Portal Berita Al-Kalam

GenBI UIN SUNA Gelar GenBI Insight, Kenalkan Bank Sentral dan Rupiah

Foto: Daffa Alkausar www.lpmalkalam.com- Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseuma...

HEADLINE

Latest Post

30 September 2026

GenBI UIN SUNA Gelar GenBI Insight, Kenalkan Bank Sentral dan Rupiah

Foto: Daffa Alkausar
www.lpmalkalam.com- Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar seminar GenBI Insight dengan tema “Kenali Bank Sentral, Cintai Rupiah, Raih Beasiswa” di Aula Biro Lantai III UIN SUNA pada Rabu (30/9/2026) pukul 08.00–13.00 WIB.

Kegiatan yang diketuai oleh Syalsabillah tersebut diikuti oleh 100 peserta yang telah melakukan pendaftaran. Acara diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Akliy. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan dapat berjalan lancar dan tertib. Ia juga menyampaikan harapan agar kuota penerima Beasiswa Bank Indonesia bagi mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah dapat bertambah pada tahun mendatang.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Yan Ramerta Putra selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe mengenai kebanksentralan, termasuk peran Bank Indonesia dan kebijakan suku bunga. Ia juga menjelaskan perbedaan mekanisme pembiayaan pada perbankan konvensional dan perbankan syariah.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Endra Eka Putra selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) Bank Indonesia Lhokseumawe yang membahas Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Materi tersebut mencakup ciri-ciri umum dan khusus Rupiah serta perkembangan penggunaan pembayaran digital di masyarakat.

Setelah pemaparan materi, peserta mengikuti sesi tanya jawab dan post-test untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.

Selain membahas kebanksentralan dan Rupiah, kegiatan tersebut juga menghadirkan materi mengenai tips dan strategi meraih Beasiswa Bank Indonesia. Peserta mendapatkan informasi mengenai tujuan pemberian beasiswa serta hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam proses pendaftaran. Sesi tersebut berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi dan tanya jawab.

Kegiatan GenBI Insight ditutup dengan pengumuman video kreatif dari rangkaian kegiatan. Peserta juga mendapatkan berbagai hadiah berupa tumbler, kaus, dan tote bag. Selain itu, peserta yang mampu menjawab pertanyaan sekaligus menyampaikan kesimpulan dari materi yang telah disampaikan mendapatkan voucher saldo dompet elektronik senilai Rp50.000,00.

Melalui kegiatan ini, GenBI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai peran Bank Indonesia, pemahaman terhadap Rupiah, serta peluang pengembangan diri melalui Beasiswa Bank Indonesia.


Penulis: Daffa Alkausar

Editor: Zahratul

29 September 2026

HMPS KPI UIN SUNA Gelar Pelatihan Desain Grafis dan Video Kreatif

Foto: Muhammad Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar Pelatihan Desain Grafis dan Video Kreatif di Aula Lantai III Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) pada Selasa (29/09/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bangkitkan Inspirasi dengan Kreasi” tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang desain grafis dan pembuatan video, sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan di luar bidang akademik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Program Studi (Prodi) KPI Zanzibar, Sekretaris Jurusan (Sekjur) KPI Riza Mirza, Dekan FUAD Mahdi, serta mahasiswa FUAD dari sejumlah program studi, yakni Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an dan selawat yang dibawakan oleh Syahru Ade. Selanjutnya, peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh yang dipandu oleh Uswatun Husqa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Sahria Putra, sambutan Ketua Umum HMPS KPI Arif Firmanda, serta sambutan Ketua Prodi KPI Zanzibar. Setelah itu, Dekan FUAD Mahdi menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam pelatihan tersebut, panitia menghadirkan dua narasumber, yakni Willy Surya Prayoga, S.Sn., CLMT., MLTT dan Juanda, S.I.Kom. Keduanya memberikan materi mengenai komunikasi visual, khususnya desain grafis dan produksi video.

Materi yang disampaikan mencakup desain grafis beserta komponen-komponennya, serta pembahasan mengenai videografi dan sinematografi. Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai proses kreatif dalam menghasilkan karya visual yang komunikatif dan menarik.

Dekan FUAD Mahdi mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman yang tidak hanya diperoleh melalui proses pembelajaran di dalam kelas.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga perlu dibekali dengan keterampilan di luar akademik. Kegiatan seperti pelatihan desain grafis dan video kreatif dinilai dapat membantu menyeimbangkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia setelah menyelesaikan pendidikan. “Pengalaman tidak hanya didapatkan di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan di luar kampus sebagai bekal menghadapi dunia setelah menyelesaikan pendidikan,” ujar Mahdi.

Sementara itu, Zanzibar menyampaikan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) membuat sebagian orang menganggap pekerjaan desain menjadi lebih mudah. Namun, menurutnya, proses kreatif dalam menghasilkan sebuah desain tetap memiliki nilai tersendiri. “Padahal, dalam mendesain sesuatu, setiap racikan warna yang kita pilih memberikan kepuasan tersendiri,” ujarnya.


Reporter: M. Rahul Gonzales dan Rizky Ramadhani

Editor: Redaksi


FUAD Festival 2026 Digelar di Halaman Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN SUNA

Foto: Zahratul
www.lpmalkalam.com- Organisasi mahasiswa (ormawa) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan FUAD Festival 2026 di halaman Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah pada Selasa (29/9/2026).

Mengusung tema “Membangun Generasi Intelektual, Spiritual, dan Berdaya Saing di Era Digital”, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 September hingga 1 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan dibuka oleh pembawa acara (MC), yaitu Keysha Alea Wahdini dan Fajar Kacea. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pementasan Tari Ranup Lampuan yang dibawakan oleh Gesbika, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an dan selawat.

Rangkaian pembukaan juga diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Aceh, laporan panitia, serta sambutan dari DEMA FUAD dan Dekan FUAD. Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan festival secara bersama-sama. Suasana kemudian semakin meriah dengan penampilan kelompok musik Beudeubok.

Salah satu lagu yang dibawakan Beudeubok adalah “Tarek Pukat”, yang mendapat perhatian dari peserta dan pengunjung festival dengan nuansa musik khas Aceh.

Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Muhammad Luthfi, dilanjutkan dengan foto bersama.

Sejumlah perlombaan digelar dalam festival tersebut, di antaranya storytelling, Aceh Heritage Storytelling, Fahmil Qur’an, resensi buku, dan videografi.

Selain perlombaan dan pertunjukan seni, FUAD Festival 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai stan yang tersedia di sekitar lokasi kegiatan. Sejumlah stan menawarkan makanan dan minuman kekinian, sementara stan lainnya menyediakan berbagai aksesori, termasuk gelang, yang dapat dibeli oleh pengunjung.

FUAD Festival 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Kapolres Lhokseumawe, Fresh Care, Pertamina Hulu Energi, DPRK Lhokseumawe, Rumah Sakit ABY, dan Bank Aceh.

Pada Selasa (29/9/2026), salah satu perlombaan yang dijadwalkan berlangsung adalah Aceh Heritage Storytelling yang dimulai pukul 14.00 WIB hingga sore hari.

Ketua Panitia FUAD Festival 2026, Andiani, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki. “Harapannya ke depan, kegiatan ini dapat membangun generasi muda dalam mengembangkan minat dan bakat mereka,” ujar Andiani.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan membutuhkan proses dan kerja sama yang besar dari berbagai pihak agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. “Proses berlangsungnya kegiatan ini sangat besar dan membutuhkan kerja sama yang baik agar tujuan kegiatan dapat berhasil,” ujarnya.


Penulis: Zahratul

Editor: Chalisa Najla Safira

24 September 2026

Insiden Family Gathering FEBI, Panitia Ungkap Kronologi dan Evaluasi Pengawasan


Foto: IST
www.lpmalkalam.com-
Dalam rangka penyambutan Mahasiswa Baru (Maba) tahun 2026, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan Family Gathering yang bertempat di Pioneer Camp, Pantai Rancong, Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Sabtu (19/9/2026) sejak pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di kampus setempat bagi mahasiswa yang berada di sekitar kampus hingga 16.45 WIB. 

Melalui informasi yang beredar di kalangan mahasiswa kampus setempat, telah terjadinya kecelakaan yang dialami oleh tiga orang Maba. Guna mendapatkan informasi yang akurat dan sesuai fakta di lapangan, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam kemudian bergerak memastikan informasi tersebut dengan mewawancarai Alfi Syahri selaku Koordinator Lapangan (Korlap). 

Melalui hasil wawancara bersama Alfi, diketahui bahwa Maba yang mengalami kecelakaan hanya dua orang, sedangkan satu Maba dari total korban yang diisukan tidak mengalami kecelakaan, tetapi sesak napas saat berada di lokasi kegiatan. Mengetahui jarak kampus dengan tempat pelaksanaan kegiatan berjarak 18,4 Kilometer (Km), maka pihak LPM Al-Kalam mengajukan pertanyaan terkait alasan pemilihan tempat tersebut. Alfi kemudian menjelaskan bahwa Pioneer Camp dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki area yang luas, suasananya sejuk, dan dinilai sesuai untuk kegiatan mahasiswa. 

Menanggapi isu yang tersebar, Alfi juga mengatakan bahwa salah satu Maba yang mengalami kecelakaan mengaku sudah melihat seekor lembu yang hendak menyeberang jalan, kemudian Mahasiswa tersebut berusaha mendahului lembu tersebut, tetapi salah memperhitungkan jarak sehingga terjadi kecelakaan. “Dia bilang, ‘Salah saya, Bang. Saya salah perhitungan. Karena lembu itu mau menyeberang, saya sedikit tancap gas untuk mendahului lembu tersebut,’” ujar Alfi. 

Guna memperjelas kondisi yang terjadi, pihak LPM Al-kalam juga melakukan wawancara kepada Indra Fahreza selaku Koordinator Konvoi. Ia menyampaikan bahwa dalam perjalanan pulang, ia berada di depan bus sehingga kabar kecelakaan diterimanya setelah berada di kampus. Ia kemudian mengatakan bahwa panitia yang berada di belakang rombongan langsung menghentikan perjalanan dan membawa kedua mahasiswa tersebut ke Puskesmas Muara Satu. Keduanya kemudian mendapatkan penanganan untuk luka lecet dan obat minum. 

Alfi juga mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena kondisi jalan yang licin dan berlumpur akibat hujan. Ia juga menegaskan bahwa kecelakaan yang dialami oleh dua Maba Febi terjadi saat perjalanan pulang dari lokasi kegiatan ketika rombongan mahasiswa Febi Pioneer Camp sekitar pukul 16.45 WIB. Menurutnya, panitia sebelumnya telah meminta penanggung jawab keamanan yaitu Muhammad Syahril Ramadhan untuk melakukan pengawasan selama perjalanan. “Kami sudah meminta PIC (Person in Charge/Penanggung Jawab) keamanan untuk lebih mengontrol saat pergi dan pulang,” kata Alfi. 

Dalam wawancara tersebut diketahui bahwa pihak panitia sudah membuat Google Form yang dapat diisi oleh Maba FEBI dengan memilih tiga opsi transportasi yang sudah disediakan oleh panitia. Berdasarkan data Google Form yang diisi oleh 145 responden, sebanyak 43,4% memilih menggunakan sepeda motor pribadi, 29,7% menggunakan sepeda motor bersama teman, dan 26,9% memilih bus. Dengan demikian, 73,1% responden memilih menggunakan sepeda motor, baik sendiri maupun bersama teman. 

Pada wawancara juga disampaikan bahwa panitia juga sudah menyiapkan satu transportasi besar (bus kampus) sesuai dengan kebutuhan yaitu muatan barang dan jumlah Maba yang memilih opsi naik bus. Sementara itu, Alfi menyebut sekitar 90% Maba FEBI menggunakan sepeda motor. Ia mengatakan pada awal pendataan terdapat sekitar 30 mahasiswa yang memilih bus, tetapi pada hari pelaksanaan hanya 18 mahasiswa yang menggunakan bus karena sebagian mahasiswa lainnya memilih menggunakan sepeda motor sendiri atau bersama teman. “Tidak ada istilah kapasitas bus tidak cukup, 90% Maba memilih naik Honda masing-masing,” ujar Alfi. 

Melalui pernyataannya, LPM Al-Kalam kemudian mengajukan pertanyaan terkait adanya opsi menggunakan transportasi pribadi. Alfi mengatakan bahwa pilihan tersebut diberikan setelah beberapa mahasiswa baru menyampaikan kendala izin dari orang tua jika tidak diantar, jarak tempat tinggal yang lebih dekat dengan lokasi, serta pertanyaan mengenai transportasi bagi mahasiswa yang tidak menggunakan bus. 

Alfi juga menegaskan bahwa penggunaan kendaraan pribadi tidak diwajibkan kepada mahasiswa baru. Panitia memberikan pilihan tersebut berdasarkan kondisi peserta. Mahasiswa yang menggunakan sepeda motor juga diimbau untuk tidak berkendara sendiri dan dapat berboncengan dengan temannya. Menurutnya, panitia juga telah mengatur perjalanan kendaraan dalam satu rombongan dan menugaskan penanggung jawab keamanan untuk melakukan pengawasan.

Mengenai satu korban yang sesak napas, Alfi juga menyampaikan bahwa Sekretaris kegiatan juga sudah memberikan infromasi kepada para mentor untuk mengantisipasi kejadian serupa dengan meminta para maba membawa obat-obatan jika diperlukan. Hanya saja bukti yang diterima oleh LPM Al-Kalam hanya terusan kepada mentor saja, ia juga mengatakan tidak mengetahui secara pasti apakah para mentor sudah memberikan informasi tersebut kepada para Maba. “Dari sekretaris disampaikan kepada mentor untuk membawa perlengkapan yang diperlukan. Jadi, kami dari panitia menyerahkan kepada mentor untuk menyampaikan kepada maba,” ujar Alfi. 

Namun, Alfi mengatakan pihak panitia tidak memiliki bukti yang memastikan seluruh mahasiswa baru telah menerima informasi tersebut. Penyampaian informasi mengenai perlengkapan dilakukan melalui mentor. 

Menanggapi iuran sebesar Rp30.000 /orang, Alfi juga menjelaskan bahwa uang tersebut digunakan untuk kebutuhan acara. “Rp30.000 itu untuk parkir, tiket masuk, makan siang, dan hadiah perlombaan,” kata Alfi. 

Menutup wawancara yang dilakukan Alfi mengatakan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi panitia dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya. Alfi juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap mahasiswa yang menggunakan kendaraan pribadi perlu ditingkatkan. Ia juga menambahkan bahwa panitia perlu tetap tenang ketika terjadi insiden dan mengutamakan keselamatan peserta. “Kalau terjadi insiden, jangan panik. Kita minimalkan dulu risikonya, kemudian cari solusi dan laksanakan apa yang harus dilakukan,” ujarnya. 

Terkait penggunaan kendaraan pribadi pada kegiatan tahun depan, Alfi mengatakan keputusan akan diserahkan kepada pihak biro. Apabila bus kampus tidak dapat digunakan, panitia akan berupaya menyediakan kendaraan berukuran besar, terutama untuk mengangkut perlengkapan kegiatan.  


Reporter: Putri Ruqaiyah & Ririn Dayanti Harahap 

Editor: Redaksi

20 September 2026

ORMAWA FEBI UIN SUNA Lhokseumawe Gelar Family Gathering Mahasiswa Baru 2026

Foto: Intan Sarifah
www.lpmalkalam.com- Organisasi Mahasiswa (ormawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Family Gathering di Pioneer Camp atau yang dikenal dengan Pantai Rancong, Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Lebih Erat, Melangkah Lebih Cepat” tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa baru (maba) dengan ormawa FEBI, sekaligus memperkenalkan berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan FEBI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia. Selanjutnya, Presiden Mahasiswa (presma) UIN SUNA Lhokseumawe turut memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut, Presma membagikan pengalaman dan perjalanan yang telah dilaluinya hingga mencapai posisi seperti saat ini.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama presma dan para peserta, kemudian senam bersama serta persembahan dari para peserta.

Selanjutnya, peserta melaksanakan istirahat, salat, dan makan (isoma). Setelah isoma, kegiatan kembali dilanjutkan dengan berbagai perlombaan, di antaranya lomba yel-yel dan permainan mengambil bola.

Namun, kondisi cuaca yang mulai hujan menyebabkan tidak seluruh perlombaan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan sesi foto bersama.

Muhammad Alfi Shahri selaku Ketua Panitia menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat menjadi awal yang baik bagi mahasiswa FEBI angkatan 2026 dalam membangun hubungan pertemanan dan menjalani kehidupan perkuliahan.

“Harapan saya bagi mahasiswa FEBI 2026, semoga mereka lebih mempererat ikatan pertemanan. Ini akan menjadi momen yang sangat penting karena merupakan awal perkuliahan. Mereka akan menjalani masa perkuliahan selama empat tahun. Semoga mereka lebih semangat dalam menjalani perkuliahan,” ujar Alfi.


Penulis: Intan Sarifah

Editor: Redaksi

16 September 2026

Dua Penyanyi Aceh Semarakkan Pelantikan IKA dan Bedah Buku di UIN SUNA Lhokseumawe

Foto: M. Rahul Gonzales dan IST
www.lpmalkalam.com- Pelantikan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) dan bedah buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf menghadirkan dua artis Aceh di Gedung Serbaguna Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe pada Rabu (16/9/2026).

Kehadiran dua penyanyi, yaitu Cut Zuhra dan Fahmil Arabi, turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut. Cut Rianda Zuhra atau yang dikenal dengan nama Cut Zuhra merupakan penyanyi asal Bireuen yang telah mendalami karier bernyanyi sejak duduk di bangku SMP. 

Ia juga telah memiliki album lagu. Cut Zuhra mengaku telah menyukai dunia tarik suara sejak berusia lima tahun dan kerap menyanyikan lagu di radio. “Kebetulan orangtua saya sebagai penyiar radio jadi waktu kecil kalau hari minggu itu ada khusus untuk anak-anak dan Cut ada di situ,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut. “Saya kagum atas antusias teman-teman semua pada acara ini, terlihat sangat kompak sekali dan kami sudah lama pantau kekompakan mereka di sosmed,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cut Zuhra membawakan tiga lagu, yaitu Hikayat Prang Sabi, Bungong Aceh, dan Meugoe Sira. Melalui lagu-lagu tersebut, Cut Zuhra berharap mahasiswa dapat menjadikannya sebagai bagian dari pengenalan dan pelestarian budaya Aceh. Di sela-sela penampilannya, ia juga menyampaikan, “Semua orang bisa bernyanyi hanya perlu menemukan tekniknya.”

Selanjutnya, penyanyi kedua, Fahmil Musthafa Arabi atau yang dikenal dengan nama Fahmil Arabi, merupakan vokalis asal Aceh Selatan. Ia telah menjalani karier sebagai penyanyi solo selama dua tahun dan terjun ke dunia tarik suara sekitar lima tahun.

Sebagai penyanyi muda, Fahmil Arabi dikenal melalui lagu-lagu bernuansa romantis dan tradisi budaya Aceh. Lagu-lagunya juga dikenal melalui berbagai media sosial.

Fahmil Arabi membawakan empat lagu sebagai penutup acara, yaitu Nyak Dara Rindu, Syair Rayu Kumbang, Pesona Dek Mala, dan Hikayat Bang Leman. Lagu terakhir dibawakan secara duet bersama Cut Zuhra. “Saya berharap pada acara bedah buku ini dapat memberi manfaat dan inovatif bagi mahasiswa UIN SUNA,” ucapnya.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Redaksi

Strategi Nabi Yusuf Jadi Sorotan dalam Bedah Buku di UIN SUNA Lhokseumawe

Foto: M. Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Setelah rangkaian pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe selesai, sivitas akademika UIN SUNA melanjutkan kegiatan dengan bedah buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf: Pelajaran Abadi untuk Negeri di Gedung Serbaguna kampus setempat pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan bedah buku tersebut menghadirkan Cucun Ahmad Syamsurijal selaku penulis buku dan sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rakyat Indonesia (RI).

Foto: Putri Ruqaiyah

Acara diawali dengan pembukaan oleh Rektor UIN SUNA Lhokseumawe. Sebelum sesi bedah buku dimulai, peserta terlebih dahulu diperkenalkan dengan latar belakang penulis buku.

Dalam kegiatan tersebut, Cucun mempresentasikan rangkuman isi buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf sekaligus membagikan sejumlah inspirasi yang melatarbelakangi penulisan buku tersebut. Setelah pemaparan selesai, penulis memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada peserta yang hadir berupa tugas untuk memberikan koreksi terhadap buku yang telah ditulisnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari UIN SUNA kepada Cucun yang diserahkan langsung oleh Rektor UIN SUNA Lhokseumawe.

Foto: Putri Ruqaiyah
Sesi bedah buku dipandu oleh Trial Nadilla dengan menghadirkan tiga pembedah dari UIN SUNA Lhokseumawe.

Pembedah pertama adalah Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Daniel. Ia menyampaikan bahwa dirinya telah membaca buku tersebut hingga selesai dan memberikan dukungan kepada penulis. “Setelah membaca buku ini saya mengerti bahwa beliau melihat Nabi Yusuf itu bukan sebagai Nabi yang biasa, tetapi beliau melihatnya sebagai orang yang menjadi inspirasi untuk semua orang dan bisa menjadi public,” ujar Daniel.

Pembedah kedua, Wakil Rektor I UIN SUNA Lhokseumawe, Iskandar, turut menyampaikan pandangannya terhadap buku tersebut. Ia mengatakan telah membaca buku itu secara keseluruhan dan menyoroti pembahasan pada bab kelima yang membahas Nabi Yusuf dalam kaitannya dengan kebijakan fiskal dan moneter. “Pada bab 5 saya sempat membaca, yaitu tentang Nabi Yusuf antara kebijakan fiskal dan moneter, dan ini sangat menarik dan buku bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang,” ujar Iskandar.

Sementara itu, pembedah ketiga, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Munawar, juga menyampaikan tanggapannya terhadap buku tersebut. Ia mengaku telah membaca buku tersebut hingga selesai dan menyebut terdapat banyak hal yang dapat dipelajari dari pembahasan di dalamnya. “Buku ini sangat menarik dan mengingatkan saya saat masa muda saya dan banyak sekali hal bisa kita pelajari dari buku ini,” ujar Munawar.

Foto: M. Rahul Gonzales
Setelah sesi bedah buku, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai isi buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf. 

Foto: M. Rahul Gonzales
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari UIN SUNA Lhokseumawe kepada ketiga pembedah serta sesi foto bersama. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan tari dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) GESBIKA UIN SUNA Lhokseumawe.

Peserta juga mendapatkan fasilitas berupa e-sertifikat selama mengikuti kegiatan. Selain itu, panitia menyediakan buku gratis dengan ketentuan bagi 50 pendaftar pertama, 100 peserta yang hadir tepat waktu, serta 50 alumni yang hadir paling awal.

Setelah kegiatan selesai, peserta mendapatkan sejumlah goodie bag yang disediakan panitia, terdiri atas 1.000 tumbler, 1.000 seminar kit, 700 ringkasan buku, dan 300 buku cetak Strategi Fiskal Nabi Yusuf.


Penulis: Intan Sarifah

Editor: Redaksi

Muhammad Adam Resmi Pimpin IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Periode 2026–2030

Foto: Putri Ruqaiyah

www.lpmalkalam.com- Sivitas Akademika Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar Pelantikan Pengurus IKA periode 2026–2030 di Gedung Serbaguna kampus setempat pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pemutaran video pendek tentang pencegahan narkoba. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Muhammad Lutfi, doa oleh Taufiqurrahmi, serta laporan Ketua Panitia Rizqi Wahyudi.

Dalam laporannya, Rizqi menyampaikan sebanyak 1.623 mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Ada 1.623 mahasiswa yang mendaftar, artinya masih banyak yang ingin mengikuti acara hari ini, membuktikan kita punya energi yang kuat dari mahasiswa,” ujarnya.

Saat acara memasuki pertengahan rangkaian, mahasiswa masih terlihat berdatangan dan memasuki gedung untuk mengikuti kegiatan.

Foto: Putri Ruqaiyah

Prosesi kemudian berlanjut dengan pembacaan surat keputusan pengurus IKA oleh Darmadi selaku Wakil Rektor (Warek) III UIN SUNA. Danial selaku Rektor UIN SUNA melantik Muhammad Adam sebagai Ketua Umum IKA beserta jajaran pengurus periode 2026—2030. Setelah pelantikan, para pengurus mengikuti pembacaan ikrar alumni dan penandatanganan berita acara.

Acara dilanjutkan dengan penayangan profil Muhammad Adam sebagai Ketua IKA. Dalam sambutannya, Adam menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan rektor yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Adam mengatakan organisasi IKA menjadi wadah bagi para alumni untuk tetap menjalin silaturahmi dengan almamater. Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai hubungan alumni dengan perguruan tinggi “Karena kualitas kampus bisa dilihat dari indikator alumni,” ujarnya.

Adam turut mengucapkan terima kasih kepada pengurus alumni sebelumnya yang telah merangkul para alumni serta menyampaikan dukungan yang diterima dalam pelaksanaan kegiatan. “Terima kasih kepada pengurus alumni sebelumnya yang telah merangkul kami dan tak kalah hebatnya. Melaporkan acara hari ini juga sukses karena dukungan dari Wakil Ketua DPR-RI,” tambahnya.

Ia berharap IKA dapat memberikan manfaat bagi alumni, almamater, dan masyarakat. “Mampu memberikan asas kebermanfaatan untuk bersama,” ujarnya.

Foto: Putri Ruqaiyah

Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan penyerahan kartu tanda anggota dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Berdasarkan Keputusan Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Nomor 50 Tahun 2026, kepengurusan IKA periode 2026–2030 terdiri atas Dewan Penasihat/Dewan Pakar, Dewan Pengarah, Pengurus Harian, 12 bidang, dan koordinator alumni berdasarkan wilayah.

Foto: Putri Ruqaiyah

Dalam pengurus harian, Muhammad Adam menjabat sebagai Ketua Umum, didampingi Abdul Majid sebagai Wakil Ketua I dan Ruslan sebagai Wakil Ketua II. Nazaruddin menjabat Sekretaris Jenderal, Reza Rizky sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, dan Muhammad Farid sebagai Bendahara.

Koordinator alumni dibentuk di sejumlah wilayah Indonesia, meliputi kawasan Aceh, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Bali, serta Nusa Tenggara. Jaringan luar negeri mencakup Britania Raya dan Eropa, Arab Saudi dan Timur Tengah, Palestina dan Negara Teluk, Malaysia, serta Brunei Darussalam.

Selain koordinator wilayah, kepengurusan IKA memiliki 12 bidang, yakni Teknologi Informasi dan Database; Organisasi dan Lembaga; Pengembangan Alumni; Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan; Ekonomi dan Kewirausahaan; Humas/Media; Sosial dan Pengabdian Masyarakat; Hubungan Kerja Sama; Riset, Kajian dan Inovasi; Keagamaan; Advokasi dan Hukum; serta Pengembangan Karier dan Profesional.

Foto: Putri Ruqaiyah

Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, kemudian menyampaikan sambutan. Ia mengatakan kehadiran Wakil Ketua DPR-RI dapat menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal terkait kampus. “Dengan adanya kedatangan beliau, bisa menjadi momen yang paling tepat untuk menyampaikan segala permohonan terhadap kampus,” ujarnya.

Sayuti juga menyampaikan harapan terhadap kepengurusan IKA di bawah kepemimpinan Muhammad Adam. “Harapan saya di bawah kepemimpinan Adam akan membuka peluang-peluang yang bagus untuk alumni ke depan, ini berdasarkan asas artinya bisa dimanfaatkan oleh alumni yang lain berkat jaringan kuat yang akan dibantu memfasilitasi para alumni,” tutupnya.


Penulis: Annisa Maulianda

Editor: Redaksi

15 September 2026

Dorong Budaya Literasi, Perpustakaan UIN SUNA Gelar Hari Kunjung Pustaka

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Unit Penunjang Akademik (UPA)  Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Hari Kunjung Pustaka di lantai 3 Perpustakaan UIN SUNA Lhokseumawe pada Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kunjung Pustaka Nasional. Acara diawali dengan pembukaan oleh master of ceremony (MC), Fatmala Laili, selaku Duta Baca Sahabat periode 2025–2026.

Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an dan selawat yang disampaikan oleh Syarifah Rozalina. Selanjutnya, Helmi Salwa bertindak sebagai dirigen dalam menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Hymne Aceh”. Kegiatan pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan tari dari Sanggar Tari TK IT Al-Alief Paya Bakong.

Setelah rangkaian pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Perpustakaan UIN SUNA Lhokseumawe, Nurjannah. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Duta Baca Universitas Malikussaleh (Unimal).

Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Danial, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa serta seluruh pihak yang terus mendukung perkembangan dunia literasi.

Danial menyoroti pentingnya menghidupkan kembali tradisi membaca dan menulis, khususnya di kalangan mahasiswa. “Tradisi yang sudah ditinggalkan lama oleh Aceh khususnya dan dunia pada umumnya, terutama para mahasiswa, adalah tradisi menulis. Tradisi menulis bukan mengarang oleh orang sekarang. Tradisi menulis ini tidak mungkin dilakukan, apalagi dibudayakan, kalau tidak memiliki tradisi membaca,” ujar Danial.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Surat Keputusan (SK) lomba oleh Keysha Alea Wahdini Harahap selaku Duta Baca periode 2025–2026.

Selanjutnya, dilakukan pengumuman Duta Baca 2026 serta pemberian penghargaan kepada pengunjung perpustakaan teraktif dan penyumbang buku terbanyak. Acara juga diisi dengan pembagian hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan pada 10 September 2026.

Sejumlah perlombaan tersebut meliputi lomba video, jurnal, hikayat Prang Sabil, dan menyanyi. Pemberian penghargaan menjadi salah satu rangkaian kegiatan sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi mahasiswa dalam meningkatkan budaya literasi dan kreativitas.

Kegiatan Hari Kunjung Pustaka ditutup dengan foto bersama antara tamu undangan dan seluruh peserta perlombaan.


Penulis: Zahratul

Editor: Redaksi

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.