![]() |
| Foto: IST |
Sebelum diletakkan pada tempatnya, papan nama tersebut dibuat pada hari Senin (16/02). Proses pengecatan papan nama dan tong sampah dilakukan di hari yang sama pula. Dengan kreativitas para anggota kelompok 12, papan nama didesain secara manual melalui tangan-tangan kreatifnya. Dengan campuran tiga warna, yaitu biru, kuning, dan putih yang melapisi kayu papan nama tersebut, tidak hanya sekadar pemilihan warna asal namun memiliki makna tersendiri. Biru melambangkan kedamaian dan profesionalisme, kuning melambangkan energi dan semangat, serta putih yang melambangkan kebersihan dan kesucian.
Papan nama yang telah jadi diletakkan di depan kantor desa, sedangkan keempat tong sampah masing-masing diletakkan di sekolah, kantor desa, masjid, serta meunasah desa.
![]() |
| Foto: IST |
"Selain membuat papan nama, kami juga membagikan empat tong sampah di empat titik lokasi yang berbeda. Tujuannya agar sampah tidak berserakan, selama ini dapat dilihat sampah-sampah yang ada sering berserakan, semoga dengan tong sampah ini dapat meningkatkan sifat sadar lingkungan bagi masyarakat," jelas Ikhsan.
Reporter: Zuhra
Editor: Tiara Khalisna



