![]() |
| Foto: IST |
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan lingkungan setelah bencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Kegiatan gotong royong diikuti oleh tokoh masyarakat, pemuda setempat, serta mahasiswa KPM UIN SUNA yang bergabung secara sukarela. Mereka bekerja sama membersihkan sisa material longsor dan puing yang masih menyumbat akses jalan, memulihkan fasilitas umum, serta membersihkan rumah warga yang terkena tanah longsor dan kayu.
"Kami sangat senang bisa membatu warga dalam mengatasi pemulihan pascabencana ini dan sangat prihatin melihat rumah warga yang terkena longsor. Semoga dengan kedatangan kami bisa memberi sedikit tenaga untuk membantu pemulihan ini," ujar Urwatul Uska, selaku Ketua KPM Kelompok 70.
Warga setempat menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam kegiatan gotong royong ini. Mereka berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga, sehingga proses pemulihan pascabencana tidak hanya mengandalkan bantuan dari luar, tetapi juga dari kekuatan internal masyarakat setempat.
Gotong royong pascabencana menjadi simbol penting di banyak daerah terdampak di Aceh, khususnya di daerah Aceh Tengah, di mana masyarakat turun tangan langsung untuk membersihkan lingkungan dan memulihkan fasilitas publik yang rusak akibat bencana alam. Nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan melalui kegiatan ini dinilai penting dalam memperkuat kebersamaan di tengah bencana.
Penulis: Tiffani Andriani, Mahasiswa KPM Kelompok 70 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe


