![]() |
| Foto: IST |
Pembuatan bank sampah berlangsung selama satu pekan, sejak Kamis (19/02/2026) hingga Rabu (25/02/2026), yang dimulai dengan proses perencanaan melalui pembuatan sketsa desain bank sampah. Sketsa tersebut dibuat sebagai acuan ukuran, bentuk, serta sistem pembuangan agar bank sampah dapat berfungsi secara efektif dan tahan lama.
Setelah tahap perencanaan selesai, mahasiswa KPM mempersiapkan berbagai bahan dan alat yang diperlukan. Bahan yang digunakan antara lain kayu sebagai material utama, kawat sepanjang 4,5 meter, engsel pintu, serta grendel pintu. Sementara itu, alat dan perlengkapan yang digunakan meliputi meteran, palu, gergaji, serta paku berukuran 2 inci, 1,5 inci, dan 1 inci.
Tahap selanjutnya adalah proses pembuatan kerangka utama bank sampah. Mahasiswa KPM secara gotong royong menyusun kerangka badan bank sampah, kemudian membuat kerangka pintu pembuangan serta kerangka atap. Proses ini dilakukan dengan teliti untuk memastikan konstruksi kuat dan aman digunakan.
![]() |
| Foto: IST |
Bank sampah yang telah selesai dirakit kemudian diletakkan di Meunasah Cot Ara sebagai salah satu lokasi strategis setiap kali diadakan kegiatan. Bank sampah tersebut diperuntukkan bagi sampah plastik yang selanjutnya dapat diperjualbelikan atau dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kerajinan tangan.
Kegiatan ini turut mendapat perhatian dan dukungan dari kepala desa (geuchik) serta warga setempat. Melihat ketiadaan tempat sampah di sekitar meunasah, salah seorang anak yang sempat berinteraksi dengan mahasiswa KPM berkata, “Nanti kalau ada sampah, kami bisa buang ke sini.”
Reporter: Alya Nadila











