![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mendukung penguatan promosi serta digitalisasi UMKM lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkolaborasi langsung dengan pemilik Aan Bakery guna menggali informasi terkait kondisi usaha, sistem produksi, serta potensi pengembangan pemasaran berbasis digital.
Sebelum kunjungan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan koordinasi dan membuat janji dengan pemilik usaha. Observasi dimulai pukul 11.00 WIB dengan meninjau langsung area dapur produksi. Mahasiswa menyaksikan secara menyeluruh proses pembuatan roti, mulai dari tahap persiapan bahan, pengolahan adonan, hingga proses pemanggangan dan pengemasan.
Pemilik Aan Bakery menyambut baik kehadiran mahasiswa. “Kami merasa terbantu dengan adanya observasi ini. Selama ini promosi masih terbatas dari mulut ke mulut. Dengan adanya pendampingan digital, kami berharap usaha ini bisa dikenal lebih luas,” ungkapnya.
Setelah observasi produksi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam bersama pemilik UMKM. Data yang diperoleh dari observasi dan wawancara tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa dalam merancang strategi promosi dan digitalisasi yang lebih efektif serta terarah.
Aan Zuanna, pemilik usaha Aan Bakery, mengungkapkan bahwa pendampingan ini memberinya pemahaman baru tentang pentingnya promosi digital. “Selama ini kami fokus pada produksi. Dengan adanya bantuan digitalisasi ini, saya berharap Aan Bakery bisa semakin dikenal dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” tuturnya.
Salah satu perwakilan Mahasiswa KPM Mandiri 67 menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan langkah penting bagi UMKM agar mampu bersaing di era modern. “Kami ingin membantu pelaku usaha desa agar tidak tertinggal dalam pemanfaatan teknologi. Promosi digital yang sederhana namun terencana dapat meningkatkan jangkauan pasar secara signifikan,” ujarnya.
Upaya ini diharapkan mampu memperluas akses pemasaran, memperkenalkan produk Aan Bakery kepada masyarakat yang lebih luas, serta mendorong peningkatan volume penjualan.
Melalui kegiatan observasi dan digitalisasi UMKM ini, Mahasiswa KPM Mandiri 67 UIN SUNA berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam penguatan ekonomi lokal. Sinergi antara mahasiswa dan pelaku UMKM di Desa Tambon Tunong diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi usaha yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi digital.
Penulis: Siti Hunava Foenna, Mahasiswi KPM Kelompok 67 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
Editor: Indira Ulfa
