![]() |
| Foto: IST |
Program ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap Jumat pukul 08.00 s.d. 09.00 WIB. Seluruh mahasiswa FTIK dari semester dua hingga semester enam terlibat aktif dalam kegiatan ini. Peserta dibagi menjadi dua kategori, yakni reguler dan intensif yang terbagi lagi menjadi beberapa kelompok sesuai semester. Masing-masing kelompok dibimbing oleh mudarris-mudarissah (guru) untuk menyimak bacaan, mengoreksi, dan mencatat progres tahsin dari tiap-tiap peserta.
Dalam pelaksanaannya, setiap peserta membaca tilawah secara individu yang dimulai dari Surah Al-Fatihah. Setelah itu, peserta secara bergiliran membaca di hadapan mudarris-mudarissah untuk disimak dan dikoreksi bacaannya. Catatan koreksi yang telah diperoleh menjadi evaluasi bagi peserta untuk dapat meningkatkan lagi bacaan yang masih keliru atau belum tepat.
![]() |
| Foto: IST |
Wakil Dekan (Wadek) I FTIK, Dr. Susi Yusrianti, M.Pd., dalam rapat evaluasi pascakegiatan di hari pertama berlangsung (17/04), mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu syarat untuk mendaftar Seminar Hasil (Semhas). Dr. Susi berharap, para mudarris-mudarissah yang telah ditetapkan untuk membimbing dan mendampingi peserta program tahsin ini dapat membantu mereka agar bacaan Al-Qurannya lebih baik lagi. "Kalau bisa one day, one juz (satu hari, satu juz) lebih baik lagi. Karena seringkali kita cuma semangat saat Ramadan saja, tapi setelahnya kita udah malas. Dengan ini, membantu adik-adik semua untuk bisa lebih baik lagi bacaannya karena sudah lebih rutin membaca Al-Quran," tambahnya.
Wadek III FTIK, Dr. Nurul Fadhillah, M.Hum., bersama Organisasi Mahasiswa (Ormawa) FTIK turut serta melakukan penyusunan kegiatan, mulai dari tes bacaan Al-Quran, pembagian kelompok, mendata mahasiswa yang tepat untuk menjadi mudarris-mudarissah, hingga adanya pengawasan saat kegiatan berlangsung.
Penulis: Alya Nadila
Editor: Tiara Khalisna


