![]() |
| Foto: Rozatun Navais |
Konferensi yang mengusung tema Human-Centered Innovation for Education and Society in the Era of Artificial Intelligence ini diawali dengan pembukaan oleh Darmadi selaku Wakil Rektor III. Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri yang dibagi ke dalam dua sesi, yaitu pagi dan siang. Pada sesi pertama, panitia menghadirkan Ainol Mardhiah dari International Islamic University Malaysia sebagai pemateri pertama dengan moderator Rafika Nuzula.
Kegiatan berlangsung melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab serta diakhiri dengan praktik speaking menggunakan AI speaker. Setelah penyampaian materi selesai, panitia memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemateri atas kontribusinya dalam kegiatan tersebut.
Selain menghadirkan pemateri utama, kegiatan ini juga mengundang Irmansyah selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah (IPUR) Bank Indonesia. Dalam pemaparannya, Irmansyah menekankan pentingnya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan rupiah. Ia menjelaskan cara penyimpanan uang rupiah yang baik, peran Bank Indonesia dalam pengelolaan mata uang, serta proses distribusi uang hingga sampai kepada masyarakat.
"Melalui The 2nd International Conference on Education 2026, FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe bersama FKIP UMSU berharap kegiatan ini mampu memperkuat kolaborasi akademik, memperluas jaringan kerja internasional, serta menjadi wadah lahirnya gagasan inovatif untuk mengembangkan pendidikan di era globalisasi dan teknologi kecerdasan buatan," ungkap Darmadi.
Pemateri kedua, Tariq Khan dari University of Malakand, Pakistan, dan pemateri ketiga, Khalsiah, hadir setelah Istirahat, Salat, dan Makan (ISOMA).
Reporter: Rozatun Navais
Editor: Zahratul
