ia berharap IKA dapat memberikan manfaat bagi alumni, almamater, dan masyarakat. “Mampu memberikan asas kebermanfaatan untuk bersama,” ujarnya.

Foto: Putri Ruqaiyah

Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan penyerahan kartu tanda anggota dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Berdasarkan Keputusan Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Nomor 50 Tahun 2026, kepengurusan IKA periode 2026–2030 terdiri atas Dewan Penasihat/Dewan Pakar, Dewan Pengarah, Pengurus Harian, 12 bidang, dan koordinator alumni berdasarkan wilayah.

Foto: Putri Ruqaiyah

Dalam pengurus harian, Muhammad Adam menjabat sebagai Ketua Umum, didampingi Abdul Majid sebagai Wakil Ketua I dan Ruslan sebagai Wakil Ketua II. Nazaruddin menjabat Sekretaris Jenderal, Reza Rizky sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, dan Muhammad Farid sebagai Bendahara.

Koordinator alumni dibentuk di sejumlah wilayah Indonesia, meliputi kawasan Aceh, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Bali, serta Nusa Tenggara. Jaringan luar negeri mencakup Britania Raya dan Eropa, Arab Saudi dan Timur Tengah, Palestina dan Negara Teluk, Malaysia, serta Brunei Darussalam.

Selain koordinator wilayah, kepengurusan IKA memiliki 12 bidang, yakni Teknologi Informasi dan Database; Organisasi dan Lembaga; Pengembangan Alumni; Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan; Ekonomi dan Kewirausahaan; Humas/Media; Sosial dan Pengabdian Masyarakat; Hubungan Kerja Sama; Riset, Kajian dan Inovasi; Keagamaan; Advokasi dan Hukum; serta Pengembangan Karier dan Profesional.

Foto: Putri Ruqaiyah

Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, kemudian menyampaikan sambutan. Ia mengatakan kehadiran Wakil Ketua DPR-RI dapat menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal terkait kampus. “Dengan adanya kedatangan beliau, bisa menjadi momen yang paling tepat untuk menyampaikan segala permohonan terhadap kampus,” ujarnya.

Sayuti juga menyampaikan harapan terhadap kepengurusan IKA di bawah kepemimpinan Muhammad Adam. “Harapan saya di bawah kepemimpinan Adam akan membuka peluang-peluang yang bagus untuk alumni ke depan, ini berdasarkan asas artinya bisa dimanfaatkan oleh alumni yang lain berkat jaringan kuat yang akan dibantu memfasilitasi para alumni,” tutupnya.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Redaksi

15 September 2026

Dorong Budaya Literasi, Perpustakaan UIN SUNA Gelar Hari Kunjung Pustaka

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Unit Penunjang Akademik (UPA)  Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Hari Kunjung Pustaka di lantai 3 Perpustakaan UIN SUNA Lhokseumawe pada Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kunjung Pustaka Nasional. Acara diawali dengan pembukaan oleh master of ceremony (MC), Fatmala Laili, selaku Duta Baca Sahabat periode 2025–2026.

Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an dan selawat yang disampaikan oleh Syarifah Rozalina. Selanjutnya, Helmi Salwa bertindak sebagai dirigen dalam menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Hymne Aceh”. Kegiatan pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan tari dari Sanggar Tari TK IT Al-Alief Paya Bakong.

Setelah rangkaian pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Perpustakaan UIN SUNA Lhokseumawe, Nurjannah. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Duta Baca Universitas Malikussaleh (Unimal).

Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Danial, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa serta seluruh pihak yang terus mendukung perkembangan dunia literasi.

Danial menyoroti pentingnya menghidupkan kembali tradisi membaca dan menulis, khususnya di kalangan mahasiswa. “Tradisi yang sudah ditinggalkan lama oleh Aceh khususnya dan dunia pada umumnya, terutama para mahasiswa, adalah tradisi menulis. Tradisi menulis bukan mengarang oleh orang sekarang. Tradisi menulis ini tidak mungkin dilakukan, apalagi dibudayakan, kalau tidak memiliki tradisi membaca,” ujar Danial.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Surat Keputusan (SK) lomba oleh Keysha Alea Wahdini Harahap selaku Duta Baca periode 2025–2026.

Selanjutnya, dilakukan pengumuman Duta Baca 2026 serta pemberian penghargaan kepada pengunjung perpustakaan teraktif dan penyumbang buku terbanyak. Acara juga diisi dengan pembagian hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan pada 10 September 2026.

Sejumlah perlombaan tersebut meliputi lomba video, jurnal, hikayat Prang Sabil, dan menyanyi. Pemberian penghargaan menjadi salah satu rangkaian kegiatan sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi mahasiswa dalam meningkatkan budaya literasi dan kreativitas.

Kegiatan Hari Kunjung Pustaka ditutup dengan foto bersama antara tamu undangan dan seluruh peserta perlombaan.


Penulis: Zahratul

Editor: Redaksi

13 September 2026

Ormawa FUAD UIN SUNA Gelar Krue Seumangat, Hadirkan Dua Pemateri dan DPRA ‎

Foto: Fika Munayya
www.lpmalkalam.com- Organisasi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (Ormawa FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan acara Krue Seumangat di Pioneer Camp atau disebut juga Pantai Rancong yang tepatnya terletak di Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Minggu (13/09/2026).
‎
‎Krue Seumangat merupakan kegiatan fakultas yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa baru dengan teman sefakultasnya. Acara dengan tema “Menyatukan Langkah, Merangkai Cerita, Menguatkan Kebersamaan” ini diawali dengan open ceremony yang terdiri atas pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan selawat oleh Muhammad Luthfi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh yang dipandu oleh Irhami, laporan Ketua Panitia oleh Arif Firmanda, serta kata sambutan dari Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUAD, yakni Amiruddin dan Muhammad Irfan. Kemudian, acara dilanjutkan dengan prosesi Peusijuk dan Doa.
‎
‎Acara ini menghadirkan 2 orang pemateri, yakni Kiflan Alghifari (mantan Ketua DEMA FUAD Periode 2025/2026) dengan judul materi "Pemimpin Masa Kini" dan Allam Thoriq Aku (mantan Presiden Mahasiswa Periode 2024/2025) dengan judul materi "Agent of change."

‎Dalam pemaparannya, Kiflan berbagi beberapa pengalamannya selama berorganisasi. "Sebagai orang yang ingin mempunyai kualitas dan kredibilitas, maka caranya adalah bergabung dengan organisasi untuk melatih jiwa kepemimpinan," ujarnya.  
‎
‎Kemudian pada sesi materi kedua, Allam mengajak agar setiap mahasiswa mengintrospeksi diri dan menentukan langkahnya ke depan dari sekarang. "Setiap yang menjadi ketua belum tentu (memiliki jiwa) kepemimpinan, sedangkan setiap orang (yang memiliki jiwa) kepemimpinan pasti sudah layak menjadi seorang pemimpin," ungkapnya. Allam juga berpesan kepada segenap Ketua HMPS FUAD agar menerima semua dari mereka yang ingin mencari perubahan dalam hidupnya. 
‎
‎Setelah pemateri II, Presiden Mahasiswa (Presma) Periode 2026/2027, Fauzan Azima, juga ikut memberikan sambutan kepada mahasiswa baru FUAD. "Saya ingin mahasiswa FUAD lebih muncul di permukaan, jangan hanya urusan agama tapi juga urusan proyek," harapnya.
‎
‎Di tengah-tengah acara, tepatnya di sekitar jam 12.00, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tantawi, turut hadir untuk memberikan sambutan. "Jadilah kebanggaan negeri ini dengan belajar," pesannya. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan Ishoma.
‎
‎Setelah Ishoma (Istirahat, Salat, dan Makan), acara dilanjutkan dengan 3 permainan yaitu Yel-Yel, Estafet Kardus, dan Lempar Balon. 10 kelompok yang terdiri dari 3 mentor dan Mahasiswa Baru (Maba) FUAD dengan 4 jurusan berbeda tersebut terlihat antusias mengikutinya hingga akhir. Setelah pembagian hadiah, acara dilanjutkan dengan sesi foto, baik fakultas maupun jurusan masing-masing.
‎
‎Kepada Tim LPM Al-Kalam, Arif Firmanda selaku Ketua Panitia menyampaikan harapannya. "Harapan saya, dari terselenggaranya acara ini bagi Maba adalah sebagai langkah awal untuk mempererat tali silaturahmi, membangun tanpa rasa canggung dan membangun jaringan pertemanan baik antarsesama mahasiswa baru dan kakak tingkatnya," ujarnya.
‎

‎Reporter: Tiara Khalisna 

‎Editor: Chalisa Najla Safira 
‎

10 September 2026

Hari Kunjung Perpustakaan UIN SUNA Lhokseumawe Diwarnai Aneka Perlombaan

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan 2026 yang bertempat di lantai 3 Gedung Perpustakaan pada Kamis (10/09/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Terkoneksi, Terinspirasi, Berinovasi untuk Semua Generasi” tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan selawat oleh Salman Alfarisi. 

Kemudian, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Mustafa selaku Ketua Panitia sekaligus membuka rangkaian kegiatan. Dalam sambutannya, Mustafa menyampaikan bahwa kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan merupakan kegiatan penting dalam meningkatkan minat baca dan literasi di lingkungan perguruan tinggi. Meskipun kegiatan serupa dilaksanakan setiap tahun, pelaksanaannya diharapkan tetap memberikan manfaat dan menghadirkan inovasi baru.

Selanjutnya, Nurjannah selaku Kepala Perpustakaan UIN SUNA memberikan kata sambutan sekaligus membuka perlombaan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya perpustakaan dalam membangun budaya literasi serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Berbagai perlombaan diselenggarakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya lomba tartil Al-Qur’an, hikayat Perang Sabil khas Aceh, pemilihan calon Duta Baca UIN SUNA Lhokseumawe periode 2026–2027, lomba menyanyi, lomba jurnal, serta lomba video kreatif.

Rangkaian perlombaan diawali dengan lomba tartil Al-Qur’an, kemudian dilangsungkan lomba hikayat Perang Sabil yang mengangkat salah satu khazanah budaya dan tradisi Aceh. Kegiatan berikutnya adalah pemaparan materi oleh para calon Duta Baca UIN SUNA Lhokseumawe periode 2026–2027. Setelah itu, dilanjutkan dengan perlombaan menyanyi yang menghadirkan dua juri dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gesbika, yaitu Azkiya Rizqina dan Raihanul Jinani. Perlombaan tersebut diikuti oleh peserta dari lingkungan kampus yang menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka dalam bidang seni tarik suara.

Sementara itu, lomba jurnal dan video kreatif dilaksanakan secara daring. Pelaksanaan secara daring tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menuangkan ide, kreativitas, dan kemampuan literasi digital melalui karya masing-masing. Pengumuman para pemenang seluruh perlombaan dijadwalkan pada 14 September 2026.

Rafa Ananda selaku Duta Baca UIN SUNA Lhokseumawe periode 2025–2026, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk berkunjung ke perpustakaan. “Besar harapan saya, kegiatan hari ini bisa meningkatkan minat teman-teman di luar sana dalam berkunjung ke perpustakaan. Karena sejatinya perpustakaan bukan sekadar tempat berdiamnya buku, melainkan juga ruang tumbuh bagi individu, tempat bagi impian dan harapan dipupuk,” ujar Rafa.


Penulis: Zahratul

Editor: Chalisa Najla Safira 

07 September 2026

KPI Aceh Sosialisasikan P3SPS kepada Mahasiswa PPKn USK

 

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) melaksanakan sosialisasi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK), pada Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) USK. Sosialisasi menghadirkan dua pemateri dari KPI Aceh, yaitu Samsul Bahri selaku Wakil Ketua KPI Aceh dan Ahyar selaku Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan Sistem Penyiaran KPI Aceh. Dalam kegiatan tersebut, KPI Aceh menyampaikan materi mengenai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) kepada peserta.

Selain mahasiswa PPKn USK, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe yang sedang melaksanakan On the Job Training (OJT) di kantor KPI Aceh.

Mahasiswa KPI UIN SUNA turut membersamai pelaksanaan kegiatan sosialisasi P3SPS yang diselenggarakan oleh KPI Aceh di FKIP USK tersebut.


Penulis: Abdul Aziz Perangin Angin 

Editor: Redaksi

05 September 2026

Presma UIN SUNA Lhokseumawe Bantu UKT Empat Mahasiswa Yatim Piatu

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe, Fauzan Azima, membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi empat mahasiswa baru yang berstatus yatim piatu pada hari terakhir pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 pada Kamis (3/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa baru yang mengalami keterbatasan dalam memenuhi biaya pendidikan. Aksi tersebut dilakukan di tengah rangkaian PBAK yang berlangsung di Gedung Serbaguna UIN SUNA Lhokseumawe.

Bantuan tersebut berawal dari renungan Fauzan mengenai perjuangan orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Dari renungan tersebut, ia kemudian mengetahui adanya mahasiswa baru yang telah kehilangan kedua orang tuanya dan menghadapi keterbatasan dalam memenuhi biaya pendidikan.

“Awalnya saya memang sedang merenungkan bagaimana perjuangan orang tua dalam membiayai dan mendukung pendidikan. Dari situ saya terpanggil ketika saya mengetahui ada mahasiswa baru yang yatim piatu,” ujar Fauzan.

Menurut Fauzan, mahasiswa yang tidak memiliki orang tua harus menghadapi berbagai keterbatasan seorang diri, termasuk dalam memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikan. “Mereka adalah mahasiswa yatim piatu yang tidak memiliki support dana untuk kehidupan mereka, apalagi untuk membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal). Karena itu, saya merasa harus membantu,” katanya.

Fauzan juga menyampaikan bahwa untuk saat ini dirinya memprioritaskan mahasiswa baru yang membutuhkan bantuan. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk terus membantu mahasiswa lain yang mengalami masalah serupa pada masa mendatang “Saya fokus membantu mahasiswa baru dulu. Untuk ke depannya, jika ada mahasiswa lain yang menyampaikan keluhan dan kesulitan, silakan dilaporkan. Insyaallah akan kita usahakan untuk membantu,” ujar Fauzan.

Fauzan menjelaskan bahwa sumber dana untuk pembayaran UKT empat mahasiswa baru tersebut berasal dari dana pribadinya. Ia juga membuka peluang bagi pihak lain yang ingin turut berkontribusi dalam membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam membiayai pendidikan.


Penulis: Intan Sarifah

Editor: Zahratul


976 Maba UIN SUNA Laksanakan Pagelaran Mozaik dengan 16 Formasi

Foto: Muhammad Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Sebanyak 976 mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mengikuti pagelaran mozaik dengan 16 formasi yang telah disusun oleh panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Lapangan Bola Ma’had Al-Jami’ah UIN SUNA pada Jumat (4/9/2026).

Jauh sebelum pelaksanaan, panitia telah mempersiapkan berbagai keperluan serta merancang 16 formasi yang akan ditampilkan dalam pagelaran mozaik. Formasi tersebut memuat sejumlah simbol, di antaranya logo UIN SUNA, logo PBAK 2026, bendera Indonesia, serta bendera dan peta Provinsi Aceh. Selain itu, panitia juga mengangkat beberapa narasi yang berkaitan dengan Nahrasiyah muda.

Koordinator Mozaik sekaligus Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Muhammad Irfan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang telah dirancang dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Menurutnya, tidak terdapat kendala yang berarti selama pelaksanaan kegiatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, terdapat mahasiswa baru yang sempat pingsan. Irfan mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan tim kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama kepada mahasiswa yang membutuhkan penanganan. Apabila diperlukan, mahasiswa tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pagelaran mozaik kemudian ditutup dengan pelemparan papermob yang telah digunakan oleh mahasiswa baru. Momen tersebut turut diabadikan menggunakan drone, mulai dari saat pertunjukan berlangsung hingga sesi foto bersama mahasiswa baru, panitia, dan mentor kelompok.

Irfan berharap kegiatan pagelaran mozaik dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan UIN SUNA kepada masyarakat, terlebih kampus tersebut baru bertransformasi dari IAIN menjadi UIN. “Harapan saya agar seluruh masyarakat Provinsi Aceh lebih mengenal UIN SUNA. Jadi, bukan hanya dikenal sebagai IAIN, tetapi sekarang harus dikenal sebagai UIN Sultanah Nahrasiyah,” ujarnya.

Setelah pagelaran mozaik, kegiatan hari terakhir PBAK ditutup dengan gerakan penanaman pohon oleh masing-masing kelompok. Gerakan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak mahasiswa baru untuk turut menjaga lingkungan di sekitar kampus.


Penulis: Chalisa Najla Safira

Editor: Redaksi 

03 September 2026

Mahasiswa Baru UIN SUNA Kenali Layanan Akademik dan Organisasi Kampus

Foto: Muhammad Rahul Qonzales
www.lpmalkalam.com- Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe memasuki hari ketiga pada Kamis (03/09/2026). 

Rangkaian kegiatan berfokus pada pengenalan layanan akademik, organisasi kemahasiswaan, beasiswa, serta penutupan PBAK 2026. Kegiatan diawali dengan materi “Mahasiswa Mandiri: Memahami Layanan Akademik dan Kemahasiswaan” yang disampaikan Yusnidar selaku Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik. Materi tersebut membahas berbagai layanan akademik dan kemahasiswaan, termasuk informasi terkait pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa.

Selanjutnya, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai organisasi mahasiswa (ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) yang ada di UIN SUNA Lhokseumawe. Organisasi dan unit kegiatan yang diperkenalkan meliputi UKK Pramuka, UKM Lembaga Keislaman Mahasiswa (Lekisma) Al-Furqan, UKM Jipala, UKM Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam, UKK Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 109/WSU, UKK Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit 08, UKM Olahraga Silat, dan UKM Gema Insan Kampus (Gesbika).

Mahasiswa baru juga mendapatkan informasi mengenai program beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI) dari Bank Indonesia (BI) dan Beasiswa Bank Syariah Indonesia (BSI). Selain itu, diperkenalkan pula Senat Mahasiswa Universitas (SEMA U) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA U).

Setelah istirahat, salat, dan makan (ISOMA), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Senat Terbuka sebagai agenda penutupan PBAK 2026 pada pukul 14.00. Acara diawali dengan memasuki ruangan oleh anggota senat bersama Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh.

Pembacaan ayat suci Al-Quran disampaikan oleh Khairatun Hisan dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT). Selanjutnya, pesan dan kesan mahasiswa baru disampaikan oleh Raisa Madina Tanjung dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Program Studi Ekonomi Syariah. Komitmen mahasiswa baru kemudian dibacakan oleh Atha Ihsanul Fathin dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Program Studi Tadris Matematika (TMA).

Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Danial, kemudian menyampaikan sambutan dan arahan kepada mahasiswa baru sekaligus menandai berakhirnya rangkaian PBAK 2026. Prosesi dilanjutkan dengan pelepasan tanda pengenal dan pemakaian almamater mahasiswa baru oleh Rektor yang didampingi Wakil Rektor III UIN SUNA Lhokseumawe.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Muhammad Lutfi dari FUAD, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Suasana haru mewarnai penghujung acara setelah penayangan video berjudul “Perjuangan Ayah.” Momen tersebut menjadi penutup seremonial sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian PBAK 2026.


Reporter: Rozatun Navais

Editor: Redaksi

01 September 2026

Dari Peusijuek hingga Pesan Rektor: Potret Hari Pertama PBAK UIN SUNA

Foto: Putri Ruqaiyah
www.lpmalkalam.com- Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe resmi dibuka pada Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu 1–3 September 2026, dengan mengusung tema “Dari Nahrasiyah untuk Peradaban: Membangun Mahasiswa Berilmu, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global.”

Kegiatan dibuka oleh Munawar Khalil selaku Ketua Senat UIN SUNA. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Lutfi, menyanyikan Mars UIN SUNA oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gesbika, serta laporan panitia oleh Darmadi selaku Wakil Rektor (Warek) III UIN SUNA.

Dalam laporannya, Darmadi menyampaikan, “Selamat datang Nahrasiyah muda di kampus peradaban.” Ia juga menyebutkan bahwa mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai pengetahuan tambahan, terutama mengenai pengembangan ekoteologi, Kurikulum Cinta, serta berbagai program Kementerian Agama (Kemenag) yang berdampak.

Selanjutnya, Danial selaku Rektor UIN SUNA memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa tidak hanya sekadar datang ke kampus, tetapi juga membawa semangat untuk melakukan perubahan bagi dunia.

Dalam wawancara, Danial menyampaikan bahwa PBAK bertujuan agar mahasiswa mampu berpikir kritis. Selain itu, PBAK menjadi awal pembentukan karakter serta wadah bagi mahasiswa untuk berdiskusi. “Mahasiswa terlihat sangat antusias dalam PBAK. Diharapkan kalian, kakak, bisa membantu menjaga semangat mereka agar menjadi manusia yang berdampak,” ujarnya.
Foto: Putri Ruqaiyah
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi peusijuk (tepung tawar) dan pemasangan badge kepada mahasiswa baru oleh Rektor dan Warek III, yang disertai lantunan selawat Nabi.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah pemateri. Iskandar menyampaikan materi bertema “Menuju Kampus Peradaban: Berbasis Pendidikan, Inklusif, dan Berdaya Saing Global”. Materi selanjutnya mengenai pencegahan kekerasan seksual disampaikan oleh Malahayati selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN SUNA.

Dalam pemaparannya, Malahayati menyampaikan, “Di sini kita bisa saling menjaga agar tindakan kekerasan seksual tidak pernah terjadi, terutama di lingkungan kampus kita.” Ia juga menyarankan mahasiswa yang merasa tidak aman dan tidak nyaman untuk melapor kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan serta mengarahkan mereka ke jalan yang tepat.

Tidak hanya itu, hari pertama PBAK juga menghadirkan materi “Moderasi Beragama dalam Kehidupan Mahasiswa” yang disampaikan oleh Munawar Rizki Jailani. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ISHOMA.

Rangkaian kegiatan berikutnya diisi oleh pemateri dari Kepala Kejaksaan Tinggi Lhokseumawe dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lhokseumawe. Rangkaian kegiatan hari pertama PBAK UIN SUNA Lhokseumawe selesai pada pukul 17.00 WIB.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Zahratul

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.