Portal Berita Al-Kalam

Belajar dari Nala dan Orang Tuanya untuk Berhenti Menuntut Anak Langsung Pintar dengan Membangun Kecanduan Positif akan Ilmu

Foto: VisiNews www.lpmalkalam.com- Konsistensi kecerdasan luar biasa Nala, seorang anak yang sejak usia 3 tahun hingga kini terus menginspi...

HEADLINE

Latest Post

24 September 2026

Insiden Family Gathering FEBI, Panitia Ungkap Kronologi dan Evaluasi Pengawasan


Foto: IST
www.lpmalkalam.com-
Dalam rangka penyambutan Mahasiswa Baru (Maba) tahun 2026, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melaksanakan Family Gathering yang bertempat di Pioneer Camp, Pantai Rancong, Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Sabtu (19/9/2026) sejak pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di kampus setempat bagi mahasiswa yang berada di sekitar kampus hingga 16.45 WIB. 

Melalui informasi yang beredar di kalangan mahasiswa kampus setempat, telah terjadinya kecelakaan yang dialami oleh tiga orang Maba. Guna mendapatkan informasi yang akurat dan sesuai fakta di lapangan, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam kemudian bergerak memastikan informasi tersebut dengan mewawancarai Alfi Syahri selaku Koordinator Lapangan (Korlap). 

Melalui hasil wawancara bersama Alfi, diketahui bahwa Maba yang mengalami kecelakaan hanya dua orang, sedangkan satu Maba dari total korban yang diisukan tidak mengalami kecelakaan, tetapi sesak napas saat berada di lokasi kegiatan. Mengetahui jarak kampus dengan tempat pelaksanaan kegiatan berjarak 18,4 Kilometer (Km), maka pihak LPM Al-Kalam mengajukan pertanyaan terkait alasan pemilihan tempat tersebut. Alfi kemudian menjelaskan bahwa Pioneer Camp dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki area yang luas, suasananya sejuk, dan dinilai sesuai untuk kegiatan mahasiswa. 

Menanggapi isu yang tersebar, Alfi juga mengatakan bahwa salah satu Maba yang mengalami kecelakaan mengaku sudah melihat seekor lembu yang hendak menyeberang jalan, kemudian Mahasiswa tersebut berusaha mendahului lembu tersebut, tetapi salah memperhitungkan jarak sehingga terjadi kecelakaan. “Dia bilang, ‘Salah saya, Bang. Saya salah perhitungan. Karena lembu itu mau menyeberang, saya sedikit tancap gas untuk mendahului lembu tersebut,’” ujar Alfi. 

Guna memperjelas kondisi yang terjadi, pihak LPM Al-kalam juga melakukan wawancara kepada Indra Fahreza selaku Koordinator Konvoi. Ia menyampaikan bahwa dalam perjalanan pulang, ia berada di depan bus sehingga kabar kecelakaan diterimanya setelah berada di kampus. Ia kemudian mengatakan bahwa panitia yang berada di belakang rombongan langsung menghentikan perjalanan dan membawa kedua mahasiswa tersebut ke Puskesmas Muara Satu. Keduanya kemudian mendapatkan penanganan untuk luka lecet dan obat minum. 

Alfi juga mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena kondisi jalan yang licin dan berlumpur akibat hujan. Ia juga menegaskan bahwa kecelakaan yang dialami oleh dua Maba Febi terjadi saat perjalanan pulang dari lokasi kegiatan ketika rombongan mahasiswa Febi Pioneer Camp sekitar pukul 16.45 WIB. Menurutnya, panitia sebelumnya telah meminta penanggung jawab keamanan yaitu Muhammad Syahril Ramadhan untuk melakukan pengawasan selama perjalanan. “Kami sudah meminta PIC (Person in Charge/Penanggung Jawab) keamanan untuk lebih mengontrol saat pergi dan pulang,” kata Alfi. 

Dalam wawancara tersebut diketahui bahwa pihak panitia sudah membuat Google Form yang dapat diisi oleh Maba FEBI dengan memilih tiga opsi transportasi yang sudah disediakan oleh panitia. Berdasarkan data Google Form yang diisi oleh 145 responden, sebanyak 43,4% memilih menggunakan sepeda motor pribadi, 29,7% menggunakan sepeda motor bersama teman, dan 26,9% memilih bus. Dengan demikian, 73,1% responden memilih menggunakan sepeda motor, baik sendiri maupun bersama teman. 

Pada wawancara juga disampaikan bahwa panitia juga sudah menyiapkan satu transportasi besar (bus kampus) sesuai dengan kebutuhan yaitu muatan barang dan jumlah Maba yang memilih opsi naik bus. Sementara itu, Alfi menyebut sekitar 90% Maba FEBI menggunakan sepeda motor. Ia mengatakan pada awal pendataan terdapat sekitar 30 mahasiswa yang memilih bus, tetapi pada hari pelaksanaan hanya 18 mahasiswa yang menggunakan bus karena sebagian mahasiswa lainnya memilih menggunakan sepeda motor sendiri atau bersama teman. “Tidak ada istilah kapasitas bus tidak cukup, 90% Maba memilih naik Honda masing-masing,” ujar Alfi. 

Melalui pernyataannya, LPM Al-Kalam kemudian mengajukan pertanyaan terkait adanya opsi menggunakan transportasi pribadi. Alfi mengatakan bahwa pilihan tersebut diberikan setelah beberapa mahasiswa baru menyampaikan kendala izin dari orang tua jika tidak diantar, jarak tempat tinggal yang lebih dekat dengan lokasi, serta pertanyaan mengenai transportasi bagi mahasiswa yang tidak menggunakan bus. 

Alfi juga menegaskan bahwa penggunaan kendaraan pribadi tidak diwajibkan kepada mahasiswa baru. Panitia memberikan pilihan tersebut berdasarkan kondisi peserta. Mahasiswa yang menggunakan sepeda motor juga diimbau untuk tidak berkendara sendiri dan dapat berboncengan dengan temannya. Menurutnya, panitia juga telah mengatur perjalanan kendaraan dalam satu rombongan dan menugaskan penanggung jawab keamanan untuk melakukan pengawasan.

Mengenai satu korban yang sesak napas, Alfi juga menyampaikan bahwa Sekretaris kegiatan juga sudah memberikan infromasi kepada para mentor untuk mengantisipasi kejadian serupa dengan meminta para maba membawa obat-obatan jika diperlukan. Hanya saja bukti yang diterima oleh LPM Al-Kalam hanya terusan kepada mentor saja, ia juga mengatakan tidak mengetahui secara pasti apakah para mentor sudah memberikan informasi tersebut kepada para Maba. “Dari sekretaris disampaikan kepada mentor untuk membawa perlengkapan yang diperlukan. Jadi, kami dari panitia menyerahkan kepada mentor untuk menyampaikan kepada maba,” ujar Alfi. 

Namun, Alfi mengatakan pihak panitia tidak memiliki bukti yang memastikan seluruh mahasiswa baru telah menerima informasi tersebut. Penyampaian informasi mengenai perlengkapan dilakukan melalui mentor. 

Menanggapi iuran sebesar Rp30.000 /orang, Alfi juga menjelaskan bahwa uang tersebut digunakan untuk kebutuhan acara. “Rp30.000 itu untuk parkir, tiket masuk, makan siang, dan hadiah perlombaan,” kata Alfi. 

Menutup wawancara yang dilakukan Alfi mengatakan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi panitia dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya. Alfi juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap mahasiswa yang menggunakan kendaraan pribadi perlu ditingkatkan. Ia juga menambahkan bahwa panitia perlu tetap tenang ketika terjadi insiden dan mengutamakan keselamatan peserta. “Kalau terjadi insiden, jangan panik. Kita minimalkan dulu risikonya, kemudian cari solusi dan laksanakan apa yang harus dilakukan,” ujarnya. 

Terkait penggunaan kendaraan pribadi pada kegiatan tahun depan, Alfi mengatakan keputusan akan diserahkan kepada pihak biro. Apabila bus kampus tidak dapat digunakan, panitia akan berupaya menyediakan kendaraan berukuran besar, terutama untuk mengangkut perlengkapan kegiatan.  


Reporter: Putri Ruqaiyah & Ririn Dayanti Harahap 

Editor: Redaksi

22 Juni 2026

Ormawa UIN SUNA Gelar Kajian Spesial Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

 

Foto: Putri Ruqaiyah
www.lpmalkalam.com- Organisasi mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar Kajian Spesial dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Aula Gedung Biro UIN SUNA Lhokseumawe pada Senin (22/06/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Hijrah dengan Hati, Berdiri dengan Jati, Menjadi Pemuda yang Berarti untuk Negeri,” ini diikuti oleh civitas akademica serta organisasi mahasiswa (Ormawa) di lingkungan UIN SUNA. Panitia menghadirkan dai Provinsi Aceh, Junaidi Ilyas, sebagai pemateri utama.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, Luthfiani, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Sahibul Kausar serta lantunan Selawat Badar yang dipimpin oleh Fauzan Imran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Presiden Mahasiswa (Presma), Fauzan Azima, dan Wakil Rektor III, Darmadi.

Dalam sambutannya, Darmadi menyampaikan bahwa hijrah bukan sekadar berpindah tempat, melainkan perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Setelah itu, MC mengumumkan pemenang DEMA-U Islamic Competition Muharam 1448 H, Campus Speech Festival, sebelum memasuki sesi kajian inti yang disampaikan oleh Junaidi Ilyas.

Dalam kajiannya, Junaidi Ilyas menjelaskan bahwa hijrah merupakan proses perubahan yang membutuhkan niat tulus karena Allah Swt., lingkungan pergaulan yang baik, strategi yang tepat, serta perjuangan yang sungguh-sungguh. Ia juga mengulas perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw. sebagai teladan bagi umat Islam dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Fauzan Azima, selaku presma UIN SUNA berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi seluruh mahasiswa untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri serta meneladani hijrah Nabi Muhammad saw. dengan bertransformasi dari kehidupan yang kurang baik menuju pribadi yang lebih baik.


Reporter: Zahratul

Editor: Chalisa Najla Safira

07 Mei 2026

Ormawa Fasya Gelar Kelas Umum Bersama Haji Uma

 

Foto: Putri Ruqaiyah
www.lpmalkalam.com- Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Syariah (Fasya) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyelenggarakan Kuliah Umum bersama Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Aula Biro kampus setempat pada Kamis (07/05/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema 'Relasi Kewenangan Pusat dan Daerah dalam Negara Kesatuan: Menguji Eksistensi Qanun Aceh di Tengah Arus Unifikasi Hukum Nasional.' Rangkaian acara ini diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Aceh, serta Mars UIN SUNA. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia yaitu Al Muhajir, yang dilanjutkan oleh  Hasanul Aftar selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta sambutan sekaligus pembukaan oleh Wakil Rektor (Warek) III UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Darmadi, M.Si.

Dalam sambutannya, Darmadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Darmadi juga menyampaikan perjalanan transformasi kelembagaan kampus dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) hingga akhirnya berstatus menjadi UIN. Selain itu, ia turut menyinggung peran anggota DPD RI, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, dalam proses transformasi tersebut.

Setelah rangkaian seremoni dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan kepada acara inti dengan menghadirkan Haji Sudirman, S.Sos., M.Sos., anggota DPD RI/MPR RI, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Haji Uma membahas kedudukan serta dinamika Qanun Aceh di tengah arus unifikasi hukum nasional. Haji uma juga menegaskan pentingnya kajian lapangan terhadap implementasi Qanun di masyarakat.

“Kita perlu mencari tahu dan menganalisis keberhasilan penerapan qanun di gampong, khususnya dalam menyelesaikan perkara tindak pidana ringan atau tipiring hingga tuntas,” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi diskusi, penyerahan sertifikat kepada pemateri, serta foto bersama dengan seluruh peserta yang hadir pada kegiatan tersebut.



Reporter: Intan Sarifah

Editor: Tiara Khalisna

10 April 2026

Ketua Umum DEMA FTIK Resmi Dilantik, Serukan Gerakan Mahasiswa yang Berdampak

 

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe kembali menggelar momentum penting dengan dilantiknya kepengurusan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) periode terbaru. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula FTIK UIN SUNA Lhokseumawe pada Selasa (07/04/2026).

Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, Muhammad Agha A resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum DEMA. Acara ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa yang turut memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru. Suasana penuh semangat dan harapan tampak mengiringi jalannya prosesi pelantikan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar kebanggaan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan serta berharap kontribusi tersebut dapat menjadi landasan kuat bagi kemajuan organisasi ke depan.

Ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari perjalanan panjang yang menuntut kerja keras, kebersamaan, dan komitmen dalam menghadirkan perubahan nyata di lingkungan mahasiswa.

Dalam kutipan sambutannya, ia menyampaikan, “Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum DEMA. Amanah ini bukanlah suatu kebanggaan semata, melainkan tanggung jawab besar yang harus saya jalankan dengan penuh kesungguhan dan integritas. Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan titik awal dari perjalanan baru. Kami menyadari bahwa DEMA bukan hanya sebuah organisasi, tetapi juga wadah pengabdian, ruang pembelajaran, dan tempat kita semua bertumbuh.”

Ia juga mengatakan, “Saya mengajak seluruh pengurus dan mahasiswa untuk berjalan bersama, karena sejatinya organisasi ini tidak akan besar oleh satu orang, tetapi oleh kerja sama dan semangat kolektif kita semua.”

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh mahasiswa untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi nyata melalui semangat:

“Bergerak, berdampak, dan bermakna.”

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan DEMA mampu menjadi motor penggerak perubahan, memperkuat peran mahasiswa, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi kampus dan masyarakat luas.

Hidup mahasiswa!

Hidup rakyat Indonesia!

Hidup perempuan-perempuan Indonesia!


Rilis

Editor: Putri Ruqaiyah

10 Februari 2026

DEMA–SEMA UIN Sultanah Nahrasiyah Gelar Musyawarah Mahasiswa 2026

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) bersama Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar kegiatan Musyawarah Mahasiswa (Musma) sebagai forum evaluasi kinerja organisasi mahasiswa dan pembahasan arah kebijakan ke depan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 10 hingga 11 Februari 2026, dan dilaksanakan di Aula Biro pada Selasa (10/02/2026).

Kegiatan Musma tersebut mengusung tema “Merangkul Keberagaman, Meneguhkan Kebersamaan, dan Menumbuhkan Kepemimpinan Berbasis Nilai”. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, S.Sos.I., M.Si., Wakil Dekan III dari setiap fakultas, perwakilan UKM/UKK, serta perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, dalam sambutan menyampaikan bahwa “Kepemimpinan tidak hanya dinilai dari keberanian berbicara, tetapi dari bagaimana seseorang menyampaikan pendapat secara argumentatif, rasional, dan bertanggung jawab di hadapan publik,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa kedisiplinan dalam hal-hal kecil, seperti ketepatan waktu dan kesiapan menjalankan tugas, menjadi indikator penting dalam menilai integritas kepemimpinan.

Ketua SEMA UIN SUNA Lhokseumawe, Cut Asna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Musma bukan hanya kegiatan yang diadakan setiap tahun, tapi Musma ini merupakan tempat di mana belajar apa itu demokrasi kampus, tempat kita belajar mendengarkan opini,” ujar Cut.

Cut juga berharap semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan Musma ini dengan tertib dan terbuka sampai kegiatan ini selesai sehingga terpilihnya pemimpin baru.


Reporter: Indira Ulfa

Editor: Putri Ruqaiyah

28 Januari 2026

UKM Lekisma Al-Furqan UIN SUNA Gelar Trauma Healing Pascabanjir di Sawang Aceh Utara

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Keislaman Mahasiswa (Lekisma) Al-Furqan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe bersama Tim Rangka Pustaka melaksanakan kegiatan Volunteer Trauma Healing Pascabanjir di Kecamatan Sawang, Aceh Utara pada Dusun Lhok Pungki, Gunci, Kec. Sawang, Kab. Aceh Utara pada Minggu (25/01/2026).

‎Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir untuk memberikan pendampingan psikososial, khususnya kepada anak-anak. Pendampingan dilakukan melalui berbagai permainan edukatif, diantaranya membuat kreasi dari origami serta menggambar ekspresi perasaan sebagai media penyaluran emosi anak-anak.

‎Ketua Tim Volunteer menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka, mengurangi rasa takut dan cemas, serta membangun kembali suasana aman dan menyenangkan melalui aktivitas kreatif dan interaktif.

Foto: IST
Dalam pelaksanaannya, relawan menggunakan metode Pendekatan Humanis dan Partisipatif, dengan mengajak anak-anak berinteraksi aktif melalui kegiatan melipat kertas origami dan menggambar ekspresi seperti rasa senang, sedih, dan harapan. Kolaborasi dengan Rangkang Pustaka turut mendukung kegiatan ini melalui penyediaan alat gambar dan bahan bacaan.

‎“Kegiatan Trauma Healing ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi psikologis anak-anak pascabanjir. Melalui kegiatan kreatif seperti menggambar dan origami, kami berharap anak-anak dapat mengekspresikan perasaan mereka, mengurangi rasa trauma, serta kembali merasakan suasana yang aman dan menyenangkan,” ujar Viona Oktavia, Bendahara Umum UKM Lekisma Al-Furqan.

‎Melalui kegiatan ini, UKM Lekisma Al-Furqan berharap dapat memberikan dampak positif bagi pemulihan psikologis anak-anak pascabanjir, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat terdampak bencana alam.

‎

‎Rilis

‎Editor: Tiara Khalisna
 

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0812-6983-7115 (Pemimpin Redaksi) 0853-5944-2144 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.