Portal Berita Al-Kalam

Klasik Goes to SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu Raih Antusias Siswa Pelajari Cara Penulisan Berita

Foto: Nurul Fadilah   www.lpmalkalam.com - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al-Kalam Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) L...

HEADLINE

Latest Post

26 Februari 2026

Tingkatkan Pendidikan Bahasa di Sekolah Dasar, Mahasiswa KPM Pante Gaki Bale Laksanakan Fun Foreign Class

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 12 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe yang berada di Desa Pante Gaki Bale, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara menyelenggarakan kegiatan Fun Foreign Class di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Langkahan pada Selasa–Rabu (24–25/02/2026).

‎Fun Foreign Class merupakan kegiatan pembelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang diselenggarakan untuk mengajarkan kosakata sederhana bagi siswa SD. Siswa yang hadir berasal dari tingkatan kelas berbeda, hal ini dikarenakan jumlah siswa yang hadir cukup sedikit sehingga guru pengawas menggabungkan seluruh tingkatan kelas siswa dalam satu kelas saja. Jumlah kehadiran siswa yang sedikit dipengaruhi oleh faktor bulan Ramadan serta keadaan kehidupan mereka pascabanjir belum benar-benar pulih. 

Foto: IST

‎Pada hari pertama, tepatnya pada Selasa (24/02), diisi dengan kelas Bahasa Arab yang diajarkan oleh Alfiyyah Rojwaa dan Alya Dara Daniva, mereka mengajarkan kosakata anggota tubuh. Pada hari kedua, yakni Rabu (25/02), kegiatan diisi dengan pembelajaran Bahasa Inggris yang disampaikan oleh Najwa Aulia Putri dan Alfiyyah Rojwaa, keduanya mengajarkan kosakata anggota bagian kepala. Kegiatan pembelajaran diselingi dengan Ice Breaking agar siswa tidak merasa bosan serta bernyanyi dengan gerakan sederhana dalam Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

‎Kegiatan pembelajaran pun disambut dengan suka cita oleh para siswa, terlihat dari siswa yang aktif mempraktikkan pelafalan kosakata, menghafal, serta tampil ke depan kelas untuk menjawab pertanyaan. 

‎Najwa, salah seorang mahasiswa KPM yang mengajarkan Bahasa Inggris mengungkapkan rasa senangnya terhadap para siswa yang tampak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran bersama dengan mereka. "Anak-anak sangat aktif dalam mengikuti seluruh alur pembelajaran, mereka berebutan ingin menjawab soal yang telah diberikan, semoga mereka (siswa) mendapatkan hasil pembelajaran positif dari Fun Foreign Class ini," ungkapnya. 

‎Alfiyyah turut menambahkan rasa kagumnya, "Awalnya saya kira mereka ga excited, ternyata mereka semangat banget untuk jawab semua pertanyaan yang telah diberikan," terang Alfiyyah. "Mereka juga lebih aktif ketika pembelajaran dilakukan dengan game," ujar Alya. 

Reporter: Zuhra

‎Editor: Tiara Khalisna

KPM Desa Pante Gaki Bale UIN SUNA Lhokseumawe Gelar “Taman Ceria” untuk Pulihkan Trauma Anak Pascabanjir

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 12 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe di Desa Pante Gaki Bale menyelenggarakan kegiatan bertajuk Taman Ceria yang bertempat di kantor geuchik (kepala desa) setempat pada Minggu (22/2/2026).

Kegiatan Taman Ceria merupakan wadah ekspresi bagi anak-anak di lingkungan Desa Pante Gaki Bale. Kegiatan ini diselenggarakan oleh salah satu kelompok mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan UIN SUNA Lhokseumawe sebagai bentuk upaya penyembuhan trauma anak-anak pascabencana banjir yang terjadi pada 26 November 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 18 anak yang berasal dari Desa Pante Gaki Bale. Seluruh peserta merupakan siswa sekolah dasar, dan terdapat satu anak yang masih berusia di bawah lima tahun. Kegiatan dibuka oleh Maisarah selaku moderator yang memandu acara hingga selesai. Acara diawali dengan doa belajar yang dilantunkan dengan penuh semangat oleh anak-anak, yang terlihat dari ekspresi bahagia di wajah dan tingkah laku mereka.

Foto: IST

Kegiatan dilanjutkan dengan permainan kolase untuk melatih kreativitas dan keterampilan anak. Anak-anak dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing terdiri atas empat hingga lima orang dan didampingi oleh seorang pengawas. Terdapat dua motif kolase yang harus dihias dengan berbagai pilihan bahan tempel, seperti biji kacang hijau, sagu mutiara, dan potongan kertas warna-warni. Setelah menyelesaikan kolase, hasil karya dinilai untuk menentukan tim pemenang. Seluruh anak tetap mendapatkan hadiah agar semangat mereka tidak berkurang.

Setelah pembagian hadiah, kegiatan dilanjutkan dengan nonton bersama. Film yang ditayangkan adalah kartun islami berjudul Nusa dan Rara. Melalui film tersebut, anak-anak dapat meneladani pesan moral yang disampaikan. Mereka diharapkan mampu mempraktikkan perilaku saling membantu, patuh kepada orang tua, serta saling menghargai.

Kanasya, salah satu peserta kegiatan Taman Ceria, mengungkapkan rasa senangnya terhadap kegiatan tersebut. “Kak, seru sekali main kolase ini. Besok kita belajar lagi ya, Kak. Mau belajar terus bareng kakak,” ungkapnya.


Reporter: Zuhra

Editor: Putri Ruqaiyah
 

Sambut Bulan Suci Ramadan, Mahasiswa KPM UIN SUNA Gelar Lomba di Desa Matang Kareung

FOTO: IST

www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe, khususnya Kelompok 06 kembali melaksanakan kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan melalui perlombaan bertajuk Ramadhan Kids Fest di Desa Matang Kareung, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini resmi dimulai pada Senin malam (23/02/2026) dan akan berlangsung selama empat malam berturut-turut.

‎Adapun cabang lomba yang diperlombakan meliputi lomba azan, hafalan ayat-ayat pendek, serta cerdas cermat Islami. Perlombaan ini diikuti oleh anak-anak desa dengan penuh antusias dan semangat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ajaran Islam sekaligus mengasah kemampuan dan keberanian mereka tampil di depan umum.

‎Acara pembukaan dilakukan secara resmi oleh Ketua Tuha Peut Desa Matang Kareung yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif mahasiswa KPM. Ia menilai kegiatan ini sangat positif karena mampu menghadirkan suasana religius serta mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Bulan Ramadan.

FOTO: IST

‎Ketua Panitia kegiatan, Abu Bakar Shiddiq, menyampaikan bahwa perlombaan ini merupakan bagian dari program kerja (proker) mahasiswa KPM dalam bidang keagamaan dan pembinaan karakter anak-anak. Sementara itu, dewan juri dalam perlombaan tersebut berasal dari mahasiswa KPM sendiri yang telah mempersiapkan penilaian secara objektif dan profesional.

‎Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berharap dapat menghadirkan semangat Ramadan yang penuh keceriaan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menciptakan generasi muda yang berani, cerdas, dan berakhlak mulia di Desa Matang Kareung.

Penulis: Siddik Alfaid, Mahasiswi KPM Kelompok 06 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna 

Mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 06 UIN SUNA Wujudkan Pemulihan Kebun di Desa Matang Kareung

Foto: IST

www.lpmalkalam.com- Sejumlah mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe, khususnya Kelompok 06 melaksanakan program kerja (proker) berupa pembuatan kebun pemulihan pascabencana di Desa Matang Kareung, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara pada Minggu (22/02/2026). 
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi warga terdampak bencana. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, para mahasiswa bersama masyarakat setempat mengolah lahan, menggemburkan tanah, serta menanam berbagai jenis sayuran, seperti bayam dan kangkung. Proses penanaman dilakukan secara gotong royong di lahan yang berada di sekitar aliran sungai desa, memanfaatkan tanah yang sebelumnya kurang produktif agar kembali bernilai guna.
FOTO: IST

‎Ketua Kelompok 06, Siddik Alfaid, menyampaikan bahwa program kebun pemulihan ini bertujuan untuk membantu masyarakat bangkit secara bertahap setelah bencana, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan lahan sebagai sumber pangan alternatif. Siddik juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa untuk hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
‎Masyarakat Desa Matang Kareung menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kebun yang ditanam dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kebutuhan sehari-hari warga. Melalui program ini, mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam upaya pemulihan dan penguatan ketahanan masyarakat pascabencana.
Penulis: Siddik Alfaid, Mahasiswi KPM Kelompok 06 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna 

Mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 06 UIN SUNA Laksanakan Pengajian Rutin Ramadan untuk Anak-Anak

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe, khususnya Kelompok 06 melaksanakan program pengajian rutin selama bulan Ramadan di Meunasah Desa Matang Kareung, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini dimulai pada Jumat (20/02/2026) dan berlangsung hingga seluruh rangkaian program pengabdian selesai.

‎Pengajian ini difokuskan khusus bagi anak-anak desa sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter Islami sejak usia dini. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Kelompok 06 membimbing anak-anak belajar membaca Iqra’, Al-Qur’an, serta mengenal kitab-kitab dasar keislaman dengan metode pembelajaran yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami.

‎Metode halaqah diterapkan dengan membagi anak-anak ke dalam kelompok kecil agar proses belajar lebih efektif dan terarah. Selain itu, metode hafalan juga menjadi bagian penting dalam pembelajaran, khususnya untuk surat-surat pendek, doa-doa harian, serta bacaan dalam salat. Dengan pendekatan ini, anak-anak tidak hanya belajar membaca, tetapi juga memahami dan membiasakan diri mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Foto: IST


‎Suasana pengajian berlangsung khidmat, namun tetap hangat dan penuh semangat. Antusiasme anak-anak terlihat dari kehadiran mereka yang rutin serta kesungguhan dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Dukungan diri aparatur desa dan orang tua juga menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan ini.

‎Dalam sambutannya, Geuchik (Kepala Desa) Matang Kareung menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa KPM Kelompok 06.

‎“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa dari UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Kegiatan pengajian rutin ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, terutama dalam mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi muda desa,” ujar Geuchik.

‎Melalui program pengajian rutin Ramadan ini, mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan Kelompok 06 berharap dapat menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, serta mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat Desa Matang Kareung.

Penulis: Siddik Alfaid, Mahasiswi KPM Kelompok 06 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

‎Editor: Tiara Khalisna 

24 Februari 2026

Mahasiswa KPM Kelompok 13 Bersihkan Sisa Lumpur Banjir di MIN 9 Desa Babo, Wujud Nyata Kepedulian Pendidikan

Foto: IST

www.lpmalkalm.com- Pascamusibah banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 13 UIN Sultanah Nahrasiyah, menunjukkan aksi nyata dalam membantu pemulihan fasilitas pendidikan dengan membersihkan sisa lumpur yang mengendap di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Desa Babo, pada Rabu (18/022026).

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan dua ruang kelas yang terdampak paling parah. Dengan peralatan seadanya, para mahasiswa bahu-membahu membersihkan tumpukan lumpur di lantai serta menyikat dinding kelas yang masih menyisakan bekas rendaman air yang cukup pekat. Adapun meja dan kursi belajar tidak disusun kembali karena sebelumnya telah dievakuasi oleh pihak sekolah ke area yang lebih aman.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan lancar dan penuh semangat gotong royong. Kehadiran para mahasiswa disambut hangat oleh pihak madrasah yang tengah berupaya mempercepat pemulihan fasilitas belajar agar siswa dapat kembali bersekolah.

Kepala MIN 9 Desa Babo, Muksalamina, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KPM yang hadir di tengah kondisi sulit pascabencana. “Jadi, kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih dan merasa terbantu dengan adanya adik-adik mahasiswa KPM Kelompok 13 ini. Kondisi kelas memang sangat kotor setelah air surut, terutama di bagian dinding dan lantai yang penuh lumpur. Dengan bantuan tenaga dari adik-adik, proses pembersihan menjadi jauh lebih cepat sehingga ruangan ini bisa segera kami persiapkan kembali untuk anak-anak belajar seperti biasa,” ujar Muksalamina di sela-sela kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, beberapa guru yang turut mendampingi juga mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian mahasiswa yang tidak ragu terjun langsung membersihkan lumpur demi kenyamanan siswa.

Melalui program kerja tanggap bencana ini, KPM Kelompok 13 berharap MIN 9 Desa Babo dapat segera pulih sepenuhnya sehingga aktivitas belajar mengajar kembali normal. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan warga Desa Babo serta menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong.

“Semoga aksi kecil ini bisa memberikan kenyamanan kembali bagi para siswa. Kami juga berharap ke depannya fasilitas sekolah di Desa Babo dapat lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem agar proses pendidikan tidak terhambat,” pungkas Fahmil selaku Ketua KPM Kelompok 13.


Reporter: Arahmadan Jaminur Berutu

Editor: Indira Ulfa 

Sinergi KPM Kelompok 13 dan Relawan Hijaukan Pulau Katak Bersama Datuk Desa Babo

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Aksi nyata pelestarian lingkungan kembali digalakkan di wilayah Aceh Tamiang. Kali ini, Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 13 UIN Sultanah Nahrasyiah berkolaborasi dengan para relawan dan Pemerintah Desa Babo dengan turun langsung melakukan penanaman bibit pohon secara serentak di kawasan Pulau Katak, Kecamatan Bandar Pusaka, pada Senin (16/02/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem lokal sekaligus mengoptimalkan potensi lahan desa melalui pemanfaatan vegetasi produktif dan tanaman konservasi.

Aksi penghijauan tersebut merupakan wujud kerja sama antara Mahasiswa KPM, kelompok relawan peduli lingkungan, serta jajaran perangkat desa. Kehadiran relawan di lapangan memberikan energi tambahan dalam proses penanaman yang difokuskan pada area strategis di Pulau Katak.

Adapun bibit yang ditanam meliputi berbagai jenis tanaman produktif, seperti manggis, mangga, jeruk kasturi, dan jeruk lemon. Selain itu, ditanam pula bibit kelapa sawit serta pohon bambu yang berfungsi sebagai penahan abrasi alami di pesisir pulau.

Datuk Desa Babo, Khairi Hasan, yang memimpin langsung jalannya aksi sejak pagi, menyatakan kebanggaannya atas inisiatif kolaboratif yang diusung oleh Mahasiswa KPM Kelompok 13 dan para relawan. “Hari ini kita menyaksikan kolaborasi yang luar biasa antara Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasyiah, para relawan, dan masyarakat desa. Penanaman di Pulau Katak ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus menciptakan sumber ekonomi baru bagi warga melalui tanaman buah yang ditanam,” ujar Khairi Hasan.

Ia menambahkan bahwa peran pemuda sangat krusial dalam menggerakkan kesadaran lingkungan. “Saya berharap bibit-bibit yang telah ditanam ini tidak sekadar dibiarkan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama untuk dirawat. Kehadiran adik-adik KPM dan relawan di sini telah memberikan contoh nyata bagaimana membangun desa melalui kerja sama yang solid,” Tambahnya.

Perwakilan KPM Kelompok 13 UIN Sultanah Nahrasyiah juga menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari program kerja utama yang menitikberatkan pada pengabdian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Rangkaian kegiatan pada Senin tersebut ditutup dengan penanaman simbolis oleh Datuk Khairi Hasan bersama mahasiswa dan relawan.


Reporter: Arahmadan Jaminur Berutu

Editor: Indira ulfa

 

Mahasiswa KPM Mandiri 67 Lakukan Observasi dan Digitalisasi UMKM di Aan Bakery untuk Penguatan Promosi Digital

Foto: IST
www.lpmalkalam.com- Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri kelompok 67 UIN Sultanah Nahrasyiah laksanakan kegiatan observasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Toko Roti Aan Bakery yang berlokasi di Jalan Nisam, Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (31/01/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mendukung penguatan promosi serta digitalisasi UMKM lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkolaborasi langsung dengan pemilik Aan Bakery guna menggali informasi terkait kondisi usaha, sistem produksi, serta potensi pengembangan pemasaran berbasis digital.

Sebelum kunjungan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan koordinasi dan membuat janji dengan pemilik usaha. Observasi dimulai pukul 11.00 WIB dengan meninjau langsung area dapur produksi. Mahasiswa menyaksikan secara menyeluruh proses pembuatan roti, mulai dari tahap persiapan bahan, pengolahan adonan, hingga proses pemanggangan dan pengemasan.

Pemilik Aan Bakery menyambut baik kehadiran mahasiswa. “Kami merasa terbantu dengan adanya observasi ini. Selama ini promosi masih terbatas dari mulut ke mulut. Dengan adanya pendampingan digital, kami berharap usaha ini bisa dikenal lebih luas,” ungkapnya.

Setelah observasi produksi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam bersama pemilik UMKM. Data yang diperoleh dari observasi dan wawancara tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa dalam merancang strategi promosi dan digitalisasi yang lebih efektif serta terarah.

Aan Zuanna, pemilik usaha Aan Bakery, mengungkapkan bahwa pendampingan ini memberinya pemahaman baru tentang pentingnya promosi digital. “Selama ini kami fokus pada produksi. Dengan adanya bantuan digitalisasi ini, saya berharap Aan Bakery bisa semakin dikenal dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” tuturnya.

Salah satu perwakilan Mahasiswa KPM Mandiri 67 menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan langkah penting bagi UMKM agar mampu bersaing di era modern. “Kami ingin membantu pelaku usaha desa agar tidak tertinggal dalam pemanfaatan teknologi. Promosi digital yang sederhana namun terencana dapat meningkatkan jangkauan pasar secara signifikan,” ujarnya.

Upaya ini diharapkan mampu memperluas akses pemasaran, memperkenalkan produk Aan Bakery kepada masyarakat yang lebih luas, serta mendorong peningkatan volume penjualan.

Melalui kegiatan observasi dan digitalisasi UMKM ini, Mahasiswa KPM Mandiri 67 UIN SUNA berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam penguatan ekonomi lokal. Sinergi antara mahasiswa dan pelaku UMKM di Desa Tambon Tunong diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi usaha yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi digital.


Penulis: Siti Hunava Foenna, Mahasiswi KPM Kelompok 67 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Editor: Indira Ulfa

Mengenai Saya

Foto saya
Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al – Kalam adalah salah satu lembaga pers mahasiswa guna mengembangkan bakat jurnalis muda yang berada di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe.

Redaksi Al-Kalam

Nama

Email *

Pesan *

LPM AL-Kalam UIN SUNA Lhokseumawe, 0823-6508-3003 (Pemimpin Redaksi) 0852-6227-8755 (Sekretaris Redaksi) Alamat:Jl. Medan Banda Aceh,Alue Awe,Kec. Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Diberdayakan oleh Blogger.