![]() |
| Foto: AntaraNews |
Menurut DetikKalimantan, Kementerian Kehutanan mencatat 793 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia hingga 10 Oktober 2026. Sebanyak 288 titik berada di Kalimantan Tengah, 44 titik di Kalimantan Barat, dan 28 titik di Kalimantan Selatan.
ANTARA News melaporkan bahwa pemadaman karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, dilakukan dengan bantuan helikopter. Petugas menghadapi kendala berupa kabut asap, akses menuju lokasi yang sulit, dan kondisi lahan gambut.
Berdasarkan informasi dari Multimedia Center Kalimantan Tengah pada Senin (12/10), tercatat 3.908 titik panas dan 62 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 64,82 hektare dalam periode 24 jam hingga pada Minggu (11/10).
Di Kalimantan Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan koordinasi penanganan karhutla di sepuluh kabupaten/kota. Menurut ANTARA News Kalimantan Timur pada Selasa (6/10), tercatat 1.964 kejadian dengan luas lahan terdampak mencapai 7.952 hektare selama periode 1 Agustus hingga 5 Oktober 2026.
Di Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran meminta pengerahan alat berat untuk membuat saluran air guna mendukung penanganan kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Barat. Informasi tersebut dilaporkan oleh Multimedia Center Kalimantan Tengah “Segera tempatkan ekskavator ke sini, buat kanal atau saluran air di sekitar lokasi untuk mendukung penanganan kebakaran,” ujar Agustiar Sabran.
Sementara itu, ANTARA News pada Selasa (6/10) melaporkan bahwa Kalimantan Barat memperpanjang status tanggap darurat karhutla hingga pada Minggu (18/10). Perpanjangan status tersebut berkaitan dengan penanganan kebakaran yang masih berlangsung dan ancaman kabut asap.
Penulis: Intan Sarifah
