![]() |
Foto: Jati Mainah |
Asyraf Zaky selaku Ketua Panitia PBAK 2025 menjelaskan bahwa tes baca Al-Qur’an awalnya sudah direncanakan dalam rundown, tetapi waktu pelaksanaan yang terbatas membuat agenda ini tidak bisa dilaksanakan sesuai jadwal.
“Sebenarnya tes ngaji ini memang sudah disepakati, tetapi dalam waktu satu setengah jam kita setting. Namun, karena ada pergeseran jadwal, akhirnya waktu itu tergabung dengan registrasi dan absensi. Setelah konsultasi dengan Direktur Ma’had, diputuskan tes ngaji diadakan di lain waktu karena khawatir acara PBAK akan semakin molor,” jelas Ketua Panitia.
![]() |
Foto: mursyidatul khaira |
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tes baca Al-Qur’an akan dijadwalkan ulang oleh Ma’had Aly. Informasi mengenai waktu dan teknis pelaksanaannya akan diumumkan melalui akun Instagram resmi Ma’had Aly atau melalui organisasi mahasantri Ma’had.
“Artinya, tes baca Al-Qur’an sudah tidak ada lagi di dalam rangkaian acara PBAK. Jadwalnya akan diinfokan kembali oleh pihak ormasa Ma’had,” tambahnya.
Dengan demikian, meski tidak masuk dalam susunan kegiatan PBAK, tes baca Al-Qur’an tetap akan berlangsung pada waktu yang akan diumumkan oleh Ma’had Aly.
Reporter: Indira Ulfa