![]() |
| Foto: IST |
Pada hari pertama, yaitu Kamis (19/02) kegiatan Pesantren Kilat yang direncanakan dimulai pada pukul 08.00 WIB mangalami keterlambatan dikarenakan hujan. Namun, pada pukul 08.30 WIB anak-anak mulai berdatangan, ada yang berjalan kaki, menaiki sepeda, maupun diantar oleh orang tuanya. Walau dalam keadaan hujan, anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan Pesantren Kilat di hari pertama ini. Anak yang hadir pun berasal dari berbagai usia, namun masih di pantaran sekolah dasar. Total kehadiran murid pada hari pertama adalah 11 anak.
Pembelajaran awal dimulai dengan tahsin (proses memperbaiki dan membaguskan bacaan Al-Quran agar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dan makhraj huruf yang benar). Terdapat dua kategori murid yang diajarkan, yaitu tingkat Al-Quran dan tingkat Iqra/Juz 'Amma. Agar murid tidak bosan, kegiatan tahsin diselingi dengan pembelajaran pengenalan nama-nama dan tugas malaikat serta nasihat agar patuh kepada orang tua, guru, serta menyayangi teman. Pembelajaran dilakukan dengan cara yang menyenangkan, seperti adanya hadiah bagi anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan. Hal ini bertujuan agar murid merasa nyaman dan tetap semangat selama proses belajar.
Reporter: Zuhra
Editor: Tiara Khalisna


