Portal Berita Al-Kalam

Klasik Goes to SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu Raih Antusias Siswa Pelajari Cara Penulisan Berita

Foto: Nurul Fadilah   www.lpmalkalam.com - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) L...

HEADLINE

Latest Post

12 Februari 2026

Mahasiswa KPM kelompok 70 UIN SUNA Gelar Edukasi Anti-Bullying di Sekolah Dasar

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) kelompok 70 Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi anti- bullying di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Lut Tawar pada Selasa (27/01/2026). 

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Program tersebut diikuti oleh siswa-siswi Kelas IV-VI.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KPM menyampaikan materi tentang pengertian bullying, jenis-jenis perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan melaporkan tindakan tersebut. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi ringan dan pemutaran video pembelajaran yang sesuai dengan usia anak sekolah dasar.

‎Salah satu perwakilan kelompok, Tiffani Andriani, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai empati dan sikap saling menghargai.

‎“Kami ingin dari kegiatan ini adik-adik bisa memahami bahwa mengejek, mengucilkan, atau menyakiti teman bukanlah hal yang wajar. Kami juga mendorong mereka agar berani berbicara kepada guru atau orang tua jika mengalami atau menyaksikan tindakan bullying,” ujarnya.

‎Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Salah seorang guru menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan mahasiswa dinilai efektif karena menggunakan metode yang menyenangkan sehingga siswa lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.

‎Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mengadakan sesi refleksi bersama para siswa. Dalam kegiatan ini, siswa dibagikan selembar kertas untuk menuliskan pengalaman perundungan yang pernah mereka rasakan. Tulisan tersebut kemudian dikumpulkan dan ditanggapi oleh mahasiswa dengan memberikan motivasi serta penguatan secara positif dan membangun, agar siswa merasa didengar, dihargai, dan lebih percaya diri dalam menghadapi situasi serupa di kemudian hari.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying semakin meningkat serta tercipta budaya sekolah yang positif. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditanamkan sejak dini dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak baik dan saling menghargai.

Penulis: Tiffani Andriani, Mahasiswa KPM Kelompok 70 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe 

‎Editor: Tiara Khalisna

Kolaborasi Mahasiswa UIN SUNA dan Warga: Laksanakan Gotong Royong Pascabencana di Kampung Hakim Bale Bujang

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe bersama warga melaksanakan gotong royong pascabencana di Dusun Dedalu, Kampung Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah pada Rabu (21/01/2026). 

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan lingkungan setelah bencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Kegiatan gotong royong diikuti oleh tokoh masyarakat, pemuda setempat, serta mahasiswa KPM UIN SUNA yang bergabung secara sukarela. Mereka bekerja sama membersihkan sisa material longsor dan puing yang masih menyumbat akses jalan, memulihkan fasilitas umum, serta membersihkan rumah warga yang terkena tanah longsor dan kayu.

"Kami sangat senang bisa membatu warga dalam mengatasi pemulihan pascabencana ini dan sangat prihatin melihat rumah warga yang terkena longsor. Semoga dengan kedatangan kami bisa memberi sedikit tenaga untuk membantu pemulihan ini," ujar Urwatul Uska, selaku Ketua KPM Kelompok 70.

‎Warga setempat menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam kegiatan gotong royong ini. Mereka berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga, sehingga proses pemulihan pascabencana tidak hanya mengandalkan bantuan dari luar, tetapi juga dari kekuatan internal masyarakat setempat.

‎Gotong royong pascabencana menjadi simbol penting di banyak daerah terdampak di Aceh, khususnya di daerah Aceh Tengah, di mana masyarakat turun tangan langsung untuk membersihkan lingkungan dan memulihkan fasilitas publik yang rusak akibat bencana alam. Nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan melalui kegiatan ini dinilai penting dalam memperkuat kebersamaan di tengah bencana.

Penulis: Tiffani Andriani, Mahasiswa KPM Kelompok 70 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe 

‎Editor: Tiara Khalisna
 

Realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Mahasiswa KPM Uning Mas UIN SUNA Selenggarakan Penggalangan Dana ‎

Foto: Qanita Sholihat

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan yang diikuti oleh mahasiswa semester lima, dengan rentang waktu selama 20 hari yang akan dimulai pada tanggal (11/02-03/2026). 

Terdapat 16 kelompok (terdiri dari 167 orang) KPM yang tersebar di tujuh Kabupaten/Kota. Salah satu kelompok yang akan melaksanakan kegiatan ini berada di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan oleh kelompok tersebut ialah melaksanakan penggalangan dana secara online dan langsung di wilayah Kota Lhokseumawe pada Rabu (11/02/2026). 

‎Donasi yang dikumpulkan secara langsung pada Rabu (11/02) sebesar Rp1.258.000, yang kemudian akan disalurkan dalam bentuk barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti sembako dan beberapa barang yang akan digunakan pada bulan Ramadan. Penggalangan dana dilakukan secara intensif di tiga titik utama di Kota Lhokseumawe yaitu Lampu Merah Taman Riyadhah, Lampu Merah sekitar Masjid Islamic Center, serta mendatangi langsung toko-toko pedagang di sekitar lokasi. Meskipun donasi secara langsung hanya dilakukan sehari, Ketua Kelompok KPM Uning Mas mengatakan bahwa kelompoknya akan membuka donasi secara online hingga Rabu (25/02/2026).

‎Ahmad Ainan Naim selaku Ketua KPM di wilayah Desa Uning Mas menegaskan bahwa kegiatan penggalangan dana ini dilaksanakan guna memenuhi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Melalui langkah awal ini, mahasiswa mampu memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa tugas seorang mahasiswa bukan hanya menuntaskan ranah akademisi saja, tetapi juga menyangkut ranah kepedulian sosial. 

‎Donasi ini juga sebagai bentuk gambaran kepedulian masyarakat khususnya di wilayah Kota Lhokseumawe dalam menunjukkan keterlibatan peduli terhadap lingkungan sekitar. Sehingga, program kerja yang dirancang sebelumnya dan sudah terealisasi akan memberikan dampak yang baik kepada dua belah pihak, baik korban bencana dan juga masyarakat setempat. 

Ainan juga mengatakan bahwa sekecil apapun nilai yang diberikan oleh masyarakat akan membantu para korban wilayah setempat. "Saya yakin dan percaya bahwa banyak sekali masyarakat yang memiliki empati tinggi. Hal ini dibuktikan dari jumlah donasi yang kami dapatkan sebesar Rp.1.258.000, dengan kurung waktu sekitar empat jam," ujarnya.

Reporter: Ririn Dayanti Harahap

‎Editor: Tiara Khalisna

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP UIN SUNA Melaksanakan Sosialisasi Pengenalan Kampus di SMAN 1 Samudera ‎

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar kegiatan sosialisasi di SMAN 1 Samudera, Jl. Pendidikan No 3 Blang Peuria Geudong, Blang Peuria, Kec. Samudera, Kabupaten Aceh Utara untuk memperkenalkan kampus mereka serta memberikan informasi mengenai berbagai peluang beasiswa yang tersedia. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (11/02/2026).

‎Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UIN SUNA memberikan pemaparan mengenai profil kampus, Program Studi (Prodi), fasilitas kampus, organisasi, serta keunggulan akademik yang ditawarkan. Acara ini dihadiri oleh siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. 

Selain itu, mahasiswa UIN SUNA juga menjelaskan berbagai program beasiswa yang tersedia, baik bagi siswa berprestasi maupun mereka yang membutuhkan dukungan finansial agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

‎"Kegiatan ini kami adakan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada siswa SMAN 1 Samudera tentang pilihan melanjutkan pendidikan di UIN SUNA. Harapannya, mereka dapat lebih siap menentukan masa depan sesuai dengan minat dan bakat mereka," ujar Muhammad Ichsan, salah satu mahasiswa UIN SUNA yang menjadi pemateri dalam acara tersebut.

‎Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling menarik perhatian. Para siswa aktif bertanya mengenai kehidupan kampus, perbedaan SPAN-PTKIN dengan SNBP, mengenai beasiswa, serta pengalaman mahasiswa selama berkuliah di sana.

‎Salah satu guru sekaligus pembina OSIS, Fitria Rizka Putri S.Pd., mengungkapkan kesan positifnya terhadap sosialisasi ini. "Saya jadi lebih memahami tentang UIN SUNA dan program beasiswa yang ditawarkan sehingga siswa lebih semangat untuk melanjutkan belajar tingkat perguruan tinggi. Ini sangat membantu dalam perencanaan pendidikan siswa," ujarnya. 

‎Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian brosur serta suvenir sebagai bentuk apresiasi kepada siswa SMAN 1 Samudera. Mahasiswa UIN SUNA berharap sosialisasi ini dapat menjadi jembatan awal bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan, khususnya di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

Reporter: Yusri

‎Editor: Tiara Khalisna
 

10 Februari 2026

Perdana! Mahasiswa UIN SUNA Terpilih Jadi 100 Peserta Terbaik Google Student Ambassador 2025

Foto: IST

www.lpmalkalam.com– Prestasi gemilang di kancah internasional kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. M. Aditya Prayoga, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), secara resmi dinyatakan lulus dalam wisuda global Google Student Ambassador (GSA) Class of 2025.

​Pencapaian Aditya tergolong sangat istimewa. Dari total 12.000 pendaftar yang berasal dari 760 perguruan tinggi, hanya 800 peserta yang berhasil menyelesaikan program dan dinyatakan lulus. Lebih membanggakan lagi, Aditya terpilih masuk ke dalam jajaran 100 peserta terbaik di tingkat global yang berhak mendapatkan apresiasi berupa fasilitas akomodasi penuh dari Google.

​Sebagai mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Aditya membuktikan bahwa bidang keagamaan dan manajemen mampu bersinergi dengan perkembangan teknologi digital. Keberhasilannya menembus seleksi ketat ini menunjukkan kualitas kompetensi mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai universitas ternama lainnya.

​"Ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tapi bukti bahwa mahasiswa dari Lhokseumawe memiliki daya saing global. Saya berharap ilmu yang didapat dari Google bisa saya implementasikan untuk membantu digitalisasi manajemen pendidikan, khususnya di lingkungan kampus kita," ujar Aditya yang juga dikenal aktif sebagai Ketua HMJ MPI 2025.

​Keberhasilan Aditya yang menjadi salah satu dari 100 orang yang mendapatkan akomodasi eksklusif merupakan capaian langka. Program GSA sendiri bertujuan melatih para pemimpin mahasiswa untuk menjadi jembatan antara Google dan dunia akademis, serta mendorong literasi digital di lingkungan universitas.

​Pihak universitas menyambut baik prestasi ini. Capaian Aditya diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe untuk tidak ragu mengejar prestasi di tingkat internasional, sesuai dengan visi kampus dalam mencetak lulusan yang unggul dan inovatif.


Rilis

Editor: Zuhra

09 Februari 2026

Musma dan Demokrasi Mahasiswa: Antara Legalitas Aturan dan Tantangan Partisipasi

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Pelaksanaan Musyawarah Mahasiswa (Musma) kembali menjadi sorotan mahasiswa. Forum yang sejatinya dipahami sebagai ruang demokrasi mahasiswa tersebut dinilai sah secara aturan, namun masih menyisakan persoalan rendahnya partisipasi mahasiswa secara luas.

Menanggapi hal tersebut, Munawir selaku Presiden Mahasiswa menjelaskan bahwa Musma dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang disusun dan ditetapkan oleh Senat Mahasiswa (SEMA). Dalam mekanisme tersebut, Musma memang dijalankan melalui sistem perwakilan lembaga, bukan pemilihan langsung oleh seluruh mahasiswa. “Kami hanya mengikuti aturan yang berlaku. Evaluasi formal terkait legitimasi Musma berada di ranah SEMA,” ujar Munawir.

Sementara itu, Ketua SEMA, Cut Asna menegaskan bahwa mekanisme Musma berbasis perwakilan telah diatur dalam AD/ART Kementerian Agama sejak perubahan tahun 2016 dan diterapkan di berbagai perguruan tinggi di bawah naungan Kemenag. 

Menurutnya, Selama prosedur dan kuorum terpenuhi, Musma dinilai sah secara konstitusional. “Secara struktural dan regulatif, Musma tetap sah selama diselenggarakan sesuai AD/ART, kuorum terpenuhi, dan mekanisme perwakilan berjalan sebagaimana diatur,” ujar Cut. 

Baik DEMA maupun SEMA mengakui adanya kritik dan apatisme mahasiswa terhadap Musma. Rendahnya partisipasi dinilai dipengaruhi oleh berbagai faktor. “Saya bisa menyampaikan bahwa lembaga mahasiswa memang menerima kritik dan keberatan dari sebagian mahasiswa terkait Musma sebelumnya, dan hal itu kami pandang sebagai bagian wajar dari dinamika demokrasi kampus,” ungkap Cut.

Munawir juga menegaskan bahwa, “Rendahnya minat biasanya dipengaruhi kurangnya informasi, beban akademik, dan persepsi bahwa Musma tidak berdampak langsung terhadap kebutuhan mahasiswa sehari-hari,” ujar Munawir.

Meski demikian, DEMA dan SEMA menyatakan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan Musma ke depan dapat berjalan lebih terbuka dan partisipatif.



Reporter: Muhammad syahru & Indira ulfa

Editor: Zuhra

07 Februari 2026

UIN SUNA Cetak Sejarah, Mahasiswa Ilmu Falak Lulus Perdana Melalui Jalur Non-Skripsi

 

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe kembali mencatat sejarah baru dalam dunia akademik. Untuk pertama kalinya, seorang mahasiswa dinyatakan lulus melalui jalur non-skripsi. Mahasiwa tersebut merupakan Ravik Walhidayah dari Jurusan Ilmu Falak, Fakultas Syariah, yang resmi menyandang gelar sarjana melalui skema tugas akhir berbasis publikasi pada Selasa (03/02/2026).

Selama periode pendidikannya, Ravik menunjukkan prestasi akademik yang sangat mengesankan. Ia berhasil menerbitkan sebanyak delapan artikel penelitian di berbagai jurnal dalam negeri. Dari total tersebut, tiga artikel di antaranya terdaftar di Sinta 3 dengan Ravik sebagai penulis utama. Pencapaian ini menggambarkan konsistensi, ketekunan, dan keterampilan riset yang solid dalam bidang Ilmu Falak.

Beberapa topik penelitian yang ia angkat tergolong tidak biasa bagi mahasiswa dengan latar belakang non-IT. Ravik meneliti isu-isu seperti kecerahan langit, analisis bencana hidrometeorologi, hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence). Ketertarikan tersebut mendorongnya untuk terus mengembangkan riset, bahkan sebelum jalur non-skripsi secara resmi dibuka oleh kampus.

Hasil penelitian Ravik telah dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah. Di antaranya adalah Rumah Jurnal Al-Marshad (Sinta 3), Al-Hilal (Sinta 3), Al-Afaq (Sinta 3), Lamahu (Sinta 4), serta Astroislamica. Selain itu, seluruh produk akademiknya juga terdokumentasi secara terbuka melalui platform GitHub, sehingga dapat diakses oleh publik. Untuk menelusuri rekam jejak publikasinya, cukup mengetik nama Ravik Walhidayah pada Google Scholar.

Keputusan memilih jalur kelulusan tanpa skripsi bukan tanpa alasan. Ravik menilai bahwa publikasi ilmiah memungkinkan hasil penelitiannya dibaca secara luas, kapan pun dan dari mana pun. Menurutnya, jalur ini juga menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan reputasi institusi melalui karya ilmiah yang terpublikasi.

Dari sisi proses, kelulusan non-skripsi memiliki mekanisme yang hampir serupa dengan skripsi konvensional. Namun, terdapat perbedaan mencolok dalam penggunaan bahasa yang dituntut lebih ringkas, padat, dan mampu menggambarkan penelitian secara komprehensif. Tantangan lain datang dari proses revisi yang harus menyesuaikan masukan para reviewer jurnal. Meski demikian, kampus telah menyediakan buku panduan resmi sebagai acuan mahasiswa.

Tantangan terbesar bagi Ravik justru datang dari bidang kajian yang ia tekuni. Ia berterus terang tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknologi informasi. Hal tersebut membuatnya harus belajar secara otodidak dari nol, menghabiskan waktu ekstra untuk memahami konsep-konsep teknis. Namun, bagi Ravik, tantangan tersebut adalah hal yang ia sukai.

Ia mengaku bangga sekaligus terkejut bisa menjadi lulusan non-skripsi pertama di angkatannya. "Begadang hampir setiap hari, mata perih, ratusan gelas es americano, sampai punggung terasa sakit semuanya terasa terbayar,” ungkapnya. Meski demikian, Ravik menegaskan bahwa pencapaiannya ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan akademik dan profesional yang lebih panjang.


Penulis: Neiva Zaida Hasanah Saragih

Editor: Zuhra

31 Januari 2026

Harumkan Nama Almamater, Mahasiswa UIN SUNA Terpilih Ikuti Kelulusan Eksklusif Google Student Ambassador di Jakarta

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Salah satu mahasiswa terbaiknya, M. Aditya Prayoga, yang merupakan Google Student Ambassador (GSA), terpilih menjadi bagian dari delegasi elit untuk menghadiri Acara Kelulusan GSA secara hybrid di Jakarta pada awal Februari mendatang.

Capaian Prestisius: Seleksi 100 Mahasiswa Terbaik se-Indonesia

‎Pencapaian ini tergolong luar biasa dan sangat selektif. Berdasarkan informasi resmi, dari total 800 partisipan GSA yang tersebar di berbagai wilayah, Google hanya memilih 100 mahasiswa terbaik dengan performa paling unggul untuk mendapatkan fasilitas akomodasi dan biaya perjalanan penuh (fully funded).

‎M Aditya Prayoga (GSAID25008) berhasil membuktikan kualitasnya dengan menembus kuota terbatas tersebut. Keberhasilan ini menempatkan delegasi UIN SUNA Lhokseumawe sejajar dengan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi ternama lainnya di Indonesia yang akan berkumpul di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada Jumat (06/02/2026).


Apresiasi dan Dukungan Institusi

‎Pihak kampus menyambut hangat undangan resmi Google dengan nomor GSA-INV/2026/0103 tersebut. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta digital mahasiswa, institusi memberikan izin penuh bagi Aditya untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yakni:

‎1. 5 Februari 2026: Keberangkatan dan kedatangan delegasi di Jakarta.

‎2. 6 Februari 2026: Prosesi puncak Kelulusan Google Student Ambassador.

‎3. 7 Februari 2026: Kepulangan ke Lhokseumawe.

‎Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe memiliki kompetensi yang sangat kompetitif di bidang teknologi informasi dan kepemimpinan global di tengah transformasi besar institusi.

Pernyataan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama (Warek III)

‎Warek III UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Darmadi, M.Si., memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kerja keras M Aditya Prayoga. Dr. Darmadi menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari potensi besar yang dimiliki mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman.

‎"Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa kami mampu bersaing secara head-to-head di level nasional dalam ekosistem teknologi global seperti Google. Kami di jajaran pimpinan sangat bangga atas keberhasilan Saudara M Aditya Prayoga yang masuk dalam 100 mahasiswa terbaik nasional, yang mana hal ini selaras dengan semangat transformasi kita menjadi UIN Sultanah Nahrasiyah," ujarnya.

‎Dr. Darmadi juga menambahkan bahwa partisipasi Aditya dalam forum hybrid ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pengembangan ekosistem digital di kampus. "Harapannya, ilmu dan pengalaman yang dibawa pulang dari Jakarta nanti dapat diresonansikan kepada mahasiswa lainnya agar semangat inovasi ini terus tumbuh di lingkungan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe," pungkasnya.

Tentang Hubungan Masyarakat (Humas) UIN SUNA Lhokseumawe

‎Bagian Humas UIN SUNA Lhokseumawe bertugas mengelola informasi dan publikasi mengenai berbagai capaian akademik serta non-akademik civitas academica guna memperkuat citra institusi sebagai pusat keunggulan pendidikan yang integratif di Aceh.

Rilis

‎Editor: Tiara Khalisna

30 Januari 2026

Mahasiswa UIN SUNA Ikut Program Volunteering Maslahat di Aceh Tamiang

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Muhammad Izzat Saputra, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe sekaligus Koordinator BSI Scholarship UIN SUNA Lhokseumawe, terpilih sebagai salah satu relawan dalam Program Volunteering Maslahat untuk Negeri yang diinisiasi oleh BSI Maslahat. Ia ditempatkan di Aceh Tamiang, wilayah yang terdampak bencana banjir. Dalam program tersebut, Izzat ditempatkan di dua desa, yakni Kampung Landuh dan Kampung Durian. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 12–18 Januari 2026.

Selama kegiatan, Izzat terlibat dalam berbagai program kemanusiaan, khususnya dukungan psikososial bagi bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak untuk membantu pemulihan mental dan emosional masyarakat pascabencana.

Menurut Izzat, tantangan terbesar yang dihadapi relawan adalah kondisi psikologis masyarakat yang masih diliputi trauma. Namun, ia mengungkapkan bahwa respons masyarakat terhadap kehadiran relawan sangat positif. "Respons masyarakat sangat positif. Warga menerima relawan dengan terbuka, ramah, dan merasa terbantu," ungkap izzat.

Selain menjadi relawan, Izzat juga dipercaya sebagai Koordinator Relawan yang bertugas mengoordinasikan tim dan memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman baru tentang makna pengabdian. "Pelajaran terpenting yang saya dapatkan adalah arti empati, kepedulian sosial, serta pentingnya hadir secara tulus untuk mendukung sesama, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara emosional," jelas Izzat. Izzat berharap kegiatan ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terlibat dalam aktivitas sosial dan kemanusiaan.


Reporetr: Indira ulfa

Editor: Zuhra

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0823-6508-3003 (Pemimpin Redaksi) 0852-6227-8755 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.