Terpahat sunyi di lembar waktu
Harapku bersemi di celah retak
Mimpiku hidup di balik ragu
Aku bukan langit yang selalu terang
Kadang mendung memeluk langkahku
Hujan luruh tanpa memberi tanda
Namun pelangi tak pernah lupa pulang
Membawa warna untuk jiwaku
Aku menyimpan banyak kata
Yang tak sempat menjadi suara
Kubisikkan pada angin senja
Lalu kubiarkan langit menjaganya
Hingga waktu mengerti maknanya
Aku belajar dari kehilangan
Yang datang tanpa mengetuk pintu
Air mata pernah menjadi teman
Namun harapan tak pernah pergi
Ia tinggal di dalam dadaku
Aku melangkah tanpa tergesa
Mengejar mimpi dengan tenang
Meski jalan penuh kerikil
Aku percaya setiap jejak
Akan menemukan tujuannya
Aku bukan manusia sempurna
Aku hanya hati yang bertahan
Dengan rapuh yang kusembunyikan
Dan kuat yang terus kutumbuhkan
Di setiap pagi yang datang
Aku memuja cakrawala luas
Laut yang menyimpan rahasia
Dan senja yang mengajarkan pulang
Dari mereka aku belajar
bahwa indah lahir dari kesabaran
Aku adalah aku yang sederhana
Dengan luka yang menjadi aksara
Dengan mimpi yang tak pernah padam
Dan doa yang selalu kupeluk
Hingga semesta memanggil namaku
Penulis: Amanda Zuhra
Editor: Chalisa Najla Safira









