HEADLINE

Latest Post
Loading...

18 June 2022

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Lhokseumawe dan IAIN Palangkaraya Tanda Tangani MoA

Foto: IST

www.lpmalkalam.comFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Lhokseumawe dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Palangkaraya Kalimantan Tengah, menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) yang meliputi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada Jumat lalu, (17/06/2022) yang berlangsung di ruang rapat FEBI IAIN Lhokseumawe.

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung kedua pimpinan di 2 instansi tersebut, diantaranya oleh Dr. Mukhtasar, MA. Dekan FEBI IAIN Lhokseumawe dan Dr. M. Ali Sibram. selaku Dekan FEBI IAIN Palangkaraya. Prosesi penandatangan naskah Memorandum of Agreement (MoA) turut disaksikan langsung oleh Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Danial, M.Ag. dan didampingi Wakil Rektor I, Dr. Iskandar, M.Si.

Dekan FEBI IAIN Palangka Raya, Dr. M. Ali Sibram saat sambutan mengatakan, kunjungan ini dalam rangka silaturahmi yang dirangkai dengan kerjasama antara kedua kampus tersebut.

“Kunjungan ini dalam agenda silaturahmi dalam rangka memperkuat kerjasama kedua institusi dan benchmarking serta Nota Kesepahaman antara lembaga kedua (MoA),” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan bersama yang dapat memberikan dampak perubahan bagi institusinya, mengingat beberapa capaian FEBI IAIN Lhokseumawe yang akan diadopsi untuk diterapkan di FEBI IAIN Palangka Raya, antara lain terkait pengelolaan jurusan, administrasi, jurnal dan penerbit.

“Kita berharap setelah ini akan ada pertukaran dosen, mahasiswa, karya tulis ilmiah, buku maupun kerjasama lainnya yang saling menguntungkan terhadap pengembangan kedua institusi,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Danial, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan selamat datang serta menyambut baik langkah FEBI IAIN Palangkaraya yang menggandeng FEBI IAIN Lhokseumawe sebagai bagian dari pengembangan lembaga kedua ini.

Dalam pembukaan sambutannya, dirinya menyebutkan bahwa antara Palangkaraya dan Aceh merupakan rumpun yang sama, yaitu rumpun Melayu yang telah lama membangun kerjasama, utamanya sejak masa Kesultanan Malikussaleh, tutur Rektor IAIN Lhokseumawe tersebut.

Lebih jauh Danial mengutarakan sebagai kampus yang selalu siap berkolaborasi, maka melalui MoA kedua pihak memiliki harapan yang sama yaitu dapat meningkatkan, memajukan dan mengembangkan lembaga tersebut.

“Kerjasama antara institusi perlu dibangun dalam rangka untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas antar lembaga serta pengembangan kedua institusi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Berbagai potensi yang ada pada kedua institusi diharapkan dapat terus dieksplorasi dan dimanfaatkan untuk mencapai cita-cita yang diharapkan,” pintanya.

Danial juga menyebutkan bahwa IAIN Lhokseumawe saat ini sudah melengkapi persyaratan administrasi dan dalam waktu dekat akan segera membuka Program Studi S2 Ekonomi Syariah.

Wakil dekan 3 Febi menambahkan, “FEBI IAIN Lhokseumawe terus melakukan penguatan MoA baik dengan stakeholder maupun mitra yang tergabung dalam asosiasi PTKIN guna mewujudkan visi kampus merdeka.”

Pertemuan tersebut diakhiri dengan pusat mata kuliah kedua serta ditutup dengan diskusi santai. 


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi


 

16 June 2022

Mahasiswa IAIN Lhokseumawe Wakili Kota Lhokseumawe Pada MTQ Provinsi Aceh Ke-35

Foto: IST

www.lpmalkalam.comSejumlah mahasiswa IAIN Lhokseumawe wakili Kafilah Kota Lhokseumawe sebagai peserta dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Aceh Ke-35 yang akan diadakan di Desa Karang Rejo, Kabupaten Bukit, Kecamatan Bener Meriah pada tanggal 18 sampai 25 Juni 2022.

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengirimkan 54 peserta musabaqah yang terdiri dari 27 laki-laki dan 27 perempuan dari 10 cabang yang diikuti oleh Kafilah Kota Lhokseumawe. Acara pelepasan peserta MTQ Provinsi Aceh Tahun 2022 tersebut dilaksanakan di Kantor Walikota Lhokseumawe pada Kamis siang, (16/06/2022).

Dalam kesempatan ini, 6 orang mahasiswa IAIN Lhokseumawe dari berbagai fakultas dan prodi turut andil untuk membawa nama Kota Lhokseumawe pada ajang MTQ yang diadakan di Kabupaten Bener Meriah. Diantaranya adalah Muhammad Afwan Ridha (Prodi Hukum Keluarga Islam semester 4), Isma Danil (Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir semester 2), Fazlurrahman (Prodi Tadris Bahasa Arab semester 4), Abdul Haris (Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir semester 4), Zahrul Baizaq (Prodi Ekonomi Syariah semester 8) dan Dhiatul Maulida (Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir semester 2).

Muhammad Afwan Ridha, salah seorang peserta dari Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) semester 4 dalam wawancara bersama LPM Al-Kalam mengaku, motivasinya mengikuti MTQ khususnya cabang Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ) adalah untuk mengasah dan mempertajam kemampuan riset berbasis Qur’ani dengan menggunakan penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an secara tematik. Yang mana kita ketahui, kemampuan riset ini merupakan salah satu yang sangat penting untuk dikuasai oleh mahasiswa. Selain itu dengan menulis, dirinya dapat menyampaikan ide tersurat dan menghasilkan penelitian dalam bentuk karya ilmiah yang tersusun secara sistematis dan metodologis, serta dapat memberikan edukasi kepada masyarakat luas.

Afwan juga berharap, melalui ajang perlombaan ini dirinya dan para peserta lainnya dapat mengharumkan nama Kota Lhokseumawe dan juga IAIN Lhokseumawe sebagai tempatnya menempuh pendidikan saat ini.

“Semoga bisa membawa harum nama daerah dengan tampil semaksimal mungkin, dan juga bisa mengharumkan nama Kota Lhokseumawe dan kampus IAIN tercinta,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang lain, LPM Al-Kalam juga turut mewawancarai Wakil Rektor III IAIN Lhokseumawe, Dr. Al Husaini M. Daud, S.Ag., M.A. terkait pelaksanaan MTQ pada tahun ini. Al Husaini mengaku, pihaknya mengetahui ada beberapa mahasiswa IAIN Lhokseumawe yang ikut dalam ajang tersebut karena mayoritas pelatih adalah dosen di kampus ini.

Wakil Rektor III tersebut juga berpendapat bahwa sudah selayaknya event keagamaan seperti MTQ ini didominasi oleh Kementerian Agama (Kemenag), salah satunya adalah IAIN selaku Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN) yang juga tunduk kepada Kemenag. Para mahasiswa yang ikut serta dalam ajang ini diharapkan dapat menjadi duta untuk mengkampanyekan sekaligus mencerahkan nama IAIN Lhokseumawe. 

“Jadi, mahasiswa yang berkompetisi di luar itu akan menjadi bahan perjuangan akademik dan non akademik mahasiswa dalam penilaian akreditasi,” tambahnya.

Dirinya juga berpesan pada para mahasiswa yang akan bertanding pada ajang MTQ nanti agar tetap mempertahankan nama kampus dan juga nama daerah yang dibawanya, terutama lewat etika yang baik.

“Jaga bukan hanya nama IAIN tapi juga nama daerah yang anda bawa, terutama lewat etika, pergaulan dan prestasi-prestasi akademik dalam posisi yang diminta tersebut,” tutupnya. 



Reporter: Dahlia Suryani Siregar


Editor: Redaksi






  


14 June 2022

Mahasiswa Jurusan Ilmu Falak Amati Fenomena Supermoon

Foto: IST

www.lpmalkalam.comSejumlah mahasiswa jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe melakukan pengamatan Supermoon di gedung Observatorium Malikussaleh IAIN Lhokseumawe pada Selasa, (14/06/2022).

Pengamatan ini dilakukan untuk kepentingan penelitian sekaligus edukasi khususnya bagi mahasiswa Ilmu Falak dengan basic keilmuan berfokus pada benda-benda langit, salah satunya adalah bulan sebagai benda langit terdekat dengan bumi. 

Foto: IST

Bulan purnama merupakan peristiwa yang sangat menarik untuk diamati. Selain cahaya bulan yang indah menerangi malam, permukaan bulan pun terlihat cantik dengan penampakan permukaan yang sempurna. Sebagai satelit bumi, bulan selalu mengitari bumi dengan bentuk orbit yang lonjong (elip) dengan waktu tempuh dalam satu kali orbit (sinodis) selama 29 hari 12 jam 44 menit 43 detik. 

Bentuk orbit bulan yang lonjong mengakibatkan dalam perjalanan nya ada saat dimana posisi bulan jauh dengan bumi (apogee) dengan jarak 405.969 Kilometer, bila posisi bulan saat purnama lebih jauh dari 405.969 kilometer disebut dengan Micromoon. Saat bulan dekat dengan bumi (perigee) dengan jarak 363.104 kilometer, bila posisi bulan saat purnama lebih dekat dari 363.104 kilometer disebut dengan Supermoon. Jarak rata-rata bumi ke bulan adalah 384.400 kilometer.

Supermoon merupakan sebuah istilah untuk peristiwa bulan purnama yang terjadi bersamaan dengan fenomena perigee atau posisi terdekat bulan dengan bumi. Dinamakan terdekat dengan bumi bila jarak bulan lebih dekat dari 363.104 kilometer. Pada tanggal 14 juni 2022 jarak bumi dengan bulan 337.433 kilometer. Dampak dari peristiwa ini, piringan bulan akan terlihat lebih besar 14 persen dari purnama saat Micromoon dan 6 persen lebih besar dari purnama rata-rata. Cahaya bulan akan terasa lebih terang 30 persen dari purnama saat Mikromoon dan 16 persen dari purnama rata-rata.

Fase puncak purnama kali ini terjadi pada pukul 18.51 WIB. Mahasiswa Ilmu Falak didampingi oleh dosen Ilmu Falak IAIN Lhokseumawe, Dr. Ismail, S.Sy., M.A. melakukan pengamatan Supermoon dengan menggunakan 3 buah teleskop. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 18.30 sampai pukul 20.30 WIB.


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi




09 June 2022

Historis 53 Tahun Kampus Peradaban IAIN Lhokseumawe

Rektor IAIN Lhokseumawe: Dr. Danial, M.Ag/Foto: Alwaqiah Khairina/lpmalkalam.com

www.lpmalkalam.comInstitut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe rayakan Milad Ke-53 dengan mengadakan sejumlah kegiatan sejak Senin lalu, (06/6/2022).

Berbagai bidang olahraga turut diperlombakan untuk memeriahkan ulang tahun yang ke-53, diantaranya yakni Volly Ball, Badminton, dan Tenis Meja. Selain itu diadakan pula lomba penulisan karya ilmiah berupa opini maupun essay yang terbuka bagi seluruh dosen, karyawan dan mahasiswa aktif IAIN Lhokseumawe.

Sebelumnya, berbagai kegiatan seperti webinar, workshop, serta pemilihan karyawan dan dosen terbaik telah diadakan beberapa bulan menjelang perayaan Milad. Adapun penyerahan penghargaan dan hadiah dari seluruh perlombaan yang telah diadakan akan dilakukan pada 13 Juni 2022, dikarenakan ulang tahun IAIN Lhokseumawe jatuh pada tanggal 12 Juni.

Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Danial, M.Ag. dalam wawancara bersama LPM Al-Kalam di ruangannya mengungkapkan, tujuan diadakannya lomba untuk mengikat silaturahmi, kekompakan, kerjasama, dan persaudaraan melalui olahraga serta meningkatkan kesehatan.  Dirinya juga menjelaskan bahwa perayaan seperti ini baru dapat diadakan pada tahun 2022 dikarenakan tahun-tahun sebelumnya masih dalam kondisi pandemi Covid-19. 

“Alhamdulillah pada tahun ini sudah lebih kondusif untuk kita adakan acara seperti ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor IAIN Lhokseumawe tersebut juga menyampaikan tujuan utama dari perayaan ini, yakni untuk mengenang sejarah perjalanan IAIN Lhokseumawe yang sudah berusia lebih dari satu abad, menggali makna historis, dan merumuskan makna fungsional. 

Secara geografis IAIN Lhokseumawe lahir di pusat peradaban Islam Nusantara yaitu Samudra Pasai, dan secara historis kampus ini merupakan saudara kandung dari Universitas Malikussaleh. Banyak pihak yang telah berjasa untuk membangun dan mengembangkannya, baik pemerintah pada masa itu maupun masyarakat Aceh pada umumnya.

Samudra Pasai tidak hanya menyuguhkan romantisme sejarah namun juga nilai-nilai keilmuan dan peradaban yang dapat diterapkan di lingkungan kampus. Sebagaimana diketahui, Samudra pasai dahulu menggunakan Bahasa Arab sebagai pengantar keilmuannya berbeda dengan kerajaan Aceh Darussalam yang menggunakan Bahasa Melayu. Hal ini dapat dilihat dari makam-makam kerajaan pasai yang menggunakan Bahasa Arab. Inilah salah satu nilai yang harus dibangun dalam perkuliahan, dimana diharapkan seluruh alumni IAIN Lhokseumawe dapat berbahasa Arab.  

“Dimana tugas kita juga membangun nilai-nilai yang diajarkan samudera pasai untuk diterapkan dalam kehidupan kampus, baik kepada mahasiswa, dosen, maupun karyawan,” tambahnya.

Selain itu, Danial juga membahas mengenai 4 pokok inti dari Visi dan Misi IAIN Lhokseumawe, yaitu unggul dalam pendidikan, bernilai keislaman, berbasis digital, dan berkeadilan lokal.

“Ciri khas kampus IAIN Lhokseumawe adalah kampus keislaman dan keindonesiaan, dua-duanya itu dibaca dalam satu nafas, terintegrasi,” tutupnya. 


Reporter: Haris Fajar Fadhillah dan Risma Agustina

Editor: Redaksi


08 June 2022

Laboratorium BKI Adakan Pelantikan Asisten Laboratorium Jurusan dan Seminar Pengembangan Diri

Foto: Maulidiyatul Ukhra/lpmalkalam.com

www.lpmalkalam.comLaboratorium jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) IAIN Lhokseumawe mengadakan Pelantikan Asisten Laboratorium Jurusan dan Seminar Pengembangan Diri dengan tema "Loneliness and Worries: Dampaknya Bagi Kesehatan Mental" dengan narasumber Azwar, S.Psi., M.Psi., C.HT., MNLP. yang merupakan dosen sekaligus Trainer Motivator Self Management Indonesia.

Menurut Nabila Fitri Qalbi selaku ketua panitia, pihaknya memilih Azwar sebagai pemateri dalam seminar pengembangan diri dikarenakan karakternya yang dapat membawa suasana menjadi lebih meriah dan tentunya memiliki basic yang sesuai dengan tema yang diangkat. Selain itu Nabila menyebutkan alasan pemilihan tema seminar ini disebabkan oleh banyaknya fenomena kesepian dan kehampaan yang dialami oleh anak-anak zaman sekarang.

“Maka dari itu seminar ini bertujuan untuk membahas dampak dari kesepian ini untuk kesehatan mental,” pungkasnya.

Foto: Maulidiyatul Ukhra/lpmalkalam.com

Lebih lanjut Nabila menjelaskan bahwa acara seminar yang diadakan oleh jurusan BKI tersebut menjadi salah satu program kerja asisten lab BKI. Laboratorium BKI juga memberikan panggung bagi mahasiswa BKI dari semester 4-6 untuk berkarya dan menunjukkan skill.

Dalam kegiatan ini laboratorium BKI melantik asisten lab angkatan kedua sebanyak 7 orang, selain itu,  koordinator lab juga memberikan penghargaan atas kerja asisten lab angkatan pertama yang berjumlah 9 orang.

Nurul Hikmah, M.Pd. selaku koordinator lab BKI dalam pembukaan acara menyebutkan, program lab ini diharapkan dapat membantu dalam pembelajaran bimbingan dan konseling serta dapat menjadi media pembelajaran. Lab ini terbuka untuk seluruh mahasiswa IAIN yang ingin berkonsultasi.

Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Dr. Marhamah, M.Kom.I. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, "Pengalaman yang mahasiswa dapat di lab BKI adalah pengalaman yang sangat berharga, bagi mahasiswa yang sudah terpilih manfaatkanlah semaksimal mungkin." 


Reporter: Mutia Wardani dan Haris Fajar Fadhillah

Editor: Redaksi

07 June 2022

IAIN Lhokseumawe Rayakan Milad Ke-53

Foto: Haris Fajar Fadhillah/lpmalkalam.com

www.lpmalkalam.comIAIN Lhokseumawe menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Milad Ke-53 dengan tema “Cemerlang Membangun Peradaban” yang telah resmi dibuka pada Senin, (06/06/2022).

Kegiatan yang akan dilaksanakan hingga tanggal 13 Juni 2022 ini, terbuka bagi dosen, mahasiswa, dan seluruh karyawan IAIN Lhokseumawe. Adapun beberapa cabang yang diperlombakan untuk memeriahkan acara tersebut diantaranya adalah voly ball, tenis meja, dan bulu tangkis. Diperkirakan peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sekitar 105 peserta.

Dr. Al Husaini M. Daud, S.Ag., M.A. selaku ketua panitia menyatakan, perayaan Milad IAIN Lhokseumawe Ke-53 yang telah dipersiapkan selama lebih kurang satu bulan terakhir tersebut, bertujuan untuk menguatkan persatuan antara mahasiswa, dosen dan karyawan yang ada di lingkungan kampus IAIN Lhokseumawe.

Harapannya untuk IAIN Lhokseumawe dalam usianya yang ke-53 agar menjadi bagian dari masyarakat akademik bagi Indonesia dan diharapkan bisa menuju ranah internasional. 

“Pembangunan IAIN bukanlah hanya milik dosen dan karyawan saja, namun pembangunan IAIN adalah milik kita bersama," pungkasnya.

Dr. Al Husaini M. Daud, S.Ag., M.A (Ketua Panitia)/Foto: Dahlia Suryani Siregar/lpmalkalam.com
Putri Az-Zahra Lubis, salah satu mahasiswa IAIN Lhokseumawe selaku peserta perwakilan dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) menyebutkan. Kegiatan seperti ini sangat membantu dalam mengembangkan bakat para mahasiswa, serta dapat dijadikan sebagai ajang unjuk bakat dari mahasiswa tiap fakultas.

Adapun yang menjadi perwakilan dari fakultas tarbiyah terdiri dari 10 peserta, 6 diantaranya menjadi pemain inti dan 4 lainnya menjadi cadangan. Putri juga berharap seiring dengan Milad IAIN ini, IAIN harus lebih maju dan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat lebih banyak dikembangkan.

Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Syarifah Rahma M.Ag sebagai perwakilan dosen Fakultas Tarbiyah juga turut berkomentar. Menurutnya, Milad akbar diusia IAIN yang ke-53 menjadi momen penting untuk memupuk persaudaraan dan silaturahmi antara mahasiswa, dosen dan para staf.

"Kedepannya kegiatan milad dapat diadakan lebih meriah lagi dengan pola-pola olahraga yang lebih menantang dan diharapkan tidak diadakan dalam suasana proses perkuliahan sedang aktif," tutupnya.


Reporter: Mutia Wardani

Editor: Redaksi



 

26 May 2022

Ayo Crosscheck Arah Kiblatmu Saat Rashdul Qiblah

Foto: pixabay.com
www.lpmalkalam.com - Saat melaksanakan ibadah shalat, umat islam selalu menghadap ke suatu arah tertentu yang menjadi salah satu syarat sahnya shalat yang dilakukan. Arah tersebut dinamakan arah kiblat, yakni menghadap kepada bangunan Ka’bah yang terletak di Kota Mekkah, Arab Saudi.

Di zaman serba praktis dengan kecanggihan teknologi yang luar biasa saat ini, untuk menentukan arah kiblat bukanlah suatu hal yang sulit. Banyak aplikasi-aplikasi penentu arah kiblat yang dapat dengan mudah diakses melalui smartphone. Namun, tahukah anda bahwa ada suatu peristiwa dimana kita bisa mengetahui dan menentukan arah kiblat dengan cara sederhana, bebas biaya dan tingkat akurasi yang tinggi?

Peristiwa tersebut dinamakan Rashdul Qiblah atau Istiwa A’zham. Yakni saat dimana matahari melintas tepat di atas Ka’bah, sehingga bayangan benda pada waktu itu menunjukkan arah kiblat yang cukup akurat. Rashdul Qiblah terdiri dari Rashdul Qiblah harian dan Rashdul Qiblah tahunan. Rashdul Qiblah tahunan terjadi pada bulan Mei dan Juli.  Momentum ini akan menjadi saat yang tepat bagi umat islam untuk mengecek kembali keakuratan arah kiblatnya.

Dilansir dari kemenag.go.id, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib menyatakan bahwa peristiwa Rashdul Qiblah pada tahun 2022 akan terjadi pada Jum’at dan Sabtu, 27 dan 28 Mei 2022 atau bertepatan dengan 26 dan 27 Syawal 1443 H pada pukul 16:18 WIB atau 17:18 WITA.

“Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka'bah," jelas Adib di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengecek arah kiblat pada fenomena Rashdul Qiblah adalah memastikan benda yang dijadikan patokan berdiri tegak lurus atau dapat juga menggunakan Lot/bandul. Kemudian permukaan dasar harus rata dan datar. Lalu jam pengukuran disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom.

Adapun cara pengecekannya adalah sebagai berikut:

  1. Tentukan lokasi yang akan dicek arah kiblatnya, lokasi harus terkena cahaya matahari dan datar;
  2. Sesuaikan jam yang akan digunakan dengan waktu BMKG, RRI atau Telkom;
  3. Tancapkan benda yang dijadikan patokan (tongkat) tegak lurus di atas permukaan tanah. Jika menggunakan bandul maka gantungkan benang berbandul;
  4. Tunggu hingga waktu terjadinya fenomena Rashdul Qiblah dan amati bayangan dari tongkat atau benang pada saat itu;
  5. Tandai ujung bayangan dan tarik garis lurus dengan pusat bayangan yang terbentuk;
  6. Garis lurus yang menghadap dari ujung ke pusat bayangan adalah arah kiblat yang benar.

Peristiwa Rashdul Qiblah atau Istiwa A’zam tidak ini terjadi di waktu yang sama tiap tahunnya, karena dipengaruhi oleh fenomena gerak semu tahunan matahari yang berubah-ubah. 


Penulis: Dahlia Suryani Siregar

Editor: Redaksi

 

16 May 2022

Peletakan Batu Pertama Dayah HATHAR

 
Foto: IST
www.lpmalkalam.comHari Sabtu, 13 Syawal 1443 H/14 Mei 2022 M menjadi hari bersejarah bagi HATHAR dan masyarakat kecamatan Geureudong Pasee Dan Wal bil khusus masyarakat Gampong Suka Damai dengan diadakannya peletakan pertama Dayah HATHAR di Gampong Suka Damai. Masyarakat Suka Damai sudah lama mengidamkan berdirinya sebuah dayah di sana untuk mendidik masyarakat dan generasi muda ilmu agama.

Kegiatan di pandu oleh Tgk. Jamaluddin sebagai Master Of Ceremony. Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur'an oleh Tgk. Muhammad Dani, dilanjutkan dengan shalawat badar yang dipimpin oleh Tgk. Muhajir dan Tgk. Awis Qarni. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Bapak Geusyik Suka Damai, Zulfikar Fauzi dalam sambutannya mengatakan, "Kami masyarakat Suka Damai sudah lama menantikan adanya dayah di gampong kami untuk mendidik masyarakat dan generasi muda ilmu agama. Alhamdulillah hari ini harapan tersebut telah menjadi kenyataan. Dan kami sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada pada Alim Ulama Aceh Utara yang telah hadir di gampong kami yang paling ujung yang berbatasan langsung dengan Bener Meriah."

Sedangkan Camat Geureudong Pase, Mardani, S.Sos, MSM menyampaikan, "Kami Muspika Geureudong Pase mendukung penuh pendirian Dayah HATHAR dan akan membantu dengan sekuat tenaga untuk kemajuan dayah tersebut."

Sambutan dilanjutkan dengan Rais Am HATHAR Tgk. Zulfirman T. Ismail, "Alhamdulillah kerjasama HATHAR dengan masyarakat Suka Damai telah terjalin sejak tahun 2019 terus berlanjut hingga hari ini. HATHAR dan masyarakat Suka Damai telah sepakat untuk mendirikan sebuah dayah di Gampong Suka Damai untuk pendidikan agama masyarakat dan generasi muda. Dan telah diwakafkan tanah seluas 40.500 m untuk lokasi dayah. Dan kami berharap kepada para alim ulama dan pihak pemerintah doa dan dukungannya agar dayah yang akan kita bangun maju dan berjaya sampai akhir dunia ini."

Mewakili Bupati Aceh Utara, Kadis Pendidikan Dayah Tgk. Abdullah Hasbullah, S.Ag., M.Si. mengatakan, "HATHAR sebuah organisasi Aneuk Dayah yang luar biasa. Bergerak dengan pelan-pelan tapi hasilnya terlihat nyata. Saya awalnya juga tidak terlalu yakin tapi akhirnya keraguan saya benar-benar hilang melihat gerakan HATHAR hari ini. Dayah perlu didirikan karena tanpa dayah ilmu agama akan memudar, karena dayah lembaga yang konsisten mendidik ilmu agama kepada umat, oleh karena itu Dayah HATHAR di Gampong Suka Damai wajib kita dukung."

Foto: IST

Acara ditutup dengan tausiyah oleh Abu H. Abdul Manan Blang Jruen, Ketua MPU Aceh Utara yang juga Ketua Dewan Mustasyar HATHAR. Diantara isi tausiyah Abu adalah, "Keberhasilan gerakan yang dibangun oleh HATHAR karena dua faktor, yaitu keikhlasan dan kejujuran." Abu menekankan kepada seluruh pengurus HATHAR agar tidak ada isme alumni dalam HATHAR dan jangan mencari kehidupan di HATHAR dan hidupkanlah HATHAR. Abu juga menegaskan bahwa Ulama dan Pemerintah seperti anak kembar, Ulama dan pemerintah harus bekerjasama dengan mengerjakan kewajiban masing-masing. Abu juga mengatakan untuk kelancaran Dayah HATHAR pemerintah perlu memperbaiki jalan menuju Gampong Suka Damai. Karena mulai kita masuk gerbang Kecamatan Geureudong Pase jalanya rusak dan penuh lubang. Karena bila akses jalan tidak bagus maka sulit majunya sebuah dayah.

Turut hadir pada acara peletakan batu pertama dayah dari unsur ulama Abu H. Abdul Manan Blang Jruen Ketua MPU Aceh Utara, Abon Bukhari Pimpinan Dayah Nurus Sa'adah Gampong Teungoh Sawang, Abati Dahlan Pimpinan Darul Madaris Jungka Gajah, Abi Sufi Paloh Gadeng, Waled Muniruddin Pimpinan Dayah Madinatudiniyah Nafisatul Huda Lhoksukon, Waled Hasanuddin Geureudong Pase. Dari unsur pemerintah Kadis Pendidikan Dayah Aceh Utara, Polres Lhokseumawe, Polres Aceh Utara, Perwakilan Dandim Aceh Utara, Perwakilan Kemenag Aceh Utara, Perwakilan Dinas Syariat Islam Aceh Utara, Muspika Geureudong Pase, Ketua Forum Geusyik Geureudong Pase, Tokoh Masyarakat Geureudong Pase. Pimpinan Ormas Islam dan OKP Aceh Utara, dan organisasi santri kecamatan di Aceh Utara.


Sumber: Rilis

Editor: Redaksi


12 April 2022

Demo 11 April 2022 : Sejumlah Mahasiswa Aceh Turut Menyuarakan Keresahan Rakyat

Foto: Haris Fajar Fadhillah/lpmalkalam.com

www.lpmalkalam.comSejumlah mahasiswa Aceh yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pasee ikut aksi demo 11 April 2022 di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Kota Banda Aceh, Aceh, Senin (11/04/2022).

Aksi demo tersebut berlangsung lebih kurang selama 4 jam dan dimulai sejak pukul 14.30 WIB waktu setempat. Adapun mahasiswa yang tergabung dalam aksi ini berasal dari Kampus Al-Muslim Bireuen, IAIN Lhokseumawe, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Malikussaleh, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dan beberapa kampus lainnya di Provinsi Aceh.

Kehadiran mahasiswa disambut Plt Ketua DPRA, Safaruddin bersama Wakil Ketua, Hendra Budian. Turut hadir pula sejumlah anggota DPRA seperti Irpannusir, Tantawi, Dr. Purnama Setia Budi, Abdurrahman Ahmad, Kartini Ibrahim, Irfansyah, Mukhtar Daud, dan lainnya.

Ada 10 poin tuntutan yang disuarakan dan menjadi keresahan masyarakat dalam demo tersebut, yakni terkait wacana penundaan Pemilu dan presiden 3 periode, kenaikan harga BBM, kenaikan harga sembako, kenaikan harga PPN, pemindahan ibu kota negara, konflik agraria, terkait Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), kasus pelecehan seksual di institusi pendidikan dan dayah, mafia gas subsidi, juga terkait kelangkaan BBM di Aceh.

Foto: Haris Fajar Fadhillah/lpmalkalam.com

Selama demo berlangsung, Koordinator Lapangan sempat mendesak ketua MPR dan DPRA untuk maju dan duduk bersama mahasiswa dan sempat tak diindahkan. Namun akhirnya, ketua, wakil, beserta sejumlah anggota DPRA maju tapi tak mau duduk bersama mahasiswa.

Demo berlangsung kondusif, namun sayangnya belum menemukan titik terang. Kegiatan ini pun diperkirakan akan terus berlangsung selama beberapa hari hingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai.


Reporter: Haris Fajar Fadhillah

Editor: Redaksi



 

Pers Mahasiswa AL-Kalam, IAIN Lhokseumawe Phone. 0852 6017 5841 (Pimpinan Umum). Powered by Blogger.