![]() |
| Foto: IST |
Program GSA tahun ini membawa misi besar untuk memperkuat literasi digital, khususnya dalam pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang etis di kalangan akademisi. Sebagai duta, mahasiswa terpilih akan bertugas mengelola komunitas, menyebarkan informasi teknologi terbaru, serta membangun jejaring profesional bersama pakar dari Google.
Syarat dan Tahapan Pendaftaran
Berbeda dengan anggapan umum, program ini tidak hanya terbatas bagi mahasiswa teknik atau IT. Kriteria utama yang dicari adalah mahasiswa aktif (semester 2 hingga tingkat akhir) yang memiliki jiwa kepemimpinan, aktif berorganisasi, serta mampu berkomunikasi dengan baik.
Berdasarkan alur pendaftaran terbaru, terdapat beberapa komponen penting yang harus dipersiapkan oleh calon pendaftar:
1. Pengisian Data Diri:
Melalui platform resmi yang telah disediakan.
2. Challenge Kreatif:
Mengunggah karya atau konten (melalui Instagram/TikTok/LinkedIn) yang menunjukkan kemampuan menggunakan alat AI Google seperti Gemini untuk memberikan dampak positif.
3.Motivasi & Pengalaman:
Menjelaskan visi untuk memajukan komunitas kampus melalui teknologi.
Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui tautan referal khusus: https://googlestudentambassador.id/?referralCode=GSAID25008
Dampak Besar: Lebih dari Sekadar Pengalaman
Partisipasi dalam GSA 2026 bukan sekadar menambah baris di CV (Curriculum Vitae/Riwayat Hidup). Mahasiswa akan mendapatkan akses eksklusif ke pelatihan soft skill, seperti public speaking, prompt engineering, dan manajemen proyek. Program ini dirancang untuk menciptakan dampak nyata (impact) bagi karier masa depan, memperkuat personal branding, serta membuka pintu kolaborasi nasional maupun internasional.
Batas Akhir Pendaftaran
Mahasiswa UIN SUNA diharapkan segera bertindak, karena batas akhir pendaftaran ditetapkan pada Senin (16/03/2026). Panitia menekankan bahwa proses pendaftaran dibuat sesimpel mungkin untuk mendorong sebanyak mungkin mahasiswa "mencoba" dan menggali potensi tersembunyi mereka.
"Ini adalah titik awal bagi mahasiswa yang ingin keluar dari zona nyaman. Jangan takut untuk mencoba-coba, karena dampak yang dihasilkan bisa menjadi loncatan besar bagi masa depan profesional Anda," tulis pengumuman resmi program tersebut.
Rilis
Editor: Tiara Khalisna


