Portal Berita Al-Kalam

Putri Kecil di Hati Ayah

Foto: Pixabay www.lpmalkalam.com- Di genggaman tangan yang dahulu hangat Aku belajar melangkah tanpa takut Langkah kecilku yang sering terse...

HEADLINE

Latest Post

23 Juni 2026

Seminar Budaya Canang Cereukeuh di Era Generasi Z

Foto: Putri Ruqaiyah
www.lpmalkalam.com- Komunitas Jinoe Lhokseumawe menggelar Seminar Kebudayaan dalam rangka Festival Canang Ceureukeuh yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) pada Selasa (23/06/2026).

Kegiatan diawali dengan penampilan Rapai dan Debus, kemudian dibuka secara resmi oleh pembawa acara (MC) serta dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Rangkaian acara turut menampilkan tari tradisional dan pembacaan puisi oleh Jihan Fahyra yang diiringi aransemen musik.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu Tgk. Yusdedi, Reza, Raihan Ansuri, serta pengrajin alat musik Canang, Junaidi. Dalam sesi diskusi, salah satu peserta mengajukan pertanyaan mengenai kondisi Generasi Z yang dinilai mulai kurang mengenal adat dan budaya daerah, khususnya Canang Cereukeh.

Menanggapi pertanyaan tersebut, narasumber menyampaikan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui pendidikan, seni, dan nilai-nilai agama. Dalam pemaparannya, salah satu narasumber menyampaikan, “Dengan ilmu menjadi mudah, dengan seni menjadi indah, dan dengan agama menjadi terarah.” Narasumber juga menjelaskan bahwa adat istiadat tidak hanya digunakan dalam kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pada sesi diskusi yang sama, peserta turut menanyakan pandangan pemerintah terhadap perkembangan generasi muda dalam perspektif pembangunan. Narasumber menjelaskan bahwa generasi muda perlu memiliki identitas dan karakter yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman. Pandangan tersebut turut disampaikan melalui ungkapan daerah,  “Menyo ken getanyo so lom, menyo ken jino pajan lom.” (kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi).

Selain itu, narasumber menyinggung pentingnya pelestarian budaya daerah melalui berbagai upaya, termasuk penguatan regulasi daerah. Menurut pemateri, setiap daerah memiliki identitas budaya yang perlu dipertahankan sebagai bagian dari karakter masyarakat setempat. Acara ini kemudian ditutup dengan penampilan seni budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Canang Ceureukeuh. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan peserta yang hadir.


Penulis: Daffa Alkausar

Editor: Redaksi

22 Juni 2026

KPI UIN SUNA Gelar Seminar Nasional, Dorong Mahasiswa Menjadi Penyiar Kebaikan di Era Digital

Foto: Muhammad Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menggelar Seminar Nasional di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe pada Senin (22/06/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Konten Positif untuk Generasi Muda di Ruang Digital” ini diikuti oleh civitas academica dan mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe. Seminar tersebut bertujuan mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana menyebarkan informasi dan konten yang positif.

Seminar menghadirkan tiga narasumber, yakni Amin Shabana yang memaparkan tugas dan fungsi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), M. Reza Pahlevi yang menjelaskan peran Komisi Penyiaran Aceh (KPA), serta Sufri Eka Shakti yang membahas tantangan dan peluang Revolusi Industri 5.0 dalam dunia penyiaran dan komunikasi.

Danial selaku Rektor UIN SUNA Lhokseumawe mengatakan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan di era digital melalui penyebaran informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurut Danial, seminar tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang mampu menjadi penyiar kebaikan dan menyebarkan nilai-nilai positif kepada masyarakat melalui berbagai platform media digital.


Penulis: M. Rahul Gonzales dan Luthfiatil Syaqirah

Editor: Zahratul

Ormawa UIN SUNA Gelar Kajian Spesial Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

 

Foto: Putri Ruqaiyah

www.lpmalkalam.com- Organisasi mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar Kajian Spesial dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Aula Gedung Biro UIN SUNA Lhokseumawe pada Senin (22/06/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Hijrah dengan Hati, Berdiri dengan Jati, Menjadi Pemuda yang Berarti untuk Negeri,” ini diikuti oleh civitas akademica serta organisasi mahasiswa (Ormawa) di lingkungan UIN SUNA. Panitia menghadirkan dai Provinsi Aceh, Junaidi Ilyas, sebagai pemateri utama.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, Luthfiani, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Sahibul Kausar serta lantunan Selawat Badar yang dipimpin oleh Fauzan Imran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Presiden Mahasiswa (Presma), Fauzan Azima, dan Wakil Rektor III, Darmadi.

Dalam sambutannya, Darmadi menyampaikan bahwa hijrah bukan sekadar berpindah tempat, melainkan perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Setelah itu, MC mengumumkan pemenang DEMA-U Islamic Competition Muharam 1448 H, Campus Speech Festival, sebelum memasuki sesi kajian inti yang disampaikan oleh Junaidi Ilyas.

Dalam kajiannya, Junaidi Ilyas menjelaskan bahwa hijrah merupakan proses perubahan yang membutuhkan niat tulus karena Allah Swt., lingkungan pergaulan yang baik, strategi yang tepat, serta perjuangan yang sungguh-sungguh. Ia juga mengulas perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw. sebagai teladan bagi umat Islam dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Fauzan Azima, selaku presma UIN SUNA berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi seluruh mahasiswa untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri serta meneladani hijrah Nabi Muhammad saw. dengan bertransformasi dari kehidupan yang kurang baik menuju pribadi yang lebih baik.


Penulis: Zahratul

Editor: Chalisa Najla Safira

18 Juni 2026

PSGA UIN SUNA Gelar FUAD Bingkai Gender, Hadirkan Tiga Pemateri dari Unimal

Foto: Muhammad Rahul Gonzales
www.lpmalkalam.com- Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan FUAD Bingkai Gender bertema Perlindungan Hukum bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di Aula Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri dari Universitas Malikussaleh (Unimal), yakni Laila M. Rasyid dan Ramziati yang merupakan lulusan Humaniora, serta Sela Azkia yang merupakan lulusan Hukum. Acara tersebut diikuti oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan mahasiswa FUAD dari berbagai program studi dan semester, yaitu Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), serta Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII).

Acara dipandu oleh Najwa Syifa selaku moderator yang juga merupakan Duta PSGA. Kegiatan dibuka oleh Dekan FUAD, Mahdi. Dalam sambutannya, Mahdi berharap peserta dapat mengambil pelajaran dari materi yang disampaikan, terutama terkait cara memperlakukan sesama manusia “Jangan sampai melakukan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal. Karena manusia merupakan makhluk Allah, setiap manusia memiliki hak yang sama,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua PSGA, Nurul Hikmah, menyampaikan sambutan sekaligus menjelaskan tujuan kegiatan sebagai jembatan antara PSGA dan mahasiswa. Sebelum acara berakhir, Nurul juga menjelaskan mekanisme pelaporan kasus kekerasan melalui layanan PSGA. “Ini banner yang telah kami buat. Di bawahnya terdapat barcode. Jika dipindai, barcode tersebut akan mengarahkan ke Google Form yang nantinya diisi oleh pelapor,” ujarnya sambil menunjukkan banner. Nurul berharap korban kekerasan berani untuk speak up dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya. “Jika korban tidak berani speak up, maka kami di PSGA tidak dapat bertindak,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Wakil Dekan I FUAD, Ruhama Wazna. Setelah itu, ketiga pemateri menyampaikan materi secara bergantian. Dalam pemaparannya, Laila mengungkapkan bahwa hasil penelitian pada periode 2019–2023 menunjukkan bahwa satu dari tiga perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan. Selain itu, tercatat sebanyak 12.871 kasus kekerasan terhadap anak dan 376.529 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Sementara itu, Ramziati menjelaskan alur pelaporan dan proses hukum bagi korban kekerasan, yaitu korban melapor, perlindungan sementara, penyidikan dan berita acara pemeriksaan (BAP), penuntutan oleh jaksa, persidangan, hingga putusan dan pemulihan.

Ramziati juga menyampaikan bahwa salah satu langkah preventif yang dapat dilakukan adalah mengubah paradigma berpikir. “Paradigma kita harus berpikir bahwa kita adalah hamba Allah dan suatu saat akan kembali kepada Allah. Harkat manusia adalah menikah agar dapat menekan hawa nafsu dan memanusiakan manusia,” ujarnya.

Pada akhir presentasi, ditampilkan sebuah kalimat motivasi yang berbunyi, “Perlindungan adalah hak, bukan kemurahan hati. Setiap korban kekerasan berhak mendapat keadilan, pemulihan, dan kehidupan yang bermartabat negara wajib hadir.”


Reporter: Tiara Khalisna

Editor: Chalisa Najla Safira

14 Juni 2026

Memperingati Hari Donor Darah Sedunia, KSR PMI Unit 08 Gelar Aksi Donor Darah

Foto: Putri Ruqaiyah
www.lpmalkalam.com- Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit 08 menggelar kegiatan donor darah di Lapangan Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe pada Minggu (14/06/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Milad Kampus UIN SUNA ke-57 serta Hari Donor Darah Sedunia. Sebanyak 50 kantong darah yang kemudian diserahkan kepada UDD PMI Aceh Utara untuk dilakukan pemeriksaan sebelum digunakan. 

Dalam kegiatan ini para pendonor juga diberikan makanan ringan selama menunggu giliran oleh Korps Sukarela (KSR) Unit 08 kampus setempat. Setelah selesai melakukan donor darah, pendonor mendapatkan fasilitas berupa air mineral, minuman ekstrak kacang hijau, satu makanan ringan, serta satu liter minyak goreng. 

Lufita Agnessa Helsinky, selaku Komandan KSR PMI Unit 08 juga mengatakan, "Saya berharap agar darah yang didonor ini dapat bermanfaat bagi yang lain."


Penulis: M. Rahul Gonzales

Editor: Chalisa Najla Safira

Puncak MILAD ke-57 UIN SUNA Selenggarakan Jalan Santai: 461 Orang Ikut Berpartisipasi

Foto: Putri Ruqaiyah

www.lpmalkalam.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar kegiatan jalan santai sebagai rangkaian peringatan Milad ke-57 yang dimulai dan diakhiri di Biro UIN SUNA pada Minggu (14/06/2026).

Acara ini merupakan puncak kegiatan Milad ke-57 UIN SUNA Lhokseumawe. Kegiatan ini diikuti oleh 461 peserta, yang terdiri dari anak-anak hingga dewasa, meliputi seluruh sivitas akademika, termasuk dosen, Tenaga Kependidikan (Tendik), petugas kebersihan, Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK), serta seluruh mahasiswa UIN SUNA dan anggota keluarganya. 

Jalan santai dimulai pukul 08.15 hingga 10.20 WIB dengan garis awal dari Biro, melewati Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Syariah (Fasya), Perpustakaan, kemudian kembali ke Biro sebagai titik akhir. Ketika sampai di FEBI, masing-masing peserta dibagikan kupon oleh panitia, kemudian ketika sampai di depan perpustakaan, kupon dibagi dua, satu bagian diberikan kepada panitia dan satu bagian lagi disimpan oleh peserta. Setelah kegiatan selesai, para peserta dikumpulkan di area parkir Biro untuk beristirahat. Di lokasi tersebut, peserta juga disediakan bubur gratis dan minuman.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize yang dilakukan oleh para dosen dan tendik. Hadiah dibagikan melalui sistem undian berdasarkan nomor kupon yang telah dibagikan sebelumnya. Hadiah yang dibagikan beragam, mulai dari yang kecil hingga yang besar. Sebelum pembagian hadiah utama, terlebih dahulu dibagikan hadiah-hadiah kecil dan pemenang perlombaan cabang olahraga yang diselenggarakan pada hari Selasa (09/06) hingga Kamis (11/06), meliputi perlombaan tenis, tarik tambang, voli, futsal, dan bulu tangkis.

Menurut penuturan Muhammad Ilham, selaku Sekretaris Panitia Milad ke-57, acara ini disponsori oleh pihak internal maupun eksternal. "Acara ini didukung oleh banyak pihak, baik internal maupun eksternal. Di eksternal dari Bank Syariah Indonesia (BSI), percetakan, dan bantuan-bantuan dari pihak-pihak luar yang mendukung suksesnya acara hari ini. Kemudian, dari internal banyak didukung oleh panitia-panitia internal kita, baik dari sisi persiapan dari awal hingga hari ini," ujarnya.

Selain itu, Ilham juga menyampaikan harapan dari terselenggaranya acara ini. "Harapannya supaya acara ini dapat menjalin silaturahmi kita bersama, sehingga dengan adanya acara ini mahasiswa, civitas academica, alumni, dosen, tendik, semua bertemu di acara ini, sehingga bisa saling berkolaborasi nantinya," tambahnya. 


Penulis: Luthfiatil Syaqirah

Editor: Chalisa Najla Safira

12 Juni 2026

UIN SUNA Lhokseumawe Gelar Sidang Senat Terbuka pada Puncak Peringatan Milad Ke-57

Foto: Putri Ruqaiyah


www.lpmalkalam.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar Sidang Senat Terbuka sebagai rangkaian peringatan Milad ke-57 di Gedung Serbaguna UIN SUNA pada Jumat (12/06/2026). 

Mengusung tema “Merawat Keunggulan, Menyalakan Peradaban," acara dihadiri ASN, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan kampus. Kegiatan dibuka pukul 08.00 WIB dengan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh oleh Paduan Suara UIN SUNA. Pembukaan resmi disampaikan Ketua Senat yaitu Munawar Khalil, dilanjutkan pembacaan qari, sari tilawah, selawat, serta Mars UIN SUNA. Rangkaian awal ditutup dengan doa bersama.

Ja'far selaku ketua panitia melaporkan jalannya acara sekaligus mengundang seluruh civitas untuk mengikuti kegiatan Jalan Santai dan Donor Darah yang digelar Minggu mendatang. Acara dilanjutkan dengan pemutaran video profil UIN SUNA yang mengulas makna “SUNA”, video ucapan selamat Milad ke-57, juga pemotongan tumpeng oleh Rektor dan Ketua Senat.

Danial selaku rektor UIN SUNA memaparkan perjalanan UIN SUNA dari awal berdiri hingga status sekarang. Ia menyebut tanggal 22- 23 November 2025 kampus meraih akreditasi tertinggi. “Saya tidak bisa menggantikan pemimpin sebelumnya, tetapi saya hanya melanjutkan, karena di setiap pemimpin akan berbeda,” ujarnya.

Danial juga menjelaskan filosofi nama “Sultanah Nahrasiyah” dan mengajak seluruh civitas mencintai kampus. “Cinta adalah bintang yang bersinar,” tuturnya. Danial menambahkan, saat ini UIN SUNA berada di urutan ke-16 dari 59 PTKIN dan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah kampus luar negeri. Danial berharap pencapaian ini dapat menambah perkembangan UIN SUNA kedepannya.

Acara berlanjut dengan penyerahan piagam kepada prodi dan unit terunggul. Penghargaan juga diberikan untuk dosen dengan buku, artikel, dan karya terbanyak, serta purnabakti. Ketua Senat menutup acara dengan pesan, “Semoga acara ini membawa kesan untuk kita.” Lalu dilanjutkan foto bersama dan makan bersama seluruh hadirin.


Penulis: Intan Sarifah

Editor: Chalisa Najla Safira

10 Juni 2026

UIN SUNA Lhokseumawe Gelar UM-PTKIN 2026 untuk 489 Peserta

Foto: Putri Ruqaiyah

www.lpmalkalam.com- Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe berlangsung lancar dan tertib di Laboratorium Center pada Rabu (10/06/2026).

Sebanyak 489 peserta terdaftar mengikuti seleksi melalui jalur UM-PTKIN tahun ini. Pelaksanaan ujian berlangsung pada 8–14 Juni 2026. Seluruh peserta mengikuti ujian berbasis komputer melalui sistem Seleksi Elektronik (SSE) sesuai jadwal dan sesi yang telah ditentukan sehingga proses pelaksanaan dapat berjalan secara efektif dan teratur. Program studi dari rumpun pendidikan, ekonomi dan bisnis Islam, serta beberapa program studi yang memiliki prospek kerja yang baik masih menjadi pilihan utama peserta.

Yusnidar, selaku Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik (Kabag ULA), mengatakan bahwa selama pelaksanaan ujian terdapat beberapa kendala teknis yang lazim dijumpai dalam ujian berbasis komputer, seperti penyesuaian perangkat, kestabilan jaringan, dan kedisiplinan waktu kehadiran peserta. Namun, berkat koordinasi yang baik antara panitia lokal, tim teknologi informasi, pengawas, dan seluruh unsur pendukung, berbagai kendala tersebut dapat ditangani dengan cepat sehingga tidak mengganggu jalannya ujian.

Menurut Yusnidar, secara umum pelaksanaan UM-PTKIN tahun ini berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. “Alhamdulillah, pelaksanaan UM-PTKIN di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia nasional. Kami berharap seluruh peserta memperoleh hasil terbaik sesuai dengan usaha yang telah dilakukan,” ujar Yusnidar.

Yusnidar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengawas, tim teknologi informasi, serta peserta yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN SUNA Lhokseumawe.


Reporter: Putri Ruqaiyah

Editor: Zahratul

PSGA Goes to FTIK Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa tentang Kampus Responsif Gender

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe kembali menggelar kegiatan PSGA Goes to FTIK dengan mengusung tema “Membangun Ruang Akademis yang Adil, Beradab, dan Bersih dari Kekerasan serta Penyimpangan Sosial" pada Senin (08/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) tersebut dihadiri oleh segenap perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di lingkungan FTIK. Acara ini dipandu oleh Amalia selaku moderator.

Sebelum sesi materi dimulai, Kepala PSGA UIN SUNA Lhokseumawe, Nurul Hikmah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya PSGA dalam membangun ruang lingkup kampus yang inklusif dan responsif gender

Zirlia Anggraini selaku pemateri acara tersebut menyampaikan pentingnya membangun ruang akademik yang adil dan beradab sebagai upaya menciptakan lingkungan kampus yang nyaman, aman, dan bebas dari setiap bentuk kekerasan maupun penyimpangan sosial.

Selain membahas maraknya berbagai fenomena sosial yang berkembang di lingkungan masyarakat, Zirlia juga menjelaskan perspektif Islam dalam mengupas isu-isu sosial tersebut. Ia berpendapat, lingkungan sosial memiliki banyak pengaruh dalam pembentukan sebuah karakter individu. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama dalam menciptakan budaya saling menghormati perbedaan, saling menghargai, dan menjaga etika dalam kehidupan akademik.

Kegiatan berlangsung dengan sangat interaktif dengan antusiasme peserta yang terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan terkait isu-isu sosial, lingkungan, akademik, serta upaya pencegahan kekerasan menjadi pembahasan utama dalam acara tersebut. 

Nurul Hikmah berharap agar mahasiswa dapat memahami betapa pentingnya keberanian untuk melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan kekerasan di lingkungan kampus.


Penulis: Rozatun Navais

Editor: Chalisa Najla Safira

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.