![]() |
| Foto: Media Indonesia |
Biarku bisikan pada algojo oligarki penguasa
Negeri nan elok ini sudah berkecamuk kala itu
Para kaparat duduk di atas kursi kuasa bebas hukum
Tak bergerak menanggapi seruan alam mematikan
Wahai para bedebah-bedebah sekalian
Kala nyawa sudah tak berharga bagimu tuan
Harapanku sudah kau buat mati ditelan dusta
Dusta akan ucapan keadaan sudah baik-baik saja
Kupandangi seonggok kayu digrogoti jamur angka
Ulah para bedebah oligarki kekuasaan tanah kosong
Dengan mengongkang kaki menutup mata dan telinga
Tak ada kepedulianmu atas imbas keserakahanmu
Sungguh elok rupamu kawan
Rupa yang menutup kejahatan
Rupa duka dipoles lakon dan kamera
Padahal kau adalah pelaku sebenarnya
Kini rakyat dan satwa menjemput ajalnya
ajal ulah sang bedebah oligarki


